Penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO), setidaknya 19,2 juta orang di seluruh dunia meninggal dunia karena penyakit jantung pada tahun 2022 silam.
Lebih lanjut, penyakit jantung menyumbang sekitar 32% dari total kematian di seluruh dunia. Memahami sakit jantung sejak dini adalah langkah awal yang penting untuk melindungi diri sendiri dan keluarga Anda.
Apa Itu Penyakit Jantung?
Penyakit jantung adalah istilah yang mencakup berbagai kondisi yang memengaruhi fungsi dan struktur jantung, meliputi pembuluh darah jantung, selaput jantung, katup jantung, dan otot jantung. Kondisi ini disebut juga sebagai penyakit kardiovaskular.
Jantung adalah organ vital pada tubuh manusia yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Ketika organ ini mengalami gangguan, pasokan darah yang kaya oksigen dan nutrisi ke jaringan tubuh terganggu.
Masalah jantung terjadi akibat beberapa faktor. Menurut WHO, faktor risiko penyakit jantung berasal dari gaya hidup dan lingkungan, yakni kebiasaan merokok dan minum alkohol, pola makan tidak sehat, obesitas, kurang aktivitas fisik, hingga polusi udara.
Riwayat keluarga dengan masalah jantung atau kondisi lain, misal hipertensi, diabetes, atau kolesterol tinggi, juga meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular secara signifikan.
Ciri-Ciri Penyakit Jantung yang Perlu Diwaspadai
Banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya telah mengalami gangguan pada jantung. Hal ini karena tanda dan gejala penyakit jantung sering dianggap sebagai keluhan biasa.
Mengenali ciri-ciri penyakit jantung sejak awal dapat menyelamatkan nyawa. Berikut adalah beberapa gejala yang perlu untuk Anda perhatikan.
- Nyeri atau rasa tertekan di dada, terutama saat beraktivitas atau stres.
- Sensasi nyeri umumnya menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, atau punggung.
- Sesak napas yang muncul tanpa sebab jelas, bahkan ketika sedang beristirahat.
- Jantung berdebar kencang atau tidak beraturan (palpitasi) yang terasa tidak nyaman.
- Kelelahan ekstrem, padahal tidak sedang melakukan aktivitas berat.
- Pusing atau pingsan mendadak tanpa sebab yang jelas.
- Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau perut akibat penumpukan cairan.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami nyeri dada mendadak disertai keringat dingin dan sesak napas, segera hubungi layanan gawat darurat. Munculnya kondisi ini dapat menjadi tanda serangan jantung yang membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga: Waspada Lebih Dini! Inilah 10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri
Jenis Penyakit Jantung yang Umum Terjadi
Tidak semua penyakit jantung itu sama. Setiap jenis mempunyai penyebab, mekanisme, dan penanganan yang berbeda. Lihat tabel di bawah ini sebagai perbandingan.
|
Jenis Penyakit Jantung |
Penyebab Utama |
Gejala Khas |
|
Penyakit jantung koroner |
Penumpukan plak di arteri |
Nyeri dada, sesak napas |
|
Serangan jantung |
Penyumbatan arteri |
Nyeri dada mendadak, keringat dingin |
|
Aritmia |
Gangguan sinyal listrik jantung |
Jantung berdebar, pusing, dan ingin pingsan |
|
Gagal jantung |
Otot jantung melemah |
Bengkak pada kaki, sesak napas |
|
Penyakit katup jantung |
Cacat lahir bawaan, infeksi, atau faktor penuaan |
Jantung berdebar, nyeri dada |
Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan dari beberapa jenis gangguan pada jantung yang paling umum ditemukan.
1. Penyakit jantung koroner
Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penumpukan plak di dalam arteri koroner. Kondisi ini dalam istilah medis disebut aterosklerosis.
Plak ini dapat menyempitkan pembuluh darah serta mengurangi aliran darah ke otot jantung. Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis masalah pada jantung yang paling banyak terjadi serta menyebabkan serangan jantung dan kematian mendadak.
