Banyak orang makan buah untuk diare cepat sembuh. Akan tetapi, tidak semua jenis buah aman dikonsumsi karena bisa memperparah gejala dan membuat tubuh kehilangan cairan dan elektrolit lebih cepat dari yang disadari.
Buah untuk diare yang tepat harus memenuhi beberapa kriteria, yakni mudah dicerna, tidak memicu gas berlebih, membantu memadatkan feses, dan bisa menggantikan elektrolit yang hilang. Lalu, buah apa yang boleh dimakan saat diare? Berikut beberapa pilihannya.
Jenis Buah untuk Diare agar Cepat Sembuh
Tidak semua buah aman dikonsumsi saat diare, sebagian dapat memperburuk kondisi. Buah untuk diare yang ideal harus mudah dicerna, tidak memicu gas, membantu memadatkan feses, dan menggantikan elektrolit yang hilang.
Berikut adalah tujuh rekomendasi buah yang tepat untuk dikonsumsi saat diare:
1. Pisang
Pisang termasuk salah satu makanan dari diet BRAT yang disarankan ketika Anda sakit perut dan diare. Diet BRAT merupakan pola makan sementara yang hanya boleh mengonsumsi banana, rice, applesauce, dan toast.
Pisang menjadi buah untuk mengatasi diare karena mengandung kadar serat tinggi dan pati resisten untuk membantu menyehatkan pencernaan, sementara kaliumnya menggantikan elektrolit agar tubuh tidak dehidrasi.
2. Kelapa
Air kelapa murni adalah salah satu pilihan buah untuk diare yang paling praktis, terutama untuk menggantikan elektrolit (kalium, magnesium, dan natrium) yang hilang bersama cairan tubuh selama diare berlangsung.
Pilih air kelapa tanpa tambahan gula, versi manis justru bisa memperparah diare. Batasi konsumsi sekitar 250-350 ml per sesi dan minum secara perlahan. Terlalu banyak air kelapa dalam waktu singkat bisa memicu kram perut karena kandungan FODMAP-nya.
3. Delima
Delima adalah buah untuk diare yang bisa dimakan langsung atau dijus. Jika dijus, jangan tambahkan gula agar tidak memperparah diare.
Delima dipilih menjadi buah untuk mengatasi diare karena sifat astringen-nya membantu memadatkan jaringan usus dan mengurangi frekuensi buang air besar. Selain itu, kandungan vitamin C dan antioksidannya membantu tubuh melawan infeksi penyebab sakit perut.
4. Pepaya
Pepaya menjadi buah untuk diare karena memiliki tekstur lembut dan mudah dicerna saat perut sensitif. Buah ini mengandung enzim papain yang membantu memecah protein makanan.
Pilihlah pepaya yang matang sempurna. Pepaya mentah mengandung papain dan lateks tinggi yang dapat mengiritasi saluran cerna, jadi konsumsilah dalam porsi wajar.
5. Apel
Apel adalah buah untuk diare yang direkomendasikan, terutama jika dikupas dan dimasak hingga lunak. Karena kulit apel mentah mengandung serat tidak larut yang berisiko memperburuk diare.
Pektin dalam apel membantu memadatkan tinja dan bersifat prebiotik untuk pemulihan usus, sementara kaliumnya menggantikan elektrolit yang hilang.
6. Blueberry
Jarang ada yang mengetahui bahwa buah blueberry menjadi salah satu buah untuk diare agar keluhan mereda. Blueberry mengandung tanin, zat pengkelat yang membantu memadatkan tinja, agar frekuensi buang air besar berkurang.
Blueberry juga bersifat antioksidan dan serat larut yang bermanfaat untuk kesehatan usus dan melawan bakteri penyebab diare.
7. Pir
Saran buah untuk diare yang terakhir adalah buah pir. Pilih buah pir yang sudah matang dan kupas kulitnya sebelum dimakan. Buah pir mengandung serat larut yang membantu memadatkan feses dan memperlambat pergerakan usus.
