Mom & Kids

Pregnancy Glow: Mitos atau Fakta?

Apa Itu Pregnancy Glow?

Saat hamil, terjadi banyak perubahan fisiologi pada tubuh. Hormon-hormon dalam tubuh bekerja lebih aktif sehingga ibu mengalami berbagai kondisi. Pregnancy glow merupakan salah satu dari perubahan fisiologi yang terjadi pada tubuh ibu hamil. Pregnancy glow adalah perubahan yang terjadi pada kulit yang disebabkan oleh meningkatnya hormon selama kehamilan. Perubahan ini menghasilkan kulit terlihat lebih berseri, cerah, kenyal, dan merona. Maka bersyukurlah bagi kamu yang mengalami pregnancy glow saat kehamilan. Karena tidak semua ibu hamil mengalami pregnancy glow sehingga terlihat lebih cantik, beberapa dari ibu hamil justru mengalami hal kebalikannya, seperti kulit terlihat lebih kusam dan kering.

 

Apa Yang Menjadi Penyebab Pregnancy Glow?

1.  Peningkatan aliran darah

Salah satu faktor yang dapat menyebabkan pregnancy glow terjadi adalah peningkatan aliran darah. Seseorang yang sedang hamil akan mengalami peningkatan aliran darah. Hal tersebut terjadi karena aliran darah di dalam tubuh akan meningkat sekitar 50 persen. Kebanyakan orang yang mengalami peningkatan aliran dan sirkulasi darah akan mengalami wajah yang lebih cerah.

2.  Fluktuasi hormon

Penyebab lainnya wanita mengalami pregnancy glow adalah terjadinya fluktuasi hormon. Meningkatnya jumlah hormon yang dilepaskan selama kehamilan dapat membuat kulit seseorang terlihat memerah, sehingga memberi tampilan bercahaya. Hormon tersebut termasuk estrogen, progesteron, dan human chorionic gonadotropin.

3.  Peningkatan minyak pada kulit

Kulit wanita hamil menjadi lebih terang disebabkan oleh masuknya hormon yang dapat menyebabkan kelenjar tubuh memproduksi lebih banyak minyak yang dapat membuat wajah menjadi lebih bersinar. Selain itu, lebih banyaknya volume darah dapat meningkatkan sekresi minyak. Walaupun hal ini dapat menyebabkan beberapa efek samping, seperti jerawat yang timbul secara tiba-tiba.

 

Bagaimana Pregnancy Glow Dapat Terjadi?

Pregnancy glow ini terjadi karena berbagai perubahan fisiologi yang terjadi pada tubuh sehingga menghasilkan perubahan pada kulit. Selama kehamilan, volume darah meningkat sekitar 50% dan produksi hormon Human Chorionic Gonadotropin (HCG) juga meningkat. Volume darah yang meningkat menyebabkan aliran darah ke pembuluh darah lebih banyak, sehingga menyebabkan kulit terlihat lebih merah merona dan kenyal. Sedangkan hormon HCG dan progesteron, menyebabkan kelenjar kulit pada wajah mengeluarkan lebih banyak minyak, sehingga membantu membuat kulit lebih terlihat halus dan berseri.

Produksi minyak pada kulit yang lebih banyak juga menghasilkan kelembapan pada kulit. Hal ini membawa dampak positif bagi kamu yang mempunyai masalah kulit kering sebelum hamil. Perubahan pada volume darah serta hormon HCG dan progesteron itulah yang menyebabkan pregnancy glow terjadi.

 

Bagaimana Cara Perawatan Kulit Saat Terjadi Pregnancy Glow?

Saat terjadi pregnancy glow, ibu hamil harus tetap merawat kulit karena pregnancy glow diketahui tidak berlangsung lama dan akan segera menghilang usai melahirkan. Bahkan beberapa ibu hamil menyatakan efek tersebut bisa saja berhenti saat masih mengandung. Untuk itu, bumil tetap perlu perawatan kulit untuk menjaga kulit tetap bercahaya di masa-masa kehamilan, dengan beberapa cara berikut:

  • Menggunakan pembersih wajah

Membersihkan wajah tentu jadi rutinitas yang wajib dilakukan untuk menghindari kulit dari masalah yang tidak diinginkan. Namun, bumil tetap harus selektif memilih sabun pembersih dan pastikan facial wash kamu tidak mengandung unsur kimia yang sangat berisiko pada janin. Kamu bisa memilih pembersih wajah yang memiliki klaim pH seimbang, memberi kelembapan dan yang terpenting pregnancy safe.

  • Menggunakan pelembab

Selama mengandung, beberapa wanita juga kerap mengeluhkan kulit yang menjadi lebih kering. Nah, itu sebabnya kamu perlu mengandalkan pelembap sebagai senjata dalam menahan kelembapan kulit. Pastikan pelembap yang kamu gunakan tidak mengandung pewangi, bahan kimia berbahaya dan pregnancy safe.

  • Menggunakan sunscreen

Skin care satu ini juga jangan sampai terlewat, ya! Kamu tetap boleh kok menggunakan sunscreen selama kehamilan. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk menghindari bahaya sinar UV. Yang perlu diperhatikan, pastikan untuk memilih produk tabir surya dengan kandungan yang memiliki perlindungan ganda dan telah dikonfirmasi aman bagi ibu hamil. Selain itu, kamu dapat memilih mineral sunscreen yang direkomendasikan terutama untuk anak-anak dan wanita hamil juga menyusui.

  • Mengonsumsi madu manuka pilihan

Madu manuka aman dikonsumsi kecuali jika kamu alergi pada madu ini. Madu manuka terbukti alami dan sehat. Karena madu manuka pada ibu hamil dapat bermanfaat untuk masker alami yang membantu menjaga kesehatan kulit. Hal ini dikarenakan pada madu manuka terdapat sifat antibakteri, antijamur, dan antioksidan yang baik untuk kulit. Untuk lebih lengkapnya, Natural Farm punya rekomendasi madu manuka untuk kamu yaitu:

Manuka Health MGO 115+

Manuka Health, madu langka yang dihasilkan dari sari bunga Manuka (Leptospermum scoparium) yang hanya tumbuh di Selandia Baru. Madu manuka hanya dapat dipanen satu kali dalam kurun waktu kurang lebih 6 minggu dalam satu tahunnya.

 

 

Sumber:

https://www.popmama.com/pregnancy/second-trimester/winda-carmelita/fakta-di-balik-kulit-bersinar-pregnancy-glow-yang-memesona/5