Banyak orang mencari cara menghilangkan bruntusan di wajah karena masalah kulit ini bisa bikin tekstur kulit terasa kasar dan nggak rata. Kelihatannya sepele, tetapi kondisi kayak gini ganggu dan bikin kamu kurang percaya diri, kan?
Mengatasi bruntusan di dahi sebenarnya nggak bisa asal, lho. Kamu harus paham lebih dulu apa penyebabnya, karena tiap jenis bruntusan membutuhkan penanganan yang berbeda.
Penyebab Bruntusan di Jidat
Bruntusan bukan sekadar masalah “kulit kotor”. Masalah kulit yang ditandai bintik-bintik kecil bergerombol yang bikin tekstur kulit kasar ini disebabkan mekanisme yang saling berkaitan.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan comedonal acne, yakni kondisi ketika pori-pori tersumbat oleh minyak (sebum) dan sel kulit mati. Bruntusan di dahi umum terjadi karena area tersebut termasuk bagian T-zone yang memiliki produksi sebum lebih tinggi.
Tabel di bawah ini menjelaskan penyebab bruntusan di jidat yang perlu untuk kamu ketahui.
|
Penyebab |
Penjelasan |
|
Produksi sebum berlebih |
Produksi minyak di wajah yang tinggi bikin pori-pori lebih mudah tersumbat sehingga memicu terbentuknya bruntusan. |
|
Penumpukan sel kulit mati |
Penebalan lapisan kulit (hyperkeratinization) menyebabkan sel kulit mati menumpuk dan menyumbat pori. |
|
Infeksi bakteri |
Bakteri Cutibacterium acne berperan dalam perkembangan bruntusan di jidat yang dapat berkembang menjadi jerawat aktif. |
|
Faktor hormon dan gaya hidup |
Perubahan hormon, stres, dan pola makan tinggi gula dapat memperparah produksi minyak dan memicu bruntusan. |
Cara Menghilangkan Bruntusan di Jidat
Perawatan wajah yang tepat bisa bantu kamu mengatasi kulit bruntusan di jidat. Berikut cara mengobati bruntusan di jidat yang bisa dilakukan menurut rekomendasi dermatologi.
1. Bersihkan Wajah secara Rutin
Gunakan facial wash lembut dua kali sehari, di pagi dan malam hari, yang akan mengangkat minyak berlebih, sisa kotoran, dan polutan yang menempel pada wajah sepanjang hari.
Jangan lupa pilih formula yang sesuai jenis kulit. Untuk kulit berminyak atau kombinasi, cari cleanser dengan kandungan salicylic acid untuk membantu mengontrol sebum. Untuk kulit sensitif, utamakan formula bebas pewangi dan minim bahan iritan.
2. Eksfoliasi 1–2 Kali Seminggu
Kerap diremehkan, eksfoliasi krusial sebagai cara menghilangkan bruntusan di jidat. Proses ini membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan menyumbat pori, yang adalah akar utama penyebab bruntusan di dahi.
Pakai eksfoliasi kimia yang mengandung AHA (glycolic acid) atau BHA (salicylic acid) untuk mengatasi bruntusan secara lebih efektif. Cukup lakukan 1–2 kali seminggu, karena kalau berlebihan justru bisa merusak skin barrier yang bikin kulit wajah gampang iritasi.
3. Gunakan Bahan Aktif yang Terbukti Secara Klinis
Tidak semua bahan pada skincare bekerja efektif untuk bruntusan. Dikutip dari jurnal Annals of Family Medicine (2023), ada beberapa bahan aktif yang secara klinis terbukti membantu mengatasi bruntusan di jidat.
- Salicylic acid: mampu menembus lapisan minyak di pori, mengangkat sel kulit mati dari dalam, dan mencegah penyumbatan baru.
- Retinoid: turunan vitamin A yang bekerja dalam mempercepat siklus regenerasi sel kulit untuk mencegah sel kulit mati menumpuk di dalam pori-pori.
