Health

Penyebab Maag yang Sering Disepelekan

Gastritis atau yang lebih dikenal dengan maag bisa menyerang siapa saja dan umumnya rentan dialami oleh orang-orang yang memiliki kesibukan padat. Maag disebabkan oleh faktor yang beragam, namun banyak orang yang tidak menyadari hal tersebut. Sebagai informasi berikut beberapa penyebab maag yang sering luput dari perhatian dan terkesan disepelekan:

1. Porsi Makan Terlalu Banyak

Jika Kamu sering makan dalam porsi banyak sekaligus, maka kurangi kebiasaan tersebut mulai dari sekarang. Porsi makan yang terlalu banyak akan membuat lambung harus bekerja ekstra untuk mencerna makanan

Sebaiknya makanlah dalam porsi kecil serta mengkonsumsi cemilan setiap 2 sampai 3 jam sekali, dengan begitu lambung dapat bekerja secara normal. Namun perlu diingat, pastikan untuk memilih jenis cemilan yang aman untuk lambung.  

2. Pola Makan Tidak Teratur

Sibuk melakukan pekerjaan sehari-hari memang sering membuat pola makan kita menjadi berantakan. Perut yang dibiarkan kosong dalam waktu yang lama dapat menyebabkan produksi asam lambung meningkat. Asam lambung tersebut dapat melukai dinding lambung hingga ke kerongkongan dan menimbulkan gejala maag.

3. Berbaring Dalam Kondisi Perut Penuh 

Sering berbaring dalam kondisi perut penuh juga bisa menyebabkan gastritis. Tubuh dalam posisi berbaring tersebut akan memicu kenaikan asam lambung. Selain itu gejala maag disebabkan oleh kebiasaan ini juga bisa membuat Kamu menjadi sulit tidur karena terasa rasa tidak nyaman di perut 

Tunggulah dalam rentang waktu 2 sampai 3 jam setelah makan ketika hendak berbaring atau tidur di malam hari. Untuk menghindari rasa kantuk, pastikan tidak makan menjelang waktu tidur. Jika terpaksa makan di malam hari, Kamu bisa terlebih dahulu melakukan aktivitas lain sebelum tidur, misalnya dengan menonton tv atau berbincang bersama keluarga.

4. Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan Pedas

Hingga saat ini kepopuleran makanan pedas memang tidak pernah surut. Banyak sekali jenis hidangan yang menonjolkan cita rasa pedas dengan level tertentu. Namun tahukah Kamu jika  kandungan minyak dalam cabai akan memperlambat kinerja lambung? Ya, lambung yang bekerja dengan lambat bisa menjadi penyebab asam lambung naik ke esofagus sehingga menyebabkan tenggorokan terasa panas. 

Oleh karena itu bagi Kamu penyuka makanan pedas, mulailah untuk mengurangi konsumsi penganan yang menggunakan banyak cabai. Meski sulit untuk dilakukan, Kamu tetap harus mengutamakan kesehatan di atas segalanya. 

Memakai Celana Ketat

Siapa yang mengira jika menggunakan celana ketat bisa menjadi pemicu maag. Faktanya celana ketat memang bisa menekan perut dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Jadi mulai sekarang, usahakan untuk tidak mengenakan celana yang terlalu ketat ya. 

Setelah mengetahui penyebab maag dari ulasan di atas, diharapkan Kamu bisa lebih memperhatikan kesehatan sistem pencernaan. Meski umumnya maag disebabkan oleh kebiasaan buruk yang bisa diperbaiki dengan gaya hidup sehat, beberapa kondisi medis tertentu juga bisa menjadi penyebab gastritis. Jika Kamu mengalami gejala maag yang tidak kunjung reda, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang tepat.