Sport

Mengenai Nutrisi Whey Protein, Manfaat & Efek Samping untuk Kesehatan Tubuh

By Vivi |

Susu whey protein menjadi produk unggulan dan populer di kalangan personal trainer dan orang yang rajin fitness. Protein jenis whey cukup efektif dan efisien untuk membantu peningkatan dan pembentukan massa otot.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa whey protein adalah jenis protein tertinggi dan paling unggul dibandingkan jenis protein lain dan mudah terserap tubuh dalam durasi singkat.

Bukan hanya memperbaiki massa otot saja, melainkan juga membantu proses penurunan berat badan dan kolesterol. Hal tersebut lantaran whey protein mengandung sembilan asam amino esensial lainnya.

Manfaat Whey Protein

Terdapat tiga jenis nutrisi whey protein, yakni whey protein isolate (WPI), whey protein concentrate (WPC) dan whey protein hidrolisat (WPH). Ketiga jenis tersebut memberikan dampak yang berbeda-beda untuk tubuh.

1. Tingkatkan Massa dan Kekuatan Otot

Di dalam nutrisi protein, terkandung salah satu rantai cabang asam amino yaitu leusin yang bersifat anabolik atau membantu pertumbuhan. Protein menjadi nutrisi dasar penyusun sel dan jaringan di dalam tubuh seperti jaringan pada organ, kulit dan jaringan tendon.

Berangkat dari dasar keilmuan tersebut, maka nutrisi whey protein memiliki peran cukup krusial untuk menambah massa otot dan meningkatkan kekuatan otot. Anda yang sedang menjaga penampilan dan ingin meningkatkan bentuk otot sangat disarankan mengonsumsi whey protein.

Beberapa makanan yang mengandung whey protein di antaranya tahu, tempe, telur, daging dan ikan. Lengkapi juga kebutuhan nutrisi protein melalui suplemen, susu atau multivitamin.

2. Alternatif untuk Mengurangi Kolesterol dan Tekanan Darah

Mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung protein jenis whey secara rutin cukup efektif untuk menurunkan angka kolesterol, trigliserida dan tekanan darah. Dengan begitu, organ-organ tubuh penting lainnya seperti jantung dan otak tetap terjaga kesehatannya.

3. Penambah Berat Badan

Apabila Anda sedang mengikuti program peningkatan berat badan, sebaiknya sertakan pula rencana untuk mengonsumsi whey rpotein dalam bentuk apapun. Baik dalam bentuk makanan, minuman ataupun suplemen fitness.

Hal tersebut karena whey protein akan membantu proses penambahan berat badan melalui penambahan massa otot dan bukan meningkatkan massa lemak. 

Jadi, untuk menambah berat badan bukan sekadar makan banyak belaka. Akan tetapi, Anda tetap perlu memastikan nutrisi yang terkandung di dalam makanan, rutin berolahraga dan minum susu whey protein.

4. Efektif Mempercepat Recovery Peradangan dan Luka

Sering melakukan latihan fisik dan berolahraga seperti fitness dan gym ternyata bisa membuat peradangan khususnya di bagian otot. Hal ini sebenarnya wajar saja sebagai bentuk respons tubuh. Namun bila tak segera teratasi maka dampaknya akan cukup fatal dan berisiko.

Mengutip dari Halodoc, berdasarkan hasil studi yang terbit dalam Jurnal Nutrient di tahun 2015 menyebutkan bahwa suplemen whey dengan dosis tinggi, sekitar sama dengan atau lebih dari 20 gram per hari, memberikan dampak cukup signifikan untuk mengurangi protein C-reaktif (CRP).

Selain itu, bila Anda memiliki bekas luka atau infeksi di dalam tubuh yang merusak jaringan tubuh. Disarankan untuk konsumsi whey protein untuk mempercepat proses pemulihan luka.

5. Tingkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Manfaat yang terakhir adalah membantu meningkatkan dan memperkuat sistem imunitas tubuh. Di dalam whey protein terdapat kandungan rantai cabang asam amino yang berperan sebagai pembentuk daya tahan tubuh. Saat sistem daya tahan tubuh semakin kuat di dalam tubuh, maka tubuh mampu melawan virus, bakteri dan penyebab sakit lainnya.

Tips Memilih Whey Protein

Begitu berdampaknya jenis protein ini, pertanyaan terlintas selanjutnya adalah whey protein terbuat dari apa? Sedikit informasi bahwa whey protein merupakan campuran protein yang berasal dari susu bagian cairnya setelah melalui produksi keju dan protein whey yang terisolasi.

Saat produksi keju, terdapat lemak yang berasal dari gumpalan susu lalu bagian protein wheynya dipisahkan. Di dalam whey protein terkandung sembilan rantai cabang asam amino esensial, vitamin dan mineral.

Walaupun sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi, akan tetapi tak boleh melebihi dosis seharusnya.

Mengutip dari website Hellosehat, berdasarkan data yang diterbitkan di laman Cleveland Clinic, manusia hanya mampu mencerna protein dalam satu waktu sebesar 30 sampai 40 gram. Dengan kata lain, pilih produk whey protein terbaik yang memiliki kadar protein tidak lebih dari 30 protein.

Bila ternyata Anda akan mengonsumsi dengan jumlah lebih dari itu, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dulu bersama dokter, personal trainer atau tenaga ahli profesional lainnya.

