Health

Ini 5 Obat Sariawan Alami yang Ampuh dan Mudah Anda Temui

Apa Itu Sariawan?

Sariawan (stomatitis aftosa) alias guam adalah lesi atau luka kecil yang dangkal dan terasa sakit di rongga mulut. Luka biasanya muncul pada jaringan lunak dalam mulut, seperti di bibir dalam, pipi dalam, langit-langit mulut, lidah, serta di gusi. Kemunculan sariawan bisa hanya satu atau sekali banyak dan menyebar di dalam rongga mulut.

Sariawan terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Sariawan sederhana: Berukuran kecil dan bisa sembuh dalam rentang waktu satu sampai dua minggu.
  • Sariawan kompleks: Berukuran lebih besar dan lebih dalam. Bentuknya tidak beraturan dan terasa lebih sakit sehingga waktu sembuh lebih lama.

Sariawan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, membiarkan guam di mulut dapat membuat Anda tidak nyaman karena sulit untuk makan dan berbicara. Mengutip Mayo Clinic, aphthous stomatitis adalah jenis sariawan yang paling umum terjadi. Sariawan jenis ini tidak menular, dan obat sariawan juga gampang didapat. Namun di samping itu, ada pula jenis sariawan yang menular yaitu herpes stomatitis yang biasa muncul di bagian luar dekat mulut. Herpes stomatitis disebut juga dengan herpes mulut.

penyebab sariawan

Apa Saja Penyebab Sariawan?

Sariawan dapat disebabkan oleh salah satu atau kombinasi dari beberapa kondisi berikut:

  • Cedera, seperti karena tergigit atau kesalahan dalam menyikat gigi
  • Infeksi jamur, virus, atau bakteri di mulut atau di bagian tubuh lain
  • Penyakit autoimun, seperti lupus
  • Kondisi tertentu, seperti perubahan hormon, kekurangan nutrisi, stres, merokok, dan faktor genetik

Terkadang, penyebab sariawan juga bisa lebih sering terjadi pada ibu hamil karena perubahan hormon selama kehamilan. Terkadang, sariawan bisa jadi menandakan adanya tumor atau kanker di mulut dan lidah. Kondisi ini patut dicurigai jika sariawan yang muncul tak kunjung sembuh.

Apa Saja Gejala Sariawan?

Sariawan tidak akan langsung terasa, tetapi akan berkembang secara perlahan dengan gejala sebagai berikut:

  • Sensasi terbakar pada lidah.
  • Bagian dalam mulut dan tenggorokan berwarna merah.
  • Rasa tak nyaman saat menelan.
  • Muncul warna kemerahan dan rasa nyeri pada bagian mulut yang terdapat gigi palsu.
  • Rasa tidak nyaman dalam mulut.
  • Luka berwarna putih yang muncul di lidah.
  • Pendarahan ringan yang terjadi saat tergores.
  • Daerah bibir terasa kering

Bagaimana Mencegah Sariawan?

Sariawan kadang kali timbul akibat kesehatan rongga mulut. Meskipun obat sariawan mudah didapat atau dapat sembuh sendirinya, pencegahan tetap lebih penting. Penyakit sariawan bisa dicegah dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Berhenti merokok.
  • Membersihkan sela-sela gigi dengan dental floss atau benang gigi.
  • Merawat dan memeriksakan kondisi mulut ke dokter gigi.
  • Menjaga kebersihan mulut.
  • Membatasi konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi.
  • Merawat dan menjaga kebersihan gigi palsu.

obat sariawan

Obat Sariawan Alami yang Ampuh Menghilangkan Sariawan 

1. Daun saga dan akar manis

Daun saga dan akar manis telah lama dipercaya berkhasiat untuk mengobati sariawan. Tanaman ini sering digunakan sebagai obat herbal karena memiliki efek antibakteri, antiradang, dan antioksidan. Berbagai efek tersebut membuat daun saga mampu mempercepat penyembuhan luka akibat sariawan.

2. Daun sirih

Daun sirih sering dikonsumsi dengan cara dikunyah. Tanaman yang umum dipakai dalam pengobatan tradisional ini memiliki beberapa khasiat, di antaranya adalah sebagai antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Itulah sebabnya mengapa daun sirih dapat digunakan sebagai obat herba untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, termasuk sebagai obat sariawan.

3. Minyak kelapa

Selain madu, kamu juga bisa mengoleskan minyak kelapa pada sariawan. Minyak ini dipercaya dapat menyembuhkan dan mencegah penyebaran sariawan akibat infeksi bakteri, selain juga membantu mengurangi kemerahan dan nyeri sariawan.

4 .Es batu

Nyeri akibat sariawan kerap membuatmu susah makan dan minum. Agar bisa mengunyah makanan atau minum air dengan lebih nyaman, kamu bisa mengemut es batu pada daerah sekitar sariawan agar nyerinya berkurang untuk sementara waktu.

5. Madu

Menurut sebuah penelitian, madu efektif sebagai obat sariawan dalam mencegah infeksi dan membantu penyembuhan luka, termasuk luka akibat sariawan. Untuk menyembuhkan sariawan, kamu bisa mengoleskan madu sebanyak 4 kali sehari. Disarankan untuk memilih madu yang tidak dipanaskan dengan suhu tinggi (pasteurisasi).

Jenis madu harus memiliki sifat anti-bakteri dan anti-inflamasi yang dapat bekerja sangat baik untuk menyembuhkan sariawan. Nah, salah satunya jenis madu yang memiliki sifat tersebut adalah madu Manuka Health MGO 115+. Produk ini adalah produk alami di dunia yang mengandung senyawa Methylglyoxal, yang terbukti sangat efektif sebagai antibakterial alami, dan dapat digunakan sebagai obat sariawan pula. Produk ini dihasilkan dari nektar tanaman Leptospermum scoparium asli yang berada di Selandia Baru. Semakin tinggi angka MGO nya semakin tinggi pula aktifitas anti-bakterinya. Manfaat lain yang terdapat di Manuka Health MGO 115+ adalah:

  • Methylglyoksal (MGO), senyawa antibakteri yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem pertahanan tubuh dengan melawan bakteri-bakteri jahat serta menjaga bakteri yang bermanfaat untuk tubuh.
  • Gula rantai pendek, glukosa pada madu langsung diserap kedalam aliran darah dan digunakan sebagai sumber energi yang baik untuk setiap sel tubuh bekerja secara maksimal. Fruktosa pada madu diserap secara lambat sehingga menyediakan energi yang berkelanjutan.
  • Mikronutrien, membantu perbaikan fungsi hormon dan memelihara kesehatan organ tubuh.
  • Sebagai antioksidan, yang memberikan perlindungan melawan stres oksidatif akibat adanya radikal bebas yang berasal dari dalam tubuh maupun faktor eksternal.

Semoga artikel ini dapat membantu terutama bagi Natural Buddy yang sedang mengalami sariawan dan bingung cara mengatasinya. Untuk tahu info lain yang lebih lengkap, yuk cek terus website Natural Farm dan instagramnya di @naturalfarm.id. Happy Healthy Habits! ☺

 

Sumber:

https://www.klikdokter.com/penyakit/sariawan