Pemberian zinc untuk diare anak telah direkomendasikan WHO dan UNICEF sejak tahun 2004 sebagai salah satu pengobatan utama, bersama garam rehidrasi oral (oralit), untuk membantu mengurangi keparahan dan durasi diare pada anak.
Meskipun diare sering dianggap ringan, kondisi ini bisa berbahaya bagi anak di bawah lima tahun jika tidak ditangani dengan tepat. Simak manfaat zinc, sumber makanan yang kaya nutrisi ini, serta aturan konsumsinya untuk mendukung kesembuhan si Kecil.
Manfaat Zinc untuk Anak Diare
Menurut data World Health Organization (WHO), diare adalah salah satu penyakit penyebab kematian anak-anak berusia di bawah 5 tahun. Anak-anak yang diare lebih berisiko terpapar virus dan bakteri berbahaya karena imunitas yang menurun saat sakit.
Diare yang tidak segera diobati juga membuat anak kehilangan banyak cairan serta mineral, termasuk zinc untuk anak yang berperan dalam pemulihan tubuh. Di sinilah peran penting asupan makanan dan suplemen zinc untuk diare anak.
Berikut ini adalah beberapa manfaat zinc untuk anak diare yang penting diketahui orang tua.
1. Mempercepat Pemulihan Diare
Saat anak diare, tubuh bekerja keras memulihkan lapisan usus yang terganggu. Di sini Anda bisa memberikan zinc untuk membantu menstimulasi pembentukan jaringan sel baru yang sehat di saluran pencernaan.
Pemberian zinc pada diare anak dinilai bisa membantu mempercepat pemulihan. Penelitian dalam Cochrane Review (2016), pemberian suplemen zinc pada anak usia di atas 6 bulan dapat membantu memperpendek durasi diare rata-rata sekitar setengah hari.Pemberian zinc pada diare anak dinilai dapat membantu mempercepat penyembuhan. Berdasarkan Cochrane Review, zinc dapat mempersingkat durasi diare rata-rata sekitar setengah hari pada anak di atas enam bulan.
2. Mengurangi Risiko Dehidrasi
Kehilangan cairan ialah risiko terbesar saat anak diare. Saat cairan yang hilang tidak segera diganti, anak bisa mengalami dehidrasi. Menurut American Academy of Pediatrics, dehidrasi sedang terjadi ketika kehilangan cairan mencapai 6% dari berat badan pada bayi. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko komplikasi.Kehilangan cairan adalah risiko terbesar saat anak diare. Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, anak yang diare bisa kehilangan cairan hingga 5–10 persen dari berat badannya, angka yang cukup signifikan untuk memicu dehidrasi jika tidak segera ditangani.
Zinc bisa membantu menurunkan frekuensi BAB pada anak yang mengalami diare. Dengan berkurangnya kehilangan cairan melalui tinja, risiko dehidrasi ikut berkurang. Meski begitu, oralit tetap jadi penanganan utama untuk menggantikan cairan yang hilang selama diare.
3. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh
Diare pada anak sebagian besar disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Tanpa asupan zinc yang cukup, sistem imun anak tidak bisa merespons infeksi secara optimal, sehingga diare bisa berlangsung lebih lama atau malah bertambah parah.
Sebaliknya, bila asupan zinc untuk diare anak tercukupi, maka dapat membantu melawan infeksi sekaligus mengurangi risiko diare semakin parah.
4. Mengurangi Intensitas Gejala
Bukan hanya soal berapa lama diare pada anak berlangsung, intensitas diare pun penting untuk diperhatikan. Pemberian zinc bisa membantu mengurangi frekuensi buang air besar sekaligus volume tinja, sehingga anak tidak terlalu banyak kehilangan energi dan cairan selama masa sakit.
5. Mengurangi Risiko Diare Berulang
Sembuh dari diare bukan berarti perjuangan telah selesai. Lapisan usus yang belum pulih sepenuhnya membuat anak lebih rentan terserang diare kembali dalam waktu dekat.
