Obat alami radang tenggorokan bisa menjadi pilihan saat tenggorokan terasa perih, kering, atau sakit ketika menelan. Keluhan ini tentu dapat mengganggu makan, berbicara, hingga aktivitas sehari-hari.
Sebelum buru-buru minum obat antibiotik, Anda bisa mencoba beberapa bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar. Lantas, apa saja pilihan obat alami radang tenggorokan yang efektif? Simak selengkapnya berikut ini.
Ragam Obat Alami Radang Tenggorokan
Beberapa bahan alami membantu meredakan rasa perih, kering, dan iritasi di tenggorokan.
Berikut ini adalah pilihan obat alami radang tenggorokan yang mudah ditemukan dan dapat Anda coba untuk membantu mengobati radang tenggorokan secara alami.
|
Bahan Alami |
Kandungan |
Cara Kerja |
|
Madu |
Polifenol dan senyawa bioaktif. |
Membantu melapisi tenggorokan dan meredakan iritasi. |
|
Bawang putih |
Allicin |
Memiliki aktivitas antimikroba. |
|
Jahe |
Gingerol dan shogaol |
Memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. |
|
Lemon |
Vitamin C dan asam sitrat |
Mendukung sistem imun, memecah lendir, dan memberi rasa segar. |
|
Air garam |
Natrium klorida |
Membantu menenangkan iritasi dan membersihkan lendir. |
|
Teh Chamomile |
Apigenin dan flavonoid |
Memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. |
|
Peppermint |
Mentol |
Memberikan sensasi sejuk dan menenangkan tenggorokan. |
|
Baking soda |
Natrium bikarbonat |
Membantu membersihkan lendir dan iritan. |
|
Akar Licorice |
Glycyrrhizin dan flavonoid |
Memiliki aktivitas antiinflamasi dan antimikroba. |
|
Marshmallow root |
Mucilage |
Membantu melapisi dan menjaga kelembapan tenggorokan. |
|
Fenugreek |
Saponin dan senyawa fenolik |
Memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. |
|
Cuka Apel |
Asam asetat |
Memiliki aktivitas antimikroba. |
1. Madu
Madu mengandung polifenol serta senyawa bioaktif lainnya yang punya aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Tekstur lembutnya juga membantu melapisi tenggorokan agar terasa lebih nyaman. Madu untuk radang tenggorokan bisa diminum 1–2 sendok teh secara langsung atau dicampur ke teh atau minuman hangat lainnya.
Tinjauan sistematis dalam jurnal BMJ Evidence-Based Medicine (2021) menunjukkan bahwa madu lebih efektif mengatasi gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), termasuk iritasi tenggorokan, dibanding perawatan biasa, seperti antibiotik dan antihistamin. Penggunaan madu membantu menurunkan skor gejala gabungan ISPA hingga 3,96 poin.
2. Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa yang terbentuk ketika bawang dihancurkan atau dicincang. Senyawa ini memiliki aktivitas antimikroba yang berfungsi melawan infeksi virus, sehingga berpotensi sebagai obat alami radang tenggorokan.
Studi dalam jurnal Nutrients (2023) menemukan bahwa konsumsi suplemen ekstrak bawang (Alliaceae) mampu meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas, salah satunya iritasi tenggorokan. Hasilnya, waktu sembuh pasien hingga 3,5 kali lebih singkat dan menekan keparahan gejala 3,2 kali lebih banyak dibanding obat kosong atau plasebo.
3. Jahe
Jahe mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan untuk meredakan iritasi tenggorokan. Anda bisa mengiris sekitar 2–3 cm jahe segar, lalu merebusnya 5–10 menit dalam 250 ml air dan minum air rebusannya.
Dalam uji klinis yang diterbitkan di jurnal Medicine (2024), sebagian besar pasien COVID-19 yang mengonsumsi suplemen ekstrak jahe melaporkan perbaikan gejala tenggorokan yang signifikan pada hari ke-7.
4. Lemon
Lemon mengandung vitamin C dan asam sitrat yang ikut serta membantu mengatasi radang tenggorokan dan mendukung kerja sistem imun. Rasa asam pada lemon juga punya potensi untuk membantu dalam proses pemecahan lendir.
Untuk obat alami radang tenggorokan, peraslah ½ buah lemon ke dalam segelas air hangat, lalu tambahkan 1–2 sendok teh madu apabila mau rasa yang lebih lembut. Jika tenggorokan sensitif dan terasa semakin perih setelah meminumnya, kurangi jumlah lemon atau pilih air hangat tanpa tambahan lemon.
