Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Mom & Kids

7 Obat Tradisional Anak Demam Malam yang Aman untuk Si Kecil

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm • Ditulis oleh Satria Aji Purwoko •

Bagikan:

Obat tradisional anak demam malam umumnya dicari orang tua ketika si Kecil tiba-tiba rewel karena suhu tubuhnya naik di tengah malam. Kondisi anak demam memang dapat membuat orang tua cemas, terlebih saat kondisi ini muncul di luar jam operasional klinik atau apotek.

Sebelum memutuskan memberi obat, terdapat beberapa metode tradisional mengatasi anak demam di malam hari yang aman dan bisa dilakukan di rumah. Mengetahui langkah yang tepat membantu Anda memberi respons dengan tenang dan efektif.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Demam Malam Hari?

Demam adalah salah satu alasan paling umum kunjungan anak ke dokter, tercatat sebagai keluhan pada sekitar 20% kunjungan di pelayanan gawat darurat (Tan et al., 2023).

Ketika anak demam di malam hari, langkah awal yang perlu Anda lakukan adalah mengukur suhu tubuh menggunakan termometer. Menurut Nemours KidsHealth (2025), demam pada anak ditandai dengan suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih. 

Langkah awal yang benar sangat menentukan seberapa efektif penanganan selanjutnya. Ini adalah beberapa hal yang perlu dilakukan saat anak demam di malam hari.

  • Berikan ASI lebih sering bagi bayi, atau air putih dan cairan bening untuk anak yang lebih besar agar tubuh tetap terhidrasi.
  • Kenakan pakaian yang tipis dan nyaman agar tubuh anak dapat melepaskan panas dengan lebih baik.
  • Jaga suhu ruangan tetap sejuk, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.
  • Pantau suhu anak berkala setiap 30–60 menit untuk memantau perkembangannya.

Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam

Sama pentingnya dengan langkah penanganan, orang tua juga perlu menghindari sejumlah kesalahan saat anak demam yang justru dapat memperburuk kondisi si Kecil.

  • Jangan berikan kompres es atau air dingin, karena ini bisa menyempitkan pembuluh darah dan justru menahan panas di dalam tubuh.
  • Hindari membedong atau melapisi tubuh anak dengan selimut tebal, karena berisiko memperparah demam.
  • Jangan berikan obat aspirin (asam asetilsalisilat) kepada anak-anak, karena berisiko menyebabkan sindrom Reye yang berbahaya.
  • Hindari langsung membawa ke UGD, kecuali suhu anak melebihi 40 derajat Celsius, anak tampak sangat lemas, atau demam disertai kejang.

Baca Juga: 6 Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari yang Tepat

Pilihan Obat Tradisional Anak Demam Malam

Pilihan obat penurun panas anak ini umumnya cukup mudah ditemui di dapur atau apotek terdekat. Obat alami ini umumnya relatif aman bila digunakan dengan benar. 

Setiap cara memiliki cara pemakaian yang berbeda, jadi pastikan Anda menyesuaikannya dengan usia dan kondisi anak.

Pilihan Obat

Usia

Cara Pemakaian

Kompres hangat

Semua usia

Kain basah hangat ditempelkan di dahi, ketiak, atau selangkangan; ganti tiap 10-15 menit.

Bawang merah + minyak kelapa

Semua usia

Haluskan 2-3 siung bawang merah, campur minyak kelapa, balurkan ke punggung dan telapak kaki

Minyak kayu putih

Semua usia

Balurkan lembut ke dada, punggung, dan telapak kaki

Madu + lemon

Di atas 1 tahun

Campurkan 1 sdt madu dan sedikit perasan lemon ke air hangat, berikan perlahan

Rebusan jahe hangat

Di atas 2 tahun

Rebus 1-2 irisan jahe dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas; sajikan hangat 50-100 ml

Air kelapa muda

Semua usia

Berikan dalam suhu ruangan untuk mengganti elektrolit yang hilang saat demam

ASI atau cairan bening

Semua usia

Perbanyak ASI untuk bayi; berikan air putih, sup bening, atau oralit untuk anak lebih besar

*) Catatan: Metode di atas membantu meredakan gejala dan menjaga tubuh tetap nyaman saat demam, tetapi bukan untuk menggantikan pengobatan dari dokter.

