Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

Akar Valerian: Manfaat, Efek Samping, & Aturan Pakainya

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm • Ditulis oleh Satria Aji Purwoko •

Bagikan:

Di tengah meningkatnya kasus gangguan tidur dan stres, beberapa orang mulai melirik akar valerian sebagai alternatif alami yang dianggap lebih aman dibanding obat kimia.

Namun, seperti suplemen herbal lainnya, akar valerian juga punya efek samping dan aturan pakai yang penting untuk diperhatikan. Pembahasan ini akan membantu Anda mengetahui potensi manfaat, efek samping, serta dosis yang aman berdasarkan bukti ilmiah.

Apa Itu Akar Valerian?

Akar valerian adalah bagian dari tanaman Valeriana officinalis yang tumbuh secara alami di Eropa, Asia, dan Amerika Utara. 

Secara tradisional, bahan herbal yang juga dikenal sebagai valerian root ini telah digunakan sebagai obat sejak zaman Yunani dan Romawi kuno untuk membantu mengatasi insomnia, migrain, kelelahan, dan kram perut (NCCIH, 2025).

Namun, saat ini suplemen yang mengandung akar valerian lebih banyak dipromosikan guna membantu mengatasi gangguan tidur, kecemasan, stres, dan depresi.

Kandungan utama yang banyak diteliti dari akar valerian adalah valerenic acid. Senyawa ini bekerja dengan meningkatkan aktivitas neurotransmitter GABA (gamma-aminobutyric acid) di otak. GABA berperan menenangkan aktivitas saraf, sehingga tubuh jadi lebih rileks dan lebih mudah tertidur.

Mekanisme ini yang membuat Valeriana officinalis kerap digunakan sebagai obat tidur alami berbasis herbal. Berbeda dari obat tidur kimiawi, akar valerian punya risiko ketergantungan lebih rendah, terutama bila digunakan sesuai dosis dan tidak dalam jangka panjang.

Baca Juga: Sering Mengantuk Ciri-Ciri Penyakit Apa? Ini Penjelasannya!

Manfaat Akar Valerian untuk Kesehatan

Penelitian mengidentifikasi beberapa manfaat akar valerian yang mencakup kesehatan tidur, pengelolaan stres, dan keseimbangan hormon. 

Kandungan valerenic acid dan flavonoid di dalamnya dapat bekerja pada sistem saraf pusat, khususnya pada reseptor GABA, untuk mendukung relaksasi dan ketenangan pikiran. 

Senyawa aktif valerian root juga berpotensi memberikan manfaat pada sistem hormonal dan muskuloskeletal. Berikut ini adalah 7 manfaat akar valerian yang didukung oleh riset ilmiah.

Manfaat

Penjelasan Singkat

Mengatasi insomnia

Meningkatkan aktivitas GABA di otak untuk memperpendek waktu tertidur.

Menurunkan stres

Mendukung keseimbangan neurotransmitter serta regulasi suasana hati (mood).

Meredakan kecemasan

Bekerja pada reseptor GABA-A untuk membantu mengurangi gejala kecemasan.

Meredakan gejala PMS

Efek antispasmodik pada otot polos membantu mengurangi kram yang memicu keluhan fisik dan emosional.

Mengurangi gejala menopause

Berpotensi meringankan hot flashes dan gangguan tidur akibat perubahan hormon.

Mengatasi sindrom kaki gelisah

Berpotensi mengurangi frekuensi dan intensitas gejala.

Meredakan sakit kepala tegang

Efek relaksasi otot dan sistem saraf membantu mengurangi nyeri kepala.

1. Membantu mengatasi insomnia

Ini menjadi manfaat akar valerian yang paling banyak diteliti. Meta-analisis dalam Journal of Evidence-Based Integrative Medicine menunjukkan konsumsi rutin akar valerian membantu meningkatkan kualitas tidur dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk tertidur pada penderita insomnia (Shinjyo et al., 2020).

