Makanan yang dihindari saat Hb rendah adalah faktor penting yang sering kali terlewatkan. Banyak orang fokus mencari makanan penambah darah, tetapi lupa bahwa ada sejumlah makanan yang justru menghambat penyerapan zat besi di dalam tubuh.
Dengan begitu, pengelolaan Hb rendah bukan hanya dilakukan dengan menambah asupan zat besi, melainkan juga dengan membatasi konsumsi makanan yang berisiko menghambat penyerapannya. Pemahaman ini membantu pemulihan kadar Hb Anda lebih optimal.
Daftar Makanan yang Dihindari Saat Hb Rendah
Menurut WHO (2023), kadar hemoglobin (Hb) normal untuk pria dewasa berkisar ≥130 g/L, sedangkan untuk wanita dewasa ≥120 g/L. Kadar Hb yang berada di bawah angka normal dapat menandakan anemia.
Kondisi yang biasanya juga disebut kurang darah ini ditandai dengan gejala, seperti mudah lelah, pucat, sesak napas, dan sulit berkonsentrasi.
Selain memastikan asupan zat besi tercukupi, penderita Hb rendah juga perlu menghindari makanan yang menghambat penyerapannya. Berikut ini adalah daftar makanannya.
|
Makanan dan Minuman |
Zat Penghambat |
Dampak pada Penyerapan Zat Besi |
|
Teh dan kopi |
Tanin dan polifenol |
Menurunkan penyerapan zat besi di saluran cerna. |
|
Susu dan produk olahan |
Kalsium |
Bersaing langsung dengan zat besi dalam penyerapan di usus. |
|
Makanan tinggi fitat |
Asam fitat |
Membentuk senyawa kompleks dengan zat besi dan menghambat penyerapan di usus halus. |
|
Makanan tinggi oksalat |
Oksalat |
Mengikat zat besi sehingga sulit diserap oleh tubuh. |
|
Makanan tinggi polifenol |
Polifenol |
Menghambat penyerapan zat besi non-heme ketika dikonsumsi bersama sumber zat besi. |
|
Minuman beralkohol |
Alkohol |
Mengganggu penyerapan zat besi dan vitamin B12, merusak sel darah merah, serta menekan produksi sel darah merah baru. |
|
Makanan ultra proses |
Fosfat dan sodium |
Kandungan ini berpotensi menghambat penyerapan zat besi. |
|
Makanan mengandung gluten |
Gluten |
Merusak lapisan usus halus pada penderita penyakit celiac sehingga penyerapan zat besi terganggu. |
|
Makanan cepat saji |
Lemak trans |
Membuat tubuh memproduksi lebih banyak hepcidin yang menghambat pelepasan zat besi ke aliran darah. |
|
Buah tinggi tanin |
Tanin |
Kandungan tanin dalam buah berpotensi menghambat penyerapan zat besi. |
|
Minuman berkarbonasi |
Asam fosfat |
Mengikat zat besi dan menghambat penyerapan di saluran pencernaan. |
|
Makanan olahan tinggi fosfat |
Fosfat |
Mengikat mineral zat besi dan membatasi jumlah yang dapat diserap oleh tubuh. |
1. Teh dan Kopi
Penelitian dari Japan Journal of Clinical & Medical Research (2023) menjelaskan bahwa teh menurunkan penyerapan zat besi hingga 64% dan kopi hingga 39% di dalam tubuh.
Hal ini karena kandungan tanin dan polifenolnya dapat menghambat penyerapan zat besi di saluran cerna . Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum teh atau kopi 1–2 jam sebelum dan sesudah makan.
2. Susu dan Produk Susu Tinggi Kalsium
Kalsium dalam jumlah tinggi bersaing langsung dengan zat besi dalam proses penyerapan di usus. Penderita anemia bisa memisah konsumsi susu, keju, atau yogurt setidaknya dua jam dari waktu asupan zat besi.
3. Makanan Tinggi Fitat
Fitat atau asam fitat banyak terkandung di dalam biji-bijian utuh, kacang-kacangan mentah, dan bekatul. Zat ini bisa membentuk senyawa kompleks dengan zat besi dan menghambat penyerapannya di usus halus.
4. Makanan Tinggi Oksalat
Oksalat adalah senyawa alami yang ditemukan di dalam bayam mentah, kacang almond, bit hijau, dan cokelat. Senyawa ini mengikat zat besi dan menghambat penyerapannya.
Bayam memang mengandung zat besi. Namun, kandungan oksalatnya yang tinggi membuat zat besi tersebut sulit diserap.
5. Makanan dan Minuman Tinggi Polifenol
Polifenol adalah senyawa antioksidan yang terkandung dalam kakao, kopi, apel, kenari, dan beberapa rempah-rempah. Senyawa ini menghambat penyerapan zat besi non-heme bila dikonsumsi bersamaan dengan makanan kaya zat besi.
Namun, Anda tidak harus menghindari makanan dan minuman tinggi polifenol sepenuhnya. Cukup pisahkan waktu konsumsinya dari makanan yang mengandung zat besi.
6. Minuman Beralkohol
