Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Mom & Kids

10 Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi yang Aman Dicoba di Rumah

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Ariq Yusron Fathoni

Bagikan:

Cara mengeluarkan dahak pada bayi penting diketahui, terlebih saat Anda mendengar bunyi grok-grok seperti ada lendir di tenggorokan si Kecil. Kondisi yang mungkin terdengar saat si Kecil tidur atau menyusu ini kerap membuat orang tua khawatir, karena bayi belum mampu mengeluarkan dahaknya sendiri. 

Dahak yang menumpuk dapat membuat bayi kurang nyaman, sehingga tidur menjadi tidak nyenyak dan menyusu pun terganggu. Untungnya, ada beberapa cara aman yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu melegakan saluran napas si Kecil. 

Penyebab Bayi Berdahak

Sebelum mencari cara menghilangkan dahak pada bayi, Anda harus mengenali dahulu apa yang menyebabkan masalah pernapasan ini. 

Berikut ini adalah beberapa penyebab paling umum dari bayi batuk berdahak.

  • Infeksi virus. Beberapa infeksi pernapasan akibat virus yang umum terjadi, seperti flu atau pilek, bisa memicu produksi lendir berlebih di saluran napas.
  • Alergi rinitis. Reaksi alergi terhadap alergen atau zat pemicu alergi, seperti serbuk sari, debu, atau bulu hewan peliharaan, bisa membuat si Kecil batuk berdahak.
  • Bronkitis. Kondisi peradangan pada saluran napas bagian bawah ini meningkatkan produksi dahak.
  • Udara terlalu kering. Kondisi udara di sekitar bayi yang cenderung kering membuat lendir mengental dan susah untuk dikeluarkan.
  • Paparan asap rokok atau polusi udara. Kedua zat berbahaya dalam udara ini bisa mengiritasi saluran napas bayi.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Batuk Kering pada Bayi

Apakah Dahak pada Bayi Bisa Hilang Sendiri?

Ya, terutama bila penyebabnya pilek biasa. Bayi belum dapat membuang lendir dengan cara mengeluarkan dahak atau membuang ingus sendiri, sehingga lendir cenderung tertelan atau butuh waktu lebih lama untuk bersih dari saluran napasnya.

Dilansir dari Mayo Clinic, batuk dan pilek pada bayi yang tanpa komplikasi biasanya sembuh sendiri dalam kurun waktu 10–14 hari. Belum ada obat yang terbukti aman dan efektif untuk mempercepat penyembuhan pilek pada bayi, sehingga fokus utamanya adalah menjaga kenyamanan dan kecukupan cairan si Kecil.

Bayi memiliki sistem imun dan saluran napas yang sangat rentan, sehingga kondisi ini dapat memburuk. Segera periksakan si Kecil ke dokter bila dahak tidak membaik dalam 2 minggu atau bila bayi mengalami demam tinggi dan kesulitan bernapas.

Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi

cara mengeluarkan lendir pada bayi

Pemberian obat batuk dan pilek pada bayi tidak disarankan. Oleh sebab itu, Anda perlu lebih berhati-hati dalam mengeluarkan dahak pada bayi. 

Utamakan perawatan di rumah terlebih dahulu sebelum konsultasi ke dokter. Berikut ini ialah cara mengeluarkan dahak pada bayi yang aman untuk membantu si Kecil bernapas lega.

1. Teteskan Larutan Saline ke Hidung Bayi

Larutan saline atau air garam steril adalah cara mengencerkan dahak pada bayi yang paling sederhana untuk dicoba lebih dulu. Cukup teteskan 2–3 tetes larutan saline ke setiap lubang hidung sebelum menyedotnya. 

Penggunaan saline disarankan maksimal 2–3 kali sehari, ini karena pemakaian yang terlalu sering justru bisa membuat hidung bayi iritasi. Pilih produk saline khusus bayi yang dijual bebas di apotek tanpa kandungan tambahan lain.

2. Sedot Lendir dengan Nasal Aspirator

Setelah saline diteteskan, pakai nasal aspirator atau bulb syringe untuk mengeluarkan lendir pada hidung bayi. Alat ini menciptakan tekanan hisap lembut, sehingga lendir dapat ditarik keluar tanpa melukai hidung bayi.

Bersihkan alat penyedot dengan sabun dan air setiap selesai digunakan agar tidak menjadi sarang kuman. Gunakan alat terpisah untuk setiap anak bila Anda memiliki lebih dari satu buah hati di rumah.

