Kalori lontong per 100 gram sekitar 144 kkal, lebih rendah dibanding dengan nasi putih yang mencapai 180 kkal dalam jumlah yang sama. Sekilas, hal ini membuat lontong terlihat lebih “aman” untuk diet. Namun, tambahan santan, gorengan, atau lauk berlemak bisa membuat total kalorinya justru melampaui sepiring nasi biasa.
Lalu, sebenarnya berapa kalori lontong yang realistis dalam satu porsi? Dan apakah benar lontong lebih baik untuk diet daripada nasi putih? Simak penjelasan lengkap berikut agar Anda tidak salah hitung asupan kalori harian!
Berapa Kalori Lontong?
Sebelum membandingkannya dengan nasi, kamu perlu paham bahwa jumlah kalori dalam lontong tidak selalu sama. Ini sangat bergantung pada isian lontong dan cara penyajiannya.
Pada umumnya, kalori lontong polos per 100 gram berkisar di angka 144 kkal, lebih rendah dari nasi karena prosesnya menyerap banyak air. Perhitungan kalori akan sangat berbeda untuk lontong isi, karena tambahan isian, seperti sayuran tumis, oncom, atau daging yang mengandung minyak dan bumbu.
Berikut ini adalah perbandingan kalori dari masing-masing jenis lontong.
|
Jenis Lontong |
Kalori (kkal) |
|
Lontong Polos (100g) |
± 144 |
|
Lontong Isi Sayur |
± 150–180 (tergantung banyaknya minyak pada isian) |
|
Lontong Isi Oncom/Daging |
± 170–200 |
Perbandingan Kalori Lontong vs Nasi Putih
Secara data nutrisi, lontong memiliki kepadatan kalori yang lebih rendah dibandingkan kalori nasi putih dalam berat yang sama. Hal ini terjadi karena proses perebusan lontong yang lama membuat butiran beras menyerap lebih banyak air hingga menjadi padat.
Berikut perbandingan kalori lontong dan nasi putih per 100 gram penyajian.
|
Makanan |
Kalori (kkal) |
|
Nasi Putih |
± 180 kalori |
|
Lontong Polos |
± 144 kalori |
Kalori lontong lebih rendah dari nasi putih karena kandungan airnya lebih tinggi, tetapi nilai ini dapat berubah tergantung ukuran dan penyajian. Selain itu, memilih lontong daripada nasi saat diet menguntungkan karena:
- kepadatan kalori lebih rendah,
- porsi lebih mudah dihitung, dan
- volume lebih besar, karena lebih mengenyangkan secara visual.
Konsep ini dikenal sebagai volumetrics, yaitu memilih makanan dengan kalori lebih rendah per volume agar kenyang lebih lama.
Namun perlu diingat, lontong tetap sumber karbohidrat sederhana. Tanpa kombinasi protein dan serat, gula darah bisa tetap naik cepat. Untuk hasil optimal, coba kombinasikan lontong dengan telur rebus, ayam tanpa kulit, tahu atau tempe, dan sayuran tinggi serat.
Baca Juga: Benarkah Jumlah Kalori Nasi Merah Rendah? Cek Di Sini!
Cara Konsumsi Lontong agar Kalorinya Tetap Terkontrol
Meskipun kalori lontong sedikit lebih rendah dari nasi, cara penyajiannya sering kali justru membuat total kalori melonjak drastis. Supaya Anda tetap bisa menikmati lontong tanpa merusak diet, terapkan beberapa strategi sederhana berikut ini.
1. Perhatikan jumlah potongan
Lontong tampak kecil tetapi padat sehingga kebanyakan orang sering kali tidak sadar sudah menghabiskan banyak potongan. Batasi porsi lontong setara dengan porsi nasi biasa, misal 5 sendok nasi. Sesuaikan jumlah potongan lontong agar setara, jangan berlebihan!
2. Batasi kuah santan dan bumbu kacang
Lontong biasanya disajikan dengan gulai santan kental atau bumbu kacang tinggi lemak dan kalori. Untuk mengurangi asupan, mintalah sedikit bumbu pada makanan. Pilih kuah bening, seperti sop yang cenderung lebih rendah kalori.
3. Hindari lauk gorengan
Tak lengkap rasanya bila makan lontong tidak ditemani gorengan, misalnya bakwan, tahu isi, atau tempe mendoan. Padahal, satu gorengan menyumbang 100–150 kalori yang umumnya berasal dari lemak jenuh. Sebaiknya, hindari atau batasi maksimal satu gorengan sebagai pendamping lontong.
4. Pastikan ada asupan protein dan serat
Biar gula darah tidak melonjak setelah makan karbo, coba imbangi lauknya dengan protein, misalnya telur rebus, ayam suwir, atau tahu bacem. Jangan lupa juga perbanyak sayuran, kayak labu siam, kacang panjang, atau tauge biar kenyangnya lebih awet.
5. Waspadai kalori tersembunyi dari kerupuk
Kelihatannya renyah dan enteng, padahal kerupuk itu digoreng dengan banyak minyak dan kalorinya tinggi. Cuma makan 2–3 kerupuk putih, kalorinya bisa setara setengah porsi nasi, lho! Kalau niatmu lagi defisit kalori, mending kurangi atau skip kerupuk sama sekali.
Rekomendasi Suplemen untuk Pola Hidup Sehat
Kadang susah banget menghindari kalori berlebih, apalagi pas lagi kumpul keluarga atau momen spesial. Untuk mendukung metabolisme tubuh dan mengelola penyerapan nutrisi dari makanan berat, seperti lontong, gunakanlah suplemen kesehatan yang tepat.
Berikut adalah beberapa pilihan produk suplemen dari Natural Farm yang bisa membantu menjaga metabolisme dan berat badan ideal Anda tetap terkontrol.
1. Wellness Slimming Formula

