Hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah yang kaya akan zat besi untuk mengikat oksigen di dalam darah. Kestabilan Hb normal berdampak serius terhadap kesehatan. Fungsi hemoglobin untuk mendistribusikan oksigen pun terganggu.
Salah satu faktor penyebab kadar hb rendah karena penderita menderita penyakit anemia. Tak hanya itu saja, pada artikel ini akan membahas berapa kadar Hb normal, penyebab dan cara menaikkan kadar hemoglobin.
Apa Itu Hemoglobin (Hb)?
Menurut National Cancer Institute - National Institute of Health, Hb atau hemoglobin adalah protein yang terkandung di dalam sel darah. Fungsi hemoglobin adalah membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan dan organ di dalam tubuh sekaligus membawa karbon dioksida kembali ke paru-paru.
Terdapat 5 jenis hemoglobin, terdiri dari 2 jenis Hb normal dan 3 jenis hemoglobin abnormal. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.
- Hemoglobin A (HbA). Jenis Hb pada orang dewasa yang sehat.
- Hemoglobin F (HbF). Jenis ini sering juga disebut hemoglobin janin. Itu berarti HbF hanya bisa ditemukan pada janin dan bayi yang baru lahir.
- Hemoglobin S (HbS). Penderita penyakit sel sabit yang terindikasi memiliki jenis hemoglobin S di dalam sel darahnya. HbS menyebabkan sel darah merah berbentuk bulan sabit dan kaku.
- Hemoglobin C (HbC). Jenis hemoglobin ini menjadi tanda bahwa sel darah merah tidak dapat mendistribusikan oksigen dengan baik ke seluruh tubuh. Sering kali jenis hemoglobin C dikaitkan dengan penyakit anemia ringan.
- Hemoglobin E (HbE). Jenis ini lebih banyak ditemukan pada orang-orang keturunan Asia Tenggara. Orang yang memiliki jenis hemoglobin ini sering mengalami anemia ringan bahkan tanpa gejala.
Kadar Hb Normal dalam Darah
Satuan untuk mengukur kadar hemoglobin adalah gram per desiliter (g/dL) darah. Faktor yang bisa memengaruhi kadar Hb di antaranya jenis kelamin, usia dan riwayat medis.
Di bawah ini tabel kadar Hb normal menurut Jake Turner dkk yang tertulis dalam salah buku berjudul Anemia yang diterbitkan di National Library of Medicine - National Center of Biotechnology Information.
|
Variabel |
Kadar Hb Normal |
|
Pria |
13,5 - 18 g/dL |
|
Wanita |
12 - 15 g/dL |
|
Anak-anak |
11 - 16 g/dL |
|
Wanita selama fase kehamilan |
Umumnya lebih dari 10 g/dL |
Khusus untuk anak-anak, rentang kadar hemoglobin normal menurut United Kingdom’s National Health Service in North Bristol.
|
Usia Anak |
Kadar Hb Normal |
|
0 - 14 hari pasca kelahiran |
14 - 24 g/dL |
|
15 - 60 hari pasca kelahiran |
13,4 - 19,8 g/dL |
|
2 - 6 bulan |
9,4 - 13 g/dL |
|
6 - 12 bulan |
11,1 - 14,1 g/dL |
|
1 - 6 tahun |
11,5 - 14 g/dL |
|
6 - 12 tahun |
11,5 - 15,5 g/dL |
|
12 - 18 tahun |
|
Penyebab Tubuh Kekurangan Hb
Setelah mengetahui apa itu Hb dan fungsinya untuk tubuh serta kadar Hb normal, muncul pertanyaan apa yang menyebabkan kadar hemoglobin rendah. Umumnya anemia menjadi penyebab utama kadar hemoglobin rendah.
Namun, ada sejumlah faktor lain yang jadi penyebab tubuh kekurangan Hb sebagai berikut.
- Kemampuan tubuh memproduksi sel darah kurang baik.
- Frekuensi sel-sel mati lebih cepat daripada produksi sel darah merah.
- Ketidakmampuan tubuh untuk menyerap zat besi sehingga proses produksi sel darah merah terganggu.
- Defisiensi zat besi.
- Defisiensi vitamin B12 dan folat.
- Kehamilan.
- Kehilangan darah kronis yang disebabkan oleh cedera, kehilangan darah pasca operasi, menstruasi berat, atau tukak lambung.
- Asupan makan buruk dan tidak seimbang nutrisi sehingga mengalami defisiensi zat besi, vitamin B12, folat, atau nutrisi lainnya.
- Riwayat penyakit kronis seperti gangguan autoimun, infeksi tertentu, kanker atau penyakit ginjal dan hati.
- Mengalami gangguan sumsum tulang, seperti anemia aplastik, limfoma, atau leukemia.
- Riwayat penyakit bawaan seperti penyakit sel sabit atau talasemia yang memengaruhi struktur atau produksi hemoglobin sehingga kadarnya jadi rendah.
- Mengalami peradangan, seperti penyakit radang usus, lupus atau rheumatoid arthritis yang berdampak serius terhadap kemampuan tubuh memproduksi dan memanfaatkan zat besi.
Gejala kadar hemoglobin rendah dimulai dari sesak napas, detang jantung tidak teratur, mudah lelah dan lemah, pusing, sering merasakan sakit kepala, hingga timbulnya memar secara mendadak.
Pada tingkat tertentu, gejala Hb rendah cukup mengkhawatirkan dan perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter. Berikut ini beberapa gejalanya.
- Mengalami kelelahan dan kelemahan otot.
- Detang jantung sangat cepat dan tidak teratur.
- Sering merasakan sakit kepala.