2. Serangan jantung
Serangan jantung timbul karena aliran darah menuju ke jantung terganggu secara signifikan. Kebanyakan kasus masalah jantung ini disebabkan oleh penyumbatan arteri koroner akibat kolesterol dan lemak yang membentuk plak.
Berkurangnya aliran darah ke jantung biasanya menimbulkan gejala, seperti nyeri dada dan sesak napas. Rasa sakit ini bisa menyebar ke lengan kiri, leher, hingga punggung.
3. Gangguan irama jantung
Gangguan irama jantung atau dalam istilah medis disebut sebagai aritmia terjadi saat sinyal listrik jantung tidak berfungsi normal. Kondisi ini menyebabkan detak jantung terlalu cepat (takikardi), terlalu lambat (bradikardi), atau tidak beraturan.
Aritmia umumnya tidak berbahaya. Namun, jenis tertentu seperti ventrikel fibrilasi berpotensi mengancam nyawa tanpa penanganan segera. Dilansir dari Cleveland Clinic, peluang untuk bertahan hidup menurun 7–10% untuk setiap menit pasien menunggu penanganan.
4. Gagal jantung
Gagal jantung bukan berarti organ jantung berhenti bekerja, melainkan jantung tidak mampu memompa darah dengan kapasitas optimal. Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh menjadi terganggu.
Gangguan ini disebabkan oleh otot jantung yang terlalu lemah atau kaku, sebagai akibat dari penyakit jantung koroner, hipertensi yang tidak terkontrol, atau kerusakan katup jantung.
5. Penyakit katup jantung
Katup jantung berfungsi untuk mengatur aliran darah di dalam jantung. Ketika katup jantung mengalami kerusakan atau tidak menutup secara sempurna, aliran darah akan terganggu.
Penyebab penyakit jantung bisa karena penyakit bawaan lahir, infeksi, atau proses penuaan. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala, seperti pusing, jantung berdebar, nyeri dada, hingga sesak napas saat beraktivitas.
Cara Mencegah Gangguan pada Jantung
Untuk kondisi bawaan, seperti penyakit katup jantung karena cacat lahir, pencegahan tidak bisa dilakukan. Belum ada upaya yang efektif untuk mencegah gangguan jantung tersebut hingga saat ini.
Meski demikian, sebagian besar masalah jantung bisa dicegah dengan menghindari faktor risikonya. Langkah ini juga sekaligus bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung.
Berikut ini adalah beberapa langkah konkret yang bisa Anda terapkan.
- Rutin olahraga minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang.
- Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang dengan memperbanyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan ikan berlemak seperti salmon atau makarel.
- Berhenti merokok karena kebiasaan buruk ini mampu merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat pembentukan plak di pembuluh darah.
- Kelola stres dengan relaksasi, meditasi, atau melakukan aktivitas yang disukai.
- Pantau tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah secara berkala melalui pemeriksaan kesehatan rutin (medical check-up).
- Pertahankan berat badan ideal karena penumpukan lemak di area perut mampu meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan.
- Pertimbangkan suplemen pendukung kesehatan jantung, seperti coenzyme Q10, omega-3, dan vitamin D3 setelah berkonsultasi dengan dokter.
Baca Juga: Cari Suplemen Vitamin untuk Jantung? Ini 8 Rekomendasinya!
Dukung Kesehatan Jantung dengan Suplemen Pilihan
Pola makan sehat dan olahraga ialah fondasi utama kesehatan jantung. Tetapi tubuh sering kali membutuhkan dukungan tambahan agar jantung bekerja optimal setiap hari.
Natural Farm menghadirkan pilihan suplemen berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus untuk mendukung kesehatan kardiovaskular. Berikut ini adalah beberapa produk yang bisa menjadi bagian dari rutinitas sehat Anda.
1. Natural Factors Coenzyme Q10