Setelah menyimak ringkasan di atas, berikut ini adalah 7 pilihan obat panas anak tradisional yang dapat menjadi langkah pertolongan pertama sebelum membawanya ke dokter.

1. Kompres hangat

Kompres hangat adalah obat tradisional anak demam malam yang biasa direkomendasikan serta mudah dilakukan di rumah. 

Basahi kain bersih dengan air hangat bersuhu sekitar 37–40 derajat Celsius, lalu tempelkan di dahi, ketiak, atau lipatan selangkangan anak (Sabilla et al., 2026)

Metode ini bekerja dengan melebarkan pembuluh darah di permukaan kulit, sehingga panas tubuh lebih mudah dilepaskan ke lingkungan sekitar. Ganti kain setiap 10–15 menit ataupun saat kain mulai terasa tidak hangat di tangan.

2. Bawang merah dan minyak kelapa

Bawang merah yang dicampur minyak kelapa jadi salah satu obat demam alami untuk anak yang sudah turun-temurun digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia. 

Kandungan senyawa aktif dalam bawang merah dipercaya membantu merangsang sirkulasi darah, sehingga tubuh lebih efektif melepaskan panas (Simanjuntak et al., 2025).

Haluskan 2–3 siung bawang merah dan campurkan dengan minyak kelapa secukupnya, lalu balurkan ke punggung, perut, dan telapak kaki anak. Pastikan tidak ada luka terbuka di area yang akan dibalur agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit anak.

3. Minyak kayu putih

Banyak orang tua juga membalurkan minyak kayu putih sebagai cara yang lebih praktis. Hal ini dapat diberikan secara lembut ke area dada, punggung, dan telapak kaki anak. 

Sensasi hangat dari minyak kayu putih bisa memberikan rasa nyaman dan membantu tubuh si Kecil lebih rileks saat demam berlangsung di malam hari.

Hindari minyak kayu putih di area wajah dan sekitar hidung, utamanya pada bayi di bawah 2 tahun. Gunakan minyak secukupnya supaya tidak mengiritasi kulit anak yang sensitif.

4. Madu dan perasan lemon

madu lemon obat panas anak tradisional

Kombinasi madu dan perasan lemon dapat jadi pilihan obat tradisional anak demam malam yang bermanfaat untuk anak berusia di atas 1 tahun. Campurkan 1 sendok teh madu dan sedikit perasan lemon ke dalam air hangat, lalu berikan kepada anak dengan perlahan.

Tinjauan oleh Oduwole et al. (2018) dalam Cochrane Database of Systematic Reviews yang melibatkan 6 uji acak terkontrol pada 899 anak menemukan bahwa madu dapat membantu meredakan batuk, yang kerap menyertai demam, hingga 3 hari penggunaan.

Penting untuk diingat bahwa madu tidak boleh diberikan pada bayi berusia di bawah 1 tahun karena berisiko menyebabkan botulisme, penyakit serius yang dapat memicu kelumpuhan otot akibat racun dari bakteri Clostridium botulinum (CDC, 2026).

5. Rebusan jahe hangat

Jahe mempunyai sifat antiinflamasi alami yang secara tradisional bisa dimanfaatkan sebagai obat demam alami untuk anak. Untuk anak di atas 2 tahun, rebus 1–2 irisan jahe kecil dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu tunggu sampai hangat sebelum diberikan.

Shahrajabian et al. (2019) di dalam Acta Agriculturae Scandinavica menjelaskan bahwa jahe mengandung senyawa aktif, seperti 6-gingerol, 6-shogaol, zingerone, serta senyawa fenolik dan flavonoid. Senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang dapat mendukung pemulihan tubuh saat sakit.

Awalnya, Anda cukup beri rebusan jahe ke anak dalam jumlah kecil, sekitar 50–100 ml, dan amati respons si Kecil sebelum bisa memberikannya lebih banyak.

