Sport

Kandungan dan Manfaat Konsumsi Whey Protein

Tidak hanya dengan cara mengkonsumsi vitamin saja untuk dapat menjaga kondisi kesehatan tubuh yang dimiliki, akan tetapi juga penting untuk memperhatikan apa saja makanan serta asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh setiap harinya. Salah satunya yaitu dengan memperhatikan konsumsi protein yang penting bagi tubuh manusia sendiri karena dapat membantu dan menopang akan proses pembentukan dari otot serta berbagai jaringan tubuh yang ada di dalamnya, misalnya yaitu dengan konsumsi whey protein. Simak apa saja sebenarnya kandungan yang dimiliki di dalam dari jenis protein satu ini serta apa saja manfaat yang diberikan seperti yang akan dijelaskan pada artikel di bawah ini.

Kandungan Gizi Whey Protein

Whey protein merupakan salah satu jenis protein utama yang terkandung dalam produk susu. Produsen memperoleh protein ini dari pemisahan antara cairan dan padatan susu dalam proses pembuatan keju. Mungkin akan lebih sering menjumpai whey dalam bentuk suplemen bubuk untuk atlet dan binaragawan.

Tidak heran mengingat protein ini tergolong sebagai protein lengkap yang mengandung semua jenis asam amino. Asam amino merupakan komponen penting dalam pembentukan otot.

Berikut kandungan dalam dua sendok makan (20 gram) bubuk whey yang ada untuk dikonsumsi diantaranya:

  1. Energi: 77 kkal
  2. Protein: 13 gram (g)
  3. Lemak: 1 g
  4. Karbohidrat: 3,6 g
  5. Kalsium: 51 miligram (mg)
  6. Magnesium: 36 mg
  7. Fosfor: 128 mg
  8. Natrium: 77 mg
  9. Tiamin (Vitamin B1): 0,14 mg
  10. Riboflavin (Vitamin B2): 0,16 mg
  11. Niasin (Vitamin B3): 2 mg
  12. Folat (Vitamin B9): 40 mikrogram (mcg)
  13. Kobalamin (Vitamin B12): 0,4 mcg

Selain berbagai zat gizi di atas, suplemen whey juga mengandung vitamin A, vitamin E, dan vitamin K dalam jumlah kecil. Ada pula kandungan omega-3 yang ikut berperan dalam proses pembentukan protein sebelum menjadi otot.

Manfaat Konsumsi Whey Protein

Tentu saja konsumsi dari jenis whey protein ini memiliki berbagai manfaatnya, seperti diantaranya berikut ini.

1. Menjaga Kondisi Massa Otot

Massa otot berkurang seiring pertambahan usia. Namun, ini dapat memperlambat, mencegah, atau bahkan mengembalikan massa otot yang hilang dengan melakukan latihan otot (strength training) dan mengonsumsi makanan kaya asam amino.

Whey protein mengandung semua asam amino yang dibutuhkan untuk menjaga massa otot. Asam amino ibarat kumpulan batu bata yang membentuk dinding protein kokoh sehingga massa otot tetap bertahan kuat meski digempur usia.

2. Menghambat Pemecahan Protein dalam Tubuh

Whey protein mengandung BCAA yaitu sekelompok asam amino yang bisa meningkatkan pembentukan protein dan menghambat pemecahannya. BCAA mampu mempertahankan protein dalam jaringan tubuh.

BCAA mampu mempertahankan massa otot, mengurangi rasa nyeri akibat berolahraga, dan mencegah kerusakan otot. Selain itu, juga membantu tubuh pulih lebih cepat setelah berolahraga.

3. Mengurangi Peradangan

Peradangan sebenarnya bermanfaat untuk melawan infeksi dan kerusakan. Namun, peradangan yang berlangsung terus-menerus akibat gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko banyak penyakit.

Whey protein ternyata mengurangi protein C-reaktif (CRP). Menurunnya CRP menandakan bahwa peradangan dalam tubuh juga telah berkurang.

4. Membantu menurunkan berat badan

Salah satu cara menurunkan berat badan adalah dengan memperbanyak asupan protein karena kenyang lebih lama, meningkatkan metabolisme, dan menjaga massa otot. Dibandingkan jenis protein lain seperti kasein misalnya, kemampuan whey protein dalam memberikan rasa kenyang dan membakar lemak bahkan jauh lebih unggul.