Health

Ini Dia 5 Macam Terapi yang Ampuh Atasi Gangguan Insomnia

Insomina merupakan gangguan tidur yang dikeluhkan oleh banyak orang. Penderita insomnia umumnya memiliki kualitas tidur yang buruk sehingga berdampak pada kegiatan di keesokan harinya. Sebagian penderita bahkan memiliki ketergantungan terhadap obat tidur untuk mengatasi gangguan insomnia. Untuk menghindari hal tersebut, psikater biasanya akan menyarankan penderitanya untuk melakukan terapi insomnia.

Terapi ini perlu dilakukan karena sebagian besar kasus insomnia disebabkan oleh kebiasaan kurang tidur, kecemasan, hingga depresi. Terdapat lima macam terapi yang ampuh atasi masalah sulit tidur yaitu:

1. Terapi Kognitif 

Terapi kognitif merupakan terapi yang diberikan oleh psikiater melalui pemberian edukasi dengan cara mengoreksi keyakinan penderita insomia mengenai tidur. Mereka biasanya kesulitan tidur karena perasaan khawatir yang berlebihan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik. 

2. Terapi Relaksasi

Terapi insomnia relaksasi dapat dilakukan dengan cara meditasi dimana psikiater akan memberikan arahan kepada pasien untuk memusatan perhatiannya pada sebuah target yang netral. Teknik ini merupakan pengalihahan perhatian dari pikiran-pikiran negatif yang biasanya muncul saat akan tidur. Dengan begitu penderitanya bisa lebih santai dan terbebas dari segala bentuk ketegangan pikiran tersebut. 

3. Terapi Stimulus Kontrol 

Terapi ini bertujuan untuk memberikan  gambaran kepada pasien bahwa tempat tidur hanya berkaitan dengan rasa kantuk dan bukan dengan aktivitas yang membuat terjaga seperti membaca atau menonton televisi.

Jika tidak bisa tertidur dalam jangka waktu 15 hingga 20 menit, psikiater akan menganjurkan pasien untuk bangun dari tempat tidur dan melakukan kegiatan lain hingga mengantuk. Teknik dalam terapi insomnia ini akan dilakukan berulang kali sesuai kebutuhan. 

4. Terapi Sleep Hygiene

Pada terapi sleep hygiene psikiater akan mengedukasi pasien untuk bisa meningkatkan pemeliharaan kualitas tidur dengan  cara merubah kebiasaan sehari-hari yang menyebabkan insomnia. Misalnya dengan mematikan lampu sebelum tidur, tidak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein enam jam sebelum tidur serta tidak boleh membawa ponsel ke atas tempat tidur. 

5. Terapi Sleep-restriction 

Sleep-restriction atau terapi pembatasan tidur dilakukan berdasarkan fakta bahwa lamanya waktu di tempat tidur seringkali menjadi penyebab gangguan insomnia semakin memburuk. Psikater akan mengarahkan pasien untuk memiliki perilaku tidur yang lebih teratur dan efisien.

Mengurangi Gangguan Insomnia dengan Olahraga Yoga dan Berajalan Kaki

Agar gangguan insomnia semakin berkurang, Kamu bisa melakukan olahraga yang dapat membuat tubuh rileks seperti yoga dan berjalan kaki. Kedua olahraga ini sangat membantu penderita insomnia untuk merelaksasi pikiran, Lakukanlah olahraga yoga di alam terbuka atau berjalan kaki dengan memerhatikan alam di sekitar, suara kicauan burung atau air sungai mengalir juga bisa membantu menjernihkan pikiran yang menganggu. 

Apabila masalah kesulitan tidur masih di tahap ringan, terapi bisa dilakukan secara mandiri di rumah dengan menggunakan essential oil atau minyak atsiri lavender. Bunga lavender sendiri telah digunakan selama berabad-abad karena memiliki banyak manfaat salah satunya adalah membantu penderita insomnia untuk mendapakan tidur yang berkualitas.

Dari sekian banyak produk minyak atsiri lavender yang ada. Essenzo Lavender Oil merupakan produk essential oil yang ampuh mengatasi insomnia.  Terbuat dari 100% konsentrasi liquid lavender alami tanpa bahan campuran apapun, Essenzo Lavender Oil memiliki khasiat untuk membuat tidur lebih nyenyak dan berkualitas. 

Jika Kamu mengalami masalah sulit tidur yang tak kunjung membaik, Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengunjungi psikiater dan melakukan terapi insomnia yang paling tepat. Untuk mendukung proses terapi Kamu juga bisa menggunakan essential oil yang telah direkomendasikan di atas sesaat sebelum tidur.