Meski boleh dikonsumsi saat diare, jumlahnya harus dibatasi. Pir mengandung sorbitol, gula alkohol bersifat laksatif yang menarik air masuk ke usus besar dan merangsang frekuensi BAB.
Baca Juga: 7 Makanan untuk Diare dan Pantangannya Biar Cepat Sembuh
Adakah Buah yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Mencret?
Sebaiknya hindari buah yang belum matang, terlalu manis, mengandung gas, dan buah sitrus. Buah sitrus mengandung asam tinggi yang dapat memperparah nyeri perut, sementara buah bergas memicu perut kembung dan risiko kram usus.
Tidak yakin apakah gejalamu termasuk diare biasa atau ada masalah pencernaan yang lebih dalam? Skrining Pencernaan bisa membantu Anda menilai kondisi sistem cerna secara keseluruhan.
Cara Menghentikan Diare dengan Tepat
Faktor utama penyebab diare karena tubuh terinfeksi bakteri, parasit ataupun virus tertentu. Cara menghentikan keluhan diare, kurang cukup jika hanya mengonsumsi buah untuk diare.
Mengonsumsi buah untuk mencret harus dibarengi dengan menerapkan gaya dan pola hidup sehat, seperti langkah-langkah berikut ini.
- Cukupi cairan dan konsumsi makanan rendah serat/semi padat untuk memadatkan tinja.
- Hindari makanan tinggi lemak/serat, pedas, produk susu, atau yang mengiritasi usus.
- Konsumsi probiotik dari makanan atau suplemen diperlukan untuk menyeimbangkan bakteri di dalam usus.
- Mengonsumsi antimikroba alami (seperti bawang putih) dapat membantu melawan bakteri penyebab diare.
- Minum suplemen khusus dapat meningkatkan kesehatan usus dan sistem pencernaan.
- Untuk infeksi serius, konsumsi obat anti diare atau antibiotik sesuai resep dokter.
Jika sudah mengonsumsi makanan dan buah untuk diare serta mengikuti beberapa arahan untuk meredakan diare, namun keluhannya tak kunjung hilang. Segera lakukan konsultasi lanjutan dengan dokter.
Kapan Diare Harus Ditangani Dokter?
Mengonsumsi buah untuk diare dan menjaga asupan cairan biasanya cukup untuk mengatasi gangguan pencernaan ini. Namun, beberapa tanda bahaya memerlukan penanganan medis segera karena tidak bisa ditangani secara mandiri di rumah.
Bagi orang dewasa, segeralah menemui dokter apabila mengalami gejala-gejala berikut:
- Kondisi diare menetap lebih dari 2 hari tanpa ada tanda-tanda kesembuhan.
- Terdapat darah pada feses atau tinja terlihat berwarna hitam pekat.
- Muncul rasa nyeri yang hebat di bagian perut atau dubur.
- Suhu tubuh meningkat drastis hingga mencapai di atas 39°C.
- Menunjukkan tanda dehidrasi parah, seperti lemas ekstrem, pusing saat berdiri, mulut kering, serta urine yang sangat sedikit atau berwarna gelap.
Khusus untuk anak-anak, segera hubungi dokter jika ditemukan kondisi berikut:
- Diare yang tidak membaik dalam 24 jam.
- Mulut kering atau anak menangis tanpa mengeluarkan air mata.
- Suhu tubuh di atas 39°C.
- Feses berwarna hitam atau mengandung darah.
- Anak terlihat sangat tidak responsif, mengantuk terus-menerus, atau sangat lemas.
Baca Juga: Diare Pada Anak: Penyebab, Gejala hingga Cara Mengatasinya
Pilihan Suplemen untuk Dukung Kesehatan Pencernaan
Asupan vitamin, mineral, dan zat gizi lain yang memadai penting agar saluran pencernaan bekerja optimal. Berikut ini pilihan suplemen yang baik untuk kesehatan pencernaan Anda.
1. Natural Factors S'Digest

