Health

4 Gejala Diabetes Yang Seringkali Disepelekan Oleh Penderitanya

By Admin |

Apa sajakah gejala diabetes yang sering disepelekan? Diabetes merupakan salah satu penyakit mematikan yang ada di Indonesia. Komplikasi penyakit ini sangatlah beragam karena dapat menyerang berbagai organ di dalam tubuh termasuk jantung dan ginjal. Maka, tidak heran jika para penderita diabetes stadium lanjut biasanya juga mengalami masalah lain seperti jantung koroner dan gagal ginjal.

Sebelum menjadi semakin parah, tentu alangkah baiknya untuk memberikan penanganan yang tepat sejak dini. Apalagi, penderita diabetes biasanya sudah merasakan beberapa gejala dalam tubuh mereka. Sayangnya, tidak sedikit yang tidak menyadari atau bahkan menyepelekan gejala-gejala tersebut. Nah, berikut ini adalah beberapa gejala umum penyakit diabetes tipe 2 yang sering dianggap remeh.

Penurunan Berat Badan Drastis

Jangan senang dulu jika Anda memiliki pola makan yang buruk akan tetapi berat badan malah menurun. Bisa jadi Anda sudah mengalami salah satu gejala utama diabetes. Penurunan berat badan ini disebabkan oleh ketidakmampuan hormon insulin untuk mengendalikan glukosa untuk sel. 

Normalnya, glukosa yang terserap ke sel akan dipergunakan sebagai energi kemudian protein akan membentuk massa otot. Apabila glukosa tidak berfungsi sebagaimana mestinya, otomatis protein akan menggantikan fungsi glukosa sebagai bahan bakar. Akibatnya tubuh menjadi lebih kurus karena kehilangan massa otot.

Buang Air Kecil Terus Menerus

Gejala diabetes berikutnya adalah peningkatan frekuensi buang air kecil. Penyebabnya hampir sama, sel-sel tubuh tidak mampu menyerap glukosa dengan baik sehingga ginjal akan berusaha mengeluarkannya melalui urin. Akibatnya, penderita akan merasakan keinginan buang air kecil yang lebih sering. Jika masalah ini berlanjut tanpa penanganan yang tepat, maka akan mengakibatkan gagal ginjal.

Sering Merasa Haus

Karena penderita cenderung terus menerus ingin buang air kecil, akibatnya cairan dalam tubuh berkurang secara pesat. Hal inilah yang memicu rasa haus terus menerus. Sayangnya, banyak penderita yang memilih untuk minum minuman manis dibandingkan minum air putih. Akibatnya, gula darah akan terus menerus naik sehingga kondisi cenderung semakin parah.

Sering Merasa Lapar

Selain sering merasa haus, beberapa penderita diabetes juga sering merasa lapar. Kinerja glukosa yang tidak stabil justru membuat kadarnya di dalam darah sering merosot tajam. Tubuh sering salah mengartikannya sebagai sinyal lapar. Oleh sebab itu, tubuh sering merasa lemas dan ingin terus menerus makan. Sayangnya, jika Anda tidak bisa mengontrol makanan Anda, hal ini justru semakin memperberat kerja insulin.

Masalah Kulit

Waspadalah jika Anda merasa kulit Anda bermasalah. Misalnya kulit sering gatal, kering, mudah iritasi, atau tampak gelap khususnya di area leher atau ketiak. Hal ini disebabkan oleh produksi berlebihan dari hormon insulin yang mengakibatkan percepatan pembelahan kulit sel. Sel-sel kulit ini tinggi kandungan melanin sehingga menyebabkan kulit menjadi berwarna lebih gelap.

Share

Trending Article

Mengenai Nutrisi Whey Protein, Manfaat & Efek Samping untuk Kesehatan Tubuh

Mengenal Perbedaan Kasein dan Whey Protein untuk Kesehatan Otot

Apa Itu Bulking? Ini Definisi, Manfaat dan Cara Bulking yang Tepat

Apa Itu Cutting? Ini Penjelasan Pola Latihan Cutting dan Rekomendasi Suplemennya

Suplemen Pembentuk Otot: Jenis, Tips & Rekomendasi Suplemen Terbaik

Suplemen Gym: Jenis, Manfaat, & Rekomendasi Suplemen Terbaik

Article Category