Sport

Fakta Dibalik Olahraga Teratur 150 Menit per Minggu

Olahraga adalah suatu bentuk fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani.  Olahraga sangat lebih baik jika dimulai sejak dini sampai usia lanjut dan dilakukan secara rutin untuk menghindari penyakit. Dengan sudah berkembangnya zaman dan teknologi sudah maju akan membuat orang semakin malas untuk bergerak.

Gaya hidup duduk terus-menerus dalam bekerja dan kurang bergerak ditambah lagi dengan adanya faktor resiko berupa merokok, pola makan tidak sehat, dapat menimbulkan penyakit yang serius, seperti ; penyakit jantung, kencing manis, osteoporosis, depresi dan kecemasan, kanker usus, dan lain-lain.

Apa Saja Manfaat Olahraga?

Manfaat olahraga secara teratur adalah untuk:

  1. Menjauhkan dari Beragam Penyakit
    Manfaat pertama yang bisa didapatkan dari olahraga adalah meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Ketika berolahraga, tubuh akan lebih bebas bergerak. Ini akan memicu proses metabolisme dan sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Hasilnya tubuh lebih sehat dan kuat, serta tidak mudah terserang penyakit.
     
  2. Membuat Tubuh Lebih Tegap
    Berolahraga membuat semua bagian tubuh kamu bergerak, sehingga bisa meningkatkan fleksibilitas. Otot tubuh juga menjadi lebih elastis dan tidak kaku. Bagi anak-anak, olahraga amat penting untuk menunjang perkembangan postur tubuhnya. Menurut Kathleen, anak yang rutin berolahraga sejak kecil akan memiliki postur tubuh yang tegap dan tidak membungkuk saat berjalan.
     
  3. Merangsang Pertumbuhan Ideal
    Saat tubuh digunakan untuk beraktivitas, kalori yang ada di dalamnya akan terbakar lebih optimal. Kalori dalam tubuh akan diproses menjadi energi secara keseluruhan, tanpa ada yang tersisa dan berpotensi menimbulkan tumpukan lemak tubuh. Tubuh mendapatkan suplai nutrisi yang cukup untuk melancarkan proses pertumbuhan dan perkembangan secara ideal.
     
  4. Meningkatkan Daya Pikir
    Olahraga teratur juga memiliki peran yang baik untuk meningkatkan daya pikir anak. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membuat otak lebih tercukupi asupan gizinya. Otak pun berkembang secara berkala, sehingga membuat Si Kecil lebih pintar saat proses belajar tiba.
     
  5. Meningkatkan Nafsu Makan
    Manfaat olahraga yang satu ini mungkin yang paling dibutuhkan oleh Si Kecil. Gerakan yang dilakukan saat berolahraga merangsang organ pencernaan juga aktif bergerak. Organ pencernaan akan bekerja lebih optimal untuk menyediakan energi yang diperlukan tubuh. Makanan yang masuk ke dalam perut akan terproses secara keseluruhan, sehingga membuat Si Kecil cepat lapar. Dia pun akan makan lebih lahap beragam hidangan sehat yang sudah disajikan.
     
  6. Mencegah Risiko Cedera
    Otot yang sudah menjalani pemanasan akan menjadi lebih lentur dan tidak kaku lagi, sehingga ketika melakukan gerakan-gerakan olahraga yang cukup ekstrem, seperti mengangkat beban berat atau melakukan tendangan tinggi, kamu akan terhindar dari potensi otot kram, cedera, atau bahkan sobek. Otot sobek merupakan cedera serius yang sangat menyakitkan dan membutuhkan proses pemulihan yang cukup lama.
     
  7. Memperlancar Peredaran Darah
    Melakukan pemanasan sebelum berolahraga juga dapat membuat aliran darah menjadi lebih lancar dan suplai oksigen dapat tersebar dengan baik ke seluruh tubuh. Hal ini juga akan meningkatkan performa kamu dalam berolahraga. 
     