5. Berkumur dengan Air Garam
Berkumur dengan air garam menjadi obat alami radang tenggorokan yang sederhana serta mudah dilakukan. Larutan ini membantu menenangkan iritasi dan membersihkan lendir dari tenggorokan.
Larutkan ½ sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu kumur selama beberapa detik sebelum membuangnya. Anda bisa mengulanginya tiap sejam sekali, tetapi National Health Service tidak menyarankan cara ini untuk anak-anak karena larutan berisiko tertelan.
6. Teh Chamomile
Studi dalam jurnal Molecules (2023) menyebutkan bahwa chamomile mengandung lebih dari 301 senyawa, termasuk flavonoid yang bersifat antiperadangan. Pada chamomile, flavonoid dengan kadar apigenin-7-glucoside mencapai 5,2–5,8 mg per gram membantu meredakan peradangan pada mata, hidung, serta tenggorokan.
Cukup seduh 1 kantong teh chamomile atau bunga chamomile kering dengan air panas, lalu tunggu hingga cukup hangat sebelum diminum. Anda juga bisa menambahkan sedikit madu untuk memberikan rasa yang lebih nyaman saat tenggorokan terasa perih
7. Peppermint

Peppermint mengandung mentol yang akan memberikan sensasi sejuk sekaligus membantu mengencerkan lendir. Kandungan ini juga punya sifat antiinflamasi serta aktivitas antibakteri dan antivirus yang dapat membantu membuat tenggorokan terasa lebih nyaman.
Teh peppermint bisa diminum ketika tenggorokan terasa perih atau kering. Selain itu, Anda dapat membuat semprotan dengan mencampurkan 5 tetes minyak peppermint food-grade dengan 30 ml minyak zaitun, almond, atau kelapa, lalu masukkan ke botol semprot bersih dan kocok sebelum digunakan.
8. Berkumur dengan Baking Soda
Baking soda atau natrium bikarbonat dapat dipakai sebagai larutan kumur untuk membantu membersihkan lendir dan iritan dari mulut serta tenggorokan. Cara alami meredakan radang tenggorokan ini juga praktis karena bahannya mudah ditemukan di rumah.
Campur ¼ sendok teh baking soda dan ⅛ sendok teh garam ke dalam satu gelas air hangat. Berkumurlah selama beberapa detik, kemudian buang larutannya dan jangan ditelan.
9. Licorice
Licorice atau akar manis mengandung glycyrrhizin dan senyawa fenolik yang punya aktivitas antimikroba. Sebuah studi di dalam jurnal Biomedicines (2019) menguji 13 seduhan herbal terhadap Streptococcus pyogenes, salah satu bakteri penyebab radang tenggorokan.
Hasilnya, seduhan licorice punya MIC 1,56 mg/mL, konsentrasi terendah untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Pada konsentrasi bakterisida, licorice membunuh S. pyogenes dalam 12 jam, sehingga berpotensi menangani radang tenggorokan akibat bakteri tersebut.
10. Akar Marshmallow
Akar marshmallow (Althaea officinalis) mengandung mucilage, yaitu senyawa berlendir yang mampu melapisi dan menjaga kelembapan tenggorokan. Penelitian dalam Complementary Medicine Research (2018) menunjukkan bahwa ekstrak akar marshmallow dalam bentuk sirup maupun lozenges bisa meredakan batuk kering serta iritasi pada mulut dan faring.
Efeknya juga cukup cepat, di mana sebagian besar pengguna melaporkan keluhan membaik dalam 10 menit dan tolerabilitas yang sangat baik. Anda dapat memilih lozenges atau sirup ekstrak akar marshmallow untuk membantu meredakan tenggorokan kering atau teriritasi.
11. Fenugreek
Fenugreek atau kelabat mengandung saponin dan senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Bijinya dapat diseduh menjadi teh hangat untuk membantu memberikan rasa nyaman ketika tenggorokan terasa kering.
National Center for Complementary and Integrative Health menyebutkan bahwa fenugreek umumnya aman dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan. Namun, konsumsi dalam jumlah lebih besar selama kehamilan tidak dianjurkan, karena bisa meningkatkan risiko cacat lahir.
12. Cuka Apel
Cuka apel atau apple cider vinegar mengandung asam asetat yang punya sifat antimikroba. Saat tenggorokan terasa perih, cuka apel bisa dicampur dengan air hangat dan madu untuk menghasilkan minuman yang membantu menjaga tenggorokan tetap terhidrasi.