Baca juga: Penting Menjaga Massa Otot! Berikut Cara Menghitung Massa Otot

Efek Samping Whey Protein

Jika Anda tetap bersikap acuh dan mengonsumsi whey protein dalam jumlah besar untuk satu kali konsumsi. Maka risiko mengalami berbagai masalah dan gangguan kesehatan bisa Anda dapatkan, di antaranya:

  • Masalah pencernaan seperti kembung dan diare, khususnya bila Anda intoleran terhadap produk laktosa
  • Malnutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi di dalam tubuh
  • Meningkatkan beban kerja organ ginjal
  • Meningkatnya risiko penyakit jantung
  • Memicu dan menimbulkan jerawat
  • Meningkatkan risiko kesehatan jangka panjang, misalnya saja penyakit ginjal kronis dan osteoporosis

Sebelum merasakan efek samping di atas, beberapa gejala akan menimpa orang yang mengonsumsi whey protein dalam kadar abnormal. Gejala-gejala tersebut antara lain gampang kelelahan, sakit kepala, sakit perut, berkurangnya nafsu makan, kram, dan mual.

Cara Aman Mengonsumsi Whey Protein

Rasanya akan percuma bila Anda mengonsumsi whey protein isolate terbaik namun tidak tahu bagaimana caranya mengonsumsi dengan benar agar fungsi whey protein dapat bekerja optimal di dalam tubuh. Beberapa hal yang wajib Anda perhatikan, di antaranya:

  • Mengonsumsi bubuk whey protein maksimal sebanyak 30 gram per hari, Anda bisa mencampurkannya dengan air putih dingin atau minuman dingin lain seperti smoothies, jus dan yoghurt
  • Disarankan mengonsumsi whey protein setelah berolahraga karena kandungan asam amino leusin minimal 3 gram pada whey protein berperan sebagai sintesis protein otot
  • Untuk membantu proses pemulihan, konsumsi protein dalam waktu 120 menit setelah berolahraga intens

4 Whey Protein Terbaik di Natural Farm!

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi whey protein di dalam tubuh. Khususnya bila Anda sedang mengikuti proses peningkatan berat badan atau membentuk otot tubuh, berikut ini rekomendasi whey protein.

1. Optimum Nutrition Whey Gold Standard

Suplemen Optimum Nutrition Whey Gold Standard mengandung ketiga jenis whey protein yaitu Whey Protein Isolates, Ultra-filtered Whey Protein Concentrates, dan Hydrolyzed Whey Peptides. Kelengkapan kandungan protein ini dapat membantu peningkatan massa dan kekuatan otot.

Terdapat varian rasa dan ukuran. Ada suplemen Optimum Nutrition Whey Gold Standard dengan rasa chocolate, vanilla, banana, milk tea, hingga cookies & cream. Sedangkan dari segi ukuran, berikut ini varian ukuran suplemennya, di antaranya sebagai berikut:

2. Optimum Nutrition Whey Gold Standard Isolate

Suplemen Optimum Nutrition Whey Gold Standard Isolate mengandung 80% protein di setiap takaran saji. Selain protein, kandungan nutrisi lainnya untuk membantu peningkatan dan pengembangan massa otot di antaranya 5,5 gram BCAA, 1 gram karbohidrat, 4,3 gram glutamine & glutamic acid, dan 11,4 gram asam amino esensial.

Walaupun kandungannya sangat baik dan efektif untuk kesehatan tubuh dan otot, namun dari segi rasa ada banyak varian yang cukup lezat. Di antaranya rasa cokelat dan vanilla. Terdapat berbagai varian dari segi ukuran kemasannya, di antaranya:

3. Optimum Nutrition Platinum Hydro Whey

Suplemen Optimum Nutrition Platinum Hydro Whey diklaim mengandung bahan murni yang mudah dicerna tubuh sehingga Anda dapat mengonsumsinya saat bangun di pagi hari, sebelum dan setelah melakukan latihan fisik dan berolahraga berat.

Kandungan proteinnya cukup tinggi yaitu 30 gram Ultra-Pure Protein per takaran sajian. Kemudian dilengkapi dengan nutrisi 9 gram rantai cabang asam amino esensial.

4. BSN Syntha 6 Isolate

BSN memformulasikan suplemen BSN Syntha 6 Isolate cukup ketat dan perhitungan untuk menghasilkan suplemen dengan kandungan whey protein efektif dan efisien membentuk massa otot tubuh.

Terdapat kandungan protein ultra-premium yang terdiri dari Whey Protein Isolate dan Susu Protein Isolate yang diracik menggunakan teknologi ISOLAST khusus dari BSN. Hasilnya berupa matriks protein isolat eksklusif untuk mengombinasikan proses penyerapan protein cepat dan lambat.

Walaupun menyehatkan untuk tubuh, akan tetapi BNS melengkapi suplemen ini dengan berbagai rasa yaitu rasa cokelat, vanilla, dan strawberry. Adapun pilihan ukuran kemasan suplemen BSN Syntha 6 Isolate di antaranya:

Untuk menemukan produk suplemen dan susu whey protein terbaik, Anda bisa mengakses website Natural Farm. Mari jaga dan investasikan kesehatan tubuh sejak dini!

Share

Latest Articles

7 Penyebab dan Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Kenali 10 Penyebab Sering Lupa yang Sering Dialami Generasi Muda

Kenali Ciri Ciri Depresi dari Aspek Psikologi dan Fisik

Begini Cara Cepat Hamil Setelah Menikah Bersama Pasangan

10 Rekomendasi Body Lotion untuk Bayi yang Aman dan Bebas Bahan Berbahaya untuk Bayi

Rekomendasi Vitamin untuk Ibu Hamil dan Pertumbuhan Janin

Article Category