Health

Menstruasi Tidak Teratur? Ini Penyebab Yang Harus Dihindari!

Haid atau menstruasi ini merupakan suatu siklus bulanan yang pasti akan dialami oleh wanita yang sudah memasuki masa pubertas. Menstruasi ini juga  memiliki periode waktu dan berlangsung sekitar 4–6 hari. meskipun hal ini disebut dengan periode bulanan, tetapi ada sebagian wanita yang mengalami fase menstruasi kurang teratur sehingga haid tidak datang setiap bulan. Ada beberapa hal yang membuat haid ini tidak teratur. Mulai dari permasalahan kesehatan ringan hingga serius yang membutuhkan penanganan dari dokter. Lalu, apa saja penyebab menstruasi tidak lancar?

Beberapa hal yang menyebabkan haid tidak teratur

  1. Stress, jika Anda tidak dapat mengelola stress dengan baik maka dapat mempengaruhi gaya hidup menjadi tidak sehat. Ketika stress melanda, biasanya Anda juga dapat mengalami kenaikan atau penurunan berat badan yang signifikan. Terlebih lagi ketika Anda sedang melakukan diet maka pola diet yang ekstrim dan kurang tepat ini juga dapat berdampak pada menstruasi tidak normal.
  2. Polip rahim atau fibroid, merupakan suatu pertumbuhan tumor kecil jinak yang menempel pada lapisan dinding rahim. Meskipun tumor ini bersifat jinak, tetapi juga dapat menyebabkan pendarahan hebat dan rasa haid yang sangat nyeri selama melakukan periode menstruasi. 
  3. Ovarium prematur, merupakan suatu kondisi yang terjadi pada wanita di bawah usia 40 tahun, di mana indung telurnya sudah tidak berfungsi dengan normal. Keadaan ini dapat mempengaruhi adanya siklus menstruasi yang menjadi berhenti dan mirip dengan fase menopause.
  4. Mengonsumsi pil KB, terlalu banyak mengonsumsi pil KB juga dapat mempengaruhi periode haid. Hal ini karena pil KB mengandung kombinasi hormon estrogen dan progestin. Sehingga beberapa wanita yang mengonsumsi ini akan mengalami menstruasi yang tidak teratur setelah menghentikan pil KB.

Cara menangani nyeri haid

  1. Memberikan kompres hangat pada perut, untuk mengurangi nyeri haid yang pertama yaitu dengan menempelkan kompres hangat pada area perut dan punggung pada bagian bawah selama 15 hingga 20 menit, Anda dapat mengompresnya sebanyak 3 kali dalam sehari. Bahkan, riset membuktikan bahwa terapi ini juga hampir sama efektifnya dengan obat pereda nyeri.
  2. Melakukan pijatan lembut. Anda juga perlu melakukan pijatan dengan gerakan melingkar pada perut yang masih terasa nyeri selama 5 menit. Melakukan cara ini juga dapat dibarengi dengan memberikan kompres hangat. Untuk minyaknya, Anda dapat menggunakan campuran minyak kelapa atau minyak esensial seperti halnya lavender, cengkeh dan kayu manis. Karena minyak tersebut bersifat anti radang dan anti nyeri alami yang baik untuk membantu meredakan nyeri haid.
  3. Menghindari makanan dan minuman tertentu, selama mengalami menstruasi sebaiknya Anda juga menghindari atau membatasi asupan pada beberapa makanan yang dapat menyebabkan perut kembung serta kelebihan cairan pada tubuh. Seperti halnya makanan yang berlemak, minuman kafein, beralkohol, bersoda hingga makanan asing. Dengan membatasi makanan dan minuman tersebut dapat membantu Anda untuk meringankan rasa sakit serta mengurangi rasa kram di perut. Anda juga dapat mengonsumsi teh dengan campuran jahe atau daun mint. Minuman yang tersebut dapat membantu Anda untuk meringankan nyeri dan mencegah perut kembung ketika haid.
  4. Melakukan teknik relaksasi, Anda dapat melakukan teknik relaksasi seperti halnya meditasi, pilates dan yoga. Hal ini dapat membantu untuk mengalihkan perhatianmu dari rasa nyeri dan tidak nyaman saat haid. Bahkan, ada beberapa pose yoga yang dapat meredakan nyeri punggung ketika menstruasi.