Disebut sebagai Asam Askorbat, Amankah Vitamin C bagi Penderita Maag?

Disebut sebagai Asam Askorbat, Amankah Vitamin C bagi Penderita Maag?

Apa itu Vitamin C?

Vitamin C merupakan vitamin esensial yang dibutuhkan oleh manusia untuk tetap memelihara fungsi metabolisme dalam tubuh. Selain itu, Vitamin C ini juga memiliki manfaat lainnya, di antaranya meningkatkan daya tahan tubuh, berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas, menjaga tubuh dari berbagai penyakit melalui proses penyerapan zat besi serta membantu merawat kesehatan jantung dan pembuluh darah. Jadi bisa dibilang vitamin C ini punya banyak manfaat baik bagi kesehatan tubuh kita.

Namun sayangnya vitamin C tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh kita. Maka dari itu, untuk mencukupi kebutuhan vitamin ini kita perlu mendapat asupan dari luar tubuh. Sumber vitamin C bisa berasal dari pangan terutama sayur dan buah-buahan yang mempunyai rasa asam seperti jeruk, tomat, atau nanas. Sedangkan pada sayuran, bisa terkandung pada sayuran daun-daunan dan berbagai jenis kol. Selain dari makanan dan minuman, kamu juga memenuhi kebutuhan vitamin dengan suplemen vitamin.

Ascorbic Acid atau Asam Askorbat merupakan nama ilmiah dari vitamin C. Ketika mendengar kandungan ini, pasti banyak orang yang bertanya-tanya apakah kandungan ini akan berpengaruh terhadap orang yang mempunyai penyakit lambung? Apakah vitamin C ini bisa menjadi salah satu faktor yang bisa membuat asam lambung naik?

 

Benarkah vitamin C bisa membuat asam lambung naik?

Pada kenyataannya bagi kamu yang tidak memiliki masalah dengan asam lambung, maka bukan menjadi masalah yang serius ketika mengonsumsi jenis vitamin ini dalam jumlah yang besar. Mengapa? Karena di dalam tubuh sudah memiliki kemampuan yang lebih untuk mengatur keseimbangan asam dengan baik.

Kondisi tersebut berbeda jika dibandingkan dengan kamu yang memiliki masalah asam lambung, biasanya kamu lebih merasakan tingkat sensitif pada lambung yang lebih tinggi ketika mendapatkan asupan bersifat asam yang berlebihan. Sehingga membuat kondisi lambung menjadi tidak begitu nyaman. Biasanya makanan yang mengandung vitamin C dengan asam yang tinggi di antaranya adalah jeruk, lemon dan tomat. Hal ini juga selaras dengan American College of Gastroenterology yang mengungkapkan bahwa orang dengan asam lambung atau Gastroesophageal reflux disease (GERD) tinggi akan lebih baik jika menghindari beberapa makanan yang memang bisa memperburuk kondisi kesehatannya. Kamu bisa coba untuk hindari dan ganti dengan makanan mengandung vitamin C dengan kandungan asam rendah.

Agar lebih aman, setiap penderita asam lambung sebaiknya berkonsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen, termasuk suplemen vitamin C. Hal yang tak kalah penting, penderita asam lambung perlu menjaga pola makan sehat, rajin olahraga, dan mengelola stres agar penyakitnya tidak mudah kambuh.

 

Makanan bersumber vitamin C apa yang harus dihindari?

Perlu diingat bahwa tidak semua makanan atau minuman asam atau yang mengandung vitamin C bisa langsung menyebabkan asam lambung menjadi naik. Padahal kenyataannya, bagi kamu yang memiliki masalah asam lambung, bukan berarti kamu harus menghindari semua makanan atau minuman yang mengandung asupan vitamin C. Kamu bisa mengatasi masalah ini dengan mencoba berbagai makanan dan menyaring mana makanan yang nyaman bagi lambung.

