Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Mom & Kids

12 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam, Bunda Wajib Tahu!

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Satria Aji Purwoko

Bagikan:

Ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam dan penting dipahami setiap orang tua. Sebagian besar tindakan yang terasa wajar, misalnya mengompres dengan air es atau membungkus anak dengan selimut tebal, justru dapat memperburuk kondisi si Kecil. 

Mengetahui kesalahan saat menangani demam anak, sama pentingnya dengan mengetahui cara menurunkan demam pada anak yang benar. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Pentingnya Memahami Demam pada Anak

Demam adalah respons tubuh anak yang terjadi ketika suhu tubuh naik melebihi suhu tubuh normal. Perlu orang tua pahami bahwa demam bukanlah penyakit, melainkan respons alami dari sistem imun saat melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), suhu tubuh normal anak-anak berkisar antara 36,5 hingga 37 derajat Celsius (°C). Demam terjadi ketika suhu tubuh anak lebih dari 38°C. Kondisi ini umumnya disebabkan infeksi virus atau bakteri, seperti flu, pilek, infeksi saluran pernapasan, dan infeksi telinga.

Jangan terlalu khawatir ketika anak demam. Kondisi ini justru berfungsi membangun sistem kekebalan agar lebih efektif melawan kuman penyebab penyakit, sehingga pemulihan bisa berlangsung lebih efektif.

Yang paling penting adalah memastikan si Kecil tetap merasa nyaman, cukup minum, serta terhindar dari cara keliru yang bisa mengganggu sistem imun memperburuk kondisinya.

Baca Juga: 7 Vitamin untuk Anak yang Sering Sakit, Bantu Jaga Imunitas!

Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam

Anda sebagai orang tua tentu tidak merasa tega saat melihat anak lemas dan rewel karena demam. Maka dari itu, wajar bila Anda melakukan berbagai cara untuk menurunkan demam dengan cepat dan efektif.

Namun, pastikan bahwa langkah yang dilakukan bukan hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam seperti pembahasan di bawah ini.

1. Memberi obat yang keliru

Begitu anak demam, hal pertama yang terlintas di kepala Anda adalah memberi obat. Akan tetapi, pemberian obat yang keliru bisa berdampak serius pada kesehatan anak.

Hindari memberikan aspirin untuk anak di bawah usia 18 tahun yang demam karena infeksi virus. Hal ini bisa menimbulkan sindrom Reye, kondisi serius yang bisa merusak fungsi hati dan otak secara permanen.

Gunakan paracetamol atau ibuprofen yang aman bagi anak sesuai dosis dan anjuran dokter.

2. Menggabungkan lebih dari satu obat demam

Mungkin ada orang tua yang beranggapan kalau menggabungkan dua obat penurun panas, misalnya paracetamol dan ibuprofen sekaligus, bisa membuat demam anak cepat turun. 

Ini adalah hal yang tidak boleh dilakukan saat anak demam karena dapat memicu overdosis. Studi menemukan bahwa penggunaan kombinasi kedua obat ini tidak memberikan manfaat klinis yang lebih besar dibandingkan penggunaan satu obat saja (Purssell, 2011).

3. Menaikkan dosis obat sendiri

Menaikkan dosis obat demam tanpa petunjuk dokter sangatlah berbahaya. Kelebihan dosis paracetamol dapat menyebabkan kerusakan hati serius (Gupte, 2016), meskipun diberikan dengan niat mempercepat penurunan demam. 

Selalu ikuti dosis yang tertera di kemasan atau konsultasikan langsung dengan dokter anak untuk memastikan pemberian yang tepat dan aman bagi si Kecil.

4. Mengompres dengan air es

Mengompres anak dengan es atau air dingin tidak disarankan. Suhu terlalu dingin membuat pembuluh darah menyempit dan menghambat pelepasan panas dari dalam tubuh.

Sama halnya dengan anak demam boleh mandi. Pastikan tidak mandi air dingin, karena hal ini hanya membuat suhu tubuh turun saat mandi, lalu naik kembali setelahnya.

Sebagai gantinya, pakai kain yang direndam air hangat suam-suam kuku buat mengompres dahi atau ketiak anak. Metode ini lebih efektif untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

5. Mengusap tubuh dengan alkohol

Memakai alkohol usap (rubbing alcohol) ke kulit anak untuk menurunkan demam telah lama ditinggalkan dalam praktik modern. Uap alkohol yang menguap berisiko terhirup anak serta kondisi kulit sensitif pada anak malah bisa memicu masalah kulit.

