Mom & Kids

3 Cara mengatasi anak demam di malam hari paling efektif

Bagaimana cara mengatasi anak demam di malam hari? Demam adalah salah satu bentuk respon tubuh terhadap suatu penyakit atau virus yang biasanya disebabkan oleh adanya infeksi. Ukuran suhu badan sehingga dikatakan demam pada anak adalah ketika suhu badan mencapai 38º C. untuk melakukan pengecekan suhu badan pada anak, anda dapat menggunakan termometer digital yang berbentuk rectal yaitu dengan memasukkan termometer melalui anus. Cara ini merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Namun apabila cara rectal tidak memungkinkan untuk dilakukan maka anda dapat melakukan pengecekan suhu dengan menjepitnya di bawah ketiak. Namun apabila cara tersebut masih tidak memungkinkan untuk dilakukan maka anda dapat mengeceknya dengan menjepit termometer pada siku.

Dianjurkan kepada seluruh orangtua bahwa apabila anak dalam keadaan demam tidak direkomendasikan untuk langsung memberinya obat. Sebab tidak semua anak demam membutuhkan obat penurun panas. Bahkan bagi anak yang masih berusia 1 tahun maka cukup diberikan asupan asi sebanyak-banyaknya agar anak tidak dehidrasi.

Selain itu perlu diketahui bahwa demam atau badan panas pada anak merupakan gejala terhadap adanya penyakit yang menyerang disebabkan berbagai bakteri, virus maupun infeksi. Dengan demikian anak yang demam bukan berarti penyakit yang diderita sedang kambuh.

Keadaan demam pada anak tidak dapat diprediksi sebab sewaktu – waktu demam pada anak dapat kambuh di malam hari, untuk itu para orangtua harus selalu siap siaga apabila demam pada anak terjadi di malam hari.

Cara mengatasi anak demam di malam hari

Ketika dalam keadaan demam, pada umumnya anak akan rewel dan merasa tidak nyaman bahkan tidak dapat tertidur di malam hari. Namun orangtua harus sigap dan tetap waspada. Berikut beberapa cara mengatasi anak demam di malam hari.

1. Melakukan pengecekan suhu tubuh

Sebelum memberikan obat pada anak yang sedang sakit, anda perlu mengukur suhu tubuhnya. Terdapat banyak jenis termometer yang dapat anda manfaatkan untuk mengukur suhu tubuh anak namun untuk hasil yang lebih baik anda dapat menggunakan termometer digital rectal.

2. Meminum obat penurun panas

Setelah melakukan pengecekan, kemudian anda dapat memberikan obat penurun demam seperti : paracetamol. Namun anda perlu melakukan pengecekan secara berkala sebab perlu untuk diketahui bahwa demam merupakan reaksi tubuh terhadap infeksi pada organ tubuh, untuk itu apabila suhu tubuh melewati batas normal yaitu 38º C anda harus waspada sebab demam yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kejang – kejang, kerusakan otak dan lain sebagainya.

Berikut beberapa aturan dalam memberikan obat penurun panas :

  • Umur 3 – 6 bulan. Apabila suhu anak berada di angka <38. 9º C maka anak tidak perlu diberikan obat penurun panas cukup berikan asi secara terus menerus.
  • Umur 6 – 24 bulan. Jika suhu anak berkisar di angka >38,9 º C maka sebaiknya anda memberikan obat sesuai anjuran dokter.
  • Umur 2 – 17 tahun. Apabila suhu demam mencapai angka >38, 9º C berikan obat penurun demam dengan melakukan pengecekan suhu tubuh setiap 10 menit.

3. Berikan anak imun booster. 

Demam dapat disebabkan oleh berbagai virus sehingga anak yang memiliki imun lemah akan lebih mudah terserang penyakit dan demam. Untuk itu anda perlu mengetahui cara mengatasi anak demam di malam hari dengan memberikan immune booster pada anak, sehingga antibody anak lebih kuat dan kebal terhadap penyakit yang hendak menyerang.

Photo by Pixabay Victoria_Art