3 Resep Lezat dan Sederhana untuk Menikmati Protein Shake

3 Resep Lezat dan Sederhana untuk Menikmati Protein Shake

Protein menjadi salah satu nutrisi penting bagi tubuh karena mempunyai fungsi vital untuk memperbaiki sel dan jaringan yang rusak. Bukan hanya itu saja, protein ini juga mempunyai berbagai manfaat lainnya, di antaranya bisa menjadi zat penting untuk membentuk antibodi, hormon dan pembekuan darah. Bahkan tak jarang banyak orang yang mengonsumsi protein shake tinggi sebagai bantuan dalam membentuk badan ideal. Ada memanfaatkannya untuk pembentukan massa otot, serta ada juga yang menjadikan protein ini sebagai salah satu menu diet untuk menurunkan berat badan.

Seperti yang kita tahu, protein ini bisa kita dapatkan dari dua sumber, yaitu hewani atau nabati. Untuk jenis hewani, kamu bisa mendapatkannya dari makanan seperti telur, daging, makanan laut, susu dan produk olahannya hingga jeroan. Sementara dari nabati, kamu bisa mendapatkan protein dari makanan seperti brokoli, gandum, biji-bijian, seperti biji, kacang-kacangan serta tahu dan tempe. Jika kamu mempunyai kesulitan untuk mengonsumsi berbagai makanan ini, kamu bisa mengatasinya dengan minum protein shake sebagai penambahnya.

Protein shake merupakan minuman dari bubuk protein yang biasanya dicampur dengan air. Suplemen satu ini menjadi salah satu pilihan terbaik dan cocok untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan atau menambah massa otot sekalipun. Mendengar kata protein shake, apakah kamu hanya terbayang jika minuman ini hanya sesimpel dicampur dengan air dan cukup diaduk atau dikocok saja? Memang benar sesimpel itu, namun kamu juga bisa berinovasi dengan suplemen satu ini. Artikel kali ini juga akan memberikan sedikit informasi mengenai protein shake dan ada beberapa resep yang bisa kamu praktikkan di rumah tentunya.

Tips Memilih Protein Shake 

Perlu kamu tahu bahwa tidak semua minuman kesehatan itu bisa memberikan kebaikan bagi tubuh. Sebaliknya, ketika ada kesalahan dalam cara kamu mengonsumsinya, minuman yang tadinya dianggap sehat bisa saja berdampak buruk pada tubuh, tak terkecuali protein shake. Kenapa begitu? Banyak orang menganggap bahwa minuman satu ini cocok sebagai pilihan alternatif sebagai menu diet sehingga melupakan kandungan kalori di dalamnya. Padahal jika ditelaah lebih dalam, kalori dari protein shake ini yang bisa saja menghambat proses dietnya. Oleh karena itu ada baiknya sebelum memilih protein shake, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut ini.

  1. Pastikan tujuan dalam minum protein shake
    Coba kamu pikirkan ulang berkali-kali mengenai tujuanmu dalam mengonsumsi protein shake. Apakah kamu ingin menurunkan berat badan demi hidup lebih sehat atau ingin membentuk massa otot sehingga membutuhkan asupan protein lebih. Dilansir dari NESTA Sport Nutrition Specialist for Body, FX Mika Morris pernah menjelaskan bahwa beberapa protein shake memiliki karbohidrat yang tinggi sehingga bisa menambah berat badan, sebaliknya ada juga yang bisa membantu menurunkan berat badan berkat jenis protein kasein yang mampu membuat perut terasa kenyang lebih lama. Semntara untuk pembentukan massa otot banyak yang menggunakan protein whey karena kemampuannya yang lebih cepat dalam menyerap nutrisi dalam tubuh. Intinya protein shake ini akan lebih optimal ketika diminum sesuai porsi kebutuhannya. 
     
  2. Pilih rasa favorit
    Setiap orang pastinya memiliki selera yang berbeda-beda. Sementara khusus protein shake ini sendiri sudah melakukan berbagai inovasi termasuk dalam memberikan berbagai varian rasa di dalamnya. Jadi alangkah lebih baik jika kamu memilih rasa favorit untuk memberikan kenyamanan ketika mengonsumsinya. Setelah mendapat rasa yang disuka, kamu bisa bereksperimen mengkombinasikannya dengan berbagai bahan. Contohnya bisa menginovasikan dengan tambahan rasa yang cocok atau menambahkannya dengan berbagai macam buah-buahan nantinya.
     