Campurkan 1 sendok makan cuka apel dan 1 sendok makan madu ke dalam secangkir air hangat, lalu aduk hingga merata dan minum perlahan. Hindari minum cuka apel langsung, karena sifat asam yang berlebihan berpotensi mengiritasi tenggorokan.
Tips Mengatasi Radang Tenggorokan di Rumah
Selain mencoba obat alami radang tenggorokan, beberapa kebiasaan sederhana juga dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat pemulihan. Berikut ini adalah sejumlah cara mengobati radang tenggorokan secara alami yang bisa Anda lakukan di rumah.
- Perbanyak minum air putih untuk menjaga tenggorokan tetap lembap.
- Hindari konsumsi minuman berkafein dan alkohol untuk mencegah dehidrasi.
- Istirahat yang cukup agar tubuh memiliki waktu untuk memulihkan diri.
- Jaga kelembapan udara dengan humidifier jika kondisi ruangan terasa kering.
- Pilih makanan yang lembut, seperti sup, bubur, atau yogurt agar lebih mudah ditelan.
- Hisap permen pelega tenggorokan (lozenges) untuk meredakan sakit tenggorokan.
- Hindari merokok dan paparan asap rokok yang memperparah iritasi tenggorokan.
- Segera periksa jika gejala memburuk, khususnya saat sulit bernapas atau menelan.
Baca Juga: 5 Cara Mencegah Radang Tenggorokan secara Alami
Dukung Pemulihan Radang Tenggorokan dengan Produk di Natural Farm
Tak hanya memanfaatkan obat alami radang tenggorokan yang mudah ditemukan di rumah, Anda juga bisa memilih produk yang lebih praktis untuk membantu melengkapi kebutuhan saat tenggorokan terasa tidak nyaman.
Natural Farm menghadirkan pilihan produk daya tahan tubuh yang berbahan madu, licorice, vitamin C, hingga multivitamin yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
1. No Cough Syrup

Beli No Cough Syrup 120 ml di Natural Farm
Ketika radang tenggorokan disertai batuk, rasa perih biasanya terasa semakin mengganggu. No Cough Syrup hadir sebagai sirup herbal dengan kombinasi ekstrak bahan alami thyme, licorice, jeruk nipis, dan jahe.
Kombinasi bahan alami ini dapat membantu meredakan batuk serta meredakan rasa sakit di tenggorokan. Bentuk sirupnya juga membuat produk ini praktis diminum ketika tenggorokan sedang kurang nyaman.
Jika batuk dan radang tenggorokan membuat aktivitas dan waktu istirahat terganggu, produk ini dapat menjadi pelengkap untuk membantu membuat tenggorokan terasa lebih nyaman. Tetap imbangi dengan makanan bergizi, cukup cairan, dan istirahat selama pemulihan.
|
Nama Produk |
No Cough Syrup 120 ml |
|
Kandungan Utama |
Thymus vulgaris herba (thyme), Glycyrrhiza glabra radix (licorice), Citrus aurantifolia fructus (jeruk nipis), dan Zingiber officinale rhizoma (jahe). |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Konsumsi |
Dewasa, 3 kali sehari 1 gelas takar (15 ml) |
|
No. Registrasi BPOM |
TR162693881 |
2. Manuka Health Lozenges MGO 400+ Blackcurrant

Beli Manuka Health Lozenges MGO 400+ Blackcurrant di Natural Farm
Tenggorokan terasa kering dan perih? Manuka Health Lozenges MGO 400+ bisa jadi pilihan praktis untuk membantu memberikan sensasi nyaman. Setiap lozenges menggunakan Madu Manuka MGO 400+ dilengkapi dengan vitamin C.
Madu Manuka memberikan rasa manis alami dan membantu melapisi tenggorokan. Vitamin C berperan dalam mendukung fungsi sistem imun. Ditambah rasa Blackcurrant yang segar, permen kesehatan ini cocok menemani Anda saat tenggorokan terasa tidak nyaman.