Senyawa valerenic acid akan bekerja dengan meningkatkan aktivitas GABA, membantu otak memasuki kondisi rileks lebih cepat menjelang tidur. Untuk mengevaluasi kondisi tidur Anda, gunakan Skrining Kualitas Tidur sebagai langkah awal.

2. Membantu menurunkan stres

Efek relaksasi valerian root terhadap sistem saraf pusat berpotensi membantu tubuh dalam merespons tekanan psikologis dari kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. 

Suplemen ini bekerja dengan cara mendukung keseimbangan neurotransmitter yang punya peran dalam mengatur suasana hati (mood) dan merespons terhadap stres harian.

Namun, hasil penelitian masih bervariasi dan bukti ilmiah yang ada belum cukup kuat untuk memastikan efektivitas valerian root dalam mengatasi stres.

3. Meredakan kecemasan

Senyawa valerenic acid dan flavonoid pada akar valerian bekerja pada reseptor GABA-A di otak. Reseptor ini berperan mengatur respons tubuh terhadap kecemasan. 

Tinjauan sistematis di dalam Phytotherapy Research mencatat bahwa fitomedisin atau obat herbal berbasis GABA, seperti valerian root, menunjukkan potensi dalam mengurangi gejala kecemasan (Savage et al., 2018).

Apakah Anda kerap merasa cemas atau gelisah? Pakailah Skrining Stres dan Kecemasan untuk memantau kondisi sebelum memutuskan menggunakan suplemen herbal.

4. Meredakan gejala PMS

Wanita yang sering merasakan gejala PMS atau premenstrual syndrome yang mengganggu mungkin bisa merasakan manfaat dari suplemen akar valerian.

Penelitian dalam terhadap 100 wanita yang mengalami PMS menunjukkan bahwa konsumsi 2 dosis suplemen akar valerian per hari di 7 hari terakhir periode menstruasi bisa membantu mengurangi gejala fisik dan emosional terkait PMS (Behboodi Moghadam et al., 2016).

Efek antispasmodik pada otot polos untuk meredakan kram PMS diyakini jadi mekanisme di balik manfaat ini. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk konfirmasi klinis.

5. Mengurangi gejala menopause

khasiat akar valerian untuk wanita

Perubahan hormonal ketika menopause bisa memicu hot flashes, yang ditandai berkeringat berlebih, detak jantung cepat, dan rasa hangat yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan.

Uji acak terkontrol terhadap wanita pascamenopause berusia 45–55 tahun menemukan bila konsumsi 530 mg valerian root sebanyak 2 kali sehari selama 2 bulan mampu mengurangi frekuensi hot flashes secara signifikan (Jenabi et al., 2018).

Anda tetap perlu konsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen herbal ini, terutama bila sedang menjalani terapi hormonal.

6. Mengatasi sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome (RLS) adalah kondisi yang menyebabkan sensasi tidak nyaman di kaki saat beristirahat dan mengganggu kualitas tidur. 

Beberapa studi awal menunjukkan akar valerian dapat mengurangi frekuensi dan intensitas gejala ini. Contohnya, uji acak terkontrol selama 8 minggu pada pengidap RLS menemukan konsumsi 800 mg valerian root extract per hari mampu memperbaiki gejala dan mengurangi rasa kantuk di siang hari (Cuellar & Ratcliffe, 2009).

Meski demikian, hasil studi ini masih terbatas dan dibutuhkan penelitian lanjutan untuk lebih mengetahui efektivitasnya.

7. Meredakan sakit kepala tegang

Efek relaksasi pada otot dan sistem saraf dari akar valerian punya potensi untuk membantu meringankan sakit kepala yang dipicu oleh ketegangan otot atau stres.

Uji klinis terhadap 88 peserta dengan sakit kepala tipe tegang menemukan bahwa konsumsi ekstrak akar valerian 530 mg selama satu bulan menurunkan tingkat keparahan, disabilitas, dan dampak sakit kepala terhadap aktivitas harian dibanding plasebo (Azizi et al., 2020).