  3. Memilih bahan dasar protein shake yang sesuai
    Setelah menemukan rasa yang disuka, kamu juga harus mempertimbangkan bahan-bahan dasarnya. Biasanya bahan dasar yang dimaksud seperti, es batu, air, susu, susu gandum atau yang lainnya. Intinya kembali lagi ke tekstur serta rasa yang kamu inginkan. Tapi kelemahannya adalah ketika kamu memilih susu untuk menjadi bahan dasarnya, kamu harus memperhitungkan kalori dan kandungan nutrisi lainnya. Terlebih lagi jika kamu minum protein shake bertujuan untuk menu diet. Khusus kamu yang mengonsumsinya sebagai penambahan massa otot, menggunakan bahan dasar air es adalah menjadi pilihan tepat karena mengandung lebih banyak kalori.
     
  4. Memilih jenis proteinnya
    Selanjutnya adalah fase lebih mudah dibandingkan yang sebelumnya. Mengapa? Karena di sini kamu tinggal mengutamakan kandungan proteinnya yang terkandung dalam protein shake. Sementara untuk jenis-jenisnya kamu bisa melihat informasi lebih rincinya di bawah ini.
    - Protein whey bisa dibilang menjadi protein yang mudah dibuat menjadi berbagai resep. Jika tidak menyukai tekstur yang kental, kamu bisa menggunakan isolat untuk mengatasinya. Pada umumnya bubuk whey dengan banyak lemak bisa sangat membuat teksturnya lebih kental.
    - Protein nabati adalah pilihan tepat bagi atlet dan lifter dengan pola makan nabati. Mirip dengan catatan isolat di atas, cari opsi dengan makro yang selaras dengan asupan harian Anda.
    - Protein kasein adalah pilihan yang baik untuk minuman kocok malam hari. Catatan: kasein bersifat lebih kental, jika Anda menggunakan banyak bahan dan membatasi bahan dasar atau es, maka tekstur minuman kocok akan menyerupai puding.
    - Protein kolagen adalah pilihan tepat bagi mereka yang menyukai protein kolagen. Saat menggunakan kolagen, umumnya minuman kocok akan memiliki rasa yang sedikit lebih kuat.
     
  5. Kombinasikan bahan dengan cita rasa yang cocok
    Terakhir, kamu bisa mengombinasikan antara bahan dasar yang sudah dipilih dengan cita rasa sesuai selera yang disukai. Tentunya di sini kamu bisa berkreasi dan berinovasi untuk membuat rasa yang nyaman untuk kamu nikmati. Tapi perlu menjadi catatan bahwa tidak semua protein shake ini akan cocok dengan komponen yang kamu pilih. Sebagai contohnya, jika kamu memilih untuk membuat protein shake dengan kombinasi antara selai kacang dan stroberi, akan sangat berantakan jika kamu memilih protein shake cokelat sebagai bahan dasarnya. Maka dari itu, untuk kasus ini, cita rasa vanilla menjadi pilihan terbaik untuk membuat protein shake kamu sempurna.

 

Resep Protein Shake yang Lezat dan Sederhana

Pada dasarnya, protein shake memang tidak membutuhkan proses yang rumit dalam membuatnya karena kita cukup mencampurkan beberapa bahan dan tinggal memblendernya. Hanya saja kita harus memperhatikan besaran kalori dan nutrisi sesuai dengan kebutuhan kamu. Contohnya, ketika kamu sedang ingin melakukan defisit kalori, secara garis besar tentunya kamu butuh protein shake yang mengandung sedikit kalori pastinya. Nah di sini akan membagikan 3 resep yang bisa kamu ikuti sesuai program yang mungkin saja sedang kamu jalankan. Perlu menjadi catatan, untuk membuat resep ini kamu cukup mencampurkan bahan-bahan yang ada, kemudian memblendernya.

1. Protein Shake “Any Time”

Protein shake yang satu ini menjadi pilihan terbaik untuk siapa saja. Mengapa begitu? Karena pada dasarnya minuman ini menekankan untuk kepadatan nutrisinya. Selain itu, dari segi rasanya pun minuman ini terbilang standar, jadi masih bisa untuk dinikmati siapa saja dan kapan saja.

Bahan-bahan:

  • 1 sendok bubuk protein coklat
  • 1 buah pisang
  • 1 mangkuk bayam jepang
  • 2 sendok makan selai kacang
  • 1 cangkir air atau susu almond tanpa pemanis
  • 1 cangkir es

Waktu Pembuatan : 5 menit

Kalori : ~450 kkal

Minuman kocok ini mungkin saja bisa menjadi pilihan kebanyakan orang karena rasanya yang terbilang standar namun bisa memenuhi asupan kalorinya.