6. Air kelapa muda

Air kelapa muda mengandung elektrolit alami yang bisa membantu mencegah dehidrasi saat anak demam. Ini adalah cara tradisional mengatasi anak demam di malam hari yang mudah dilakukan, menyegarkan, dan umumnya disukai oleh anak-anak.

Berikan air kelapa muda dalam suhu ruangan, bukan dalam kondisi dingin. Langkah ini akan membantu mengganti cairan tubuh yang hilang selama demam dan menjaga keseimbangan elektrolit agar kondisi si Kecil tidak memburuk.

7. Perbanyak ASI dan cairan bening

Untuk bayi yang masih menyusu, perbanyak frekuensi pemberian ASI selama anak demam. 

ASI atau Air Susu Ibu ini punya kandungan antibodi alami yang dapat membantu tubuh bayi melawan infeksi penyebab demam, sekaligus menjaga tubuh mereka agar tetap terhidrasi.

Sementara itu, untuk anak yang lebih besar, berikanlah air putih, sup bening, atau oralit saat diperlukan. Asupan cairan yang cukup penting untuk mencegah dehidrasi ketika pilihan obat tradisional anak demam malam belum mampu menurunkan suhu tubuh secara signifikan.

Baca Juga: 7 Cara Menurunkan Demam pada Anak sesuai Anjuran Dokter

Kapan Demam pada Anak Perlu Diwaspadai?

Demam pada anak umumnya merupakan respons alami tubuh terhadap infeksi. Akan tetapi, waspadai ciri-ciri berikut ini yang menunjukkan demam anak butuh pemeriksaan medis.

  • Anak usia di bawah 3 bulan mengalami suhu tubuh 38 derajat Celsius atau lebih.
  • Anak usia lebih dari 3 bulan mengalami demam 40 derajat Celsius atau lebih.
  • Kondisi demam berlangsung lebih dari 3 hari.
  • Anak terlihat sangat lemas atau sulit dibangunkan.
  • Anak sulit bernapas atau napas tampak cepat.
  • Anak tidak mau minum atau mengalami tanda dehidrasi, seperti jarang buang air kecil dan mulut kering.
  • Mengalami kejang saat demam.
  • Muncul ruam atau bintik merah yang tidak memudar saat ditekan.
  • Anak mengalami sakit kepala berat, leher kaku, atau muntah berulang.

Jika si Kecil menunjukkan tanda dan gejala di atas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Suplemen Pendukung Daya Tahan Anak dari Natural Farm

Menangani demam anak harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Meski demikian, menjaga daya tahan tubuh anak sejak dini merupakan langkah yang tidak kalah penting. 

Natural Farm menyediakan suplemen daya tahan tubuh yang dirancang khusus untuk anak, sehingga sistem imun mereka lebih siap menghadapi infeksi.

1. ChildLife Multivitamin & Mineral

childlife multivitamin mineral

Beli ChildLife Multivitamin & Mineral 237 ml di Natural Farm

Anak yang rentan demam mungkin membutuhkan dukungan nutrisi yang lebih lengkap dari asupan makanan biasa. ChildLife Multivitamin & Mineral diformulasikan khusus membantu mendukung tumbuh kembang anak dengan kombinasi 16 vitamin dan mineral esensial.

Kombinasi ini berpotensi mendukung fungsi imun sehari-hari agar anak tidak gampang sakit. Formula cair dan rasa Natural Orange/Mango membuat suplemen ini lebih mudah diberikan, bahkan untuk anak-anak mulai usia 6 bulan.

Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin dan mineral harian, daya tahan tubuh si Kecil akan bekerja lebih optimal dalam menghadapi paparan infeksi penyebab demam. Namun, perlu diingat bahwa suplemen adalah pelengkap, bukan pengganti nutrisi dari makanan.

2. ChildLife Liquid Vitamin C

childlife liquid vitamin c

Beli ChildLife Liquid Vitamin C 118 ml di Natural Farm

Vitamin C adalah nutrisi utama yang berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh anak dan membantu proses pemulihan saat sakit. ChildLife Liquid Vitamin C tersedia dalam bentuk cair yang lebih praktis diberikan pada anak kecil sekali pun. 

