Penyebab jantung berdebar perlu dipahami karena kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja. Jantung berdebar atau dalam istilah medis disebut palpitasi merupakan sensasi saat detak jantung terasa lebih cepat, kuat, atau tidak teratur.
Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari stres hingga gangguan jantung. Meski sering kali tidak berbahaya, jantung sering berdebar juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diperiksa lebih lanjut dengan dokter.
Penyebab Jantung Berdebar
Jantung berdebar terjadi ketika irama jantung berubah dari kondisi normal. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penyakit jantung atau respons alami tubuh terhadap faktor tertentu.
Dalam banyak kasus, kondisi ini bersifat sementara dan mampu mereda dengan sendirinya. Namun, bila terjadi secara berulang ataupun disertai gejala lain, penting untuk mengetahui penyebab jantung berdebar agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat.
1. Stres dan kecemasan
Stres dan kecemasan dapat memicu pelepasan hormon adrenalin yang meningkatkan detak jantung. Hal ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan terasa berdebar. Palpitasi akibat stres biasanya muncul saat Anda mengalami tekanan emosional atau kelelahan mental.
2. Konsumsi kafein berlebihan
Kafein yang terdapat dalam kopi, teh, atau minuman energi dapat merangsang sistem saraf pusat. Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar, khususnya pada orang yang sensitif terhadap kafein.
3. Kurang tidur
Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon dan sistem saraf. Hal ini membuat jantung bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko palpitasi. Menurut Sleep Foundation, kurang tidur berkepanjangan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke.
4. Aktivitas fisik berlebihan
Olahraga dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan detak jantung secara signifikan. Jika dilakukan tanpa persiapan yang cukup, kondisi ini dapat memicu jantung berdebar, terlebih pada orang yang tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik secara rutin.
5. Anemia
Studi dalam jurnal BMJ Open Gastroenterology (2022) menjelaskan bahwa kadar oksigen rendah akibat anemia defisiensi besi dapat memicu jantung berdebar, irama jantung cepat (takikardia), dan nyeri dada.
Ketika mengalami anemia, tubuh kekurangan sel darah merah untuk mengangkut oksigen. Akibatnya, jantung harus bekerja ekstra keras untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh. Hal inilah yang bisa memicu palpitasi atau jantung berdebar.
6. Gangguan tiroid
Hormon tiroid dihasilkan oleh kelenjar tiroid di bagian depan leher. Gangguan tiroid, seperti hipertiroidisme saat kelenjar tiroid terlalu aktif dan menghasilkan hormon tiroid berlebihan, meningkatkan metabolisme. Hasilnya, jantung berdetak cepat dan tidak beraturan.
7. Dehidrasi
Dehidrasi terjadi saat tubuh kekurangan cairan. Kurangnya cairan di dalam tubuh ini dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit. Kondisi ini menyebabkan jantung berdebar disertai gejala lain, seperti lemas, bibir kering, dan urine berwarna lebih pekat.
8. Efek samping obat-obatan
Dalam beberapa kasus, alasan kenapa jantung sering berdebar bisa dipengaruhi oleh efek samping obat-obatan tertentu. Beberapa obat, termasuk inhaler asma, beta-blocker untuk hipertensi dan penyakit jantung, dan obat dekongestan untuk hidung tersumbat berisiko menimbulkan efek samping berupa jantung berdebar.
9. Aritmia
Jantung berdebar juga bisa disebabkan oleh gangguan serius pada jantung, seperti aritmia. Aritmia adalah kelainan irama jantung yang menyebabkan jantung berdetak terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak beraturan. Kondisi ini harus Anda perhatikan karena bisa menjadi tanda dan gejala gangguan kardiovaskular yang lebih serius.
10. Penyakit jantung
Saat muncul pertanyaan, “Dada berdebar debar gejala apa?”, banyak orang langsung saja mengaitkannya dengan penyakit jantung. Tak salah, karena kondisi ini bisa menjadi tanda awal masalah jantung, seperti gangguan katup dan penyakit jantung koroner.
Apabila Anda terlalu sering mengalami jantung berdebar yang disertai gejala lain, meliputi nyeri dada dan sesak napas, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis.
Baca Juga: Waspada Lebih Dini! Inilah 10 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri
Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang
Cara mengatasi jantung berdebar tentunya harus disesuaikan dengan penyebabnya. Dalam kondisi ringan, jantung berdebar biasanya akan mereda dalam beberapa menit hingga jam.
Namun, bila gejala tidak kunjung hilang atau sering terjadi, Anda perlu melakukan langkah penanganan yang tepat seperti berikut ini.
- Tarik napas dalam dan lakukan teknik relaksasi untuk menenangkan detak jantung.
- Hindari konsumsi kafein dari kopi, teh, atau minuman energi secara berlebihan.
- Cukup minum air putih untuk membantu mencegah dehidrasi.
- Istirahat yang cukup dan hindari kelelahan berlebihan.
- Kelola stres dengan baik melalui aktivitas yang menenangkan, misal meditasi atau olahraga ringan.
- Perhatikan efek samping obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
Jika jantung berdebar terjadi terus-menerus, disertai pusing, nyeri dada, atau sesak napas, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Rekomendasi Suplemen untuk Kesehatan Jantung
Menjaga kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada pola hidup, tetapi juga dukungan nutrisi yang tepat. Berikut ini adalah beberapa pilihan suplemen di Natural Farm yang bisa membantu menjaga detak jantung Anda tetap stabil.
1. Natures Health B-Complex + Magnesium

