Saat menurunkan berat badan, nasi merah lebih direkomendasikan daripada nasi putih. Meski begitu, keunggulan nasi merah vs nasi putih tetap perlu kamu ketahui lebih lengkap lagi agar tubuh tetap terjaga kesehatannya sekalipun sedang diet.
Secara umum, nasi merah lebih sehat dibanding nasi putih karena memiliki serat lebih tinggi dan indeks glikemik lebih rendah. Namun, dari segi kalori nasi merah dan nasi putih tidak berbeda signifikan. Pemilihan terbaik tergantung pada kondisi kesehatan dan tujuan diet masing-masing.\
Perbedaan Nasi Merah vs Nasi Putih
Untuk memutuskan mana nasi yang terbaik antara nasi merah vs nasi putih yang sesuai kebutuhanmu, tak bisa hanya dilihat dari segi kalori saja. Sebab untuk mengoptimalkan seluruh fungsi tubuh, kamu juga harus mempertimbangkan gizi dan nutrisi lainnya.
Yuk, sama-sama memahami perbedaan nasi putih dan nasi merah dengan benar dalam pembahasan di bawah ini!
1. Jumlah kalori
Perdebatan jumlah kalori antara nasi merah dan nasi putih masih terjadi. Kalori 100 gram beras merah adalah 360 kkal, sedikit lebih tinggi dari beras putih dengan 358 kkal.
Namun, setelah dimasak, kalori nasi merah berada pada kisaran 110–189 kkal, cenderung lebih rendah dari nasi putih yang berkisar 129–135 kkal.
2. Komparasi indeks glikemik
Meskipun kalori nasi merah cenderung lebih tinggi, penting juga untuk mempertimbangkan indeks glikemik. Indeks glikemik atau IG adalah parameter untuk mengetahui kemampuan makanan yang dikonsumsi dalam meningkatkan kadar gula darah.
Indeks glikemik nasi merah lebih rendah dibandingkan dengan nasi putih, yakni 55 dan 73. Hal ini berarti nasi putih lebih cepat meningkatkan kadar gula darah daripada nasi merah.
3. Kandungan serat
Nasi merah memiliki serat lebih tinggi daripada nasi putih karena proses penggilingan dan pengelupasan beras putih menghilangkan lapisan luar atau bekatul. Padahal, bagian yang dibuang dari berasi ini kaya akan kandungan serat.
Serat penting untuk kesehatan pencernaan serta efektif menjaga rasa kenyang lebih lama. Kandungan nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama saat melakukan diet.
4. Kandungan mineral
Dedak beras merah mempertahankan serat dan mineral penting seperti kalium, mangan, magnesium, selenium, zinc, dan zat besi. Sementara itu, nasi putih kehilangan banyak mineral karena proses penggilingan dan pengelupasan.
5. Kandungan zat gizi lainnya
Kandungan senyawa antioksidan, yakni proanthocyanidin dan anthocyanin, yang memberi warna merah pada nasi merah berpotensi melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis, seperti penyakit Parkinson, penyakit jantung, dan kanker.
Selain itu, nasi merah tinggi protein dan asam lemak yang sangat baik untuk meningkatkan pertumbuhan otot, menyediakan energi, dan membuat kenyang lebih lama.
Kesimpulannya, perbandingan nasi merah vs nasi putih bisa kamu lihat dalam tabel berikut.
|
Komponen |
Nasi Merah |
Nasi Putih |
|
Kalori (per 100 g beras) |
±360 kkal |
±358 kkal |
|
Indeks glikemik |
±55 (rendah) |
±73 (tinggi) |
|
Serat |
Lebih tinggi |
Lebih rendah |
|
Mineral |
Lebih lengkap |
Lebih sedikit |
|
Antioksidan |
Ada |
Hampir tidak ada |
Tips Mengonsumsi Nasi yang Benar
Nasi merah dan nasi putih pada dasarnya menjadi sumber karbohidrat dan energi. Namun, manfaat nasi merah bisa berkurang jika salah diolah.
Untuk mendapat manfaat maksimal, rendam beras merah selama 6–8 jam atau semalaman dengan air hangat. Ini bertujuan untuk mengurangi kadar asam fitat atau zat antinutrisi yang menghambat proses penyerapan mineral di dalam tubuh.
Perhatikan juga cara mengonsumsi nasi yang benar agar nutrisinya bisa didapatkan secara maksimal dan program diet tidak terganggu.
Berikut ini adalah beberapa tips mengonsumsi nasi yang benar.
- Batasi porsi nasi sekitar 100–150 gram atau setara 1 centong sedang per makan.
- Kombinasikan dengan lauk dan sayuran sebagai sumber protein dan serat.
- Usahakan makan malam 2–3 jam sebelum waktu tidur.
- Jangan ngemil makanan tidak sehat, seperti snack atau makanan ringan.
- Hindari konsumsi minuman manis dan beralkohol.
- Seimbangkan pola makan sehat dengan olahraga minimal 30 menit per hari.
Sempurnakan Program Diet dengan Konsumsi Suplemen yang Aman
Sudah menjaga pola makan, menerapkan gaya hidup sehat, mengontrol makanan, dan rajin olahraga? Nah, untuk mendukung program diet atau proses pembentukan otot kamu, ini dia suplemen berkualitas yang patut untuk dicoba!
1. Optimum Nutrition Casein