Alkohol mengganggu kemampuan tubuh menyerap zat besi dan vitamin B12 dari makanan.
Konsumsi alkohol berlebihan juga bisa merusak sel darah merah dan menekan produksi sel darah baru di sumsum tulang. Minuman beralkohol sebaiknya dihindari sepenuhnya ketika Anda didiagnosis mempunyai Hb rendah.
7. Makanan Ultra Proses
Makanan ultra proses (ultra-processed food/UPF), seperti mi instan, umumnya sangat minim zat besi dan nutrisi lain. Kandungan garam atau sodium di dalamnya juga cukup tinggi yang bisa meningkatkan risiko penyakit kronis bila dikonsumsi berlebihan.
Bahkan, beberapa makanan olahan juga mengandung fosfat sebagai bahan tambahan yang berpotensi menghambat penyerapan zat besi di dalam tubuh.
8. Makanan yang Mengandung Gluten
Gluten adalah protein yang terkandung di dalam gandum, jelai, dan rye. Bagi orang dengan sensitivitas gluten atau penyakit celiac, konsumsi gluten dapat merusak lapisan usus halus sehingga penyerapan zat besi dan nutrisi lain terganggu.
Kondisi ini bisa jadi penyebab anemia yang susah diatasi hanya dengan suplemen zat besi.
9. Makanan Cepat Saji Tinggi
Makanan cepat saji yang digoreng biasanya mengandung lemak trans dengan jumlah besar yang dapat memicu peradangan sistemik di dalam tubuh.
Kondisi peradangan kronis memperburuk anemia, karena tubuh memproduksi hepcidin lebih banyak, yaitu protein yang justru menghambat pelepasan zat besi ke aliran darah.
10. Buah yang Tinggi Tanin
Pertanyaan soal buah yang dilarang untuk darah rendah kerap kali muncul. Pada umumnya, tidak ada buah yang sepenuhnya dilarang untuk pengidap darah rendah.
Namun, buah-buahan dengan kandungan tanin tinggi, contohnya anggur merah, delima, dan kesemek, sebaiknya tidak Anda konsumsi bersamaan dengan sumber zat besi.
11. Minuman Berkarbonasi
Minuman berkarbonasi alias soda umumnya mengandung asam fosfat yang dapat mengikat zat besi dan menghambat penyerapannya di saluran cerna. Tak hanya itu, kandungan gula tinggi dalam minuman ini juga dapat memperburuk kondisi tubuh secara keseluruhan.
12. Makanan Olahan Tinggi Fosfat
Daging olahan, seperti sosis, kornet kalengan, dan produk daging kemasan biasanya punya kandungan fosfat sebagai pengawet dan pengemulsi. Zat aditif ini dapat mengikat mineral, termasuk zat besi, serta membatasi jumlah yang dapat diserap oleh tubuh.
Baca Juga: 8 Makanan Penambah Darah untuk Bantu Cegah Anemia
Cara Menaikkan Hb dengan Cepat
Selain tidak mengonsumsi makanan yang dihindari saat Hb rendah, Anda harus mengetahui juga cara menaikkan Hb dengan cara meningkatkan asupan yang mendukung produksi sel darah merah. Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan.
- Konsumsi makanan tinggi zat besi heme. Zat besi heme yang terkandung dalam makanan hewani, misalnya daging merah tanpa lemak, hati ayam, dan ikan, lebih mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi non-heme atau nabati.
- Perbanyak vitamin C dengan makanan kaya zat besi. Vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme hingga tiga kali lipat.
- Cukupi asupan asam folat. Asam folat alami bisa didapatkan dari sayuran hijau, di antaranya brokoli dan kacang polong. Nutrisi ini dapat mendukung pembentukan sel darah merah yang sehat.
- Konsumsi makanan sumber vitamin B12. Sejumlah makanan kaya vitamin B12, di antaranya telur, ikan, dan daging tanpa lemak, dapat mendukung produksi sel darah merah yang sehat.
- Pertimbangkan suplemen zat besi. Suplemen dibutuhkan saat zat besi dari makan harian saja belum mencukupi kebutuhan. Pertimbangkan setelah konsultasi dengan dokter.
Dukung Kadar Hb Normal dengan Pilihan Suplemen Tepat
Perbaikan pola makan tetap menjadi langkah utama untuk meningkatkan kadar hemoglobin (Hb). Namun, pada sejumlah kondisi, seperti anemia defisiensi besi, kekurangan asam folat, atau kebutuhan nutrisi yang meningkat, suplemen bisa menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan harian tubuh.
Natural Farm menyediakan berbagai suplemen zat besi, vitamin B kompleks, dan asam folat sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut rekomendasi suplemen yang bisa Anda konsumsi.
1. Nuvita Nutri Iron

