Sering melihat tulisan asam askorbat pada label kemasan makanan atau suplemen? Bagi sebagian orang, istilah ini mungkin terdengar asing. Padahal, asam askorbat adalah nama ilmiah dari vitamin C.
Jenis vitamin ini dikenal sebagai peningkat daya tahan tubuh. Namun, banyak orang ragu mengonsumsinya secara rutin karena khawatir efek sampingnya pada pencernaan. Lalu, benarkah asam askorbat berbahaya bagi penderita maag atau GERD? Ini faktanya!
Apa itu Asam Askorbat?
Asam askorbat adalah senyawa organik alami yang berfungsi sebagai antioksidan kuat. Karena tubuh manusia tidak bisa memproduksinya sendiri, vitamin ini wajib didapatkan dari sumber eksternal, baik melalui makanan ataupun suplemen.
Selain dari suplemen, Anda bisa mendapat asam askorbat alami dari makanan sehari-hari. Tak hanya jeruk, vitamin C bisa ditemukan dalam buah-buahan lain, seperti jambu biji, kiwi, stroberi, dan pepaya. Beberapa sayuran, seperti paprika merah, brokoli, dan tomat, juga tinggi vitamin C.
Dalam dunia medis, asam askorbat (ascorbic acid) merupakan nutrisi yang larut dalam air. Itu artinya, zat gizi ini tidak disimpan di dalam tubuh dan kelebihannya akan dikeluarkan melalui urine.
Memenuhi kebutuhan vitamin C harian sangat penting untuk mendukung fungsi tubuh yang vital seperti berikut ini.
- Membentuk kolagen untuk kesehatan kulit dan sendi.
- Mempercepat penyembuhan luka.
- Membantu penyerapan zat besi.
- Melawan radikal bebas yang merusak sel.
Berapa Dosis Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh?
Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi vitamin C harus diperhatikan dengan baik. Dosis yang dibutuhkan oleh setiap individu berbeda-beda, tergantung pada faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan mereka.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, berikut adalah acuan umum kebutuhan harian asam askorbat.
|
Usia |
Kebutuhan Harian |
|
Anak-anak (1–9 tahun) |
40–45 mg per hari |
|
Remaja (10–18 tahun) |
50–75 mg per hari |
|
Dewasa (pria) |
90 mg per hari |
|
Dewasa (wanita) |
75 mg per hari |
|
Ibu hamil |
85 mg per hari |
|
Ibu menyusui |
120 mg per hari |
Apabila asupan harian ini tidak terpenuhi dalam jangka waktu lama, tubuh akan memberikan sinyal peringatan. Sangat penting bagi Anda untuk mengenali tanda kekurangan vitamin C, seperti gusi mudah berdarah, kulit kasar, atau tubuh yang terasa mudah lelah.
Namun, Anda tidak dianjurkan mengonsumsi dosis tinggi asam askorbat tanpa saran dokter. Dosis terlalu tinggi justru dapat menyebabkan dampak negatif. Pastikan Anda memahami risiko kelebihan vitamin C, seperti gangguan pencernaan hingga risiko batu ginjal.
Baca Juga: 5 Manfaat Suntik Vitamin C untuk Kecantikan dan Kesehatan
Benarkah Asam Askorbat Bikin Asam Lambung Naik?
Jawabannya bergantung pada jenis dan dosis yang dikonsumsi. Jenis asam askorbat murni bersifat sangat asam (pH 2–3), setara cuka atau jeruk nipis. Dosis tinggi, terlebih saat perut kosong, bisa memicu iritasi lambung hingga refluks asam pada orang dengan lambung sensitif, maag, atau GERD.
Meski demikian, bukan berarti penderita masalah lambung harus benar-benar menghindari vitamin C. Solusinya terletak pada pemilihan jenis suplemen vitamin C yang tepat dan penerapan pola konsumsi yang bijak.
Tips Konsumsi Vitamin C bagi Penderita Asam Lambung
Meskipun memiliki sensitivitas lambung atau GERD, Anda tetap perlu memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Ini karena kekurangan nutrisi ini bisa melemahkan imunitas dan membuat tubuh mudah sakit. Kuncinya adalah menyiasati asupan agar tetap aman.
Untuk tetap memperoleh khasiat dari ascorbic acid tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung, Anda dapat mencoba strategi berikut ini.
1. Pilih jenis "buffered" atau "non-acidic"
Bagi orang dengan perut sensitif, memilih produk vitamin C yang aman untuk lambung tentu menjadi prioritas utama. Carilah suplemen yang berlabel “buffered vitamin C”.
Jenis ini merupakan kombinasi dari asam askorbat dengan mineral bersifat basa, contohnya kalsium atau magnesium askorbat. Kombinasi ini mampu menetralkan pH sehingga tidak menyebabkan iritasi pada lambung.
2. Gunakan teknologi "time release"
Suplemen dengan teknologi time release atau pelepasan berkala akan diserap tubuh secara perlahan. Hal ini mencegah lonjakan keasaman mendadak di lambung dan menjaga kadar vitamin dalam darah tetap stabil lebih lama.
3. Perhatikan waktu konsumsi
Mengetahui kapan waktu minum vitamin C yang tepat juga sangat penting. Hindari minum suplemen ketika perut kosong. Waktu terbaik adalah segera setelah sarapan atau makan siang, di mana makanan akan bertindak sebagai "bantalan" yang mengurangi risiko perih pada dinding lambung.
Rekomendasi Vitamin C yang Aman di Lambung
Memilih suplemen vitamin C tidak boleh sembarangan. Anda butuh produk yang tidak hanya efektif menjaga daya tahan tubuh, tetapi juga diformulasikan khusus agar tidak memicu rasa perih atau kembung. Berikut adalah rekomendasi vitamin C dari Natural Farm yang aman untuk lambung dan terserap maksimal.
1. Nutriwell Vitamin C Buffered 1000 TR + Bioflavonoid

