Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Mom & Kids

6 Cara Mengajarkan Anak Puasa secara Bertahap agar Tidak Terpaksa

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Herzanindya Maulianti

Bagikan:

Cara mengajarkan anak puasa pertama kali butuh pendekatan yang sabar dan strategi yang tepat agar si Kecil tidak merasa terbebani. Sebagai orang tua, Anda perlu memahami bahwa melatih anak beribadah merupakan proses panjang yang ada baiknya dimulai dengan cara yang menyenangkan.

Dengan persiapan yang matang, cara mengajarkan anak untuk berpuasa akan terasa lebih ringan bagi fisik dan mental anak. Kuncinya adalah memahami kesiapan anak, mengatur durasi secara bertahap, serta memastikan asupan nutrisi tetap terpenuhi.

Pada Usia Berapa Anak Mulai Belajar Puasa?

Secara agama, kewajiban puasa berlaku setelah anak baligh. Meski begitu, anak bisa mulai dikenalkan puasa sejak usia 4–7 tahun, tergantung kesiapan fisik dan emosionalnya.

Anak Anda mungkin sudah siap untuk mulai belajar berpuasa jika menunjukkan tanda-tanda berikut ini.

  • Anak sudah mengerti dan membedakan waktu, misalnya, pagi, siang, dan sore.
  • Anak mampu menahan lapar beberapa jam tanpa rewel.
  • Anak tidak memiliki kondisi medis atau penyakit tertentu yang menghambatnya berpuasa.
  • Anak mampu mengikuti instruksi sederhana.

Namun, bila si Kecil memiliki riwayat anemia pada anak, gangguan lambung, atau gangguan pertumbuhan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anaj sebelum mulai melatih mereka untuk berpuasa.

Cara Mengajarkan Anak Puasa Pertama Kali

Melatih anak berpuasa seharusnya tidak dilakukan dengan cara memaksa mereka menahan lapar seharian penuh secara mendadak. Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut yang efektif untuk cara mengajarkan anak berpuasa sejak dini secara bertahap.

1. Kenalkan makna puasa secara sederhana

Awal dari panduan mengajarkan anak berpuasa adalah memberikan pemahaman mendasar mengenai tujuan ibadah puasa. Sampaikan makna puasa dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak, misalnya sebagai berikut.

  • Puasa mengajarkan kita untuk bersabar.
  • Dengan berpuasa, kita didorong lebih peduli terhadap sesama.
  • Puasa merupakan sarana untuk melatih pengendalian diri.

Sangat penting untuk menghindari penjelasan yang terlalu rumit supaya anak tidak merasa tertekan atau terbebani.

2. Terapkan puasa secara bertahap

Terapkan pendekatan bertahap dalam mengajarkan anak berpuasa, Alih-alih langsung dapat berpuasa penuh hingga magrib, orang tua bisa memulai dengan beberapa cara berikut.

  • Berpuasa selama beberapa jam, misalnya hingga pukul 10 pagi.
  • Meningkatkan durasi menjadi puasa setengah hari, misalnya hingga waktu zuhur atau pukul 12 siang.
  • Mencoba puasa hingga magrib setelah anak terbiasa dengan durasi lebih pendek.

Peningkatan durasi harus dilakukan secara perlahan serta disesuaikan dengan kemampuan anak menahan rasa lapar dan hausnya.

3. Pastikan anak makan sahur bergizi

Sahur adalah waktu makan yang sangat penting untuk mempertahankan energi anak ketika menjalani puasa. Pastikan menu sahur anak mengandung nutrisi berikut ini.

  • Protein, misalnya telur, ayam, dan tempe.
  • Karbohidrat kompleks, seperti nasi merah dan oatmeal.
  • Sayuran dan buah-buahan segar.
  • Air putih yang cukup.

Hindari makanan yang terlalu manis. Makanan manis dapat menyebabkan peningkatan gula darah mendadak diikuti penurunan cepat sehingga anak lebih mudah merasa lemas.

4. Buat aktivitas ngabuburit yang seru

Alihkan perhatian si Kecil dari rasa lapar dan haus dengan mengajaknya ngabuburit dengan berbagai aktivitas yang menyenangkan. 

Beberapa kegiatan ringan yang dapat Anda lakukan bersama anak, antara lain:

  • menggambar dengan tema Ramadan,
  • membaca buku cerita yang bertema Islami, atau
  • membantu orang tua menyiapkan menu takjil atau menu berbuka.

Aktivitas-aktivitas ini sangat membantu mengalihkan fokus anak dari rasa lapar saat puasa, menjaga suasana hati anak tetap stabil, dan mengurangi risiko anak stres saat menjalani perubahan rutinitas.

5. Jangan memaksa jika anak tidak kuat

Penting untuk memperhatikan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa tubuh si Kecil tidak lagi sanggup menjalani puasa dengan aman. Beberapa gejala tersebut, seperti:

  • kelelahan ekstrem, sangat lesu, dan kesulitan beraktivitas,
  • pusing atau sakit kepala hebat,
  • muntah,
  • keringat dingin, terutama disertai pucat, dan
  • sulit konsentrasi dan bingung, serta nadi cepat atau jantung berdebar.

Segera batalkan puasa anak dan berikan asupan. Beri minuman manis hangat, seperti teh manis. Setelah itu, beri makanan ringan yang mudah cerna, seperti biskuit atau roti.

