Penyebab kaki pecah-pecah ternyata lebih beragam dari yang banyak orang sangka. Bukan cuma kulit kering, kebiasaan sampai kondisi kesehatan juga bisa bikin kulit kaki jadi kasar, retak, hingga terasa perih.
Jika dibiarkan, kaki pecah-pecah bisa bikin aktivitas sehari-hari kamu kurang nyaman. Akan tetapi, nggak perlu khawatir! Kondisi ini umumnya bisa diatasi asalkan kamu tahu penyebab kaki pecah-pecah dan kering beserta cara mengatasinya yang tepat.
Apa yang Dirasakan Saat Kaki Pecah-Pecah?
Orang yang mengalami kaki pecah-pecah umumnya merasa kulit di sekitar tumit kasar dan menebal. Kalau dibiarin, kulit itu bakal retak dan membentuk garis-garis kecil yang makin lama makin dalam.
Kamu mungkin juga ngerasa gatal, perih, atau bahkan sedikit berdarah saat kulitnya sudah pecah cukup dalam. Rasa nggak nyaman ini biasanya makin terasa pas kamu berdiri lama atau memakai sandal yang terbuka di bagian sekitar tumitnya.
Baca Juga: 10 Buah yang Mengandung Kolagen untuk Kulit Sehat & Awet Muda
Penyebab Kaki Pecah-Pecah yang Umum
Ada banyak hal yang dapat bikin telapak kaki pecah-pecah, mulai dari kebiasaan sehari-hari sampai kondisi kesehatan tertentu.
Berikut ini adalah beberapa penyebab kaki pecah-pecah yang paling sering ditemukan.
1. Kulit Kaki Terlalu Kering
Kulit kaki yang terlalu kering adalah salah satu penyebab utama kaki pecah-pecah. Pas kulit kering dan kekurangan kelembapan, lapisan paling luarnya akan lebih kaku dan kehilangan elastisitas, sehingga lebih gampang retak pas kena tekanan.
Penelitian Journal of Foot and Ankle Research (2015) menunjukkan kalau area retakan kulit tumit punya tingkat hidrasi 73% dan elastisitas kulit 50% lebih rendah dibandingkan kulit kaki normal. Itu artinya, kamu harus menjaga kelembapan kulit kaki biar tetap lentur dan nggak gampang pecah-pecah.
2. Penumpukan Kulit Mati dan Kapalan
Pernah ngerasa tumit atau telapak kakimu lebih tebal dan kasar? Nah, kondisi ini umumnya terjadi karena penumpukan kulit mati atau kapalan akibat gesekan dan tekanan berulang.
Sebenarnya, kapalan menjadi cara alami tubuh untuk melindungi kaki. Akan tetapi, bila kulit yang menebal ini semakin kering dan kehilangan kelenturannya, permukaannya dapat lebih gampang retak pas kaki menopang berat badan.
3. Tekanan Berlebih pada Telapak Kaki
Setiap hari, kaki kamu kerja keras buat menopang berat badan pas jalan atau berdiri. Kalau tekanan yang diterima tumit terlalu besar atau terjadi terus-menerus, kulit di bagian ini bisa lebih gampang meregang hingga akhirnya retak.
Berat badan berlebih juga bikin tekanan di kaki semakin besar. Studi dalam Northern Clinics of Istanbul (2018) menyebut kalau penebalan kulit kaki (plantar hyperkeratosis) terjadi pada 46,4% orang obesitas.
Jadi, kelebihan berat badan dan obesitas nyatanya juga punya pengaruh signifikan terhadap meningkatnya masalah kulit kaki, seperti penebalan kulit.
4. Diabetes
Kaki pecah-pecah juga lebih gampang terjadi kalau kamu punya kondisi kesehatan tertentu, salah satunya diabetes. Pada penderita diabetes, perubahan pada kondisi kulit bikin kaki lebih gampang kering, kasar, dan rentan mengalami retakan.
Penelitian dalam Journal of Tissue Viability (2019) menemukan penderita diabetes memiliki jumlah retakan permukaan di kulit (superficial fissures) tiga kali lebih banyak daripada orang yang tidak diabetes. Kulit kaki penderita diabetes juga lebih kaku dan kurang lembap.
5. Sering Pakai Sandal atau Jalan Tanpa Alas Kaki
Pakai sandal yang terbuka memang terasa lebih nyaman. Akan tetapi, tipe alas kaki ini bisa bikin tumit menerima tekanan yang lebih besar karena bagian belakang kaki nggak punya perlindungan yang cukup.
Selain itu, terlalu sering nyeker alias berjalan tanpa alas kaki juga bikin kulit kaki lebih sering kena gesekan dari permukaan kasar. Kalau kondisi kulit sudah kering, retakan bisa muncul lebih gampang dan menjadi penyebab tumit pecah-pecah.