Beli Optimum Nutrition Casein di Natural Farm
Optimum Nutrition Casein adalah solusi protein slow release yang membantu pemulihan otot dalam jangka panjang. Berbeda dari whey yang cepat diserap, micellar casein melepaskan asam amino secara bertahap. Ini membuat otot tetap mendapat asupan protein lebih lama, terutama saat tubuh tidak menerima makanan.
Saat tidur, tubuh masuk fase puasa yang berisiko memecah massa otot. Casein membentuk gel di lambung dan dicerna perlahan sehingga suplai protein tetap stabil sepanjang malam. Efek kenyangnya juga membantumu mengontrol asupan kalori dan mengurangi keinginan ngemil di malam hari.
|
Nama Produk |
Optimum Nutrition Casein |
|
Jenis Protein |
Micellar Casein (protein lambat serap) |
|
Kandungan Protein |
24 gram per serving |
|
Manfaat Diet |
Menjaga rasa kenyang lebih lama & mencegah lapar tengah malam |
|
Profil Nutrisi |
Rendah Lemak, Rendah Gula, & Rendah Kalori |
|
Keunggulan |
Mengandung BCAA, Glutamine, & Enzim Pencernaan |
|
Waktu Konsumsi |
Sebelum tidur atau saat jeda makan yang panjang |
|
Jumlah Servings |
53 sajian |
2. ISOPURE Zero Carb

Beli ISOPURE Zero Carb di Natural Farm
ISOPURE Zero Carb dibuat untukmu yang ingin protein murni tanpa tambahan makronutrisi lain. Suplemen ini mengandung 100% Whey Protein Isolate (WPI) yang telah difiltrasi untuk menghasilkan protein berkualitas tinggi dengan penyerapan cepat. Cocok untuk kamu yang menjaga kalori tetap rendah, tetapi tetap ingin mempertahankan massa otot.
Semua gula, karbohidrat, dan laktosa dihilangkan, sehingga lebih ramah untuk diet keto atau program cutting. Risiko kembung lebih kecil dan lonjakan gula darah bisa ditekan. ISOPURE juga dilengkapi vitamin dan mineral penting agar kebutuhan mikronutrien tetap terpenuhi. Alhasil, metabolisme dan performa tubuh tetap optimal selama fase penurunan lemak.
|
Nama Produk |
ISOPURE Zero Carb |
|
Jenis Protein |
100% Whey Protein Isolate (Cepat Serap) |
|
Kandungan Protein |
25 Gram per Serving |
|
Manfaat Diet |
Mendukung pembakaran lemak & diet ketat rendah karbohidrat |
|
Profil Nutrisi |
0g Karbohidrat, 0g Gula, Bebas Laktosa & Gluten |
|
Keunggulan |
Diperkaya vitamin & mineral esensial untuk metabolisme |
|
Waktu Konsumsi |
Segera setelah latihan atau saat membutuhkan protein cepat |
|
Jumlah Servings |
44 sajian |
3. BSN Syntha 6 Isolate

