Health

Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinya

By Erwin |

Produksi urine setiap orang berbeda-beda. Orrang dewasa rata-rata bisa menghasilkan urine normal sebanyak 0,8 sampai 2 liter dalam sehari, dengan perkiraan asupan cairan sebanyak 2 liter dari minum air maupun sumber lainnya, sehingga mengakibatkan sering buang air kecil.

Apabila volume urine sudah melewati 2,5 liter dalam sehari, maka itu sudah berlebihan. Untuk orang yang mengalaminya, produksi urine bahkan bisa mencapai 15 liter dalam satu hari. 

Kondisi ketika tubuh menghasilkan urine secara berlebihan sehingga menyebabkan sering membuang air kecil disebut poliuria. Sebenarnya poliuria bukanlah penyakit, tetapi kondisi gangguan kesehatan yang menyebalkan.  

5 Penyebab Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil biasanya disebabkan karena berlebihan mengkonsumsi cairan. Semakin banyak cairan yang masuk ke tubuh, maka akan semakin banyak pula air kecil yang terbentuk di dalam ginjal. Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan seseorang lebih sering membuang air kecil: 

1. Hamil

Wanita hamil akan lebih sering buang air kecil selama trimester pertama dan ketiga, karena kepala sang bayi sudah memasuki panggul, sehingga bisa menekan kandung kemih yang disebabkan oleh perkembangan uterus. 

2. Infeksi Ginjal

Jika terjadi infeksi di kandung kemih, maka itu akan menyebabkan infeksi ginjal yang akibatnya akan menyebar ke organ ginjal. Gejala infeksi ini biasanya muncul dua hari setelah penderita terinfeksi. 

3. Kandung Kemih Overaktif

Kandung kemih yang terlalu aktif akan menyebabkannya berkontraksi secara berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan peradangan, sehingga mengganggu kemampuan kandung kemih untuk menahan aktivitas buang air kecil.

4. Diabetes  

Gejala awal penyakit diabetes ini terjadi karena tubuh berusaha mengeluarkan glukosa yang tidak terpakai di darah melalui urine, sehingga dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. 

5. Gangguan Prostat 

Pembesaran prostat bisa menyebabkan dinding kandung kemih lebih sensitif. Hal ini dapat membuat penderita lebih sering buang air kecil. 

6. Konsumsi Obat-obatan Diuretik

Obat-obatan diuretik dikonsumsi untuk membuang cairan yang berlebih dari dalam tubuh, sehingga sering digunakan untuk mengobati hipertensi atau penumpukan cairan melalui urine. Terlalu banyak mengonsumsi obat ini membuat seseorang lebih sering membuang air kecil. 

4 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil

Jika belum terlalu parah, silakan lakukan keempat cara ini untuk mengurangi frekuensi buang air kecil:

  1. Batasi konsumsi minuman yang berkafein dan beralkohol.
  2. Tidak minum banyak air sebelum tidur.
  3. Minum air yang, tetapi tidak berlebihan. Sebaiknya minum air delapan gelas setiap hari.
  4. Memahami efek samping obat-obatan yang diminum. 

Jika Anda sudah mencoba berbagai hal di atas dan masih belum bisa mengurangi frekuensi buang air kecil Anda, maka segera konsultasikan hal tersebut kepada dokter. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan hasil diagnosis dan penanganan yang tepat.  

Share

Trending Article

Mengenai Nutrisi Whey Protein, Manfaat & Efek Samping untuk Kesehatan Tubuh

Mengenal Perbedaan Kasein dan Whey Protein untuk Kesehatan Otot

Apa Itu Bulking? Ini Definisi, Manfaat dan Cara Bulking yang Tepat

Apa Itu Cutting? Ini Penjelasan Pola Latihan Cutting dan Rekomendasi Suplemennya

Suplemen Pembentuk Otot: Jenis, Tips & Rekomendasi Suplemen Terbaik

Suplemen Gym: Jenis, Manfaat, & Rekomendasi Suplemen Terbaik

Article Category