Mirip seperti metode sebelumnya, alangkah lebih baik gunakan kompres dengan air hangat suam-suam kuku sebagai cara menurunkan panas anak yang lebih aman dan efektif.

6. Memakaikan baju atau selimut tebal

pantangan saat anak demam

Anak demam boleh pakai selimut tipis saat merasa kedinginan. Namun, memberi baju tebal atau selimut berlapis-lapis harus dihindari. Lapisan terlalu tebal menghambat pengeluaran panas tubuh ke udara sekitar, sehingga suhu tubuh anak tidak kunjung turun.

Bahkan, studi menunjukkan bahwa bedong atau overbundling diketahui sebagai salah satu pemicu suhu tubuh tinggi pada bayi berusia 6 hari (Fu et al., 2002). Oleh karena itu, cukup kenakan pakaian tipis dan longgar agar panas lebih mudah dilepaskan.

7. Membiarkan anak terlalu aktif

Hal berikutnya yang tidak boleh dilakukan saat anak demam yakni membiarkan anak terlalu aktif seperti biasa. Anak yang sedang demam justru harus banyak istirahat untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar berfungsi lebih optimal dalam melawan infeksi.

Meski demikian, aktivitas ringan, seperti duduk bermain di tempat tidur atau membaca buku tetap diperbolehkan. Hindari berlari, bermain aktif, atau beraktivitas di luar ruangan, selama demam masih berlangsung.

8. Memaksa anak makan besar

Makan lebih banyak agar cepat sembuh? Awas, itu anggapan yang keliru. Wajar bila nafsu makan anak turun saat demam karena ini adalah respons tubuh ketika melawan infeksi.

Memaksa anak makan porsi besar justru memicu rasa tidak nyaman serta mual. Tawarkan makanan ringan yang mudah dicerna, seperti sup hangat atau bubur. Nafsu makan anak biasanya akan pulih seiring dengan membaiknya kondisi tubuh.

9. Mencegah anak minum air putih

Dehidrasi adalah risiko nyata saat anak demam, karena tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat dan lajur pernapasan yang meningkat. Pastikan anak minum air putih yang cukup sepanjang hari. 

Ketika anak menolak, berikan makanan berkuah atau buah tinggi air, seperti semangka atau melon. Untuk bayi yang masih menyusu, tambah frekuensi pemberian ASI eksklusif selama demam berlangsung agar kebutuhan cairannya tetap terpenuhi.

10. Memberi minuman dingin berlebihan

Minuman yang terlalu dingin atau es krim mampu memicu ketidaknyamanan di tenggorokan dan perut saat anak sedang tidak enak badan. Selain itu, minum cairan terlalu dingin dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti perut kram. 

Tawarkan air dengan suhu ruangan atau sedikit hangat yang lebih mudah diterima tubuh. Air hangat juga lebih nyaman bagi pencernaan anak selama masa demam berlangsung.

11. Mengarahkan kipas angin langsung tubuh

Anak demam boleh pakai kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara yang nyaman di dalam ruangan. Meski demikian, jangan arahkan langsung ke tubuh anak. 

Angin langsung berisiko membuat anak menggigil secara tiba-tiba sehingga otot menegang dan suhu tubuh justru kembali meningkat karena tubuh berusaha mempertahankan panas. Arahkan kipas ke dinding atau langit-langit supaya sirkulasi udara tetap nyaman.

12. Menunda ke dokter saat demam tinggi dan kejang

Segera bawa anak ke dokter jika suhu tubuh mencapai 39°C atau lebih pada anak di atas 3 bulan. Sementara untuk bayi di bawah 3 bulan, segera ke dokter bila suhu tubuh 38°C atau lebih (IDAI, 2015). 

Demam pada anak yang disertai kejang, ruam, kesulitan bernapas, hingga tidak merespons atau sulit dibangunkan, memerlukan evaluasi medis segera. Jangan menunda penanganan karena keterlambatan dapat meningkatkan risiko komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga: 7 Cara Mengatasi Lemas pada Anak setelah Sakit, Efektif & Aman!

Suplemen untuk Dukung Imunitas Anak di Natural Farm

Normalnya, demam akan mereda setelah 3–4 hari. Oleh karena itu, tindakan berlebih yang tidak boleh dilakukan saat anak demam malah bisa memperparah kondisi buah hati. 

