Makanan untuk bulking berperan besar di dalam proses menaikkan berat badan dan massa otot. Bulking sendiri merupakan fase saat kamu mengonsumsi lebih banyak kalori dari yang tubuh perlukan guna mendukung pembentukan otot. Sayangnya, banyak orang masih keliru dalam memilih nutrisi dan menu makanan yang tepat untuk program bulking mereka.
Daftar Nutrisi dan Makanan untuk Bulking
Bulking nggak cuma makan sebanyak-banyaknya tanpa arah. Kamu harus memperhatikan kualitas nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Secara umum, surplus kalori yang dibutuhkan saat program bulking adalah sekitar 300–500 kalori per hari dari kebutuhan normal.
Itu artinya, bila kamu umumnya mendapatkan asupan 2.500 kalori per hari, ketika menjalani bulking asupan kalori perlu kamu tingkatkan menjadi setidaknya 2.800–3.000 kalori per hari.
Jumlah ini dapat berbeda tergantung jenis kelamin, usia, berat badan, dan intensitas latihan. Nah, berikut ini nutrisi penting yang perlu kamu penuhi saat menjalani jadwal bulking.
1. Protein
Protein merupakan makronutrien yang berperan penting guna meningkatkan massa otot dan membentuk otot. Sumber makanan yang kaya protein, di antaranya dada ayam, daging sapi tanpa lemak, telur, ikan, dan produk susu rendah lemak.
2. Karbohidrat
Karbohidrat tetap diperlukan selama kamu mengikuti program bulking. Ini karena karbohidrat menjadi sumber energi untuk membantu optimalkan olahraga dan latihan fisik berat. Contoh makanan yang mengandung karbohidrat sehat, antara lain oatmeal, kentang, nasi merah, roti gandum, ubi, hingga biji-bijian.
3. Lemak sehat
Nutrisi lainnya yang dibutuhkan selama program bulking adalah lemak sehat. Jenis lemak ini membantu menambah asupan kalori serta mendukung produksi hormon yang menstimulasi pertumbuhan otot. Sejumlah sumber lemak sehat, antara lain biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan alpukat.
4. Serat
Serat dibutuhkan untuk menyehatkan sistem pencernaan serta menjaga metabolisme tubuh. Kombinasi keduanya akan membantu memastikan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh bisa diserap dengan baik. Sumber makanan yang mengandung serat, antara lain buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.
5. Vitamin dan mineral
Meskipun fokus bulking sering kali ke asupan makronutrien, mikronutrien seperti vitamin dan mineral tetap penting untuk mendukung metabolisme dan pemulihan tubuh pascaolahraga. Sayuran dan buah, seperti brokoli, pisang, jeruk, dan apel, sebaiknya tetap hadir di menu bulking harian kamu.
Baca Juga: Naikin Berat Badan dengan Dirty Bulking, Apakah Sehat?
Contoh Menu Harian Saat Program Bulking
Biar nggak bingung harus makan apa setiap hari, contoh menu clean bulking harian selama 7 hari di bawah ini bisa jadi panduan awalmu.
|
Hari |
Jam dan Menu Makan |
|
Senin |
|
|
Selasa |
|
|
Rabu |
|
|
Kamis |
|
|
Jumat |
|
|
Sabtu |
|
|
Minggu |
|
Tips Tambahan untuk Bulking
Setelah mengetahui asupan makanan tinggi kalori untuk bulking, ada sejumlah hal lain yang perlu diperhatikan agar progress lebih optimal. Berikut ini strategi yang bisa kamu lakukan.
- Menghindari gula dan lemak tidak sehat, terutama di dalam makanan olahan.
- Menghindari mengonsumsi makanan kemasan dan minuman bersoda.
- Mengonsumsi makanan dengan makan besar 3 kali sehari dengan 2–3 kali snack.
- Melakukan latihan beban (weight training) secara konsisten dan terprogram.
- Memastikan konsumsi air putih cukup setiap hari.
- Memastikan waktu tidur cukup untuk mendukung pemulihan otot.
- Mengonsumsi produk suplemen multivitamin atau produk susu berprotein.
Rekomendasi Susu Tinggi Protein untuk Program Bulking
Mencukupi kebutuhan nutrisi selama program bulking merupakan hal krusial supaya latihan fisik yang dilakukan tidak sia-sia. Lengkapi makanan sehat bergizi dengan mengonsumsi susu tinggi protein terbaik dari Natural Farm berikut ini.
1. Optimum Nutrition Serious Mass

Buat kamu yang butuh asupan kalori ekstra ketika bulking, Optimum Nutrition Serious Mass bisa jawab kebutuhanmu. Suplemen ini dirancang dengan Formula Weight Gain yang biasa digunakan untuk membentuk otot para atlet.
Tiap sajian ON Serious Mass mengandung 1.250 kalori. Ini berasal dari kombinasi 50 gram protein, 250 gram karbohidrat tanpa tambahan gula, dan 4,5 gram lemak sehat.
Suplemen ini juga diperkaya 25 vitamin dan mineral esensial yang mendukung metabolisme energi dan pemulihan otot setelah olahraga. Untuk kamu yang ingin menaikkan berat badan dan massa otot secara konsisten, Optimum Nutrition Serious Mass dapat jadi partner yang masuk akal dalam menu bulking harian.
2. Optimum Nutrition Pro Gainer

Optimum Nutrition Pro Gainer dirancang untuk mendukung bulking dengan nutrisi yang lebih seimbang. Suplemen gainer ini mengandung 60 gram protein yang berasal dari campuran whey protein isolate, whey protein concentrate, calcium caseinate, egg albumin, dan hydrolyzed whey peptide.
Nggak hanya itu, produk gainer dari Optimum Nutrition ini juga memiliki 85 karbohidrat yang dikombinasikan dengan vitamin dan serat sehingga menjadikannya ideal untuk membantu mengembalikan tingkat energi dan membantu proses recovery setelah latihan beban.
Produk ini cocok dikonsumsi setelah workout atau sebagai tambahan di antara waktu makan utama. Jika kamu ingin menambah massa otot tanpa merasa terlalu begah, ON Pro Gainer bisa jadi pilihan yang lebih fleksibel untuk mendukung program bulking-mu.