Maka dari itu, kamu harus lebih aware dan bisa memilih alas kaki tertutup biar kulit kaki lebih terlindungi dan nggak terlalu ke-expose.
6. Pertambahan Usia
Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami perubahan alami. Produksi minyak alami di kulit akan menurun dan bikin kulit jadi lebih gampang kering. Nggak cuma itu, kemampuan kulit mempertahankan kelembapannya juga akan ikut berkurang.
Akibatnya, kulit kakimu bisa terasa lebih kasar, kurang elastis, serta lebih mudah mengalami retakan. Karena itu, perawatan kaki perlu lebih diperhatikan saat usia mulai bertambah.
7. Kurang Asupan Nutrisi dan Cairan
Tubuh yang kekurangan cairan bikin kulit kehilangan kelembapan dari dalam, termasuk kulit di area tumit. Asupan nutrisi yang nggak seimbang juga ikut memengaruhi kemampuan kulit memperbaiki dirinya sendiri.
Beberapa nutrisi, kayak zinc, vitamin E, dan asam lemak omega-3, memiliki peranan penting menjaga lapisan pelindung kulit tetap sehat. Kalau asupan tersebut kurang, akibatnya kaki pecah-pecah bisa lebih sering kambuh meski kamu sudah rajin pakai pelembap.
Kenapa kaki kamu bisa pecah-pecah?
Kaki pecah-pecah terjadi saat kulit kehilangan kelembapan dan elastisitasnya. Kondisi ini dapat diakibatkan oleh kulit terlalu kering, penumpukan kulit mati dan kalapan, tekanan di kulit yang berlebihan akibat berdiri terlalu lama atau obesitas, diabetes, kebiasaan jalan tanpa alas, pertambahan usia, kurang cairan, hingga defisiensi nutrisi, termasuk zinc, vitamin E, dan omega-3.
Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah
Kabar baiknya, kaki pecah-pecah umumnya bisa kamu atasi dengan perawatan yang tepat.
Kamu bisa coba beberapa cara mengatasi kaki pecah-pecah berikut ini agar kulit kaki lebih lembap dan nggak gampang retak di kemudian hari.
- Rutin pakai pelembap. Oleskan krim pelembap yang mengandung petroleum jelly atau urea sehabis mandi dan sebelum tidur biar kulit tetap lembap.
- Rendam kaki dengan air hangat. Rendam kaki selama 10–15 menit untuk bantu melunakkan kulit yang kering dan keras sebelum perawatan.
- Angkat kulit mati secara perlahan. Setelah direndam, gosok tumit menggunakan batu apung atau foot file dengan lembut.
- Pilih alas kaki yang tepat. Pilih alas kaki yang menutup tumit dan punya bantalan yang nyaman, hindari nyeker buat mengurangi gesekan di kaki.
- Minum air putih cukup. Minum air putih yang cukup, minimal 2 liter per hari dapat bantu menjaga kelembapan kulit dari dalam biar tumit nggak gampang kering.
- Gunakan minyak alami. Oleskan minyak kelapa atau minyak zaitun ke kaki yang pecah-pecah sebelum tidur buat bantu menjaga kelembapan kulit.
- Kurangi tekanan pada tumit. Hindari berdiri terlalu lama dan jaga berat badan guna mengurangi tekanan pada tumit agar retakan nggak semakin parah.
- Periksa ke dokter. Segera konsultasikan kalau kondisi tumit nggak membaik disertai keluarnya berdarah, infeksi, rasa nyeri intens, atau kamu mengidap diabetes.
Baca Juga: Panduan Perawatan Kulit Harian yang Tepat Sesuai Jenis Kulit
Rekomendasi Produk untuk Kaki Pecah-Pecah
Nggak mau tumit pecah-pecah terus ganggu penampilan dan bikin kamu nggak pede pakai sandal, kan? Yuk, mulai rawat kaki kamu sekarang pakai rekomendasi produk dari Natural Farm berikut ini.
1. Neil & Son Calendula Cream

Beli Neil & Son Calendula Cream 50 ml di Natural Farm
Kulit kaki yang kering dan kasar biasanya jadi tanda kalau kelembapannya mulai berkurang. Nah, kalau tumit atau bagian kaki kamu mulai terasa kaku dan nggak nyaman saat berjalan, coba tambahkan pelembap ke rutinitas perawatan harian.
Neil & Son Calendula Cream ini punya kandungan ekstrak calendula (Calendula officinalis) buat bantu menjaga kelembapan kulit biar lebih lembut dan nyaman. Tekstur ringan, mudah diratakan, dan nyaman digunakan buat merawat area kulit yang butuh perhatian ekstra.