- Benzoyl peroxide: efektif membunuh bakteri Cutibacterium acnes dan mengurangi peradangan yang memicu bruntusan.
Kombinasi retinoid topikal dengan benzoyl peroxide biasanya direkomendasikan dokter kulit untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang, termasuk bruntusan yang membandel.
4. Pilih Skincare Non-Komedogenik
Salah satu penyebab bruntusan gatal di jidat yang sering tidak disadari adalah penggunaan skincare yang bersifat komedogenik alias berisiko menyumbat pori. Bahan-bahan, seperti isopropyl myristate atau beberapa minyak mineral dapat memperparah pori tersumbat.
Pastikan setiap lapisan produk yang kamu pakai, mulai dari moisturizer, sunscreen, hingga foundation, berlabel non-komedogenik (non-comedogenic).
Ini berlaku juga untuk produk rambut, misalnya dry shampoo, pomade, dan hair spray yang mengenai area dahi bisa menjadi pemicu munculnya bruntusan di dahi.
5. Hindari Kebiasaan yang Memperparah Bruntusan
Ketika mengalami bruntusan di jidat, kamu mungkin nggak sabar buat ngilangin, kan? Terus kamu memegang wajah pakai tangan kosong. Namun, hal kayak gitu bikin bruntusan kamu makin parah dan lebih lama untuk hilang.
Ini dia beberapa kebiasaan yang perlu kamu hindari sebagai cara menghilangkan bruntusan di jidat dengan cepat.
- Menyentuh atau memencet bruntusan karena tangan membawa bakteri dan kotoran yang akan memperburuk peradangan.
- Tidak segera mencuci muka setelah olahraga atau aktivitas outdoor karena keringat bercampur kotoran dan minyak menciptakan lingkungan ideal untuk bruntusan.
- Gonta-ganti produk skincare terlalu cepat karena kulit memerlukan waktu setidaknya 4–8 minggu untuk menunjukkan respons terhadap produk baru.
- Tidur dengan makeup yang masih menempel yang membuat pori-pori wajah menjadi tersumbat semalaman.
6. Pertimbangkan Perawatan Medis
Saat tidak ada perbaikan setelah mencoba mengatasi bruntusan secara alami, kamu perlu konsultasi dengan dokter spesialis kulit. Biasanya, ada beberapa saran yang umum dokter berikan untuk menghilangkan bruntusan di jidat sebagai berikut.
- Retinoid topikal resep. Turunan vitamin A, seperti tretinoin, yang dapat membantu mengatasi bruntusan akibat pori tersumbat. Treatment ini kerjanya mempercepat regenerasi kulit dan mencegah penumpukan sel kulit mati di pori-pori.
- Chemical peeling. Prosedur eksfoliasi medis dengan cairan khusus, yakni salicylic acid, glycolic acid, atau lactic acid. Perawatan ini membantu membersihkan pori, mencerahkan kulit, dan mengurangi tekstur kasar akibat bruntusan.
- Terapi hormonal. Perawatan ini dianjurkan untuk kasus bruntusan akibat keadaan hormon yang tidak seimbang, misal sering muncul jelang menstruasi atau terjadi akibat sindrom polikistik ovarium (PCOS).
Baca Juga: Perbedaan Bruntusan dan Jerawat Hormonal yang Perlu Diketahui!
Berapa Lama Bruntusan di Jidat Hilang?
Dilansir dari Cleveland Clinic, bruntusan atau comedonal acne biasanya butuh waktu sekitar 8–12 minggu. Oleh karena itu, kamu harus konsisten menjaga kebersihan wajah, memakai skincare yang tepat, dan menghindari kebiasaan yang bikin kondisi kulit makin parah.
Namun, buat kondisi yang lebih bandel atau dipicu faktor hormon, pemulihan bisa memakan waktu lebih lama. Jika bruntusan nggak kunjung membaik atau makin meradang, lebih baik konsultasikan dengan dokter kulit untuk penanganan yang lebih sesuai.