Kandungan vitamin C di dalamnya mampu mendukung fungsi imun serta berkontribusi pada pemulihan ketika anak sedang tidak enak badan akibat demam. Produk ini cocok diberikan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak sehari-hari. 

Berikan sesuai dosis yang tertera di kemasan. Imbangi dengan pemberian makanan bergizi, karena suplemen adalah pelengkap, bukan pengganti asupan nutrisi dari makanan harian.

3. ChildLife Echinacea

childlife echinacea

Beli ChildLife Echinacea 29,6 ml di Natural Farm

Sistem imun yang kuat merupakan “benteng” terbaik tubuh anak untuk menangkal serangan infeksi penyebab demam. ChildLife Echinacea mengandung kombinasi ekstrak Echinacea angustifolia dan Echinacea purpurea untuk mendukung pertahanan alami tubuh. 

Echinacea diketahui akan membantu mendukung respons imun alami, sehingga anak lebih siap menghadapi paparan penyakit di lingkungan sekitar. Produk ini diformulasikan khusus untuk anak dengan dosis yang disesuaikan berdasarkan usia dan kebutuhannya. 

ChildLife Echinacea ini tersedia dalam bentuk cair yang praktis dan mudah dikonsumsi oleh anak-anak. Kombinasikan dengan ChildLife Liquid Vitamin C untuk mendukung pemulihan anak demam di malam hari.

Tetap berikan makanan bergizi seimbang guna memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Produk ini berperan sebagai pelengkap, bukan pengganti nutrisi harian dari makanan.

4. No Cough for Kids

no cough for kids

Beli No Cough For Kids 100 ml di Natural Farm

Demam pada anak sering kali disertai batuk yang membuat si Kecil tidak nyaman, utamanya saat hendak tidur di malam hari. No Cough for Kids mengandung bahan herbal alami untuk mendukung kenyamanan pernapasan anak saat batuk.

No Cough for Kids mempunyai kombinasi Citrus aurantifolia fructus (jeruk nipis), Glycyrrhiza glabra radix (akar manis), serta Thymus vulgaris herba (daun thyme), yang dikenal sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk anak.

Frekuensi batuk yang berkurang membuat si Kecil dapat beristirahat lebih nyaman di malam hari. Tubuh yang cukup beristirahat berperan penting dalam mendukung pemulihan demam agar berlangsung lebih optimal.

Pastikan anak tetap mendapatkan makanan dan cairan yang cukup selama sakit. Suplemen ini hanya pelengkap dan tidak menggantikan nutrisi harian yang diperoleh dari makanan.

5. Wellness Vitamin D3 500 IU Drops

wellness vitamin d3 500 iu drops

Beli Wellness Vitamin D3 500 IU Drops 15 ml di Natural Farm

Defisiensi vitamin D pada anak terkait dengan melemahnya sistem imun serta meningkatnya risiko infeksi berulang yang memicu demam. Wellness Vitamin D3 500 IU Drops hadir dalam bentuk tetes yang mudah diberikan untuk bayi dan anak-anak tanpa repot.

Sistem Euro Dropper memastikan pemberian dosis tepat 500 IU vitamin D3 yang membantu mendukung fungsi kekebalan tubuh dan tumbuh kembang si Kecil secara menyeluruh.

Dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin D harian, tubuh si Kecil bisa lebih siap menghadapi paparan lingkungan sehari-hari. Pastikan kebutuhan nutrisi anak tetap didukung melalui pola makan seimbang. Suplemen adalah pelengkap, bukan pengganti nutrisi dari makanan.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Obat Tradisional Anak Demam Malam

Apa yang harus dilakukan ketika anak demam malam hari?
Apakah minyak kayu putih dan bawang merah bisa menurunkan panas?
Daun apa yang cepat menurunkan panas anak?
Apa yang tidak boleh dilakukan saat anak demam tinggi?

Kategori Artikel