Health

8 Gejala PMS dan 6 Tips Cara Mengatasinya

Apa Itu PMS Atau Sindrom Prahaid?

Premenstrual syndrome (PMS) atau sindrom prahaid adalah kondisi yang terjadi sebelum wanita datang bulan. Gejala-gejala PMS bisa mempengaruhi fisik, mental, dan emosional. Dikutip dari Mayo Clinic, PMS memiliki banyak tanda dan gejala, termasuk naik turun suasana hati, payudara keras, ngidam makanan, pingsan, cepat marah, hingga depresi. Diperkirakan, 3 dari 4 mengalami sindrom prahaid. Gejala PMS dapat terjadi berulang dan dapat diprediksi. Namun, perubahan fisik dan emosional yang Anda alami sebagai sindrom prahaid dapat bervariasi, dari ringan hingga intens.

Apa Gejala PMS?

Siklus menstruasi wanita rata-rata adalah 28 hari. Sementara itu, ovulasi, yaitu periode ketika sel telur dilepaskan dari indung telur, terjadi pada hari ke-14 dari siklus. Menstruasi pada hari ke-28 dari siklus. Gejala PMS dapat dimulai sekitar hari ke-14 dan berlangsung hingga tujuh hari setelah menstruasi dimulai. Gejala sindrom prahaid biasanya ringan sampai sedang. Tingkat keparahannya pun bervariasi, tergantung individu masing-masing.

Gejala PMS yang bisa dilihat secara fisik berupa:

  • Emosi menjadi lebih cepat marah dan kesal
  • Pusing atau pingsan
  • Suasana hati yang cepat berubah
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada payudara, pembengkakan payudara
  • Rendahnya hasrat berhubungan seksual
  • Konstipasi atau diare
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki, tangan,
  • Jerawat.

Gejala-gejala yang merupakan perubahan perilaku diantaranya depresi, stres, merasa kecemasan, cepat menangis, dan sulit untuk konsentrasi. Gejala fisik lainnya juga termasuk pembengkakan di sekitar abdomen dan kelelahan. Gejala PMS terkadang ringan dan tidak terdeteksi, namun terkadang ada juga yang berat dan sangat jelas terlihat.

Bagi sebagian orang, rasa sakit secara fisik dan stres emosional yang cukup parah memengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Namun, apapun keparahan gejalanya, tanda dan gejala biasanya menghilang dalam waktu empat hari setelah periode menstruasi dimulai. Namun pada sebagian kecil wanita, gejala prahaid membuat mereka tidak bisa melakukan apapun. 

Beberapa Cara Mudah Mengatasi Gejala PMS

Keluhan gejala PMS yang masih bersifat ringan dapat diatasi dengan cara sederhana di rumah. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi gejala PMS yang muncul:

  1. Mengonsumsi makanan kaya akan karbohidrat kompleks dan kalsium
    Konsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, beras merah, kentang, dan kacang-kacangan, dapat mengatasi nafsu makan yang meningkat selama PMS dan mengatur kadar gula darah menjadi lebih stabil. Untuk mengatasi gejala PMS ini, Anda disarankan mengonsumsi makanan kaya karbohidrat kompleks dengan porsi yang sedikit, tetapi lebih sering. Selain itu, memenuhi asupan kalsium harian juga dapat mengatasi gejala PMS, seperti perut kembung, payudara nyeri, dan perubahan suasana hati. Anda bisa memperoleh manfaat kalsium ini dengan mengkonsumsi sayuran hijau, susu dan produk olahannya, serta ikan salmon.
     
  2. Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein
    Sindrom pramenstruasi juga sering kali menyebabkan perut kembung dan susah tidur. Nah, untuk mencegah gejala tersebut kian memburuk, batasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein, seperti kopi dan teh.
     
  3. Berhenti merokok
    Suatu studi menunjukkan bahwa kebiasaan merokok dapat memicu gejala PMS menjadi semakin berat. Studi lain juga menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur dan memicu menopause dini. Oleh karena itu, bila Anda memiliki kebiasaan merokok, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut mulai dari sekarang. Selain dapat mengatasi gejala PMS, Anda juga terhindar dari risiko menopause dini.
     
  4. Rutin berolahraga
    Cara mengatasi gejala PMS lainnya adalah dengan rutin berolahraga. Saat berolahraga, tubuh akan melepas hormon endorfin yang dapat memicu perasaan senang, membuat tubuh lebih rileks, dan mengurangi rasa sakit akibat PMS.
    Tak hanya mengatasi gejala PMS, rutin berolahraga juga dapat mengurangi stres, kelelahan, susah tidur, dan depresi. Anda bisa berolahraga ringan dengan berjalan cepat, bersepeda, atau berenang setidaknya 30 menit sebanyak 5 kali dalam seminggu.
     
  5. Beristirahat yang cukup
    Kurang tidur diketahui dapat menimbulkan gejala PMS, seperti kelelahan, kecemasan, dan mood swing. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk selalu mencukupi waktu istirahat setidaknya 7–8 jam setiap malam untuk mencegah munculnya keluhan tersebut. Selain beberapa cara di atas, Anda juga disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan banyak minum air putih, mengonsumsi buah-buahan, dan menghindari makanan cepat saji guna mengatasi gejala PMS.
     
  6. Menggunakan essential oil
    Essential oil dapat meringankan stress. Seperti pada Belli To Baby Essential Oil Cheer Up.

    Manfaat :
  • Mengembalikan keceriaan pada anak
  • Memperbaiki kondisi emosional
  • Mengurangi ketidaknyamanan selama PMS ( Pra Menstruasi Syndrome )

Semoga artikel tentang gejala PMS ini bermanfaat ya, Natural Buddy! Jangan lupa pantengin terus media sosial Natural Farm di @naturalfarm.id dan website Natural Farm (www.naturalfarm.id) untuk tahu info dan promo menarik lainnya. Happy Healthy Habits semua! ☺

 

 

Sumber:

https://www.halodoc.com/artikel/cara-menghilangkan-nyeri-haid-tanpa-oba