Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Mom & Kids

7 Cara Menurunkan Panas pada Bayi secara Alami di Rumah

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Herzanindya Maulianti

Bagikan:

Momen melihat bayi yang mengalami panas demam selalu bikin cemas dan khawatir. Cara menurunkan panas pada bayi yang paling cepat adalah dengan memberikan obat. Namun, memakai obat terus-menerus akan berdampak terhadap kondisi kesehatan si Kecil. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui cara menurunkan panas pada bayi secara alami.

Penyebab Demam pada Bayi

Hakikatnya, bayi yang demam dan panas merupakan hal yang baik. Itu berarti daya tahan si Kecil berfungsi baik untuk memproteksi tubuh dari bakteri dan virus.

Tubuh bayi dan anak-anak dikatakan demam bila suhunya di atas 38 derajat Celcius. Lebih spesifik lagi, ketika mengukur suhu tubuh bayi memakai alat termometer yang diletakkan di ketiak dan menunjukkan di atas 37,2 derajat Celcius, maka itu sudah termasuk demam. 

Lantas, apa penyebab demam pada bayi? Berikut ini adalah faktor-faktor penyebabnya.

  • Reaksi terhadap baju yang dikenakan bayi terlalu tebal.
  • Kondisi cuaca lingkungan yang terlalu panas.
  • Sedang tumbuh gigi.
  • Baru saja melakukan imunisasi.
  • Mengalami infeksi bakteri, seperti infeksi saluran kemih atau infeksi telinga, ataupun infeksi virus, seperti flu dan pilek.

Tanda dan Gejala Demam pada Bayi

Selain suhu tubuh yang tinggi, bayi yang sedang demam juga lebih sering menangis, rewel, dan lebih banyak tidur dari biasanya. Bayi juga tidak kurang nafsu menyusu dan makan.

Pada beberapa kasus, demam pada bayi bisa menimbulkan gejala yang perlu dikhawatirkan seperti berikut ini.

  • Bayi rewel diikuti lemas berlebihan.
  • Mulut kering.
  • Demam muncul dan pergi terjadi secara berulang selama lebih dari 7 hari sekalipun setiap demam hanya terjadi beberapa jam saja.
  • Demam disertai ruam kulit.
  • Nyeri perut.
  • Muntah dan diare.
  • Terlihat telinga bayi berair atau merasakan nyeri di bagian telinga.
  • Mengalami permasalahan sulit bernapas normal.
  • Warna bibir, lidah, dan kuku bayi kebiruan.
  • Bayi terlihat pucat dan beberapa kali mengalami kejang.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Anak Demam, Terutama di Malam Hari

Cara Menurunkan Panas pada Bayi secara Alami

Meski sudah tahu kalau demam termasuk respons tubuh karena terdeteksi bakteri dan virus, tetap saja Anda sebagai orang tua merasa khawatir ketika melihat anak yang terus-menerus rewel diikuti suhu badan yang panas. Ini cara menurunkan panas pada bayi secara alami.

1. Kenakan pakaian yang nyaman

Cara alami menurunkan panas pada bayi yakni dengan mengenakan pakaian yang nyaman dan tipis agar anak tidak kepanasan. Meskipun tipis, pakaian tersebut harus tetap menyerap keringat. Pakaian ini membantu anak tertidur lebih pulas. Saat ingin tidur, Anda boleh pakai kipas atau AC untuk meningkatkan suhu dingin di kamar tidur anak.

2. Balurkan bawang merah

Cara menurunkan panas pada bayi secara tradisional dan alami yaitu dengan menggunakan bawang merah. Bawang merah mengandung flavonoid, saponin, dan senyawa fenolik untuk mengatasi peradangan dan gangguan sistem imunitas tubuh. 

Kupas 2–3 siung bawang merah, lalu haluskan dengan cara diiris atau diparut. Selanjutnya, campurkan dengan minyak telon atau minyak kayu putih. Balurkan ramuan bawang merah tersebut ke punggung si Kecil sambil dipijat ringan untuk memberi rasa nyaman.

3. Kompres hangat

Cara menurunkan panas pada bayi yang paling populer dan diketahui banyak orang dengan melakukan kompres hangat pada dahi atau kening bayi. Gunakanlah kain kecil atau waslap berbahan lembut yang sudah direndam dengan air hangat. Kemudian, kompres dahi bayi dengan waslap tersebut untuk meredakan suhu tubuh anak yang panas.

4. Mandi air hangat

Di saat panas, anak tetap diperbolehkan mandi asalkan menggunakan air bersuhu hangat suam-suam kuku. Jangan langsung mengguyur anak dengan air hangat tersebut, gunakan waslap atau spons lembut untuk membasuh tubuh bayi secara perlahan. Basah dari spons juga membantu menurunkan suhu tubuh si Kecil lebih cepat. 