Beli Nutriwell Vitamin C Buffered 1000 TR + Bioflavonoid di Natural Farm
Sering dilema minum vitamin C dosis tinggi 1.000mg karena takut asamnya memicu maag? Nutriwell Vitamin C Buffered 1000 TR + Bioflavonoid hadir sebagai solusi "game changer" untuk perut sensitif Anda!
Dirancang dengan teknologi buffered yang menggabungkan asam askorbat dengan mineral basa sehingga pH-nya menjadi netral. Ditambah teknologi time release, vitamin ini diserap perlahan untuk mencegah lonjakan asam mendadak yang sering memicu nyeri ulu hati.
Formulanya disempurnakan dengan citrus bioflavonoid, yang bertindak sebagai "booster" untuk memastikan semua vitamin C terserap utuh. Dapatkan imunitas maksimal tanpa mengganggu perut.
2. Natures Health Liposomal Vitamin C

Beli Natures Health Liposomal Vitamin C di Natural Farm
Setiap kapsul Nature's Health Liposomal Vitamin C dibungkus lapisan lemak pintar supaya suplemen meluncur mulus tanpa mengiritasi lambung. Ini menjadikannya sangat aman, bahkan bagi penderita maag akut sekali pun.
Keunggulan lain dari suplemen vitamin C dari Natures Health ini adalah tingkat penyerapan yang luar biasa tinggi. Vitamin C ini bisa langsung masuk ke dalam sel darah secara instan tanpa rusak di pencernaan. Tubuh Anda pun mendapatkan manfaat maksimal untuk sistem imun yang lebih kuat.
3. Natures Plus Vitamin C 500 SR

Beli Natures Plus Vitamin C 500 SR di Natural Farm
Pertanyaan seperti "Apa asam askorbat aman untuk lambung saya?" mungkin kerap muncul di benak Anda. Padahal, asam askorbat atau lebih dikenal sebagai vitamin C merupakan benteng pertahanan utama tubuh yang wajib dipenuhi setiap hari.
Natures Plus Vitamin C 500 SR menghadirkan teknologi sustained release (SR). Produk ini dirancang khusus untuk melepaskan kandungan asam askorbat secara bertahap, sedikit demi sedikit ke dalam tubuh. Dengan begitu, pelepasan ascorbic acid menjadi terkontrol sehingga tidak terjadi lonjakan asam mendadak yang memicu nyeri ulu hati.
4. Kyolic Formula 103 Garlic + Vitamin C

Beli Kyolic Formula 103 Garlic + Vitamin C di Natural Farm
Banyak yang tahu bahwa bawang putih adalah "antibiotik alami" yang luar biasa untuk daya tahan tubuh. Namun, banyak orang yang menghindarinya karena dua alasan klasik, aroma napas yang menyengat dan rasa panas yang sering bikin perut tidak nyaman. Nah, Kyolic Formula 103 hadir untuk mematahkan stigma tersebut.
Kunci utamanya adalah Aged Garlic Extract (AGE). Proses fermentasi akan menghilangkan senyawa keras untuk menghasilkan ekstrak bawang putih yang 100% tidak berbau dan aman untuk lambung sensitif.
Suplemen Kyolic ini menggabungkan AGE dengan vitamin C, ekstrak jamur, astragalus, dan oregano. Sinergi herbal alami ini efektif meningkatkan sel pembunuh alami (NK Cells) tubuh untuk melawan virus dan bakteri jauh lebih cepat daripada vitamin C biasa.
5. Nuvita Nutri C

Beli Nuvita Nutri C di Natural Farm
Jadwal padat, sering lembur, atau mobilitas tinggi seringkali membuat tubuh rentan "drop". Di tengah rutinitas padat, Anda tidak punya waktu untuk jatuh sakit. Nuvita Nutri C hadir sebagai solusi praktis untuk menjaga benteng pertahanan tubuh.
Tiap kaplet mengandung 1000 mg vitamin C murni. Dosis optimal ini memberi perlindungan antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas, polusi, dan virus. Cukup satu kaplet sehari untuk memenuhi kebutuhan vitamin C. Minum Nuvita Nutri C segera setelah makan siang, karena makanan membantu penyerapan dan menjaga perut tetap nyaman.
6. Wellness Echinacea + Vitamin C

Beli Wellness Echinacea + Vitamin C di Natural Farm
Saat musim pancaroba atau cuaca tak menentu, tubuh sering kali memberikan sinyal "lampu kuning", seperti tenggorokan gatal atau badan meriang. Jangan abaikan tanda-tanda awal flu ini sebelum kondisi memburuk dan mengganggu aktivitas.
Wellness Echinacea + Vitamin C menghadirkan kombinasi sinergis antara ekstrak echinacea dan asam askorbat dalam kapsul praktis. Echinacea bekerja aktif menstimulasi sistem imun untuk melawan virus, sedangkan vitamin C memperkuat pertahanan antioksidan sel.
"Duet maut" ini sangat diandalkan guna mempercepat durasi penyembuhan saat Anda sakit. Tubuh yang lemas bisa kembali bugar lebih cepat daripada hanya mengandalkan istirahat.