Manfaat akar valerian ini masih pada tahap penelitian awal dan belum menjadi rekomendasi klinis utama, sehingga perlu kajian lebih lanjut.

Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Stres agar Pikiran Lebih Tenang

Rekomendasi Suplemen Akar Valerian di Natural Farm

Memenuhi kebutuhan tidur yang berkualitas tidak harus selalu bergantung pada obat tidur di apotek. Natural Farm menghadirkan suplemen berbasis akar valerian yang bisa jadi pilihan pendekatan alami yang patut untuk Anda pertimbangkan.

wellness sleep and relax

Beli Wellness Sleep and Relax 60 Vegetable Caps di Natural Farm

Wellness Sleep and Relax hadir sebagai suplemen herbal dengan kandungan ekstrak akar valerian (Valeriana officinalis radix extract) 100 mg yang diformulasikan untuk membantu meringankan gangguan sulit tidur. 

Kandungan valerenic acid di dalamnya bekerja dengan mendukung neurotransmiter GABA di otak agar tubuh lebih cepat memasuki kondisi rileks dan siap untuk tidur.

Harus diingat bila Wellness Sleep and Relax adalah suplemen kesehatan, bukan obat tidur. Kombinasikan pemakaian suplemen dengan sleep hygiene atau kebiasaan tidur yang baik, seperti ciptakan suasana kamar yang ideal dan hindari bermain gadget sebelum tidur.

Apabila gangguan tidur terus berlanjut atau disertai gejala lain yang mengganggu kegiatan sehari-hari, segera konsultasikan dengan dokter.

Efek Samping Akar Valerian

ngantuk di siang hari

Akar valerian umumnya dianggap aman untuk dikonsumsi dalam jangka pendek oleh orang dewasa yang sehat. Namun, ada beberapa efek samping yang perlu diwaspadai.

  • Rasa kantuk berlebihan di siang hari, terutama bila dikonsumsi terlalu dekat dengan jadwal aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
  • Pusing dan sakit kepala ringan, biasanya muncul di fase awal penggunaan dan bisa mereda dengan sendirinya.
  • Gangguan fungsi hati, yang berpotensi terjadi saat dikonsumsi dalam dosis berlebih atau dalam jangka waktu sangat panjang tanpa pengawasan dokter.
  • Gejala putus zat (withdrawal symptom), seperti gelisah dan sulit tidur, bila konsumsi dihentikan tiba-tiba setelah penggunaan jangka panjang.

Valerian root juga berinteraksi dengan beberapa jenis obat atau zat tertentu. Jangan minum suplemen ini dengan obat penenang (benzodiazepine), antidepresan, atau alkohol.

Selain itu, akar valerian juga dapat berinteraksi dengan suplemen lainnya, seperti melatonin, kava-kava, dan St. John’s wort. Kombinasi ini bisa memperkuat efek menenangkan secara berlebihan dan membahayakan keselamatan Anda.

Jika Anda rutin menggunakan obat atau suplemen apa pun, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum mulai memakai herbal ini.

Dosis dan Aturan Pakai Akar Valerian

Dilansir dari National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), dosis akar valerian yang aman adalah 300–600 mg per hari hingga 6 minggu. Keamanan penggunaan jangka panjang masih belum diketahui.

Untuk membantu mengatasi susah tidur, konsumsi sekitar 30–60 menit sebelum waktu tidur guna memaksimalkan efek relaksasi dari valerian root.

Akar valerian tidak selalu memberi efek instan. Sebagian orang perlu 2–4 minggu konsumsi rutin sebelum merasakan perbaikan kualitas tidur. Jika Anda tidak merasakan perubahan setelah 4 minggu, pertimbangkan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Akar Valerian

Akar valerian untuk apa?
Benarkah manfaat akar valerian untuk tidur?
Apa efek samping akar valerian?
Berapa dosis akar valerian yang aman?

Kategori Artikel