Cukup oleskan rutin pada bagian kaki yang terasa kering, terutama sehabis mandi. Produk ini bisa kamu jadikan pelengkap perawatan kaki, tapi tetap imbangi dengan kebiasaan baik seperti menjaga kebersihan kaki dan pakai alas kaki yang nyaman.
|
Nama Produk |
Neil & Son Calendula Cream 50 ml |
|
Kandungan Utama |
Calendula officinalis flower extract, Aloe barbadensis extract, d-Panthenol, Shea butter extract |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Pakai |
Oleskan secukupnya pada area kulit wajah atau tubuh yang bermasalah. |
|
No. Registrasi BPOM |
NA18230106901 |
2. Bio Oil Body Lotion

Beli Bio Oil Body Lotion 175 ml di Natural Farm
Kaki pecah-pecah sering berawal dari kulit yang kering dan hilang kelembapan. Jadi, selain merawat tumit yang bermasalah, penting buat menjaga kulit kaki tetap lembap setiap hari.
Bio Oil Body Lotion punyai formula dengan kandungan minyak 42% serta bahan pelembap yang membantu menjaga hidrasi kulit. Tekstur ringan dan cepat menyerap, jadi nyaman banget dipakai sehari-hari tanpa membuat kulit terasa lengket.
Pakai losion setelah mandi atau ketika kulit mulai terasa kering agar kelembapan kulit tetap terjaga. Produk ini bisa menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit, bukan pengganti pola hidup sehat maupun penanganan medis jika terdapat luka atau retakan yang dalam.
|
Nama Produk |
Bio Oil Body Lotion 175 ml |
|
Kandungan Utama |
Vitamin E, Vitamin F, Vitamin A, Rosehip Oil, Jojoba Seed Oil, Calendula Extract, Pseudo-Ceramide, Bisabolol, Tocopherol, Urea, Glycerin, Hyaluronic Acid, Lactic Acid, Sodium Lactate, Sodium PCA. |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Pakai |
Kocok sebelum digunakan. Gunakan secukupnya dua kali sehari di pagi dan malam hari. |
|
No. Registrasi BPOM |
ND53230100001 |
3. Bio Oil Dry Skin Gel

Beli Bio Oil Dry Skin Gel 100 ml di Natural Farm
Jika kulit kaki kamu terasa kering sampai kasar atau bersisik, pelembap yang punya tekstur lebih intens bisa bantu memberikan kelembapan ekstra. Apalagi kalau tumit sering terasa kaku dan kurang nyaman pas beraktivitas.
Bio Oil Dry Skin Gel memiliki formula yang membantu mengunci kelembapan di permukaan kulit. Tekstur gelnya unik karena bisa berubah jadi minyak pas dipakai, jadi kulit terasa lebih lembut dan nyaman dan pastinya non-comedogenic.
Oleskan ke area kaki yang kering secara rutin, khususnya setelah mandi atau sebelum tidur. Produk ini bisa jadi tambahan perawatan kulit kering, tapi kalau retakan dalam, terasa nyeri, atau mengalami luka, sebaiknya kamu konsultasikan sama dokter spesialis kulit.
|
Nama Produk |
Bio Oil Dry Skin Gel 100 ml |
|
Kandungan Utama |
87% minyak, emollient (shea butter), humectant (glycerine dan urea), vitamin B3. |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Pakai |
|
|
No. Registrasi BPOM |
ND53180105001 |
4. Nutriwell Aloe Vera Soothing Gel

Beli Nutriwell Aloe Vera Soothing Gel 100 ml di Natural Farm
Setelah seharian beraktivitas, kaki juga dapat terasa kurang nyaman, apalagi kalau sering berdiri lama atau banyak berjalan. Nah, pakai gel yang punya sensasi menenangkan bisa membantu membuat kulit kaki terasa lebih nyaman.
Nutriwell Aloe Vera Soothing Gel mengandung ekstrak aloe vera alias lidah buaya, mampu memberi sensasi lembap dan menyegarkan pada kulit. Teksturnya ringan, cepat meresap, dan nyaman digunakan kapan aja pas kulit butuh kelembapan tambahan.
Oleskan gel seperlunya setelah membersihkan kaki atau saat kulit terasa kering. Produk ini bisa jadi pelengkap perawatan kaki agar kulit tetap terasa lembap dan nyaman. Tapi, kamu tetap harus konsultasi ke dokter kalau kaki pecah-pecah tambah parah, ya.
|
Nama Produk |
Nutriwell Aloe Vera Soothing Gel 100 ml |
|
Kandungan Utama |
99% ekstrak aloe vera |
|
Manfaat |
|
|
Aturan Pakai |
Oleskan secukupnya secara merata ke kulit wajah atau tubuh. |
|
No. Registrasi BPOM |
NA18230106759 |