Beli Natural Factors S'Digest di Natural Farm
Diare sering datang tiba-tiba dan langsung menguras energi tubuh. Selain mengonsumsi buah untuk diare, Anda bisa menambahkan Natural Factors S'Digest sebagai pendukung kesehatan saluran pencernaan.
Suplemen ini mengandung kombinasi herbal fennel, anise, dan caraway untuk membantu meredakan gangguan pencernaan, seperti kram perut dan produksi gas berlebihan yang sering menyertai diare.
Dengan dukungan bahan alami tersebut, suplemen dari Natural Factors ini dapat menjadi solusi praktis agar Anda bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.
|
Nama Produk |
Natural Factors S'Digest |
|
Kandungan |
Kombinasi tanaman herbal fennel, anise, dan caraway |
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi 3 kali sehari, setiap konsumsi 1 kapsul |
2. Kyolic 102 Candida Cleanse & Digestive

Beli Kyolic 102 Candida Cleanse & Digestive di Natural Farm
Ketika diare disebabkan oleh gangguan flora usus, istirahat saja tidaklah cukup. Kyolic 102 Candida Cleanse & Digestive hadir untuk membersihkan sistem pencernaan dan menahan laju pertumbuhan jamur yang memperburuk kondisi perut.
Suplemen ini sangat ideal bagi vegetarian karena tidak berbau (odorless), tidak mengiritasi, dan tetap aman digunakan meski perut sedang dalam kondisi sensitif.
|
Nama Produk |
Kyolic 102 Candida Cleanse & Digestive |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
1–2 kapsul, diminum 2 kali sehari setelah makan |
3. Kyolic Dophilus Daily Probiotic

Beli Kyolic Dophilus Daily Probiotic di Natural Farm
Gaya hidup modern hingga pola makan kurang serat kerap kali mengganggu keseimbangan mikrobiota usus. Hal inilah yang berujung pada berbagai masalah pencernaan.
Sebagai solusi untuk menjaga kesehatan sistem cerna, Kyolic Dophilus Daily Probiotic hadir dalam formula The Friendly Trio. Sinergi dari Lactobacillus gasseri, Bifidobacterium bifidum, dan Bifidobacterium longum ini efektif dalam meningkatkan populasi bakteri baik di usus serta mendukung fungsi pencernaan secara menyeluruh.
Dengan mengonsumsinya secara rutin, Anda membantu memelihara kesehatan usus untuk menunjang kenyamanan aktivitas sehari-hari.
|
Nama Produk |
Kyolic Dophilus Daily Probiotic |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi 2 kapsul setiap hari setelah makan |
4. Natures Health Probiotic Complex

Beli Natures Health Probiotic Complex di Natural Farm
Probiotik adalah bakteri baik yang dibutuhkan tubuh untuk membantu meredakan keluhan diare sekaligus menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Selain bisa makanan fermentasi, probiotik juga dapat diperoleh dari suplemen, seperti Natures Health Probiotic Complex.
Suplemen probiotik ini menghadirkan kombinasi dari Lactobacillus acidophilus LA-14 serta Bifidobacterium lactis BL-04 yang berperan untuk mendukung fungsi pencernaan, menjaga kesehatan saluran cerna, dan membantu menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus.
|
Nama Produk |
Natures Health Probiotic Complex |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dikonsumsi 1 kapsul per hari |
5. Nutriwell Probiotics Enzymes

Beli Nutriwell Probiotics Enzymes di Natural Farm
Kesehatan pencernaan bergantung pada peran bakteri baik alias probiotik. Untuk menjaga keseimbangan tersebut, Nutriwell Probiotics Enzymes hadir dengan formula khusus yang menggabungkan probiotik dan enzim pencernaan, seperti protease dan lipase.
Kombinasi tersebut memudahkan tubuh memecah protein dan lemak sehingga penyerapan nutrisi berlangsung lebih efektif tanpa memicu iritasi lambung.
Menjadikan Nutriwell Probiotics Enzymes sebagai bagian dari rutinitas harian menjadi cara praktis untuk memastikan pencernaan sehat dan mendukung kelancaran aktivitas Anda.
|
Nama Produk |
Nutriwell Probiotics Enzymes |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
1 kapsul diminum 2 kali sehari |