3. Ciptakan Uap Hangat di Kamar Mandi

Uap air hangat bisa membantu mengencerkan dahak yang menempel di saluran napas bayi. Nyalakan shower air hangat di kamar mandi tertutup agar ruangan dipenuhi uap, lalu duduk bersama bayi dalam gendongan Anda selama 10–15 menit.

Cara ini membantu meredakan hidung tersumbat dan dahak bayi. Anda bisa melakukannya sebelum waktu tidur, sehingga si Kecil lebih mudah tertidur. Selalu dampingi bayi di kamar mandi dan pastikan kulitnya tidak bersentuhan langsung dengan air panas.

4. Gunakan Cool-Mist Humidifier di Kamar Bayi

Humidifier menambah kelembapan udara, sehingga dahak tidak mudah mengental dan lebih mudah keluar. Pilih humidifier jenis cool-mist, bukan warm-mist atau vaporizer, karena lebih aman digunakan di kamar bayi.

Uap panas dari warm-mist humidifier bisa menyebabkan luka bakar bila si Kecil terlalu dekat dengan alat tersebut. Di sisi lain, cool-mist humidifier tetap efektif melembapkan udara tanpa risiko itu. Bersihkan tangki air humidifier setiap hari agar jamur tidak tumbuh di dalamnya.

5. Perbanyak Frekuensi Menyusui

ASI bisa membantu mengencerkan dahak bayi sekaligus menjaga tubuhnya tetap terhidrasi. Semakin sering Anda menyusui, maka semakin banyak cairan yang membantu melunakkan lendir di tenggorokan si Kecil.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebutkan bahwa ASI membantu mengatasi infeksi melalui komponen sel fagosit (pemusnah) dan imunoglobulin (antibodi). ASI juga memiliki kandungan sitokin, laktoferin, lisozim, dan musin untuk mendukung sistem imun bayi.

6. Gendong Bayi dengan Posisi Tegak

Posisi tegak membantu dahak mengalir turun dan tidak menumpuk di bagian belakang tenggorokan. Gendong bayi dengan posisi kepala lebih tinggi dari dada saat ia terjaga, terutama setelah menyusu.

Hindari menaikkan kasur boks atau membaringkan bayi dalam posisi miring ketika tidur, karena posisi tidur yang tidak rata berisiko terhadap keselamatan bayi. Terapkan posisi tegak hanya saat bayi dalam pengawasan penuh dan sedang terjaga.

7. Tepuk Lembut Punggung Bayi

Tepukan lembut di punggung menjadi cara mengeluarkan dahak di tenggorokan pada bayi yang bisa dilakukan tanpa alat bantu apa pun. Posisikan bayi tengkurap di pangkuan Anda, lalu tepuk perlahan menggunakan telapak tangan yang sedikit melengkung.

Tepukan hanya bisa Anda dilakukan pada area paru-paru dan menghindari tulang belakang serta perut. Lakukan gerakan ini dengan kekuatan yang sama seperti saat menyendawakan bayi agar ia tidak kesakitan.

8. Jaga Kebersihan Udara di Sekitar Bayi

Udara yang bersih dari asap rokok dan debu membantu mengurangi produksi lendir berlebih pada saluran napas bayi. Pastikan tidak ada anggota keluarga yang merokok di dalam rumah, terutama di ruangan tempat bayi banyak menghabiskan waktu.

Bersihkan kasur, karpet, serta mainan bayi secara rutin guna mengurangi paparan debu dan tungau yang bisa memicu alergi. Gunakan air purifier bila bayi tinggal di kawasan dengan kualitas udara yang kurang baik.

9. Bersihkan Lendir yang Tampak di Hidung

Lendir yang sudah keluar dan terlihat di sekitar lubang hidung sebaiknya segera dibersihkan dengan kain lembut atau tisu basah. Cara ini mencegah lendir mengering dan menyumbat kembali jalan napas bayi.

Lakukan gerakan mengusap perlahan tanpa menekan terlalu dalam ke rongga hidung. Ganti kain atau tisu setiap kali digunakan agar kuman tidak berpindah ke area lain.

10. Konsultasikan ke Dokter Bila Dahak Tidak Membaik

Bila berbagai cara menghilangkan dahak bayi di atas sudah dicoba, tetapi belum membaik setelah 14 hari, segera periksakan si Kecil ke dokter anak. Hindari penggunaan obat batuk pilek yang dijual bebas, karena memiliki risiko efek samping pada bayi.