6. Berikan apresiasi atas usaha mereka

Memberikan apresiasi berupa pujian atau hadiah istimewa di Hari Raya Idulfitri atau Lebaran dapat menjadi penyemangat ekstra bagi anak. Dengan demikian, mereka merasa usahanya dihargai setelah belajar berpuasa dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: 10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Agar Sehat

Rekomendasi Nutrisi Penting untuk Mendukung Anak Saat Belajar Puasa

Meski tidak menggantikan makanan utama, suplemen bisa membantu melengkapi asupan nutrisi anak selama belajar puasa. Menjaga daya tahan tubuh si Kecil selama Ramadan penting agar mereka tidak mudah terserang flu atau kelelahan.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi multivitamin anak di Natural Farm yang bisa Anda pertimbangkan sebagai pelengkap nutrisi harian saat menjalankan ibadah puasa.

1. Childlife Multivitamin & Mineral

childlife multivitamin & mineral

Beli ChildLife Multivitamin & Mineral di Natural Farm

Salah satu kesulitan dalam cara mengajarkan anak berpuasa yakni menjamin asupan nutrisi mereka tercukupi. Childlife Multivitamin & Mineral mengandung vitamin dan mineral esensial terlengkap yang menjadi pilihan tepat untuk si Kecil.

Suplemen ini mendukung tumbuh kembang serta daya tahan tubuh anak dari infeksi. Produk ini sangat membantu, terutama untuk anak yang sulit makan makanan bernutrisi saat sahur atau berbuka.

Untuk mendukung keberhasilan anak berpuasa, berikan dosis suplemen sesuai usia, yakni 1–2 sendok teh untuk anak usia 1–4 tahun dan 2 sendok teh untuk anak di atas 4 tahun. Jaga momen Ramadan si Kecil tetap sehat, kuat, dan penuh energi dengan nutrisi berkualitas tinggi dari multivitamin ChildLife.

2. Nordic Children’s DHA

nordic childrens dha strawberry syrup

Beli Nordic Children’s DHA di Natural Farm

Menjaga semangat dan fokus anak supaya kuat berpuasa hingga waktu berbuka merupakan tantangan. Saat lapar, anak rentan lemas dan sulit berkonsentrasi.

Untuk itu, Anda dapat memberi Nordic Children’s DHA. Suplemen ini mengandung omega-3 yang sangat baik untuk mendukung fungsi otak dan saraf, membantu anak tetap tenang dan fokus, serta menjaga mood sepanjang hari.

Dengan rasa strawberry yang disukai anak, suplemen ini mudah dikonsumsi setelah makan, baik saat sahur maupun berbuka. Dukung cara mengajarkan anak untuk berpuasa dengan memberikan nutrisi terbaik untuk kesehatan otak mereka.

3. Wellness Gummy Kids

wellness gummy kids

Beli Wellness Gummy Kids di Natural Farm

Mengajarkan anak puasa sering terkendala dengan menjaga nafsu makan dan energi serta perubahan jam makan yang memengaruhi nutrisi. Wellness Gummy Kids membuat asupan vitamin harian terasa mirip camilan sehat. Bentuk menarik dan rasa yang enak membantu menjaga energi anak saat belajar berpuasa, tanpa perlu paksaan minum vitamin.

Produk vitamin anak tablet kunyah ini menyediakan multivitamin lengkap, zinc, serta iodine untuk menjaga daya tahan tubuh. Kandungan vitamin B kompleks bisa membantu produksi energi dan stamina, sedangkan folic acid mencegah nafsu makan menurun. Kombinasi ini memastikan anak tetap aktif dan ceria saat belajar berpuasa.

Pastikan nutrisi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang dan semangat ibadah anak Anda. Dosis yang disarankan adalah 1 gummy per hari untuk anak usia di atas 4 tahun.

4. Kyolic Kids Dophilus Probiotic

kyolic kids dophilus probiotic

Beli Kyolic Kid Dophilus Probiotic di Natural Farm

Kesehatan pencernaan prima sangat penting saat mengajarkan anak puasa. Hal ini karena perubahan pola makan bisa memicu gangguan, seperti sembelit atau perut kembung. Kyolic Kids Dophilus Probiotic mengandung formula "The Friendly Trio", tiga strain probiotik yang membantu meningkatkan kesehatan saluran cerna si Kecil.

Probiotik penting untuk menjaga perut dan kekebalan tubuh anak saat puasa, mendukung strategi cara mengajari anak puasa sejak dini agar tidak mudah sakit. Kyolic Kids Dophilus Probiotic hadir dalam bentuk tablet kunyah rasa vanila yang lezat, bebas pengawet dan pewarna, serta praktis sehingga mudah dikonsumsi.

5. Natures Plus Animal Parade ImBooster 

natures plus animal parade kids imbooster

Beli Natures Plus Animal Parade ImBooster di Natural Farm

Kunci mengajarkan anak puasa adalah menjaga daya tahan tubuh stabil agar tak mudah sakit saat beradaptasi dengan pola makan baru. Karena sistem imun anak lebih rentan, perlindungan ekstra selama Ramadan sangat penting.

Natures Plus Animal Parade ImBooster mengandung vitamin dan antioksidan tinggi untuk membantu tubuh melawan penyakit dan infeksi. Kandungan Lactobacillus acidophilus bisa memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus agar penyerapan nutrisi ketika makan sahur dan berbuka lebih optimal. 

Dukung ketahanan tubuh si Kecil supaya ibadah puasa berjalan lancar dan menyenangkan. Untuk anak di atas 2 tahun, disarankan mengonsumsi 1–2 tablet kunyah per hari.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Cara Mengajarkan Anak Puasa

Bagaimana cara mendidik anak berpuasa?
Bagaimana cara memulai puasa untuk anak-anak?
Mengajarkan anak puasa pada usia berapa?
Bagaimana cara agar anak bisa kuat menjalankan puasa?

Kategori Artikel