Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi

5 Manfaat Buah Naga untuk Diabetes & Cara Konsumsi yang Tepat

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm • Ditulis oleh Satria Aji Purwoko •

Bagikan:

“Apakah boleh makan buah naga untuk diabetes?” Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan penderita diabetes yang ingin menjaga pola makan sehat. Buah tropis dengan kulit merah cerah ini mengandung gula alami, sehingga sebagian orang ragu mengonsumsinya.

Faktanya, penelitian menunjukkan buah naga memiliki berbagai nutrisi yang berpotensi bagi penderita diabetes, asalkan dikonsumsi dalam porsi yang tepat. Mari ketahui manfaat serta cara konsumsi buah naga yang tepat saat mengidap diabetes.

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Buah Naga?

Jika Anda atau orang terdekat mengidap diabetes, tidak perlu menghindari buah naga sama sekali. Ini termasuk buah yang relatif aman dikonsumsi dalam porsi yang wajar.

Hal ini terkait dengan indeks glikemik (IG) buah naga yang tergolong rendah hingga sedang, berkisar antara 48 hingga 52. Indeks glikemik atau glycemic index menunjukkan seberapa cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.

Menurut International Tables of Glycemic Index and Glycemic Load, makanan yang memiliki indeks glikemik di bawah 55 masuk dalam kategori rendah (Atkinson et al., 2021). Kriteria ini yang membuat buah naga termasuk makanan yang dianjurkan bagi penderita diabetes.

Meski begitu, tiap penderita diabetes punya respons gula darah yang berbeda. Tetap pantau kadar gula darah setelah makan buah naga, terutama jika baru pertama kali mencobanya.

Kandungan gizi buah naga

Selain rasanya enak dan segar, buah naga juga termasuk buah rendah kalori. Pasalnya, dalam 100 gram buah naga hanya terkandung 68 kalori (USDA FoodData Central, 2024).

Buah naga juga mengandung beberapa nutrisi lain yang bermanfaat untuk tubuh.

  • Protein: 0,68 gram
  • Serat: 1,8 gram
  • Karbohidrat: 16,24 gram
  • Lemak: 0,21 gram
  • Vitamin A: 5 mikrogram
  • Vitamin C: 19,8 miligram
  • Magnesium: 14 miligram
  • Zat Besi: 0,12 miligram
  • Kalsium: 13 miligram

Manfaat Buah Naga untuk Penderita Diabetes

Indeks glikemik buah naga berkisar antara 48 hingga 52, yang masuk dalam kategori rendah hingga sedang. Itu artinya, buah ini tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis setelah dikonsumsi sehingga aman untuk penderita diabetes.

Selain itu, kandungan senyawa bioaktif dari buah naga juga berpotensi di dalam mendukung pengelolaan gula darah. Berikut ini potensi manfaat buah naga untuk penderita diabetes.

1. Membantu menurunkan kadar gula darah

Kandungan senyawa aktif, seperti polifenol dan flavonoid dalam buah naga diduga berperan dalam mengatur metabolisme glukosa di dalam tubuh.

Sebuah tinjauan sistematis terhadap 4 uji klinis acak pada 36 pengidap prediabetes dan 109 pengidap diabetes tipe 2, menemukan konsumsi buah naga membantu menurunkan kadar gula darah puasa pada prediabetes sebesar 15,1 mg/dL (Poolsup et al., 2017).

Pada diabetes tipe 2, buah naga tidak membawa efek signifikan terhadap gula darah puasa dan gula darah 2 jam setelah makan. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memastikan efektivitas klinis dari buah naga.

2. Membantu mengurangi resistensi insulin

Resistensi insulin adalah kondisi saat sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan efisien, sehingga kadar gula darah meningkat. Studi di laboratorium (in-vitro) menunjukkan bahwa buah naga bisa menghambat enzim yang membantu memecah karbohidrat menjadi gula.

Pada konsentrasi 1.000 mcg/mL, ekstrak daging buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) ini menghambat enzim α-amylase sebesar 59,73% dan α-glucosidase sebesar 56,42% (Sarker et al., 2024). 

Hasil ini menunjukkan bahwa buah naga berpotensi memperlambat pemecahan karbohidrat, meski manfaatnya terhadap gula darah setelah makan pada manusia masih perlu diteliti.

3. Membantu meningkatkan sensitivitas insulin

cara mengontrol gula darah

Tidak hanya berpotensi menurunkan resistensi insulin, kandungan di dalam buah naga juga diduga membantu meningkatkan sensitivitas insulin. 

Sensitivitas insulin yang baik membuat tubuh bisa menggunakan glukosa darah secara lebih efisien, sehingga kadar gula darah pada penderita diabetes menjadi lebih terkontrol.

Kandungan betalain dan senyawa fenolik dalam buah naga merah lebih tinggi dibandingkan dengan buah naga putih (Lande et al., 2024). Keduanya menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi dan berpotensi mendukung fungsi metabolik secara keseluruhan.

4. Membantu memperlambat penyerapan gula

Kandungan serat turut berkontribusi pada manfaat buah naga untuk diabetes ini. Dalam 100 gram buah naga segar, terkandung sekitar 1,8 gram serat. 

Serat akan membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan glukosa ke dalam aliran darah, sehingga kadar gula darah akan meningkat secara bertahap dan terkontrol.

Asupan serat yang cukup berkaitan dengan perbaikan kontrol gula darah. Tinjauan pada 42 uji klinis dengan 1.789 peserta menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat menurunkan HbA1c 2,00 mmol/mol dan gula darah puasa 0,56 mmol/L dibandingkan pola makan yang lebih rendah serat (Reynolds et al., 2020).