Beli Natures Health B-Complex + Magnesium di Natural Farm
Natures Health B-Complex + Magnesium mengandung kombinasi vitamin B kompleks dan magnesium untuk membantu menjaga fungsi saraf dan otot, termasuk otot jantung.
Vitamin B kompleks akan membantu produksi energi tubuh, sedangkan magnesium punya peran dalam mendukung relaksasi serta menjaga ritme jantung tetap stabil. Suplemen ini cocok untuk Anda yang mengalami jantung berdebar akibat aktivitas padat dan tekanan mental dalam kehidupan sehari-hari.
|
Nama Produk |
Natures Health B Complex Magnesium 60 Kaplet |
|
Kandungan |
Vitamin B kompleks, Magnesium |
|
Manfaat |
Mendukung produksi energi, menjaga kesehatan saraf, serta membantu mengurangi stres dan kelelahan |
|
Anjuran Pakai |
1 kali sehari 1 kaplet salut selaput |
2. Nutriwell CoQ10 100 mg

Beli Nutriwell CoQ10 100 mg di Natural Farm
Energi sel jantung sangat bergantung pada ketersediaan Coenzyme Q10 (CoQ10). Dengan kandungan 100 mg per kapsul, Nutriwell CoQ10 100 mg membantu meningkatkan produksi energi dan menjaga kesehatan jantung agar berfungsi optimal.
CoQ10 juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan. Konsumsi 1 softgel per hari membantu memenuhi kebutuhan untuk lebih siap menjalani aktivitas harian.
|
Nama Produk |
Nutriwell CoQ10 100 mg 30 Softgels |
|
Kandungan |
Nano Coenzyme Q10 (Ubidecarenone) |
|
Manfaat |
Membantu menjaga kesehatan jantung, mempertahankan tekanan darah normal, menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida |
|
Anjuran Pakai |
1 kali sehari 1 softgel |
3. Nordic Ultimate Omega

Beli Nordic Ultimate Omega di Natural Farm
Asam lemak omega-3 dikenal membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko gangguan irama jantung. Nordic Ultimate Omega mengandung EPA dan DHA dalam jumlah tinggi yang membantu mengontrol detak jantung yang normal.
Tercukupinya asupan asam lemak omega-3 dari minyak ikan juga dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga cocok untuk Anda yang sering kali mengalami dada berdebar-debar akibat gaya hidup kurang sehat.
|
Nama Produk |
Nordic Ultimate Omega 60 Softgels |
|
Kandungan |
Fish Oil (Omega-3, EPA dan DHA) |
|
Manfaat |
Menjaga kelenturan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, membantu memperbaiki suasana hati |
|
Anjuran Pakai |
2 softgel per hari setelah makan |
4. Natures Health Nano Calcium

Beli Natures Health Nano Calcium di Natural Farm
Kalsium bukan hanya penting untuk tulang, melainkan juga bermanfaat dalam kontraksi otot, termasuk otot jantung. Natures Health Nano Calcium mengandung mineral kalsium dengan teknologi nano yang lebih mudah diserap oleh tubuh.
Asupan mineral kalsium yang tercukupi bisa membantu menjaga keseimbangan elektrolit, di mana hal ini berpengaruh pada irama jantung. Suplemen ini cocok untuk Anda yang sering mengalami ketidakseimbangan mineral akibat asupan nutrisi yang kurang memadai.
|
Nama Produk |
Natures Health Nano Calcium 60 Softgels |
|
Kandungan |
Nano Calcium Carbonate, Vitamin D3 |
|
Manfaat |
Menjaga kesehatan jantung, mengontrol detak jantung yang normal, mempertahankan kontraksi otot |
|
Anjuran Pakai |
1 softgel per hari |
5. Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU

Beli Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU di Natural Farm
Vitamin D3 memiliki peran penting dalam menjaga fungsi jantung dan sistem imun. Dengan dosis 1000 IU, Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU membantu memenuhi kebutuhan vitamin D harian dan mendukung kesehatan sistem kardiovaskular yang optimal.
Pasalnya, kekurangan vitamin D biasanya dikaitkan dengan beberapa gangguan kesehatan, termasuk jantung berdebar. Suplemen dari Nuvita ini dapat menjadi pelengkap untuk Anda yang jarang terpapar sinar matahari dan lebih sering beraktivitas di dalam ruangan.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Vitamin D3 1000 IU 60 Kaplet |
|
Kandungan |
Vitamin D3 |
|
Manfaat |
Meningkatkan imunitas tubuh, mempertahankan kekuatan otot, dan mencegah efek negatif radikal bebas |
|
Anjuran Pakai |
1 kali sehari 1 kaplet salut selaput |



