Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Sport

5 Penyebab Pusing setelah Olahraga dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Yoga Adityo Nugroho

Bagikan:

Pernahkah kamu merasa kliyengan atau pusing setelah olahraga? Kondisi ini dapat muncul sesaat setelah berhenti bergerak atau beberapa menit setelah selesai beraktivitas. Meski kadang terasa ringan, kepala pusing pascaolahraga perlu diperhatikan.

Soalnya, pusing bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak benar terjadi pada tubuh kamu. Simak pembahasan berikut untuk tahu penyebab dan cara mengatasinya agar kamu bisa berolahraga dengan lebih nyaman.

Jenis Sakit Kepala setelah Olahraga

Pertama-tama, kamu mesti mengerti bahwa pusing atau sakit kepala setelah olahraga tidak bisa dianggap sepele. Aktivitas fisik memang bisa membawa perubahan pada tubuh, yang salah satunya menyerang organ penting pada tubuh, termasuk kepala.

Bagi beberapa orang, pusing hanya berlangsung singkat dan hilang dalam beberapa menit. Namun dalam kondisi tertentu, sakit kepala bisa bertahan lebih lama yang menandakan adanya gangguan kesehatan yang lebih serius.

Mengetahui jenis sakit kepala setelah olahraga penting agar kamu tahu kapan waktu harus waspada. Secara umum, kondisi ini dibedakan menjadi dua sebagai berikut ini.

  • Sakit kepala primer. Jenis ini muncul akibat peningkatan aliran darah ke otak saat berolahraga. Sakit kepala terasa berdenyut di kedua sisi kepala dan timbul setelah aktivitas fisik berat. Kondisi ini tidak berbahaya dan bisa membaik dengan istirahat.
  • Sakit kepala sekunder. Jenis ini berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti dehidrasi berat, hipertensi, stroke, dan tumor. Sakit kepala bisa terasa lebih hebat yang disertai mual, muntah, atau gangguan penglihatan. Apabila terjadi setelah olahraga, segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab Pusing setelah Olahraga

Untuk mengurai masalah kepala pusing setelah olahraga, kamu perlu memahami terlebih dahulu penyebabnya. Berikut adalah beberapa kondisi yang mungkin menjadi sumber gangguan ini.

1. Terlalu lama terkena sinar matahari

Berolahraga terlalu lama di bawah sinar matahari langsung dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu pusing. Kondisi ini berkaitan dengan heat exhaustion, yaitu kondisi saat tubuh kesulitan mengatur suhu akibat paparan panas berlebihan. 

Gejala yang timbul biasanya berupa kepala terasa ringan, mual, hingga lemas. Risiko pusing setelah olahraga lebih tinggi jika kamu beraktivitas di cuaca panas terik tanpa hidrasi dan perlindungan yang cukup.

2. Kurangnya suplai oksigen ke otak

Teknik pernapasan yang kurang tepat selama berolahraga bisa membuat tubuh kekurangan oksigen. Akibatnya, otak tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup dan pada akhirnya menyebabkan sensasi pusing. 

Hal ini sering terjadi ketika olahraga intensitas tinggi, misalnya high-intensity interval training (HIIT). Menahan napas tanpa sadar saat angkat beban juga bisa memicu kondisi ini.

3. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan penyebab paling umum pusing setelah olahraga. Selama berolahraga, tubuh kehilangan cairan melalui keringat. Jika cairan tidak tergantikan dengan baik, volume darah bisa menurun sehingga aliran darah ke otak berkurang. 

Akibatnya, kepala terasa ringan, pusing, bahkan berkunang-kunang. Risiko dehidrasi dapat meningkat bila kamu berolahraga dalam waktu lama atau di cuaca panas terik tanpa minum air yang cukup.

4. Turunnya tekanan darah mendadak

Setelah selesai berolahraga, tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kembali aliran darah. Ketika kamu berhenti bergerak secara tiba-tiba, tekanan darah bisa turun mendadak. 

Kondisi yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik ini dapat memicu pusing atau sensasi mau pingsan. Biasanya, masalah ini terjadi jika kamu tidak melakukan pendinginan setelah olahraga dengan benar.

5. Kadar gula darah menurun

Aktivitas olahraga membutuhkan energi yang berasal dari glukosa alias gula darah. Apabila kamu berolahraga dalam kondisi perut kosong, kadar gula darah bisa turun drastis. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut gula darah rendah atau hipoglikemia.

Hipoglikemia setelah berolahraga dapat menyebabkan perasaan pusing, lemas, mual, serta tubuh gemetar. Gula darah rendah sebagai penyebab pusing setelah olahraga cenderung lebih sering terjadi pada pengidap diabetes atau orang yang sedang diet ketat.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Mual Setelah Olahraga Beserta Penyebabnya!

Cara Mengatasi Pusing setelah Olahraga

Lantas, saat merasa pusing, apa solusi yang bisa dicoba untuk meredakannya? Yuk, simak beberapa cara mengatasi pusing dan mual setelah olahraga seperti di bawah ini.

