Health

Dear Mom, Ini Dia yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam!

By Erwin |

Sebagai orang tua, tentu Anda tidak tega melihat anak lemas dan rewel karena demam. Maka dari itu, wajar jika Anda melakukan berbagai cara agar bisa menurunkan demam dengan cepat dan efektif. Hanya saja, pastikan bahwa langkah yang Anda lakukan bukanlah hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam, ya!

Kalau begitu, apa saja ya hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam? Berikut ini 5 hal yang sebaiknya Anda hindari pada saat buah hati mengalami demam.

1. Keliru Pilih Obat

Begitu anak sakit, tentu hal pertama yang terlintas di kepala Anda adalah memberikan obat. Hanya saja, perhatikan dulu apa saja kandungan yang tercantum pada kemasan — untuk demam, pilih obat yang mengandung ibuprofen atau paracetamol. Di samping itu, berikan obat yang dosisnya sesuai berat badan anak.

Dalam memberikan obat demam untuk anak, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan berikan anak obat yang biasa diminum orang dewasa.
  • Jangan berikan aspirin, yang bisa menimbulkan sindrom Reye.
  • Jangan berikan paracetamol kepada anak berusia di bawah 3 tahun (kecuali dengan resep dokter).
  • Jangan berikan ibuprofen kepada anak berusia di bawah 6 tahun.

2. Kompres Es atau Alkohol

Kesalahan lain yang tidak boleh dilakukan saat anak demam adalah menggunakan kompres es, dingin, atau alkohol. Bahkan ada yang memandikan anak dengan air dingin karena dipercaya bisa mempercepat suhu tubuh turun. Sayangnya, praktik yang keliru ini masih sering dilakukan sampai sekarang.

Padahal, cara tersebut tidak boleh dilakukan ketika anak demam. Pasalnya, kompres es atau dingin justru menurunkan suhu terlalu cepat. Saat mandi air dingin, suhu tubuh juga hanya turun saat anak mandi — setelah itu, suhu tubuh tetap akan kembali tinggi.

Sementara itu, kompres menggunakan alkohol malah bisa memicu masalah kulit dan bahkan dehidrasi. Sebaiknya, gunakan kompres air hangat yang bisa bantu melebarkan pembuluh darah agar panas tubuh berkurang.

3. Tetap Melakukan Aktivitas Seperti Biasa

Hal berikutnya yang tidak boleh dilakukan saat anak demam adalah mengajak anak agar tetap beraktivitas seperti biasa. Seperti halnya ketika orang sakit, anak justru harus beristirahat dan mengurangi aktivitasnya. Soalnya, istirahat bisa bantu sistem kekebalan tubuh anak berfungsi lebih baik untuk melawan infeksi. 

Karena pada dasarnya, demam adalah cara alami tubuh melawan infeksi ataupun penyakit lainnya. Sehingga ketika anak demam, artinya tubuh berfungsi dengan normal. Maka dari itu, biarkan anak tidur dan beristirahat lebih lama agar tubuhnya bisa melawan infeksi dengan lebih baik.

4. Memaksa Anak Makan

Makan lebih banyak = lebih cepat sembuh? Kepercayaan tersebut sebenarnya keliru. Wajar jika anak kurang nafsu makan saat sakit, dan Anda tidak perlu terlalu khawatir. Yang penting adalah memastikan kebutuhan cairan anak selalu terpenuhi agar buah hati tidak dehidrasi. Apalagi tubuh lebih cepat kehilangan cairan ketika suhunya naik.

Daripada memaksa anak makan, lebih baik sajikan makanan yang teksturnya lunak dan lembut. Atau berikan makanan berkuah yang bisa membuat anak merasa lebih nyaman.

Normalnya, demam akan mereda setelah 3-4 hari. Maka dari itu, tindakan berlebih yang tidak boleh dilakukan saat anak demam malah bisa memperparah kondisi buah hati. Ketika anak demam, Anda tak perlu panik, kok. Segera periksakan anak ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan yang tepat.

Share

Trending Article

Tips Memilih Vitamin Penggemuk Badan dari Buah dan Sayur Agar Mencapai Keseimbangan Nutrisi Optimal

Vitamin B6 untuk Apa? Ini 5 Manfaatnya!

7 Vitamin Tulang

Manfaat Vitamin B Complex Yang Bagus

Tak Hanya Berfungsi Menjaga Kesehatan Mata, Ternyata Ini Dia Manfaat Vitamin A Bagi Tubuh

Yuk Kenali Berbagai Manfaat Vitamin B untuk Kesehatan Tubuh

Article Category