Zinc berperan untuk mendukung fungsi imunitas dan membantu memperbaiki lapisan usus yang terganggu saat diare. Asupan zinc yang tercukupi membantu mengurangi risiko anak mengalami diare kembali.
Baca Juga: Vitamin Daya Tahan Tubuh untuk Anak, Apa Saja? Ini Rekomendasinya
Makanan Sumber Zinc untuk Anak Diare
Makanan adalah sumber zinc terbaik karena lebih alami dan mudah diserap tubuh. Namun, pilihlah jenis makanan dengan hati-hati agar tidak memperburuk saluran pencernaan anak yang sedang sensitif selama diare.
Berikut adalah pilihan makanan kaya zinc yang ramah untuk pencernaan saat anak diare.
|
Makanan |
Kandungan Zinc |
Catatan |
|
Telur rebus |
~1,5 mg per 100 g |
Mudah dicerna, aman saat diare |
|
Daging ayam rebus |
~1–2 mg per 100 g |
Pilih olahan rebus, hindari goreng |
|
Sereal atau oatmeal |
~1–2 mg per sajian |
Lembut di perut, cocok saat pemulihan |
|
Kacang-kacangan |
~2–3 mg per 100 g |
Sajikan dalam bentuk sup atau puree |
|
Produk olahan susu |
~1 mg per 100 g |
Pilih yogurt plain yang mengandung probiotik |
Meski begitu, ada juga beberapa makanan kaya zinc yang sebaiknya ditunda pemberiannya hingga kondisi anak benar-benar pulih.
|
Makanan |
Alasan |
|
Daging merah |
Berat dicerna, bisa memperlambat pemulihan usus |
|
Tiram dan seafood |
Risiko kontaminasi bakteri lebih tinggi, hindari saat imun lemah |
|
Kale merah |
Serat tinggi bisa memperburuk frekuensi BAB saat diare |
Setelah anak benar-benar pulih, semua makanan di atas bisa kembali diperkenalkan secara bertahap untuk membantu memenuhi kebutuhan zinc hariannya dan mendukung kesehatan anak dalam jangka panjang.
Baca Juga: Rekomendasi 8 Makanan untuk Anak Diare, Aman Dikonsumsi!
Dosis dan Aturan Pakai Suplemen Zinc untuk Anak Diare
WHO merekomendasikan pemberian zinc untuk diare anak sebesar 20 mg per hari selama 10–14 hari berturut-turut. Sementara itu, untuk bayi berusia di bawah enam bulan, WHO menyebutkan dosis zinc sebesar 10 mg per hari.
Namun, bukti ilmiah terkini menunjukkan efektivitas zinc dalam memperpendek durasi diare pada kelompok usia ini masih terbatas. Konsultasikan dengan dokter anak sebelum Anda memberikan suplemen zinc pada bayi di bawah enam bulan.
Di Indonesia, mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia, anjuran seng harian untuk bayi dan anak-anak sebagai berikut.
|
Kelompok Umur |
Kebutuhan Seng Harian |
|
Bayi 0–5 bulan |
1,1 mg per hari |
|
Bayi 6–11 bulan |
3 mg per hari |
|
Anak 1–3 tahun |
3 mg per hari |
|
Anak 4–6 tahun |
5 mg per hari |
|
Anak 7–9 tahun |
5 mg per hari |
Sementara itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan pemberian suplemen zinc pada bayi berusia 6–23 bulan dilakukan rutin minimal selama 2dua bulan setiap 6 bulan sekali. Perihal dosisnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter anak.
Tiap anak punya kondisi saluran cerna yang berbeda. Coba lakukan Skrining Pencernaan terlebih dahulu untuk membantu Anda memahami kesehatan pencernaan si Kecil sebelum memberikan suplemen.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Suplemen Probiotik untuk Anak & Manfaatnya!
Rekomendasi Suplemen Zinc untuk Diare Anak
Natural Farm menghadirkan suplemen zinc dalam dua bentuk, yaitu tablet kunyah dan sirup.
Pada bayi dan anak yang belum bisa mengunyah dengan baik, lebih baik berikan suplemen zinc sirup untuk diare anak. Anda juga bisa memberikan suplemen zinc gummy atau tablet kunyah dengan rasa enak dan bentuk unik yang disukai anak-anak.
1. ChildLife Zinc Plus