Saat anak demam, Anda tidak perlu terlalu panik. Asupan nutrisi yang cukup, termasuk dari vitamin daya tahan tubuh anak, bisa membantu tubuh si Kecil lebih siap menghadapi infeksi. 

Natural Farm menyediakan berbagai suplemen imun berkualitas khusus untuk anak. Berikut ini adalah rekomendasi selengkapnya.

1. ChildLife Multivitamin & Mineral

childlife multivitamin mineral

Beli ChildLife Multivitamin & Mineral 237 ml di Natural Farm

Fondasi imun tubuh anak yang kuat dimulai dari kecukupan vitamin dan mineral hariannya. ChildLife Multivitamin & Mineral hadir sebagai suplemen lengkap dengan kombinasi lebih dari 16 vitamin dan mineral esensial dalam satu formulasi suplemen sirup anak

Formula ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan daya tahan si Kecil secara menyeluruh. Tersedia dalam bentuk cair dan rasa Natural Orange yang enak, sehingga mudah diberikan ke anak-anak.

Si Kecil yang sedang demam butuh asupan nutrisi tambahan, salah satunya dari ChildLife Multivitamin & Mineral. Ingat, produk ini adalah pelengkap, bukan pengganti pola makan bergizi seimbang. Konsultasikan dengan dokter anak sebelum pemberian rutin.

Nama Produk

ChildLife Multivitamin & Mineral 237 ml

Kandungan Utama

Kombinasi lebih dari 16 vitamin dan mineral esensial

Manfaat

  • Mendukung daya tahan tubuh terhadap paparan penyakit dan infeksi
  • Menyediakan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak
  • Menyediakan antioksidan untuk melawan radikal bebas dari lingkungan

Anjuran Konsumsi

  • Usia 6–12 bulan: sesuai anjuran dokter
  • Usia 1–4 tahun: 1–2 sendok teh sehari
  • Usia di atas 4 tahun: 2 sendok teh sehari

No. Registrasi BPOM

SI154606061

2. ChildLife First Defense

childlife first defense

Beli ChildLife First Defense 118 ml di Natural Farm

Ketika si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda kurang enak badan, mendukung pertahanan awal tubuh sedini mungkin bisa menjadi langkah yang tepat. ChildLife First Defense punya kombinasi mineral dan herbal untuk membantu memelihara daya tahan tubuh anak.

Kandungan Zinc, Olive Leaf Extract, Elderberry, dan Larix occidentalis diformulasikan untuk mendukung respons imun anak. Kombinasi ini membantu pertahanan tubuh bekerja lebih optimal di awal masa sakit, termasuk ketika anak baru mulai demam. 

Tersedia dalam bentuk cair dengan rasa alami yang lebih gampang diterima anak, sehingga pemberian suplemen tidak lagi menjadi tantangan bagi orang tua. 

Suplemen adalah pelengkap, bukan pengganti obat dan penanganan dari dokter. Konsultasi ke dokter anak bila kondisi si Kecil tidak membaik atau demam berlanjut lebih dari 48 jam.

Nama Produk

ChildLife First Defense 118 ml

Kandungan Utama

  • Zinc (Zinc Gluconate)
  • Olive Oil Extract (Olea europaea)
  • Elderberry Fruit Extract (Sambucus nigra
  • Larix occidentalis bark extract

Manfaat

  • Membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh yang sehat
  • Membantu recovery setelah sakit
  • Membantu tubuh lebih siap menghadapi paparan flu
  • Membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan
  • Berperan sebagai antioksidan untuk melawan efek radikal bebas

Anjuran Konsumsi

Usia di atas 2 tahun: 1 sendok teh, 3 kali sehari

No. Registrasi BPOM

SI214647861

3. ChildLife Echinacea

childlife echinacea

Beli ChildLife Echinacea 29,6 ml di Natural Farm

Manfaat echinacea telah lama dikenal sebagai tanaman herbal yang mendukung daya tahan secara alami. ChildLife Echinacea menghadirkan manfaat tersebut dalam sediaan cair yang mudah diberikan kepada si Kecil. 

Kombinasi ekstrak Echinacea angustifolia dan Echinacea purpurea di dalamnya mendukung pertahanan alami tubuh anak dalam menghadapi paparan kuman sehari-hari, yang mungkin menginfeksi dan memicu demam pada anak.