2. "Mass Build Time"

Untuk kamu yang sedang dalam pengembangan massa otot, resep protein shake ini menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menunjang kebutuhan protein serta nutrisi lainnya. Khusus di resep ini memang pada dasarnya fokus menekankan pada jumlah kalori yang lebih banyak.

Bahan-bahan: 

  • 1 sendok bubuk protein
  • 1 cangkir greek yogurt lemak rendah
  • 2 sendok makan selai kacang
  • 1 porsi cokelat hitam
  • 1 buah pisang
  • 1 cangkir es
  • 1 cangkir susu

Waktu Pembuatan : 5 menit

Kalor : ~800 kkal

Untuk inovasinya kamu bisa menambahkan bahan-bahan seperti blueberry, stroberi, dan bayam dengan kalori relatif rendah untuk membantu menambahkan kepadatan nutrisi yang baik ke dalam minuman kocok.

3. “Slim and Efficient”

Nama resep berikut tentunya terinspirasi karena minuman protein shake satu ini menjadi pilihan terbaik untuk kamu yang sedang menjalankan program “defisit kalori”. Dari bahan-bahannya pun juga mengutamakan untuk meminimalisir jumlah kalorinya.

Bahan-bahan: 

  • 1 sendok bubuk protein
  • 1 mangkuk stroberi atau beri biru
  • 1 mangkuk bayam jepang
  • 1 sendok makan selai kacang
  • 1 cangkir air
  • 1 cangkir es

Waktu Pembuatan : 5 menit

Kalori : ~300 kkal

Minuman kocok ini memiliki jumlah protein yang baik dan jumlah kalori yang berlimpah. Anda juga dapat mengganti selai kacang dengan greek yogurt bebas lemak jika kamu menginginkan lebih banyak protein dan lemak yang lebih sedikit.

 

Rekomendasi Protein Shake Terbaik 

Bagaimana? Apakah kamu mulai tertarik untuk menjalankan beberapa resep di atas? Atau justru kamu masih bingung untuk menentukan pilihan protein shake-nya? Tenang! Natural Farm tentunya sudah menyiapkan beberapa produk rekomendasi yang bisa menjadi pilihan kamu untuk asupan protein sehari-harimu. Check it out!

1. Optimum Nutrition CASEIN 2lb Chocolate

Penyerapan protein dengan cepat sangat diperlukan sebelum dan sesudah latihan, sementara penyerapan yang lebih lambat, ternyata bermanfaat sekali untuk memenuhi kebutuhan protein untuk sisa waktu hari tersebut. Karena memiliki keunikan berupa time-released, Casein tepat jika disebut sebagai anti-katabolik atau protein pelindung otot.

Manfaat:

  • Menambah otot dan meningkatkan kekuatan.
  • Mempertahankan massa tubuh bebas lemak (Lean Body Mass).
  • Membantu pemulihan otot pasca latihan.
  • Jenis protein terbaik untuk dikonsumsi di malam hari dan di antara waktu makan.
  • Slow-acting protein.

Petunjuk penggunaan:

Campurkan 1 scoop ON Casein GS dengan 300-360 ml air, susu skim, atau minuman kesukaan lainnya.

2. Optimum Nutrition WHEY Gold Standard 5lb Double Rich Chocolate

ON Gold Standard 100% Whey menggunakan Whey Protein Isolate yang dikombinasi dengan Whey Protein Concentrate untuk menghasilkan 24 g Protein/serving. Tiap servingnya juga diperkaya dengan BCAA dan Glutamine, untuk membantu pembentukan massa otot dan juga di saat pemulihan sesudah latihan.

Manfaat:

  • Menambah otot dan meningkatkan kekuatan.
  • Mempertahankan massa tubuh bebas lemak (Lean Body Mass).
  • Membantu pemulihan otot pasca latihan.
  • Fast-acting protein.
  • Protein terbaik yang dapat dikonsumsi oleh atlet dari cabang olahraga apapun.

Petunjuk penggunaan:

Campurkan 1 scoop ON Whey GS dengan 1 gelas air (180-240 ml), susu skim, atau minuman kesukaan lainnya.

Peringatan:

  • Produk ini mengandung protein whey dari susu dan lesitin yang berasal dari kedelai dan berguna untuk meningkatkan kemampuan campuran.
  • Produk ini digunakan sebagai suplemen makanan saja, tidak direkomendasikan untuk menurunkan berat badan,


 

Source:

https://id.iherb.com/blog/simple-protein-shakes/1388 

https://www.naturalfarm.id/product/