5. Perbanyak asupan cairan

Cara menurunkan panas pada bayi selanjutnya dengan memberikan air putih setiap harinya. Salah satu penyebab demam dan panas pada bayi karena tubuhnya mengalami dehidrasi. Panas tubuh akan menstimulasi keringat dan buang air kecil pada bayi. Jika cairan yang keluar tersebut tidak diganti, maka tubuh anak tidak akan kunjung turun suhunya. 

6. Pastikan anak tetap makan sekalipun sulit

Selain mencukupi asupan cairan, cara menurunkan panas pada si Kecil secara alami adalah dengan menjamin makanan yang dikonsumsi anak. Sekalipun nafsu makannya turun, Anda tetap perlu memastikan si Kecil tetap makan. Suhu tinggi terkadang membuat nafsu makan bayi menurun, tetapi makanan pendamping tetap harus diberikan agar kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi. 

7. Cukupi asupan vitamin D

Salah satu vitamin yang dianjurkan saat bayi demam adalah vitamin D. Jenis vitamin ini bisa meningkatkan dan mengoptimalkan fungsi sistem imunitas tubuh. Cobalah manfaatkan sinar matahari pagi untuk mendapatkan asupan vitamin D secara alami. Lakukan jangan terlalu lama, maksimal 10 menit menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi. 

Rekomendasi Vitamin untuk Mencegah Panas pada Bayi

Cara menurunkan panas pada bayi menitikberatkan akan pentingnya mencukupi nutrisi bagi anak. Berikut ini rekomendasi multivitamin khusus untuk bayi dan anak-anak yang mampu mencegah paparan zat berbahaya yang memicu demam dan panas.

1. Childlife Iron

childlife iron

Beli Childlife Iron di Natural Farm

Childlife Iron bermanfaat untuk menunjang daya tahan tubuh anak agar tetap optimal dalam masa pertumbuhan. Asupan zat besi yang cukup membantu pembentukan sel darah merah yang berperan penting dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh sehingga fungsi organ dan imunitas anak dapat bekerja dengan baik. 

Salah satu keunggulan Childlife Iron terletak pada kandungan Ferrous Bisglycinate Chelate, yaitu bentuk zat besi berkualitas yang aman untuk lambung sensitif dan mempunyai tingkat penyerapan lebih optimal. Kandungan ini membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian anak tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan. 

Dadir dalam bentuk suplemen cair dengan rasa buah beri alami yang disukai anak sehingga lebih mudah dikonsumsi rutin untuk mendukung kesehatan dan kekebalan tubuhnya.

2. ChildLife Cod Liver Oil

childlife cod liver oil

Beli ChildLife Cod Liver Oil di Natural Farm

ChildLife Cod Liver Oil bermanfaat untuk membantu meningkatkan imunitas tubuh anak agar tetap kuat dalam menghadapi paparan kuman. Kandungan asam lemak omega-3 EPA dan DHA tidak hanya berperan dalam menstimulasi kemampuan otak anak, tetapi juga mampu mendukung respon imun tubuh agar bekerja lebih seimbang.

Selain EPA dan DHA, suplemen minyak ikan dari ChildLife ini juga diperkaya dengan vitamin A, D, dan E yang berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Vitamin A mampu mendukung produksi dan fungsi sel darah putih untuk melawan infeksi, sedangkan vitamin D berperan mengoptimalkan respons sistem imun agar bekerja lebih efektif. 

Tak kalah penting, vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang memproteksi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas sehingga kesehatan anak terjaga secara menyeluruh.

3. Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior

nutriwell vitamin c + zinc junior

Beli Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior di Natural Farm

Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior mengandung kombinasi vitamin C dan mineral zinc yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Kedua zat gizi ini bekerja saling melengkapi untuk mengoptimalkan daya tahan tubuh sehingga anak lebih siap menghadapi paparan kuman dan perubahan cuaca. 

Keunggulan Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior terletak pada bentuknya yang berupa gummy sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi si Kecil. Teksturnya yang kenyal dengan rasa yang enak membuat anak tidak merasa seperti sedang mengonsumsi suplemen. 

Dalam satu kemasan, tersedia 3 varian rasa favorit anak, yakni stroberi, lemon, dan pisang, sehingga anak tidak mudah bosan. Alhasil, konsumsi suplemen bisa dilakukan secara rutin untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Cara Menurunkan Panas pada Bayi

Bagaimana agar bayi cepat turun panas?
Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat bayi demam?
Apa pertolongan pertama jika anak panas tinggi?

Kategori Artikel