Health

Tahukah Anda Jika Ada Siklus Haid Normal Dan Tidak Normal? Yuk, Kita Bahas!

Siklus menstruasi ini merupakan suatu rangkaian perubahan yang pasti dialami oleh tubuh wanita di setiap bulannya yang dianggap sebagai persiapan untuk kemungkinan kehamilan. Setiap bulan wanita akan mengalami ovarium yang melepaskan sel telur, proses ini disebut dengan ovulasi. Perubahan hormon yang dialami juga memiliki fungsi untuk mempersiapkan kehamilan. Apabila ovulasi yang terjadi dan sel telur ini tidak dibuahi, maka lapisan rahim ini akan dikeluarkan vagina dan proses ini yang disebut dengan menstruasi, tetapi jika Anda sedang merencanakan kehamilan, Anda perlu melacak siklus menstruasi yang penting dilakukan oleh setiap wanita jika sudah memasuki masa pubertas. Hal ini dilakukan apakah siklus menstruasi yang dialami tersebut normal atau tidak.

Mengenal siklus haid secara normal

Siklus menstruasi yang dialami oleh kebanyakan para wanita dapat dihitung mulai dari hari pertama hingga hari berikutnya. Tetapi hal ini tidak sama untuk setiap wanita. Umumnya, menstruasi ini akan terjadi setiap 21 hingga 35 hari dan berlangsung selama dua atau tujuh hari. beberapa tahun pertama saat menstruasi dimulai, seorang wanita akan mengalami siklus menstruasi yang panjang. Tetapi, hal ini akan cenderung memendek dan menjadi lebih sering teratur seiring dengan bertambahnya usia, siklus ini juga biasanya ditandai dengan durasi yang sama di setiap bulannya. Bagi yang mengalaminya, menstruasi ini dapat menimbulkan nyeri ringan atau berat dan bahkan tanpa adanya rasa sakit. Hal tersebut masih dianggap normal, jika Anda masih mengalami menstruasi yang terjadi pada setiap bulan dengan siklus 21 hingga 35 hari. tetapi saat mendekati menopause, siklus menstruasi ini mungkin menjadi tidak teratur lagi di usia yang semakin menua.

Perlunya waspada terhadap haid yang tidak normal

Kebanyakan dari wanita akan mengalami periode menstruasi yang dapat berlangsung selama empat hingga tujuh hari. menstruasi wanita ini juga biasanya terjadi setiap 28 hari, tetapi normalnya dari siklus menstruasi ini terjadi dari 21 hari hingga 35 hari. siklus menstruasi yang dianggap tidak normal tersebut biasanya dapat ditandai beberapa hal berikut:

  1. Siklus yang terjadi pada tubuh wanita kurang dari 21 hari atau bahkan dapat melebihi 35 hari dari menstruasi normal.
  2. Dapat melewatkan tiga atau lebih siklus menstruasi secara berturut turut.
  3. Aliran menstruasi yang sedang dialami akan terasa lebih deras atau lebih ringan dari menstruasi biasanya.
  4. Saat menstruasi, tubuh Anda mengalami nyeri, kram, mual hingga muntah. 
  5. Selain itu, Anda juga bisa saja mengalami pendarahan atau bercak yang terjadi di luar siklus menstruasi. Perdarahan ini terjadi setelah dirasa telah memasuki menopause atau setelah melakukan hubungan intim.

 Sedangkan siklus menstruasi yang tidak normal ini akan menyebabkan gangguan berikut:

  1. Amenore, merupakan suatu kondisi dimana seorang wanita telah berhenti mengalami menstruasi sama sekali. Di siklus ini, wanita tidak mengalami menstruasi selama 90 hari atau lebih sudah dianggap tidak normal. Kecuali ketika wanita sedang hamil, menyusui hingga mengalami menopause.
  2. Oligomenore, hal ini terjadi ketika wanita sangat jarang mengalami menstruasi. 
  3. Dismenore, meskipun rasa nyeri dianggap normal oleh wanita yang akan mengalami menstruasi. Tetapi, ketika mengalami nyeri dan kram yang sangat parah juga menjadi sesuatu hal yang sangat diwaspadai oleh wanita. Anda dapat mengunjungi situs naturalfarm untuk mendapatkan produk yang dapat meringankan gejala saat mengalami nyeri dan kram menstruasi.