  8. Menjaga Kesehatan Tulang dan Persendian
    Pemanasan juga dapat menjaga tulang dan persendian agar terhindar dari risiko cedera saat berolahraga. Pemanasan membantu meningkatkan cairan yang berguna untuk melumasi persendian, sehingga membuat sendi-sendi lebih licin dan fleksibel. Jadi, kamu akan terhindar dari risiko korosi dan sendi terkunci selama latihan. Jika kamu akan melakukan olahraga yang banyak menggunakan lutut, seperti lari dan squat, pemanasan wajib dilakukan.
     
  9. Mengurangi Asam Laktat pada Tubuh
    Kegiatan olahraga dapat meningkatkan asam laktat dalam tubuh. Asam laktat yang terlalu banyak akan tertimbun di dalam darah dan otot. Walaupun tidak berbahaya, asam laktat yang menumpuk dapat menyebabkan nyeri otot dan membuat kamu merasa tidak nyaman selama berolahraga. Nah, dengan melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan sesudah berolahraga, kadar asam laktat di dalam tubuh dapat diturunkan.
     
  10. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit
    Kulit kamu bisa dipengaruhi oleh jumlah stres oksidatif dalam tubuh. Stres oksidatif terjadi ketika pertahanan antioksidan tubuh tidak bisa sepenuhnya memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel. Hal ini bisa merusak struktur internal dan merusak kulit kamu. Dengan melakukan olahraga secara teratur, produksi antioksidan alami dalam tubuh akan meningkat yang dapat membantu melindungi sel. Selain itu, olahraga juga bisa menstimulasi aliran darah dan menginduksi adaptasi sel kulit yang bisa membantu menunda penuaan kulit.

Berapa Waktu Minimal Olahraga Yang Teratur Harus Dilakukan Setiap Minggunya?

Semua orang paham betapa pentingnya olahraga untuk kesehatan. Poin utamanya adalah menjaga kebugaran tubuh dan menjauhkan berbagai risiko penyakit. Sadar akan hal ini, faktanya tidak semua orang sempat olahraga, atau menjadikan olahraga sebagai angin lalu yang mungkin hanya dilakukan sebulan sekali atau jika sedang mood saja (sedang diet, misalnya).

Tidak sedikit yang menganggap olahraga melelahkan. Padahal sebenarnya rutinitas olahraga, soal banyak dan lamanya, ditentukan dari tujuan yang ingin dicapai. Normalnya yang kita tahu, olahraga setidaknya dilakukan selama 30 menit setiap hari. Sebenarnya tidak ada aturan baku mengenai hal tersebut.

U.S. Department of Health and Human Services menyarankan berolahraga dengan total waktu 150 menit dalam seminggu untuk olahraga intensitas sedang (jalan cepat atau berenang), dan 75 menit seminggu untuk olahraga intensitas tinggi (lari). Agar tak terasa berat, kita dapat membaginya menjadi beberapa sesi, misalnya 3-4 kali seminggu. Yang terpenting, dilakukan secara rutin agar memberikan hasil optimal.

Bagaimana Ketika Melakukan Olahraga Lebih Dari 150 Menit Setiap Minggunya?

"Sebenarnya jauh lebih bagus ya, asal memang sudah terbiasa melakukan olahraga (dengan frekuensi) seperti itu," tutur dokter spesialis kedokteran olahraga Andi Kurniawan. Menurut dokter Andi, jika sudah terbiasa melakukan olahraga di atas 150 menit per minggu hal tersebut bermanfaat bagi ketahanan jantung, paru dan otot. Namun, bagi yang baru memulai olahraga sebaiknya perlahan-lahan saja. Jangan langsung melakukan olahraga lebih dari lima kali yang masing-masing lebih dari 30 menit.

"Bahkan sebenarnya, jika tidak pernah olahraga sebelumnya melakukan olahraga dua kali seminggu dengan masing-masing 30 menit sudah bagus yang kemudian terus bertambah," tutur dokter bekerja di Indonesia Sports Medicine Centre (ISMC) ini.

 

Sumber:

https://rsudkajen.id/beragam-manfaat-olahraga/ 

http://p2ptm.kemkes.go.id/preview/infografhic/aktivitas-fisik-150-menit-per-minggu-agar-jantung-sehat