Health

Cara Mencegah Osteoporosis: 4 Cara yang Belum Kamu Ketahui

Apa Itu Osteoporosis?

Osteoporosis atau pengapuran tulang adalah penyakit yang terjadi saat tulang mulai mengalami pengeroposan secara berkelanjutan. Bagian dalam tulang yang sehat normalnya tampak memiliki banyak ruang kecil persis seperti sarang lebah. Pengeroposan tulang akan membuat ruangan-ruangan tersebut menjadi lebih lebar. Kondisi ini lambat laun membuat tulang kehilangan kekuatannya, sehingga menjadi lebih rapuh, hingga bahkan rentan patah akibat trauma kecil. Pertumbuhan tulang bagian luar juga cenderung lebih lemah dan tipis daripada seharusnya. Untuk hal ini, sebenarnya ada banyak cara mencegah osteoporosis, namun pengeroposan tulang ternyata masih sering diabaikan oleh kaum muda.

Hal ini meningkatkan risiko gangguan pada struktur tulang, seperti patah tulang akibat pengeroposan di usia dini. Penderita osteoporosis biasanya memiliki risiko tinggi mengalami patah tulang panggul, patah tulang pergelangan tangan, dan patah tulang belakang. Sayangnya, beberapa tulang seperti tulang panggul yang sudah rusak tidak dapat sembuh. Mitos mengatakan bahwa osteoporosis adalah penyakit yang terjadi secara alami dan tidak dapat dihindari, karena dianggap bagian dari penuaan. Padahal, penyakit kelainan tulang ini sebenarnya bisa dicegah atau diperlambat perkembangannya. Sayangnya, sering kali osteoporosis tidak terdeteksi hingga tulang tersebut akhirnya patah.

Gejala Osteoporosis

Osteoporosis merupakan salah satu masalah utama dalam sistem rangka manusia. Osteoporosis sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun. Kondisi ini biasanya baru diketahui saat seseorang mengalami cedera yang menyebabkan patah tulang. Sebelum mempelajari cara mencegah osteoporosis, ada baiknya kita mengenal gejala atau tanda-tandanya:

  • Mudah mengalami patah tulang, walau hanya karena benturan yang ringan
  • Nyeri punggung, biasanya disebabkan oleh patah tulang belakang
  • Postur badan membungkuk
  • Tinggi badan berkurang

Penyebab dan Faktor Risiko Osteoporosis

Osteoporosis disebabkan oleh menurunnya kemampuan tubuh untuk meregenerasi tulang. Hal ini berdampak pada berkurangnya kepadatan tulang. Penurunan kemampuan regenerasi ini biasanya akan dimulai saat seseorang memasuki usia 35 tahun. Selain faktor usia, berikut ini adalah beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis:

  • Berjenis kelamin wanita, terutama setelah menopause
  • Memiliki keluarga dengan riwayat osteoporosis
  • Mengalami kekurangan vitamin D dan kalsium, misalnya susu, keju, daging, ikan, dan ceker ayam
  • Mengalami gangguan hormonal dan penyakit tertentu, seperti penyakit Crohn atau malabsorbsi
  • Mengonsumsi obat kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama
  • Mengalami kecanduan alkohol
  • Merokok

Apa Saja Cara Mencegah Osteoporosis?

Jika Anda benar dinyatakan mengalami pengeroposan tulang, dokter akan menentukan rencana perawatan terbaik berdasarkan kondisi kesehatan Anda. Beberapa pilihan pengobatan osteoporosis yang bisa dilakukan adalah:

1. Penggunaan obat bifosfonat

Kelas obat ini dapat membantu memperlambat pengeroposan tulang di dalam tubuh. Selain menjaga kepadatan tulang, obat ini juga mengurangi risiko patah tulang. Obat ini bisa digunakan baik oleh perempuan maupun laki-laki. Bifosfonat tersedia dalam bentuk obat minum (tablet) atau obat injeksi.

2. Obat-obatan antibodi monoklonal

Obat-obatan ini dapat menjaga kepadatan tulang pasien osteoporosis. Bahkan, obat ini mungkin memberikan efek yang lebih baik dibanding bifosfonat. Obat ini juga dapat mengurangi risiko berbagai kerusakan tulang lainnya.

Biasanya, obat ini akan diberikan oleh dokter setiap 6 bulan sekali dengan cara disuntikkan ke dalam tubuh. Jika dokter menyarankan untuk menggunakan obat ini, Anda mungkin harus terus meminumnya.

3. Terapi hormon

Jika pengeroposan tulang yang Anda alami disebabkan oleh rendahnya kadar hormon tertentu, dokter biasanya akan menyarankan terapi hormon. Terapi ini bisa membantu meningkatkan kadar hormon rendah pada pria dan wanita.

4. Suplemen kalsium dan magnesium

Kalsium adalah mineral yang dibutuhkan oleh tulang. Magnesium memang penting untuk membantu menjaga kesehatan tulang lansia. Semakin tinggi kadar magnesium dalam tubuh, semakin tinggi pula tingkat kepadatan tulang Anda. Hal ini tentu penting untuk mengurangi risiko patah tulang dan osteoporosis pada lansia. Jika tubuh kekurangan vitamin dan mineral ini, risiko mengalami osteoporosis tentu lebih tinggi.

Vitamin Kalisum dan Magnesium Terbaik

Anda bisa mendapatkan kalsium dan magnesium dari berbagai sumber alami, seperti makanan, tak ada salahnya mengonsumsi suplemen magnesium dan kalsium yang dapat membantu menjaga mempertahankan kepadatan tulang. Selain makanan, cara mencegah osteoporosis juga bisa melalui vitamin. Berikut terdapat rekomendasi suplemen magnesium dan kalsium:

Natural Factors - Cal/Mag Formula

Natural Factors Cal Mag Formula diformulasikan untuk membantu memeliharan kesehatan tulang dan gigi. Kalsium sitrat mempunyai keunggulan dalam bentuk yang lebih mudah diserap dan dicerna oleh tubuh. Dengan tambahan Magnesium, Potassium, Zinc, dan Manganese.

Keunggulan

  • Calcium citrate paling mudah diserap  
  • Dikombinasikan dengan Magnesium akan mengoptimalkan penyerapan Kalsium.

Manfaat

  • Membantu menjaga kesehatan tulang, gigi dan gusi.
  • Membantu mencegah dan mengatasi osteoporosis.
  • Mendukung kesehatan otot & fungsi saraf.

Nah, semoga info ini dapat bermanfaat bagi Natural Buddy. Jangan lupa untuk terus pantengin media sosial kita di Instagram @naturalfarm.id dan website Natural Farm di www.naturalfarm.id karena akan ada banyak info dan promo menarik lainnya untuk kamu. Selain itu, jangan lupa untuk tetap Happy Healthy Habits ya! ☺

 

Sumber:

https://www.halodoc.com/kesehatan/osteoporosis