Rekomendasi Produk untuk Bantu Hilangkan Bruntusan di Jidat
Selain menjaga kebersihan wajah dan eksfoliasi rutin, penggunaan skincare yang tepat juga bisa membantu mendukung kondisi kulit kamu biar tetap bersih dan terawat.
Pertimbangkan untuk memasukkan beberapa produk dari Natural Farm berikut ini ke dalam rutinitas skincare sebagai cara untuk menghilangkan bruntusan di jidat secara bertahap.
1. Neil & Son Tea Tree Topical Cream

Beli Neil & Son Tea Tree Topical Cream di Natural Farm
Kalau kamu punya bruntusan di jidat yang sering muncul karena kulit berminyak, produk dengan kandungan tea tree oil bisa jadi pilihan untuk melengkapi skincare routine kamu.
Neil & Son Tea Tree Topical Cream mengandung tea tree oil (Melaleuca Alternifolia) yang telah digunakan hampir 100 tahun di Australia. Bahan alami ini dikenal bersifat antiseptik untuk menghambat pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes, penyebab utama jerawat.
Kandungan Propanediol dan d-Panthenol berfungsi membantu menjaga kelembapan kulit. Nggak cuma itu, kandungan Crodamol GTCC dan Shea Butter juga berperan membantu mengurangi dehidrasi pada kulit wajah.
2. BREYLEE Salicylic Acid Cleansing Pads

Beli BREYLEE Salicylic Acid Cleansing Pads di Natural Farm
Kalau bruntusan terasa muncul karena pori-pori tersumbat, kamu bisa mulai dari langkah simpel seperti eksfoliasi ringan.
BREYLEE Salicylic Acid Cleansing Pads dengan kandungan Salicylic Acid diformulasikan untuk membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat sekaligus membersihkan dan mencegah jerawat.
Desain lembaran katun dengan dua sisi dirancang agar lebih praktis, sehingga cocok untuk kamu yang ingin serba cepat. Kamu bisa pakai secara rutin sebagai bagian dari perawatan untuk membantu menjaga kulit tetap bersih dan terasa lebih halus.
3. Derma E Deep Pore Cleansing Wash

Beli Derma E Deep Pore Cleansing Wash di Natural Farm
Kalau kamu merasa wajah cepat berminyak, pemilihan facial wash juga berperan penting. Derma E Deep Pore Cleansing Wash diformulasikan untuk membantu membersihkan pori secara menyeluruh tanpa membuat kulit kering.
Kandungan Salicylic Acid membantu proses eksfoliasi dan membuka pori yang tersumbat. Diperkaya Tea Tree Oil, Willow Bark Extract, Lavender Oil, dan Chamomile Extract untuk menenangkan kulit serta membantu mencegah munculnya jerawat.
Cocok buat kamu yang hendak menjaga kebersihan kulit sebagai langkah awal mengatasi bruntusan di jidat. Kamu bisa pakai secara rutin pagi dan malam buat membantu menjaga keseimbangan kulit.
4. Cetaphil Daily Exfoliating Cleanser

Beli Cetaphil Daily Exfoliating Cleanser di Natural Farm
Buat kamu yang mau eksfoliasi tapi tetap gentle di kulit, cleanser dengan exfoliating ringan bisa jadi pilihan.
Cetaphil Daily Exfoliating Cleanser dengan kandungan Aloe Vera, Vitamin B5, dan Vitamin E membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus membersihkan wajah tanpa bikin kulit terasa kering atau tertarik.
Formula eksfoliasinya dirancang khusus untuk membantu membersihkan wajah dari minyak, kotoran, dan penumpukan sel kulit mati tanpa membuat skin barrier terganggu. Nggak perlu khawatir, produk ini nyaman digunakan harian tanpa khawatir kulit terasa terlalu kering atau over-exfoliated.