- Kulit dan gusi pucat.
- Mengalami memar secara mendadak dan tidak bisa menjelaskan penyebab memar tersebut.
Baca Juga: 8 Makanan Penambah Darah untuk Penderita Anemia
Cara Menaikkan Hb dengan Cepat dan Alami
Apabila fungsi hemoglobin Anda terganggu, maka tubuh kekurangan asupan oksigen. Tubuh yang kekurangan oksigen berisiko mengganggu metabolisme hingga kerusakan organ vital. Di bawah ini cara menaikkan hemoglobin secara alami dan medis.
1. Terapi Eritropoetin
Terapi eritropoetin merupakan bentuk terapi hormon untuk merangsang produksi sel darah merah. Langkah ini biasa diambil untuk pasien yang mengalami anemia karena penyakit ginjal berat sehingga hormon eritropoietin tidak bisa diproduksi dalam jumlah yang memadai.
2. Transfusi Darah
Dari segi medis, cara meningkatkan hemoglobin yang tidak bisa diproduksi dengan normal yakni dengan melakukan transfusi darah. Tindakan medis ini dilakukan oleh pasien penderita anemia sel sabit dan talasemia.
Di samping itu, transfusi darah juga dapat dilakukan pada penderita anemia berat yang kadar hemoglobinnya sudah anjlok di bawah batas normal.
3. Rutin Berolahraga
Rutin olahraga bermanfaat untuk merangsang sirkulasi darah agar proses produksi sel darah merah meningkat. Jenis olahraga yang disarankan untuk meningkatkan sel darah merah, di antaranya jalan kaki, jogging santai, berenang atau bersepeda.
4. Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Menjaga tubuh tetap terhidrasi termasuk cara untuk menjaga sirkulasi darah. Apalagi kalau Anda memiliki aktivitas sehari-hari yang padat atau tinggal di lingkungan beriklim panas.
5. Hindari Makanan yang Menghambat Penyerapan Zat Besi
Batasi atau hindari makanan dan minuman yang menghambat proses penyerapan zat besi. Adapun makanan dan minuman yang dimaksud, di antaranya kopi, teh, dan makanan yang mengandung kalsium tinggi.
Baik itu sebelum atau sesudah mengonsumsi zat besi, disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan dan minuman ini saat Hb rendah.
6. Konsumsi Makanan Kaya Zat Besi dan Folat
Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan folat. Zat besi berperan untuk menstimulasi produksi hemoglobin guna membentuk banyak sel darah merah.
Sementara itu, folat berfungsi untuk memproduksi heme, bagian dari sel darah merah yang membantu membawa oksigen.
Berikut ini adalah tabel sumber makanan yang kaya akan zat besi dan folat.
|
Kelompok Makanan |
Asupan Makanan Tinggi Zat Besi |
Asupan Makanan Tinggi Folat |
|
Lauk-pauk |
Daging sapi, ikan, kerang, unggas, telur, tahu, hati dan jeroan. |
Daging sapi. |
|
Sayur-mayur |
Bayam, brokoli, kubis, kale, buncis, kedelai, dan kentang panggang. |
Bayam dan selada. |
|
Biji dan kacang |
Kacang hijau. |
Kacang tanah, kacang merah, kacang polong hitam, dan biji labu. |
|
Buah |
Kurma, buah bit dan delima. |
Alpukat dan buah bit. |
7. Optimalisasi Proses Penyerapan Zat Besi
Supaya proses penyerapan zat besi lebih optimal, selain menghindari konsumsi makanan yang bisa menghambat hal tersebut, Anda dianjurkan mengonsumsi makanan tertentu untuk mendukung penyerapan zat besi lebih sempurna di dalam tubuh.
Makanan yang mengandung vitamin C, vitamin A dan beta-karoten membantu proses penyerapan zat besi lebih sempurna dan optimal di dalam tubuh. Ketiga nutrisi tersebut bisa Anda dapatkan melalui makanan ataupun suplemen.
Berikut ini adalah jenis makanan yang mengandung vitamin C, vitamin A dan beta-karoten.
- Asupan makanan yang mengandung vitamin C, antara lain jeruk, stroberi, pepaya, jambu biji, paprika merah manis dan jeruk bali.
- Asupan makanan yang mengandung vitamin A, antara lain ikan, hati, labu, ubi jalar dan sawi hijau.
- Asupan makanan yang mengandung beta-karoten, antara lain wortel, lobak, labu, melon dan mangga.
8. Konsumsi Suplemen Zat Besi, Folat, dan Vitamin B12
Jika asupan zat besi, folat dan vitamin B12 yang berasal dari makanan kurang mencukupi kebutuhan harian, maka Anda disarankan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung ketiga nutrisi tersebut.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, berikut ini tabel kebutuhan harian zat besi, folat dan vitamin B12 berdasarkan jenis kelamin.
|
Jenis Kelamin |
Zat Besi |
Folat |
Vitamin B12 |
|
Pria Dewasa |
9 - 11 mg |
400 mcg |
4 mcg |
|
Wanita Dewasa |
8 - 18 mg |
400 mcg |
4 mcg |
Rekomendasi Multivitamin untuk Membantu Menjaga Kadar Hemoglobin
Untuk mencukupi kebutuhan zat besi, folat, vitamin B12 hingga vitamin C agar produksi sel darah merah dan kadar Hb normal, berikut ini rekomendasi multivitaminnya untuk Anda.
1. Nuvita Nutri Iron

