Health

3 Jenis Diabetes Melitus, Penyebab dan Upaya Pencegahannya

Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula (glukosa) tinggi di dalam darah. Jika kondisi ini terus diabaikan dan kadar gula darah dibiarkan tinggi tanpa dikendalikan, maka diabetes bisa menyebabkan terjadinya komplikasi yang membahayakan.

Jenis-jenis Diabetes Melitus

 Berikut jenis-jenis diabetes yang dialami kebanyakan orang, yaitu:

1. Diabetes gestasional

Penyakit kencing manis yang biasa terjadi pada ibu hamil. Apabila terus dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan masalah yang serius bagi ibu hamil maupun bayinya. Tetapi, jika ditangani dengan cepat, penyakit ini bisa sembuh total setelah melahirkan.

2. Diabetes tipe 1

Ialah gangguan autoimun yang bisa menjadi penyebab kerusakan sel-sel yang memproduksi hormone insulin di dalam pankreas. Sehingga tubuh akan kekurangan insulin, yang mana ini akan mengakibatkan naiknya kadar gula darah. 

Biasanya diabetes tipe 1 ini sering terdeteksi pada usia yang masih muda, yakni masa kanak-kanak atau remaja.

3. Diabetes tipe 2

Tipe penyakit gula ini paling banyak terjadi pada usia dewasa, terutama usia di atas 30 tahun. Salah satu penyebabnya adalah karena kemampuan produksi insulin yang melemah atau berkurangnya kemampuan tubuh dalam merespons insulin. 

Apa Saja yang Menjadi Penyebab Diabetes Melitus?

Adapun penyebab diabetes melitus yang perlu anda ketahui, antara lain:

1. Resistensi insulin

Diabetes terjadi karena lemak, hati dan sel-sel otot dalam tubuh tidak merespon insulin dengan benar, atau biasa disebut dengan resistensi insulin. Kondisi ini akan membuat sel tubuh tidak bisa menerima gula darah untuk kemudian diolah menjadi energi. 

Secara tidak langsung, ini akan memberi sinyal bahwa tubuh mengalami kekurangan darah, sehingga memecah kembali glikogen. Berakibat pada penumpukan, gula dan menyebabkan kadar glukosa tinggi, atau nama lainnya, hiperglikemia.

2. Kondisi autoimun

Pada kondisi ini, diabetes mellitus terjadi ketika sistem kekebalan tubuh anda menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang bertugas untuk menghasilkan hormon insulin. Jika pankreas terganggu maka produksi insulin bisa berkurang bahkan berhenti. 

Padahal hormon insulin ini berperan penting dalam penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh. Alhasil, kadar glukosa dalam darah akan meningkat. Bagaimana bisa? Sebab tanpa insulin, kadar gula tidak dapat diserap oleh sel-sel tubuh dengan baik.

Cara Mencegah dan Mengobati Diabetes Melitus

Bagi anda, penderita diabetes jangan langsung berputus asa. Mengapa? karena penyakit ini masih bisa diatasi dan dikendalikan dengan cara:

1. Konsumsi obat-obatan

Sejumlah obat yang diperuntukkan bagi penderita diabetes untuk membantu menurunkan kadar gula darah, diantaranya metformin, obat golongan sulfonilurea, pioglitazone, agonis, acarbose, repaglinide, nateglinide dan sitagliptin.

2. Suntik insulin

Pada diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh akan menyerang sel yang memproduksi insulin. Sehingga, kadar insulin yang dihasilkan tubuh berkurang. Oleh karena itu, biasanya dokter akan meresepkan suntikan insulin. Terdapat beberapa jenis insulin, sepert:

  1. Insulin aksi lambat adalah insulin yang bekerja perlahan-lahan dalam menurunkan kadar gula darah.
  2. Insulin aksi cepat adalah insulin yang bekerja cepat untuk menurunkan kadar gula darah.
  3. Insulin aksi intermediate, lama waktu penyuntikan insulin ini relatif panjang. Namun, tidak jarang dikombinasikan dengan aksi cepat, agar ampuh memaksimalkan manfaat penyuntikan.

3. Menjalani pola hidup sehat

Jika anda termasuk dalam penderita diabetes tipe 2, maka pengobatan utama yang dianjurkan adalah mengubah pola hidup. Perubahan pola hidup dengan tujuan untuk mencegah dan mengobati diabetes mellitus, meliputi makan makanan yang sehat dan rutin berolahraga. Info selengkapnya bisa anda temukan melalui website resmi naturalfarm.id 

Photo by stevepb Pixabay