Dokter bisa menentukan apakah dahak disebabkan infeksi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, antara lain bronkitis atau pneumonia. Jangan memberikan obat apa pun untuk mengobati batuk pada bayi tanpa resep dan pengawasan dokter.

Baca Juga: 9 Ciri-Ciri Batuk yang Berbahaya pada Bayi, Wajib Tahu!

Bantu Jaga Imun Si Kecil dengan Produk Pilihan di Natural Farm

Selain menerapkan cara mengeluarkan dahak pada bayi di atas, menjaga daya tahan tubuh si Kecil dari dalam juga tidak kalah penting. Semakin kuat imun, semakin kecil peluang bayi terserang pilek yang memicu dahak berulang. 

Natural Farm menghadirkan pilihan vitamin untuk si Kecil yang aman dan bisa Anda jadikan sebagai pelengkap rutinitas untuk menjaga kesehatan bayi.

1. ChildLife Liquid Vitamin C

childlife liquid vitamin c

Beli ChildLife Liquid Vitamin C 118 ml di Natural Farm

ChildLife Liquid Vitamin C hadir dalam bentuk cair dengan rasa Natural Orange yang disukai bayi. Kandungan Sodium Ascorbate dan Ascorbic Acid berperan sebagai antioksidan harian yang mendukung fungsi sistem imun tubuh bayi. 

Sediaan cair memudahkan Anda menakar dosis sesuai usia si Kecil, cocok untuk bayi yang belum bisa menelan tablet. Vitamin ini praktis dicampur ke air minum atau makanan favorit bayi tanpa mengubah rasa secara drastis. 

Anda dapat menjadikan suplemen ini sebagai pelengkap pola makan sehat bayi, tapi bukan pengganti makanan bergizi maupun obat untuk batuk dan pilek pada bayi.

Nama Produk

ChildLife Liquid Vitamin C 118 ml

Kandungan Utama

Sodium Ascorbate dan Ascorbic Acid (Vitamin C cair)

Manfaat

Mendukung sistem imun, sebagai antioksidan harian, serta membantu proses pemulihan flu dan pilek.

Aturan Konsumsi

  • Usia 6–12 bulan: ¼ sendok teh sehari
  • Usia 1–3 tahun: ½–1 sendok teh sehari
  • Usia di atas 4 tahun: 1–2 sendok teh sehari

No. Registrasi BPOM

SI154606041

2. ChildLife Multivitamin & Mineral 237 ml

childlife multivitamin mineral

Beli ChildLife Multivitamin & Mineral 237 ml di Natural Farm

ChildLife Multivitamin & Mineral mengandung lebih dari 16 vitamin dan mineral esensial, jadi pilihan lengkap untuk membantu menunjang proses tumbuh kembang si Kecil. 

Kombinasi vitamin A, C, D, E, vitamin B kompleks, dan zinc pada produk ini ikut mendukung daya tahan tubuh bayi agar lebih siap menghadapi paparan lingkungan sehari-hari. Formula cairnya membantu mempermudah tubuh bayi menyerap nutrisi lebih optimal. 

Produk ini sangat cocok dijadikan pelengkap ASI dan makanan bergizi untuk bayi sehari-hari agar imun si Kecil lebih kuat melawan virus penyebab batuk berdahak. Perlu diingat, produk ini bukan sebagai obat untuk mengeluarkan dahak pada bayi, ya.

Nama Produk

ChildLife Multivitamin & Mineral 237 ml

Kandungan Utama

16+ Vitamin dan Mineral esensial (Vitamin A, C, D, E, B Kompleks, Zinc, dan lainnya)

Manfaat

Mendukung tumbuh kembang bayi, membantu melengkapi nutrisi harian, dan mendukung daya tahan tubuh bayi.

Aturan Konsumsi

Usia 6–12 bulan: sesuai anjuran dokter

Usia 1–4 tahun: 1–2 sendok teh sehari

Usia 4–12 tahun: 2 sendok teh sehari

No. Registrasi BPOM

SI154606061

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi

Apakah lendir di tenggorokan bayi bisa hilang dengan sendirinya?
Apakah ASI bisa mengencerkan dahak bayi?
Pijat bagian apa agar dahak keluar?

Kategori Artikel