Beli Nuvita Nutri Iron di Natural Farm
Saat kadar hemoglobin rendah, segera tingkatkan dengan konsumsi makanan yang kaya akan zat besi untuk membantu mencegah gejala anemia. Gunakan juga bantuan suplemen untuk mempercepat proses pemenuhan gizi harian Anda.
Nuvita Nutri Iron merupakan solusi praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi Anda. Kandungan 20 mg zat besi (Iron Fumarate) dapat membantu memberikan dukungan pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Iron |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi orang dewasa 1 tablet salut selaput per hari. |
2. Natures Plus Iron

Beli Natures Plus Iron di Natural Farm
Saat mendapati kadar hemoglobin rendah, Anda tak perlu panik dan khawatir. Solusi terbaiknya dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi. Kombinasikan sumber zat besi dari makanan dan suplementasi supaya tercukupi.
Natures Plus Iron pilihan terbaik untuk mendukung proses suplementasi zat besi harian karena setiap tabletnya mengandung 20 miligram zat besi. Belum lagi proses produksi menggunakan metode Biotron Process untuk mengikat zat besi dengan asam amino agar proses penyerapannya lebih stabil saat melalui sistem pencernaan.
|
Nama Produk |
Natures Plus Iron |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi orang dewasa 1 tablet per hari sesudah makan. |
3. Nutriwell Vitarom

Beli Nutriwell Vitarom di Natural Farm
Zat besi dan folat memang dibutuhkan untuk menaikkan kadar Hb yang rendah. Akan tetapi, Anda juga perlu tahu bahwa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C membantu proses penyerapan zat besi lebih optimal di dalam tubuh sehingga proses produksi sel darah merah dan hemoglobin terjadi.
Nutriwell Vitarom merupakan multivitamin yang mengandung 30 mg vitamin C dan 100 mcg asam folat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Vitamin C bisa membantu penyerapan zat besi, sedangkan asam folat mendukung pembentukan sel darah yang sehat.
|
Nama Produk |
Nutriwell Vitarom |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi orang dewasa 1 kapsul per hari. |
4. Nuvita Nutri Folic

Beli Nuvita Nutri Folic di Natural Farm
Sementara itu, bagi ibu hamil yang kesulitan mencukupi kebutuhan asam folat harian sekalipun sudah mengonsumsi banyak makanan yang mengandung asam folat, Nuvita Nutri Folic bisa menjadi jawaban atas persoalan tersebut.
Mengingat selama fase kehamilan, ibu rentan mengalami anemia. Jadi, rutin mengonsumsi Nuvita Nutri Folic cukup mendukung proses pembentukan sel darah merah agar kadar Hb normal.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Folic |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi ibu hamil dan menyusui sebanyak 1 tablet per hari. |
5. Nutriwell Vitamin B Complex

Beli Nutriwell Vitamin B Complex di Natural Farm
Sebagai pelengkap nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembentukan sel darah merah sehat dan menjaga kadar hemoglobin normal, vitamin B12 dan asam folat memiliki peranan cukup krusial.
Kabar bahagianya 1 tablet Nutriwell Vitamin B Complex diformulasikan khusus untuk menggabungkan asam folat dan vitamin B12 dalam satu tablet. Tak hanya itu, vitamin B lainnya, seperti B1, B2, B3, B5, B6, dan vitamin B7 juga terkandung di dalam satu tablet yang sama.
Dengan begitu, tubuh Anda tidak mengalami defisiensi asam folat ataupun vitamin B12 yang menyebabkan tubuh mudah lelah hingga anemia.
|
Nama Produk |
Nutriwell Vitamin B Complex |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi orang dewasa 1 tablet salut selaput per hari. |