Beli Nuvita Nutri Iron di Natural Farm
Salah satu penyebab umum Hb rendah adalah kurangnya asupan zat besi yang dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin. Hemoglobin berperan membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Saat kebutuhan zat besi Anda belum tercukupi hanya dari makanan, Nuvita Nutri Iron dapat membantu mencukupi kebutuhan harian Anda.
Setiap tablet mengandung 20 mg Iron Fumarate, yakni bentuk zat besi yang dikenal memiliki toleransi lambung yang baik dan mudah diserap oleh tubuh. Konsumsi 1 tablet sehari untuk membantu penyerapan yang lebih optimal.
2. Natures Plus Iron

Beli Natures Plus Iron di Natural Farm
Selain jumlah zat besi yang cukup, kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi juga harus diperhatikan. Natures Plus Iron memiliki teknologi Biotron Process, yakni proses chelation dengan asam amino untuk menjaga kestabilan zat besi terhadap asam lambung.
Teknologi ini membantu zat besi lebih mudah diserap di usus, jadi pemanfaatan oleh tubuh dapat lebih optimal. Hal ini penting bagi Anda yang sedang berupaya meningkatkan kadar Hb dan memenuhi kebutuhan zat besi harian.
Zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Dengan isi 90 tablet per botol, Natures Plus Iron dapat menjadi pilihan praktis untuk mendukung kebutuhan zat besi dalam jangka waktu yang lebih panjang.
3. Nutriwell Vitamin B Complex

Beli Nutriwell Vitamin B Complex di Natural Farm
Tidak semua kasus Hb rendah berkaitan dengan kekurangan zat besi. Kekurangan vitamin B12 dan asam folat juga dapat memengaruhi proses pembentukan sel darah merah.
Nutriwell Vitamin B Complex mengandung kombinasi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B12, serta asam folat yang dilengkapi dengan Choline dan Inositol untuk membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien harian.
Suplemen ini cocok untuk Anda yang ingin mendukung kesehatan darah sekaligus menjaga metabolisme energi. Cukup konsumsi 1 tablet per hari, dan dapat Anda masukkan ke dalam rutinitas harian, terutama saat masa pemulihan Hb rendah.
4. Nuvita Nutri Folic

Beli Nuvita Nutri Folic di Natural Farm
Asam folat merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk sintesis DNA dan pembentukan sel darah merah. Ketika kebutuhan folat tidak tercukupi, produksi sel darah merah dapat terganggu dan berkontribusi terhadap anemia.
Nuvita Nutri Folic mengandung 1000 mcg asam folat guna membantu memenuhi kebutuhan folat harian. Suplemen ini tepat bila Anda membutuhkan asupan folat tambahan, terutama untuk ibu hamil dan menyusui.
Anda dapat minum 1 tablet tiap hari untuk mendapatkan manfaat yang optimal, mendukung pembentukan darah sehat, serta memelihara pertumbuhan dan perkembangan janin.
5. Nutriwell Folic Acid

Beli Nutriwell Folic Acid di Natural Farm
Nutriwell Folic Acid mengandung 800 mcg asam folat yang berperan di dalam pembentukan dan pematangan sel darah merah. Nutrisi ini merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung proses produksi darah yang sehat.
Asam folat bekerja bersama zat besi dan vitamin B12 dalam pembentukan sel darah merah baru. Asam folat juga mendukung pembentukan sel darah merah sehingga bisa mencegah anemia yang rentan terjadi selama kehamilan.
Karena itu, kecukupan asam folat perlu diperhatikan, khususnya saat kadar Hb rendah atau kebutuhan nutrisi meningkat. Nah, Nutriwell Folic Acid mampu membantu Anda memenuhi kebutuhan asam folat secara lebih konsisten selama upaya meningkatkan kadar Hb.