Suplemen ini baik untuk dijadikan pelengkap perawatan si Kecil yang sedang sakit. Pastikan konsultasi tentang dosis dan aturan pakai yang tepat dengan dokter anak, khususnya pada anak berusia di bawah 2 tahun.

Nama Produk

ChildLife Echinacea 29,6 ml

Kandungan Utama

  • Echinacea purpurea
  • Copper (Copper Gluconate)

Manfaat

  • Mendukung fungsi kekebalan tubuh secara alami
  • Membantu melindungi tubuh dari risiko infeksi
  • Mendukung pemulihan dari gejala flu dan pilek
  • Berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas
  • Mendukung pemulihan saat sakit

Anjuran Konsumsi

  • Usia 2–5 tahun: 5 tetes, 4 kali sehari
  • Usia 5–12 tahun: 10 tetes, 4 kali sehari
  • Untuk pemeliharaan: 1 kali sehari setiap hari

No. Registrasi BPOM

TI174657461

4. Wellness Vitamin D3 500 IU Drops

wellness vitamin d3 500 iu

Beli Wellness Vitamin D3 500 IU Drops 15 ml di Natural Farm

Tahukah Anda bahwa kekurangan vitamin D mampu memengaruhi kemampuan tubuh anak dalam melawan infeksi penyebab demam? Wellness Vitamin D3 500 IU Drops hadir dalam bentuk tetes yang praktis diberikan, khususnya untuk bayi dan anak kecil.

Kandungan vitamin D3 di dalamnya membantu mendukung penyerapan kalsium, kesehatan tulang, sekaligus daya tahan tubuh si Kecil terhadap infeksi. 

Tidak hanya melalui suplemen, pastikan lengkapi asupan vitamin D si Kecil dengan paparan sinar matahari pagi yang cukup setiap hari sebagai sumber alami. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan dosis yang tepat sesuai usia dan kondisi kesehatan anak.

Nama Produk

Wellness Vitamin D3 500 IU Drops 15 ml

Kandungan Utama

  • Vitamin D3 (Cholecalciferol)

Manfaat

  • Membantu memelihara fungsi imun
  • Membantu memelihara kesehatan tulang dan gigi
  • Membantu memenuhi kebutuhan vitamin D

Anjuran Konsumsi

Anak di atas 1 tahun: 1 tetes per hari atau sesuai anjuran dokter

No. Registrasi BPOM

SI246066531

5. Herbana Little Lila Immune Support

herbana little lila immune

Beli Herbana Little Lila Immune Support 100 ml di Natural Farm

Saat demam si Kecil reda, membangun kembali daya tahan tubuhnya dengan bahan alami menjadi langkah cerdas selanjutnya. Herbana Little Lila Immune Support punya kandungan bahan herbal pilihan yang diformulasikan mendukung sistem imun anak secara alami.

Produk ini membantu daya tahan tubuh si Kecil agar lebih siap menghadapi aktivitas harian. Dirancang ramah anak dengan rasa Natural Orange yang lebih mudah diterima dan bentuk stick pack yang terasa menyenangkan saat dikonsumsi rutin.

Berikan sesuai dosis yang dianjurkan pada kemasan. Perlu diingat bahwa suplemen adalah pelengkap, yang tidak menggantikan asupan nutrisi alami dari makanan sehat sehari-hari.

Nama Produk

Herbana Little Lila Immune Support 100 ml

Kandungan Utama

  • Madu (Mel depuratum)
  • Kunyit (Curcuma domestica rhizoma)
  • Meniran (Phyllanthus niruri)
  • Temulawak (Xanthorrhiza rhizoma)
  • Daun kelor (Moringa oleifera)

Manfaat

  • Membantu memelihara daya tahan tubuh
  • Membantu memelihara kesehatan dengan menambah zat gizi
  • Membantu memperbaiki nafsu makan

Anjuran Konsumsi

  • Usia 2–6 tahun: 1 x 1 stick pack per hari
  • Usia 7–12 tahun: 2 x 1 stick pack per hari

No. Registrasi BPOM

TR256026461

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Anak Demam

Bagaimana cara agar demam anak cepat turun?
Apa pertolongan pertama saat anak demam tengah malam?
Apakah anak demam boleh dipakaikan kaus kaki?
Bolehkah minum zat besi saat anak demam?

Kategori Artikel