Sebagai contoh, ketika mencoba mengonsumsi buah dan sayur seperti seperti jeruk, lemon, limau, dan tomat dan ternyata lambung kamu tidak nyaman, akan lebih baik jika kamu hindari ini. Karena pada dasarnya buah dan sayur yang disebutkan barusan mempunyai kadar asam yang tinggi. Sebagai gantinya kamu bisa mengonsumsi berbagai makanan dengan asam yang rendah seperti semangka, melon, pepaya, mangga, pisang, alpukat, paprika, brokoli, kangkung, dan kembang kol. Jadi tidak ada alasan lagi bagi kamu untuk tidak memenuhi asupan vitamin C setiap harinya. Mengingat kandungan ini mempunyai berbagai manfaat baik bagi tubuh yang bisa kamu rasakan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

 

Seberapa banyak dosis vitamin C yang dibutuhkan tubuh?

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013, wanita dewasa memerlukan vitamin C sebesar 75 mg dan pria dewasa sebesar 90 mg setiap harinya. Kelebihan vitamin C yang terjadi, biasanya langsung dibuang oleh tubuh. Ini semua terjadi karena pada dasarnya Vitamin C merupakan vitamin larut air yang akan dikeluarkan oleh tubuh jika berlebihan dan tidak bisa disimpan dalam tubuh. Jadi alangkah lebih baik jika kita bisa mengonsumsi vitamin C sesuai kebutuhan.

 

Apa yang harus dilakukan ketika mengonsumsi vitamin C bagi penderita asam lambung

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa vitamin C mempunyai peran yang begitu penting bagi kesehatan. Namun masalahnya, bagi penderita asam lambung bisa saja mengalami masalah karena kandungan asam yang ada pada vitamin C. Oleh karena itu, bagi kamu yang mempunyai masalah ini, bisa mengikuti tips-tips berikut ini.

  • Pastikan kondisi perut terisi

Alangkah lebih baik jika keadaan perut kamu sudah terisi ketika mengonsumsi vitamin C dengan kandungan asam yang tinggi. Terlebih lagi jika kamu juga mengonsumsi suplemen vitamin. Usahakan mengonsumsinya setelah kamu makan berat. Alasannya ketika kondisi perut sudah terisi, perut relatif lebih siap untuk menerima makanan yang bersifat asam. Jadi meski Anda mengonsumsi suplemen vitamin C yang bersifat asam sekalipun, kondisi itu bisa meminimalisir rasa perih.

  • Hindari makanan yang mempunyai kandungan asam tinggi

Konsumsi suplemen vitamin C alangkah baiknya jika tidak dibarengi dengan makanan yang bersifat asam atau pedas. Mengonsumsi kedua makanan yang bersifat asam justru memicu kenaikan asam lambung. Meskipun Anda sudah minum suplemen vitamin C, ada baiknya membatasi asupan buah yang asam dan mengandung vitamin C seperti kiwi, jambu biji, pepaya, stroberi, jeruk, dan lemon. Alangkah lebih baik konsumsi makanan yang mengandung rendah asam, seperti mangga, alpukat, brokoli, bunga kol, dan pisang.

Selain itu, makanan pedas dengan suplemen vitamin C bisa memicu perut perih. Karena kandungan capsaicin, zat yang ditemukan pada makanan pedas, bisa juga memicu dan memperparah nyeri ulu hati (heartburn) akibat sakit mag. Maka itu, untuk Anda  yang memang gemar mengonsumsi makanan pedas atau asam, lebih baik jangan dibarengi dengan mengonsumsi suplemen vitamin C.

  • Pilih Suplemen Vitamin C yang non-acid

Vitamin C memang kerap dijumpai pada makanan-makanan yang bersifat asam. Bahkan banyak suplemen vitamin C yang juga memiliki rasa asam. Namun jika Anda memiliki penyakit mag, pilihlah suplemen yang tidak mengandung asam. Setidaknya, hindari suplemen vitamin C yang rasanya masam. nilah kenapa memilih suplemen Nuvita Nutri-C 1000 lebih direkomendasikan dan aman menjadi vitamin untuk penderita mag kronis. Rasa nyeri yang biasa dialami saat mengonsumsi vitamin C tidak lagi begitu terasa ketika kamu mengonsumsinya karena Nuvita Nutri-C 1000 sudah terjamin aman untuk dikonsumsi bagi penderita asam lambung serta telah tersertifikasi BPOM.


Source: https://www.healthline.com/nutrition/side-effects-of-too-much-vitamin-c#digestive-effectshttps://hellosehat.com/pencernaan/maag/vitamin-c-memicu-asam-lambung-naik/