Beli BSN Syntha-6 Isolate di Natural Farm
BSN Syntha-6 Isolate menggabungkan protein isolate berkualitas dengan komposisi rendah lemak dan gula. Produk susu protein ini cocok untuk kamu yang ingin membangun massa otot tanpa lemak (lean body mass) sekaligus menjaga asupan kalori tetap terkontrol.
Setiap sajian mengandung 25 gram protein yang membantu memperbaiki serta membangun jaringan otot setelah latihan. Peningkatan massa otot ini juga mendukung pembakaran kalori saat tubuh beristirahat.
Dibandingkan dengan produk lain, suplemen BSN umumnya memiliki rasa creamy sehingga rasanya tetap nyaman untuk dikonsumsi rutin. Hasilnya kamu bisa menjaga konsistensi diet harus tanpa merasa terlalu terbebani.
|
Nama Produk |
BSN Syntha 6 Isolate |
|
Jenis Protein |
Isolate Protein Matrix (Whey & Milk Protein Isolate) |
|
Kandungan Protein |
25 Gram per Serving |
|
Manfaat Diet |
Menjaga metabolisme aktif & mendukung pembentukan otot baru |
|
Profil Nutrisi |
Rendah Lemak & Rendah Gula (Transisi Diet Sehat) |
|
Keunggulan |
Teknologi Fast & Slow Release serta rasa yang sangat lezat |
|
Waktu Konsumsi |
Pasca-latihan, di antara jam makan, atau sebagai camilan sehat |
|
Jumlah Servings |
±48 sajian |
4. Optimum Nutrition Whey Gold Standard Isolate

Beli Optimum Nutrition Gold Standard Isolate di Natural Farm
Optimum Nutrition Whey Gold Standard Isolate diproduksi dengan filtrasi canggih sehingga menghasilkan whey protein isolate berkualitas dengan karbohidrat dan lemak yang minimal. Susu protein dari Optimum Nutrition ini sangat cocok untuk gaya hidup aktif dan kebutuhan pemulihan yang cepat setelah olahraga.
Tiap sajian ON mengandung profil asam amino lengkap, termasuk 11,4 gram Asam Amino Esensial (EAA) guna membantu memperbaiki jaringan otot. Formulanya rendah lemak dan bebas gluten sehingga lebih ramah untuk berbagai pola makan.
Penyerapan yang cepat membantu otot segera mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan serta mengurangi risiko DOMS yang menyebabkan rasa pegal berlebih setelah latihan.
|
Nama Produk |
Optimum Nutrition Whey Gold Standard Isolate |
|
Jenis Protein |
100% Whey Protein Isolate (Terfiltrasi & Ultra-Murni) |
|
Kandungan Protein |
25 Gram per Serving |
|
Manfaat Diet |
Pembentukan otot kering (lean muscle) & pemulihan intensif |
|
Profil Nutrisi |
1g Karbohidrat, Rendah Lemak, & Bebas Gluten |
|
Keunggulan |
11.4g EAA, 5.5g BCAA, & 4.3g Glutamine/Glutamic Acid |
|
Waktu Konsumsi |
Pasca-latihan atau pagi hari saat tubuh butuh protein cepat |
|
Jumlah Servings |
±24 Sajian |
5. ISOPURE Whey Protein Isolate Unflavored

Beli ISOPURE Whey Protein Isolate Unflavored di Natural Farm
ISOPURE Whey Protein Isolate Unflavored menghadirkan susu protein murni tanpa perasa, pewarna, atau gula tambahan. Cocok untuk kamu yang ingin punya kontrol penuh terhadap asupan harian dan menjaga pola makan tetap sederhana.
Rasanya netral sehingga mudah dicampurkan ke jus, oatmeal, atau adonan makanan tanpa mengubah cita rasa. Setiap sajian mengandung 25 gram 100% Whey Protein Isolate (WPI) yang cepat diserap untuk mendukung metabolisme dan pemeliharaan otot. Tanpa pemanis buatan, produk ini juga lebih nyaman untuk pencernaan sensitif dan program diet ketat.
|
Nama Produk |
ISOPURE Whey Protein Isolate Unflavored |
|
Jenis Protein |
100% Whey Protein Isolate (Murni & Tanpa Rasa) |
|
Kandungan Protein |
25 Gram per Serving |
|
Manfaat Diet |
Kontrol kalori total & mendukung pembersihan asupan (clean eating) |
|
Profil Nutrisi |
0g Karbo, 0g Gula, 0g Lemak, Bebas Laktosa & Gluten |
|
Keunggulan |
Tanpa pemanis, perasa, atau pewarna buatan (Plain) |
|
Waktu Konsumsi |
Fleksibel: Pasca-latihan atau dicampur ke dalam makanan/minuman |
|
Jumlah Servings |
±16 Sajian |



