Health

4 Penyebab Ruam Merah Pada Kulit Bayi Setelah Demam

Tentunya penting bagi Anda, untuk mencari tahu penyebab ruam merah pada kulit pada si kecil, setelah sebelumnya mengalami demam. Karena bisa jadi ruam merah setelah anak mengalami demam tinggi, artinya sang anak sedang menderita salah satu penyakit yang serius. Adapun beberapa penyebab, dari munculnya ruam merah pada kulit bayi dan anak tersebut, antara lain:

1. Tanda infeksi

Munculnya ruam merah pada kulit yang disertai dengan demam tersebut, bisa jadi salah satu pertanda, tengah terjadi peradangan dalam tubuh. Penyebab peradangan atau infeksi tersebut, biasanya berasal dari paparan bakteri, atau juga virus yang mengganggu sistem imun tubuh.

Selain itu, infeksi tersebut hanya berlangsung selama beberapa hari saja. Nantinya ruam tersebut akan hilang dengan sendirinya, alias tidak ada efek samping jangka panjang.

2. Roseola Infantum

Adapun penyebab ruam merah di kulit bayi dan anak berikutnya adalah Roseola Infantum. Umumnya penyakit ini terjadi pada anak dengan usia di bawah 2 tahun. Ruam tersebut akan muncul ketika anak mengalami demam tinggi hingga 38, 8 hingga 40,5 derajat celcius.

Biasanya ruam tersebut akan berlangsung selama 3 hingga 7 hari saja, setelahnya demam pada tubuh anak menurun. Namun ada kalanya kondisi tersebut, disertai dengan beberapa gejala lain, seperti diare, tidak nafsu makan, pilek dan batuk.

Adapun ruam tersebut biasanya menyerang pada kulit tubuh, dan bisa menyebar ke bagian leher, wajah dan juga lengan. Yang menarik ruam tersebut tidak terasa gatal atau juga sakit, dan nantinya akan memudar selama 1 hingga 2 hari, setelah diobati.   

3. Fifth Disease

Adapun gejala ruam merah pada kulit lantaran Fifth Disease. Berasal dari infeksi virus, dalam hal ini Parvovirus B19 yang biasanya menyerang para balita, dan menyebabkan infeksi.

Infeksi dari virus tersebut, mudah sekali menyebar melalui bersin atau juga batuk. Adapun gejala ketika bayi mengalami infeksi yang satu ini yaitu demam, pilek dan juga sakit kepala.

Ruam merah pada kulit tersebut, akan jelas terlihat pada bagian pipi, namun ada juga yang mengalaminya di bagian bokong, lengan dan juga kaki. Setelah beberapa hari perawatan, anak akan sembuh dari infeksi tersebut.

4. Ruam karena popok

Ruam merah pada kulit bayi, juga bisa disebabkan oleh popok. Ini adalah masalah yang seringkali terjadi, dan tidak perlu Anda cemaskan, apalagi jika disertai dengan demam.

Umumnya kondisi tersebut terjadi karena infeksi kulit, yang muncul di sekitaran bokong, dan menyebar ke daerah di sekitarnya.

Adapun daerah yang terbilang rentan, terkena ruam tersebut adalah bagian kulit yang tertutup, seperti bokong, paha dan di sekitar alat kelamin, lantaran lembab. Kondisi seperti ini yang membuat kulit mudah terkena infeksi bakteri dan juga jamur.

Selain itu, ruam merah pada kulit bisa disebabkan oleh jenis penyakit lainnya, seperti Flu Singapura, DBD (Demam berdarah), demam Scarlet, atau bahkan COVID-19. Jadi ketika anak atau bayi Anda mengalami ruam, setelah  sebelumnya mengalami demam. Ada baiknya jika ditanami sesegera mungkin, guna mencegah penyakit yang lebih serius.