Penyakit setelah lebaran yang kerap muncul ialah infeksi virus yang ditularkan lewat tangan, kaki, atau mulut. Anak-anak berusia 10 tahun lebih rentan terkena virus dan bakteri karena proses penyebaran yang cepat selama lebaran dan mudik.
Adapun bagi orang dewasa, Kementerian Kesehatan RI mencatat bahwa hipertensi menjadi yang paling banyak dialami oleh orang dewasa. Kenapa penyakit sehabis lebaran menjadi jadwal rutin tahunan? Apa saja jenis penyakit setelah lebaran?
Kenapa Habis Lebaran Sakit?
Faktor utama penyebab munculnya penyakit setelah lebaran adalah pola makan tidak sehat, yang kemudian diikuti dengan kurangnya waktu istirahat. Saat berpuasa di bulan Ramadan, tubuh beradaptasi dengan kebiasaan makan baru selama 30 hari tersebut.
Sayangnya ketika lebaran tiba, kebiasaan makan kembali tidak beraturan. Orang cenderung makan sepuasnya tanpa batas, mulai dari makanan tinggi kolesterol, seperti opor dan gulai, hingga makanan berkadar gula dan garam tinggi, seperti kue kering khas lebaran.
Kebiasaan makan yang kembali tak beraturan ini memberi “kejutan” bagi sistem pencernaan yang sudah terbiasa menerapkan pola makan sehat. Kandungan kolesterol, gula, dan garam yang tinggi pun memperparah kondisi sehingga tubuh jatuh sakit.
Penyakit setelah Lebaran yang Umum Terjadi
Penyakit pascalebaran yang muncul memang lebih banyak mengganggu keseimbangan dan kesehatan sistem pencernaan. Namun rupanya, kebiasaan makan bar-bar saat lebaran juga memicu penyakit lainnya.
1. Dispepsia
Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang terjadi perut saat terasa tidak nyaman ketika sedang mencerna makanan. Pemicu rasa ketidaknyamanan tersebut adalah mengonsumsi makanan berkadar lemak tinggi atau makanan yang terlalu pedas.
Akibatnya, tanpa sadar asam lambung naik. Tidak perut saja yang terasa tak nyaman, tetapi juga timbul gejala asam lambung lainnya, seperti perut kembung, nyeri di bagian ulu hati, hingga rasanya mual dan ingin muntah.
2. Diare
Masih berkaitan dengan gangguan pencernaan, penyakit setelah lebaran lain yang muncul adalah diare. Tanda Anda mengalami diare dimulai dari sakit perut, frekuensi buang air besar lebih sering, dan feses yang keluar lebih cair dari biasanya.
Kenapa habis lebaran sakit diare? Alasannya masih sama dengan gangguan pencernaan di atas, makanan berkadar lemak tinggi dan berminyak yang Anda konsumsi. Kemudian, diikuti dengan jaminan kebersihan makanan dan frekuensi makan lebih sering dari biasanya.
3. Radang Tenggorokan
Radang tenggorokan termasuk penyakit pascalebaran yang paling sering dialami anak-anak sampai orang dewasa. Peradangan di tenggorokan ini disebabkan oleh konsumsi makanan pedas, makanan yang masih panas, atau minum minuman panas dan dingin berlebihan.
4. Asam Urat
Bagi penderita asam urat, harus lebih waspada dan menahan diri saat melewati momen Hari Raya nanti. Kebanyakan makanan yang disajikan saat lebaran yakni makanan dengan purin tinggi, seperti daging merah, udang, emping, sampai kue kering berkadar gula tinggi dan minuman manis. Jadi, Anda perlu berhati-hati saat ingin makan makanan tersebut.
5. Peningkatan Kadar Kolesterol dan Gula Darah
Makanan berlemak, bersantan, dan tinggi gula yang disajikan saat lebaran juga berdampak serius terhadap kenaikan kadar kolesterol jahat dan gula di dalam darah.
Bila tak terkendali, peningkatan gula memberikan efek samping peningkatan risiko diabetes. Sementara itu, kadar kolesterol jahat yang meningkat akan memicu penyakit pascalebaran yang lebih serius, seperti serangan jantung dan penyakit jantung koroner.
6. Hipertensi
Penyakit setelah lebaran lainnya yang perlu Anda waspadai yaitu tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kondisi ini disebabkan karena terlalu banyak makan makanan tinggi garam atau lemak. Untuk itu, Anda perlu lebih bijaksana memilih makanan selama lebaran.
7. Flu atau Pilek
Flu atau pilek adalah jenis penyakit ringan yang kerap disepelekan. Padahal, flu dan pilek ini justru cukup mengkhawatirkan karena saat sedang sakit, sistem imunitas tubuh menurun. Di situlah risiko virus dan bakteri lain bisa masuk ke dalam tubuh.
Infeksi virus dan bakteri penyebab flu dan pilek terjadi karena ketika lebaran Anda memakai peralatan makan yang sama dengan orang lain, bertemu dan bersentuhan dengan banyak orang. hingga kurang menjaga kebersihan diri.
Baca Juga: 6 Cara Mengajarkan Anak Puasa secara Bertahap agar Tidak Terpaksa
Tips agar Tetap Fit sehabis Lebaran
World Health Organization (WHO) merilis cara menjaga kesehatan selama Ramadan hingga lebaran sehingga Anda bisa terhindar dari risiko penyakit setelah lebaran. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan.
- Tetap mengonsumsi air putih.
- Pilih jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi sesuai kondisi kesehatan tubuh.
- Kendalikan diri dan nafsu untuk makan sepuasnya.
- Bila diharuskan makan terus-menerus, sebaiknya kurangi porsi di setiap kali Anda makan.
- Tetap bergerak secara aktif, seperti jalan kaki selama bersilaturahmi.
- Pastikan ruangan tempat berkumpul memiliki ventilasi yang baik.
- Kalau sedang sakit, gunakan masker supaya tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
- Tetap konsumsi suplemen multivitamin untuk mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi harian.
Rekomendasi Multivitamin untuk Menjaga Kesehatan Saat Lebaran
Kondisi tubuh yang drop dan sakit saat lebaran bikin kurang nyaman selama bersilaturahmi. Sebaiknya, rutin konsumsi suplemen multivitamin sejak berpuasa untuk memastikan tubuh tetap fit dan terhindar dari berbagai jenis penyakit setelah lebaran.
1. Nuvita Nutri Imuno