Beli Natural Factors Coenzyme Q10 di Natural Farm
Coenzyme Q10 (CoQ10) adalah antioksidan alami yang diproduksi tubuh dan berperan vital dalam produksi energi sel jantung. Seiring bertambahnya usia, kadar CoQ10 di dalam tubuh menurun secara alami sehingga fungsi otot jantung pun melemah.
Natural Factors Coenzyme Q10 hadir dalam kandungan 100 mg per softgel guna membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Tercukupinya CoQ10 bisa membantu mempertahankan energi jantung, mengurangi stres oksidatif, dan mendukung tekanan darah yang sehat.
Suplemen ini cocok bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun atau memiliki riwayat masalah jantung dalam keluarga. Meski demikian, jangan lupa periksakan diri dengan dokter untuk mengetahui seberapa besar risiko Anda, ya!
2. Nutriwell Omega 3 Fish Oil

Beli Nutriwell Omega 3 Fish Oil di Natural Farm
Asam lemak omega-3, terutama EPA dan DHA, dapat membantu menurunkan kadar lemak darah, mengurangi peradangan, serta mendukung irama jantung yang stabil. Hal ini tentu berkontribusi dalam mempertahankan kondisi jantung yang sehat.
Untuk mendapat manfaat EPA dan DHA sekaligus, Anda bisa pakai Nutriwell Omega 3 Fish Oil yang mengandung 1.000 mg fish oil (18% EPA dan 12% DHA) dalam setiap softgel-nya.
Suplemen adalah pelengkap pola makan sehat, bukan pengganti. Maka dari itu, pemakaian suplemen ini sebaiknya diimbangi dengan konsumsi ikan berlemak dalam menu harian.
3. Nutriwell CoQ10

Beli Nutriwell CoQ10 di Natural Farm
Nutriwell CoQ10 adalah pilihan cerdas bagi Anda yang ingin mendapatkan manfaat CoQ10 dalam formulasi yang lebih terjangkau. CoQ10 bekerja langsung di mitokondria sel jantung untuk menghasilkan adenosin trifosfat (ATP), bahan bakar utama kontraksi otot jantung.
Suplemen ini ideal untuk penderita penyakit jantung yang sedang dalam terapi statin. Studi dalam Journal of the American Heart Association (2018) menyebutkan bahwa statin dapat menurunkan kadar CoQ10 yang beredar sebesar 16–54 persen.
Dengan asupan CoQ10 yang cukup, jantung Anda bekerja lebih efisien dan risiko kelelahan jantung berkurang. Konsultasikan dengan dokter sebelum minum suplemen ini.
4. Solaray Red Yeast Rice

Beli Solaray Red Yeast Rice di Natural Farm
Kolesterol tinggi adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung koroner. Red yeast rice atau angkak merah mengandung monacolin K, yakni senyawa alami yang bekerja mirip dengan statin untuk menghambat produksi kolesterol berlebih di hati.
Manfaat bahan alami tersebut saat ini bisa Anda peroleh dengan mudah dalam Solaray Red Yeast Rice. Suplemen ini mengandung 600 mg ekstrak angkak (Monascus purpureus) per kapsul untuk membantu mengurangi lemak darah.
Minum 2 kapsul per hari untuk memelihara kesehatan tubuh. Pastikan Anda telah konsultasi dengan dokter sebelum memakai produk dari Solaray ini, terlebih jika Anda sudah menjalani terapi obat penurun kolesterol.
5. Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU

Beli Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU di Natural Farm
Tinjauan dalam jurnal Clinical Hypertension (2018) menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D berkaitan erat dengan peningkatan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Salah satu upaya memenuhi kebutuhan vitamin D harian adalah melalui konsumsi vitamin.
Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU punya 1.000 IU vitamin D3 (cholecalciferol) per kaplet yang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D dengan cepat.
Kadar vitamin D di dalam darah yang optimal ini berperan untuk regulasi tekanan darah dan fungsi otot jantung. Asupan vitamin D dari suplemen direkomendasikan untuk Anda yang jarang beraktivitas di luar ruangan dan berisiko tinggi kekurangan vitamin D.
Pastikan untuk konsultasi dan periksa dengan tenaga medis guna mengetahui berapa besar vitamin D yang Anda butuhkan setiap hari.