  • Segera berteduh di dalam ruangan ber-AC atau kipas agar tubuh terasa nyaman.
  • Minum air putih atau cairan elektrolit sebelum, selama, dan setelah olahraga.
  • Konsumsi camilan sehat sebelum olahraga bila perut kosong.
  • Lakukan pendinginan dan peregangan setelah selesai berolahraga.
  • Kurangi intensitas olahraga saat merasa tidak enak badan.
  • Konsultasi ke dokter bila pusing sering terjadi, bertahan dalam waktu lama, ataupun disertai gejala lain, seperti mual, muntah, ingin pingsan, dan gangguan penglihatan.

Rekomendasi Suplemen untuk Cegah Pusing setelah Olahraga

Pusing setelah olahraga sering muncul karena tubuh kekurangan cairan. Tak hanya hidrasi, pemilihan suplemen yang tepat juga bisa membantu mencegah kondisi ini. Nah, suplemen dari Natural Farm berikut ini bisa bantu turunkan risiko pusing pascaolahraga.

1. Optimum Nutrition Pre Workout

optimum nutrition pre workout watermelon

Kandungan 175 mg kafein per sajian dari Optimum Nutrition Pre Workout dapat membantu meningkatkan energi dan fokus sebelum latihan. Kafein bekerja merangsang sistem saraf pusat sehingga tubuh tidak mudah drop, yang sering memicu pusing setelah olahraga.

Kamu juga akan mendapatkan asupan creatine dan beta-alanine untuk meningkatkan daya tahan otot selama berolahraga. Akhirnya, kamu nggak gampang kelelahan saat menjalani aktivitas dengan intensitas berat.

Optimum Nutrition Pre Workout baik dikonsumsi 15–30 menit sebelum berolahraga. Untuk hasil optimal, pastikan kamu mengimbanginya dengan pola makan sehat dan program olahraga yang seimbang, ya!

2. BSN NO XPLODE

bsn no xplode fruit punch

BSN NO XPLODE mengandung kombinasi kafein, creatine, dan beta-alanine yang ampuh dalam meningkatkan performa latihan. Formulasi ini juga dapat membantu mengurangi kelelahan sehingga risiko sakit kepala dan pusing pascaolahraga bisa ditekan.

Kandungan L-citrulline dalam suplemen ini juga bekerja sebagai nitric oxide booster untuk meningkatkan kadar nitrit oksida (NO) dalam darah. NO mampu merilekskan otot dinding pembuluh darah sehingga melancarkan suplai oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak.

Suplemen ini baik dikonsumsi 20–30 menit sebelum olahraga. Dengan aturan pakai yang tepat, BSN NO XPLODE dapat memberikan manfaat berikut ini.

  • Membantu meningkatkan energi.
  • Meningkatkan kekuatan dan ketahanan tubuh saat berolahraga.
  • Meningkatkan fokus saat berolahraga.
  • Mengurangi kelelahan.
  • Membantu pembentukan dan perkembangan otot.

3. ISOPURE Infusions

isopure infusions mango lime

Kalau kamu butuh minuman sehat dan menyegarkan pascalatihan, ISOPURE Infusions bisa jadi cocok, nih! Suplemen ini mengandung whey protein isolate sekitar 20 gram per sajian dengan formulasi ringan dan rendah gula.

Protein membantu proses pemulihan otot setelah olahraga. Sementara, kandungan 15 gram sodium di dalam suplemen ini berperan sebagai elektrolit untuk menghidrasi tubuh sehingga bermanfaat dalam mencegah pusing setelah olahraga.

ISOPURE Infusions dianjurkan untuk dikonsumsi dalam 30 menit setelah selesai olahraga. Campurkan 1 scoop ke dalam 354 ml air dingin atau minuman kesukaan kamu.

4. Optimum Nutrition Amino Energy + Electrolytes

optimum nutrition amino energy + electrolytes watermelon

Optimum Nutrition Amino Energy + Electrolytes mengandung 5 gram asam amino serta 100 mg kafein alami dari green tea extract dan green coffee extract. Kombinasi keduanya akan menambah energi serta meningkatkan fokus dan konsentrasi saat berolahraga.

Tambahan elektrolit dalam suplemen dari Optimum Nutrition ini juga membantu mengganti cairan yang hilang melalui keringat dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Hal ini tentu efektif guna mencegah pusing setelah olahraga akibat dehidrasi.

Campurkan 2 scoop ke dalam 295–354 ml air dingin, lalu aduk hingga tercampur rata. Kamu bisa minum suplemen ini pada pagi hari, sebelum berolahraga, ataupun kapan saja ketika membutuhkan energi untuk beraktivitas.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Pusing setelah Olahraga

Bagaimana agar pusing cepat hilang?
Kenapa habis olahraga tensi rendah?
Apakah boleh tidur setelah olahraga?
Apa saja yang tidak boleh dilakukan setelah olahraga?

Kategori Artikel