5. Membantu melindungi sel tubuh

Kadar gula darah tinggi yang berlangsung lama dalam kasus diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh. 

Buah naga mengandung beberapa antioksidan, termasuk vitamin C, betalain, dan senyawa fenolik, yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Perlindungan antioksidan ini penting guna membantu mencegah komplikasi diabetes dalam jangka panjang, seperti kerusakan saraf (neuropati diabetik). Ketika tidak segera ditangani, komplikasi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya luka diabetes.

Baca Juga: Perhatikan! Ini Ciri-Ciri Luka Diabetes Yang Mau Sembuh

Cara Mengonsumsi Buah Naga untuk Penderita Diabetes

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi buah naga untuk diabetes. Hal ini bertujuan supaya manfaatnya lebih optimal serta risiko lonjakan gula darah dapat diminimalkan.

  • Batasi porsi sekitar 100–150 gram per kali konsumsi atau setara dengan setengah buah naga ukuran sedang.
  • Konsumsi dalam kondisi segar, sebab proses pengolahan jadi jus bisa mengurangi kandungan serat dan mempercepat penyerapan gula.
  • Hindari menambahkan pemanis tambahan, misalnya gula atau kental manis, ketika mengonsumsi buah naga.
  • Kombinasikan dengan asupan makanan tinggi protein dan lemak sehat yang dapat memperlambat penyerapan gula darah.
  • Pantau kadar gula darah sekitar 1–2 jam setelah mengonsumsi buah naga.
  • Konsultasikan frekuensi dan porsi makan dengan dokter yang menangani Anda.

Diabetes dan kondisi gula darah tinggi bisa menyerang siapa saja. Supaya dapat mencegah diabetes sedari dini, gunakan Skrining Pre-Diabetes dari Natural Farm untuk mengetahui risiko Anda atau orang terdekat secara menyeluruh.

Pilihan Buah Lain yang Aman untuk Penderita Diabetes

American Diabetes Association (2024) juga menganjurkan penderita diabetes untuk memilih buah-buahan segar dengan indeks glikemik rendah sebagai bagian dari pola makan harian.

Selain buah naga, ada beberapa pilihan buah untuk diabetes lainnya yang juga relatif aman dikonsumsi untuk memperkaya variasi buah dalam menu sehari-hari.

Jenis Buah

Indeks Glikemik

Porsi Aman per Hari

Buah Naga

48–52

100–150 gram (½  buah sedang)

Pir

33

150 gram (1 buah sedang)

Apel

36

150 gram (1 buah sedang)

Stroberi

40

150 gram (1 cangkir)

Jeruk

43

120 gram (1 buah sedang)

Pepaya

46

100 gram (2–3 potong kecil)

*) Sumber: Atkinson et al. (2021). The American Journal of Clinical Nutrition.

Dukung Pengelolaan Diabetes dengan Nutrisi yang Tepat

Mengelola diabetes tidak cukup hanya dengan mengatur pola makan saja. Kebutuhan nutrisi harian yang optimal juga perlu terpenuhi, termasuk untuk mendukung kontrol gula darah. 

Natural Farm mempunyai beberapa suplemen pilihan yang diformulasikan untuk mendukung kebutuhan penderita diabetes. Simak rekomendasi selengkapnya berikut ini.

1. Nuvita Nutri Diacare

nuvita nutri diacare

Beli Nuvita Nutri Diacare 30 Kaplet di Natural Farm

Menjaga pola makan seimbang selama diet untuk diabetes dapat jadi tantangan tersendiri, khususnya saat harus memilih asupan dengan kadar gula yang tepat. 

Nuvita Nutri Diacare adalah suplemen nutrisi yang diformulasikan khusus untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi pada penderita diabetes, dengan Chromium picolinate 200 mcg, L-Glutamine 100 mg, L-Alanine 75 mg, Alpha Lipoic Acid 100 mg, dan ekstrak kayu manis (Cinnamomum cassia extract) 50 mg.

Cocok dikonsumsi sebagai pelengkap pola makan harian, Nuvita Nutri Diacare membantu memastikan kebutuhan nutrisi bisa terpenuhi dengan baik. Konsultasikan ke dokter untuk menyesuaikan dosis suplemen dengan kondisi kesehatan Anda.

2. Nutriwell Diabcare

nutriwell diabcare

Beli Nutriwell Diabcare 30 Capsules di Natural Farm

Kebutuhan nutrisi penderita diabetes lebih spesifik dibanding orang sehat, utamanya dalam hal kandungan karbohidrat dan profil glikemik. Nutriwell Diabcare adalah suplemen nutrisi yang dirancang untuk membantu memelihara kesehatan pada penderita diabetes. 

Formulasi produk ini mengandung nutrisi esensial, seperti Chromium, Zinc, Selenium, Asam folat, dan Vitamin C, yang dipadukan dengan bahan alami, mulai dari Gymnema Sylvestre, Cinnamon, Fenugreek, dan Bitter Melon.

Nutriwell Diabcare dapat jadi pilihan praktis untuk penderita diabetes yang ingin mendukung pengelolaan gula darah dan menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang. Konsultasikan ke dokter sebelum minum produk ini, terutama saat sedang menjalani terapi obat diabetes.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Buah Naga untuk Diabetes

Apakah buah naga dapat menurunkan kadar gula darah?
Berapa porsi buah naga untuk penderita diabetes?
Buah apa yang paling bagus untuk penderita diabetes?

Kategori Artikel