Beli ChildLife Zinc Plus di Natural Farm
Bayi usia minimal 6 bulan hingga anak di atas 4 tahun yang sedang mengalami diare dapat mengonsumsi ChildLife Zinc Plus untuk membantu mencukupi kebutuhan zinc harian.
Kandungan zinc di dalamnya dapat membantu mendukung daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan saluran pencernaan selama masa pemulihan diare. Suplemen zinc sirup untuk diare anak ini memiliki rasa Natural Mango Strawberry yang disukai anak-anak sehingga lebih mudah diberikan setiap hari.
|
Nama Produk |
ChildLife Zinc Plus |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
|
2. Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior Gummies

Beli Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior Gummies di Natural Farm
Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior Gummies mengandung kombinasi vitamin C dan zinc yang dapat membantu mendukung pemulihan diare pada anak.
Zinc bermanfaat membantu menjaga kesehatan saluran cerna serta mengurangi risiko diare berulang. Sementara itu, vitamin C bisa membantu mendukung daya tahan tubuh agar anak tidak mudah terserang infeksi.
Dengan bentuk gummy yang praktis dan rasa yang disukai anak, suplemen ini tentunya bisa lebih mudah dikonsumsi oleh si Kecil secara rutin.
|
Nama Produk |
Nutriwell Vitamin C + Zinc Junior Gummies |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Usia di atas 2 tahun: 1–3 kali sehari 1 gummy |
3. ChildLife Multivitamin & Mineral

Beli ChildLife Multivitamin & Mineral di Natural Farm
Saat anak diare, salah satu hal penting yang harus diperhatikan ialah kecukupan cairan dan mineral tubuh agar anak tidak dehidrasi. Kondisi dehidrasi berisiko membuat anak menjadi lemas, rewel, bibir dan mulut kering, hingga buang air kecil lebih sedikit dari biasanya.
Guna membantu mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral, ChildLife Multivitamin & Mineral menjadi pilihan pendamping asupan harian anak karena mengandung lebih dari 16 vitamin dan mineral esensial yang membantu menjaga kondisi tubuh tetap optimal saat diare.
|
Nama Produk |
ChildLife Multivitamin & Mineral |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
|
4. Wellness Gummy Kids

Beli Wellness Gummy Kids di Natural Farm
Tidak hanya suplemen zinc sirup, ada juga multivitamin berbentuk gummy, seperti Wellness Gummy Kids yang lebih praktis dan disukai anak-anak.
Gummy ini mengandung kombinasi zinc serta vitamin A, C, dan D yang membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung kesehatan pencernaan selama anak mengalami diare.
Kandungan nutrisinya juga berperan dalam membantu meredakan gejala diare dan menjaga kondisi tubuh anak tetap optimal selama masa pemulihan.
|
Nama Produk |
Wellness Gummy Kids |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Usia di atas 4 tahun: 1 gummy per hari (dikunyah) |
5. Natures Plus SOL Animal Parade

Beli Natures Plus SOL Animal Parade di Natural Farm
Natures Plus SOL Animal Parade ialah multivitamin anak yang mengandung 15 vitamin dan 8 mineral, termasuk zinc yang diperlukan untuk membantu mendukung pemulihan sekaligus menjaga kesehatan saluran cerna saat anak mengalami diare.
Keunggulan lainnya, suplemen ini juga diperkaya bahan alami seperti brokoli, bayam, beras merah, wortel, dan spirulina untuk membantu menjaga keseimbangan gizi serta mendukung kebutuhan nutrisi harian anak secara lebih optimal.
|
Nama Produk |
Natures Plus SOL Animal Parade |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Usia 2–12 tahun: 1–2 tablet per hari (dikunyah/digerus) |