Beli Wellness Slimming Formula di Natural Farm
Khawatir kalori makanan favorit menimbun lemak? Wellness Slimming Formula merupakan pendamping diet cerdas, 100% alami tanpa ephedra atau kafein, serta aman tanpa efek jantung berdebar atau gelisah.
Kekuatan utamanya ada dalam kandungan Clarinol, produk Conjugated Linoleic Acid (CLA) dengan standarisasi tertinggi hingga 80% yang efektif memecah lemak membandel dan mengencangkan tubuh.
Dilengkapi juga Citrimax (Garcinia cambogia) untuk mengontrol nafsu makan dan chromium picolinate untuk memaksimalkan metabolisme dan mengubah karbohidrat menjadi energi, bukan lemak.
|
Nama Produk |
Wellness Slimming Formula |
|
Fungsi Utama |
Membakar lemak tubuh & mengontrol nafsu makan berlebih akibat makan enak. |
|
Kandungan Unggulan |
Clarinol CLA 80% (Standar kemurnian tertinggi dibanding merek lain yang hanya <60%). |
|
Cara Kerja |
Meningkatkan metabolisme glukosa & mencegah penumpukan lemak baru. |
|
Keamanan |
100% bebas ephedra & kafein |
|
Cocok Untuk |
Orang yang ingin menurunkan berat badan secara alami sambil tetap menjaga massa otot. |
2. Natures Health Slim Assure

Beli Natures Health Slim Assure di Natural Farm
Natures Health Slim Assure adalah suplemen herbal alami guna menjaga berat badan tanpa ephedra atau kafein sehingga aman tanpa efek jantung berdebar atau gelisah. Mengandung Clarinol Conjugated Linoleic Acid (CLA) murni 80% yang menghambat penimbunan lemak dan meningkatkan massa otot.
Suplemen ini juga baik menjaga kesehatan menyeluruh saat diet, mencegah kulit kering dan rambut rontok, sekaligus menjaga kesehatan jantung dan otak.
Suplemen dari Natures Health ini juga mengandung Citrimax (Garcinia cambogia) yang bisa membantu mengendalikan nafsu makan dan mencegah karbohidrat dari makanan, seperti lontong atau nasi, disimpan sebagai lemak.
|
Nama Produk |
Natures Health Slim Assure |
|
Fungsi Utama |
Menghambat penimbunan lemak baru dan menjaga kesehatan tubuh menyeluruh saat diet. |
|
Kandungan Unggulan |
Clarinol CLA 80% dan Citrimax (pengendali nafsu makan). |
|
Manfaat Ekstra |
Mencegah kerontokan rambut dan kulit kering selama proses diet, serta baik untuk kesehatan jantung. |
|
Keamanan |
100% herbal alami (bebas ephedra dan kafein, aman untuk jangka panjang). |
|
Aturan Pakai |
2 kapsul per hari (disertai olahraga teratur & diet rendah kalori). |
3. Wellness Starch Blocker

Beli Wellness Starch Blocker di Natural Farm
Penggemar makanan tinggi yang mengandung pati tinggi, misalnya lontong, nasi uduk, mie ayam, yang khawatir berat badan naik bisa mencoba Wellness Starch Blocker. Suplemen ini menghambat penyerapan karbohidrat berlebih agar tidak jadi lemak.
Formulanya mengandung White Kidney Bean Extract untuk memblokir enzim karbohidrat), Gymnema sylvestre untuk mengurangi ngemil, serta Garcinia cambogia, Fenugreek seed, dan Vanadium untuk mengendalikan nafsu makan dan gula darah.
Produk ini bebas kafein dan bahan laksatif sehingga aman untuk kamu gunakan tanpa efek samping jantung berdebar atau sakit perut.
|
Nama Produk |
Wellness Starch Blocker |
|
Fungsi Utama |
Memblokir penyerapan karbohidrat (pati) dari nasi, lontong, pasta, dll. |
|
Kandungan Unggulan |
White kidney bean extract (pencegah gula darah naik) dan Gymnema sylvestre (penahan rasa manis). |
|
Keamanan |
Bebas kafein dan bebas laksatif sehingga tidak bikin mulas, diare, atau jantung berdebar. |
|
Cara Kerja |
Menghentikan proses konversi karbohidrat menjadi gula dan lemak tubuh. |
|
Aturan Pakai |
1–2 tablet, diminum 5–10 menit sebelum makan berat. |
4. Flimburn

Ingin metabolisme tubuh membakar kalori lontong atau gorengan lebih cepat? Flimburn bisa membantu mengoptimalkan pembakaran lemak tubuh dan mengendalikan nafsu makan.
Rutin konsumsi Flimburn sebelum makan membantu tubuh mengubah kalori menjadi energi, bukan lemak. Cocok untuk kamu yang merasa metabolisme lambat atau mudah gemuk.
Keamanan produk ini juga terjamin karena sudah mengantongi sertifikasi halal MUI. Namun, bagi Anda yang memiliki riwayat maag atau asam lambung, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu demi kenyamanan pencernaan.
|
Nama Produk |
Filmburn |
|
Fungsi Utama |
Booster metabolisme untuk meningkatkan pembakaran kalori. |
|
Manfaat Lain |
Pengendali nafsu makan dengan menahan keinginan ngemil berlebih. |
|
Keamanan |
Halal MUI (LPPOM - 00130089110518). |
|
Peringatan |
Konsultasi dokter bagi penderita maag dan asam lambung. |
|
Aturan Pakai |
1–2 kali sehari, diminum 30 menit sebelum makan (pagi dan siang). |