Beli Nuvita Nutri Imuno di Natural Farm
Agar tubuh tetap fit saat bersilaturahmi di momen lebaran, menjaga daya tahan tubuh jadi hal yang tidak boleh diabaikan. Salah satu cara praktis yang bisa dilakukan yakni dengan mengonsumsi Nuvita Nutri Imuno.
Suplemen ini diformulasikan dengan berbagai nutrisi penting yang mampu menjaga sistem imun tetap optimal. Dengan begitu, tubuh lebih siap menghadapi paparan virus dan bakteri yang dapat menyebabkan flu, pilek, maupun gangguan kesehatan lainnya.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Imuno |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 1 kaplet selaput per hari. |
2. Kyolic Dophilus Daily Probiotic

Beli Kyolic Dophilus Daily Probiotic di Natural Farm
Menjelang dan setelah lebaran, pola makan yang berubah—mulai dari konsumsi makanan berlemak, bersantan, hingga makanan manis—sering memicu gangguan pencernaan.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan saluran cerna sejak sekarang menjadi langkah penting agar tubuh tetap nyaman beraktivitas setelah momen Hari Raya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi Kyolic Dophilus Daily Probiotic untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
|
Nama Produk |
Kyolic Dophilus Daily Probiotic |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 2 kapsul per hari. |
3. Nutriwell CoQ10

Beli Nutriwell CoQ10 di Natural Farm
Selama momen lebaran, hidangan khas, seperti makanan bersantan, berlemak, dan manis sering dikonsumsi dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. Kondisi ini bisa memengaruhi tekanan darah dan kadar kolesterol bila tidak diimbangi dengan upaya menjaga kesehatan tubuh.
Oleh karena itu, penting untuk mulai memperhatikan asupan nutrisi yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung, salah satunya dengan mengonsumsi Nutriwell CoQ10.
Nutriwell CoQ10 mengandung coenzyme Q10 yang diproduksi dengan teknologi nano, jadi nutrisinya diserap lebih optimal oleh tubuh. Dengan penyerapan yang lebih baik, suplemen ini membantu menjaga tekanan darah dan kolesterol agar tetap terkontrol.
|
Nama Produk |
Nutriwell CoQ10 |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 1 softgel per hari. |
4. Nuvita Nutri Multi

Beli Nuvita Nutri Multi di Natural Farm
Menjaga asupan gizi dan nutrisi tetap seimbang selama menjalani puasa di bulan Ramadan hingga momen lebaran sangat penting supaya tubuh tetap sehat dan bertenaga. Perubahan pola makan yang terjadi selama puasa terkadang membuat kebutuhan vitamin dan mineral harian tidak terpenuhi secara optimal.
Karenanya, penting untuk mengonsumsi suplemen seperti Nuvita Nutri Multi dapat menjadi pilihan tepat untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh setiap hari.
Nuvita Nutri Multi ini mengandung kombinasi 12 vitamin dan mineral lengkap yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh. Kandungan nutrisi tersebut juga membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas dan mendukung proses pemulihan agar lebih cepat bila tubuh sedang kurang fit.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Multi |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 1 kaplet salut selaput per hari. |
5. Manuka Health MGO 115+

Beli Manuka Health MGO 115+ di Natural Farm
Guna menjaga kesehatan tubuh selama menjalani aktivitas, termasuk saat Ramadan hingga momen lebaran, mengonsumsi madu berkualitas bisa menjadi pilihan yang tepat.
Salah satu yang bisa Anda pertimbangkan yakni Manuka Health MGO 115+, madu premium yang dikenal punya kualitas tinggi dan kandungan alami yang bermanfaat bagi tubuh. Rutin mengonsumsinya dapat membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh tetap optimal.
Manuka Health MGO 115+ merupakan madu langka yang dihasilkan dari sari bunga Manuka yang tumbuh secara alami hanya di Selandia Baru. Keunikan sumber madu ini membuatnya memiliki kualitas yang istimewa dibandingkan madu biasa.
|
Nama Produk |
Manuka Health MGO 115+ |
|
Kandungan |
|
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 2 sampai 3 kali sehari tergantung kondisi kesehatan tubuh. |