Berbeda dari madu yang perlu disiapkan sebagai minuman, lozenges ini bisa langsung Anda dibiarkan larut perlahan di mulut. Produk ini merupakan pelengkap perawatan tenggorokan, bukan pengganti penanganan medis untuk radang tenggorokan.
|
Nama Produk |
Manuka Health Honey Lozenges MGO 400+ Blackcurrant |
|
Kandungan Utama |
Madu Manuka MGO 400+ dengan kandungan Methylglyoxal 400 mg/kg, serta vitamin C. |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Konsumsi |
|
|
No. Registrasi BPOM |
ML 824409019712 |
3. Nuvita Nutri C 1000 mg

Beli Nuvita Nutri C 1000 mg 30 Kaplet di Natural Farm
Ketika tubuh sedang tidak fit, memenuhi kebutuhan vitamin tetap penting untuk mendukung fungsi sehari-hari. Nuvita Nutri C 1000 mg menyediakan 1.000 mg vitamin C dalam bentuk calcium ascorbate per kaplet untuk membantu melengkapi kebutuhan vitamin C harian.
Vitamin C dikenal sebagai antioksidan yang berperan dalam mendukung fungsi sistem imun, termasuk respons tubuh terhadap paparan infeksi. Karena itu, suplemen ini bisa jadi pilihan saat Anda ingin melengkapi asupan vitamin C, seperti ketika terkena radang tenggorokan.
Jadikan Nuvita Nutri C 1000 mg ini sebagai bagian dari pola hidup sehat bersama makanan bergizi dan istirahat cukup. Suplemen ini bukan pengganti makanan, obat, atau penanganan medis, melainkan pelengkap kebutuhan nutrisi harian.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Vitamin C 1000 mg 30 Kaplet |
|
Kandungan Utama |
Calcium Ascorbate 1000 mg |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Konsumsi |
1 kali sehari 1 kaplet salut selaput. |
|
No. Registrasi BPOM |
SD211552811 |
4. Natures Health Optima Multivitamin

Beli Natures Health Optima Multivitamin 60 Tablets di Natural Farm
Radang tenggorokan akan lebih mudah diatasi saat kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi. Natures Health Optima Multivitamin punya 8 vitamin dan 1 mineral, termasuk vitamin C 200 mg, vitamin E 100 IU, vitamin A 5.000 IU, dan zinc 20 mg dalam setiap tablet.
Kombinasi vitamin C dan zinc membantu melengkapi asupan nutrisi yang berperan di dalam fungsi sistem imun. Sementara itu, vitamin A dan E juga turut memberikan dukungan nutrisi melalui fungsi masing-masing sebagai vitamin penting dan antioksidan.
Jika Anda sedang menjaga kondisi tubuh selama radang tenggorokan, multivitamin ini dapat menjadi pilihan praktis untuk melengkapi pola makan bernutrisi. Namun, tetap ingat bahwa suplemen hanya berfungsi sebagai pelengkap nutrisi, bukannya pengganti makanan sehat, obat, maupun penanganan medis.
|
Nama Produk |
Natures Health Optima Multivitamin 60 Tablets |
|
Kandungan Utama |
8 Vitamin dan 1 mineral esensial, termasuk 5.000 IU Vitamin A, 200 mg Vitamin C, 100 IU Vitamin E, dan 20 mg Zinc. |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Konsumsi |
Dewasa, 1 tablet per hari atau sesuai anjuran dokter. |
|
No. Registrasi BPOM |
SI044511081 |
5. Natures Health Licorice Extract

Beli Natures Health Licorice Extract 60 Tablets di Natural Farm
Jika Anda tertarik dengan licorice sebagai salah satu obat alami untuk radang tenggorokan, ekstrak dalam bentuk suplemen bisa jadi pilihan yang lebih praktis. Natures Health Licorice Extract mengandung 295 mg ekstrak Glycyrrhiza glabra radix dalam tiap tabletnya.
Licorice mengandung senyawa, seperti glycyrrhizin yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan antimikroba. Kandungan tersebut sejalan dengan potensi licorice atau akar manis ini dalam menghambat Streptococcus pyogenes, salah satu bakteri penyebab radang tenggorokan.
Dengan ekstrak licorice yang praktis, Anda tidak perlu menyiapkan herbal ini untuk diseduh tiap kali tenggorokan terasa kurang nyaman. Suplemen ini adalah pelengkap pemeliharaan tubuh, bukan pengganti makanan, obat, atau penanganan medis saat radang tenggorokan memburuk.
|
Nama Produk |
Natures Health Licorice Extract 60 Tablets |
|
Kandungan Utama |
295 mg ekstrak licorice (Glycyrrhiza glabra radix) dalam tiap tablet. |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Konsumsi |
Dewasa, 3 kali sehari 1 tablet sesudah makan. |
|
No. Registrasi BPOM |
TI225041161 |



