Pertumbuhan gigi bayi adalah salah satu bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Pasalnya, hal ini berkaitan erat dengan kesehatan mulut jangka panjang yang berpengaruh terhadap kemampuan makan dan berbicara. Penting bagi Anda sebagai orang tua untuk memahami tahapan, ciri, dan cara mendukung tumbuh gigi pada bayi secara tepat.
Fase Pertumbuhan Gigi Bayi
Fase tumbuh gigi pada bayi dimulai sejak usia sekitar 6 bulan dan berlangsung hingga anak hampir menginjak usia 3 tahun. Banyak orang tua bertanya kapan bayi tumbuh gigi karena waktu kemunculannya tidak selalu sama, ada yang terjadi lebih cepat atau lebih lambat.
Beberapa faktor, meliputi genetik, asupan gizi, dan kondisi kesehatan tertentu mungkin saja memengaruhi pada umur berapa bayi tumbuh gigi.
Gigi susu alias gigi bayi dan anak-anak tumbuh secara bertahap, mulai dari gigi seri sampai gigi geraham. Pada tahapan awal, dua gigi seri depan di rahang bawah umumnya muncul terlebih dahulu, kemudian baru diikuti dua gigi seri depan di rahang atas.
Setelah itu, gigi seri samping, gigi taring, dan gigi geraham akan timbul satu per satu secara bertahap. Hingga pada akhirnya, si Kecil akan memiliki rangkaian gigi susu lengkap yang terdiri atas 20 gigi.
Berikut ini adalah tabel pertumbuhan gigi bayi berdasarkan usianya yang dapat Anda simak.
|
Usia Bayi |
Tahapan Pertumbuhan Gigi |
|
5–7 bulan |
Gigi seri depan bawah |
|
6–8 bulan |
Gigi seri depan atas |
|
9–11 bulan |
Gigi seri samping atas |
|
10–12 bulan |
Gigi seri samping bawah |
|
12–16 bulan |
Gigi geraham pertama |
|
16–20 bulan |
Gigi taring |
|
20–30 bulan |
Gigi geraham kedua |
Ciri-Ciri Bayi Tumbuh Gigi
Tanda dan gejala tumbuh gigi pada bayi kerap kali muncul dalam beberapa hari atau minggu sebelum gigi terlihat pada permukaan gusi. Ciri-ciri ini merupakan respons alami tubuh bayi terhadap tekanan gigi yang akan menembus gusi.
Kondisi ini tak jarang menjadi penyebab bayi rewel karena merasa tidak nyaman. Maka dari itu, Anda perlu tahu tanda bayi tumbuh gigi agar bisa memberikan perawatan yang tepat.
Adapun, beberapa ciri bayi tumbuh gigi yang umum terjadi, antara lain:
- gusi tampak bengkak, lunak, dan merah,
- produksi air liur meningkat,
- sering memasukkan tangan atau benda ke mulut,
- nafsu makan atau menyusu menurun,
- rewel atau mudah tersinggung,
- sulit tidur atau tidak bisa tidur nyenyak,
- pipi tampak kemerahan, dan
- suhu tubuh sedikit meningkat tidak lebih dari 38 derajat Celcius.
Dilansir dari Texas Children’s, banyak orang tua masih menganggap bahwa tumbuh gigi bisa menimbulkan gejala lain, seperti diare, muntah, dan batuk terus-menerus. Namun, kondisi ini cenderung mengarah pada gejala penyakit atau infeksi, bukan tumbuh gigi.
Baca Juga: Karies Gigi pada Anak: Penyebab dan Cara Mencegahnya!
Makanan untuk Mendukung Pertumbuhan Gigi Bayi
Makanan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan gigi bayi, terutama setelah bayi mulai menerima MPASI. Asupan zat gizi yang tepat membantu pembentukan struktur gigi yang lebih kuat dan sehat pada si Kecil.
Untuk mendukung proses tumbuh gigi bayi, Anda harus memberikan asupan makanan yang tinggi kalsium dan vitamin D. Kalsium adalah mineral utama pembentuk gigi yang kuat dan sehat, sedangkan vitamin D berfungsi untuk memaksimalkan penyerapan kalsium.
Beberapa contoh makanan kaya kalsium yang bisa Anda tambahkan ke dalam MPASI untuk bayi, seperti sayuran hijau, yoghurt, dan kacang-kacangan. Sementara itu, makanan tinggi vitamin D, antara lain kuning telur, hati ayam, dan ikan berlemak.
Rekomendasi Produk Perawatan untuk Gigi Bayi
Tidak hanya melalui asupan gizi, perawatan gigi yang tepat juga akan memastikan gigi bayi tumbuh optimal. Natural Farm mempunyai rekomendasi produk perawatan mulut bayi yang dirancang untuk mendampingi fase tumbuh gigi si Kecil secara aman dan praktis.
1. Buds Organic Toothpaste Fluoride Blackcurrant

Beli Buds Organic Toothpaste Fluoride Blackcurrant di Natural Farm
Buds Organic Toothpaste Fluoride Blackcurrant diformulasikan dengan bahan-bahan organik bеrѕеrtіfіkаt ECOCERT yang aman untuk si Kecil. Pasta gigi ini memiliki kandungan fluoride dan xylitol untuk memperkuat enamel gigi dan menghambat pertumbuhan bakteri pemicu gigi berlubang sejak dini.
Rasa blackcurrant yang ringan bikin akan lebih nyaman saat menyikat gigi. Untuk anak usia 0–3 tahun, gunakan pasta gigi hanya sebesar butir beras. Gosok реrlаhаn раdа gіgі dаn gusi si Kесіl 2 kаlі ѕеhаrі untuk menjaga kebersihan rongga mulut.
2. Momami Baby Tooth & Gum

Beli Momami Baby Tooth & Gum di Natural Farm
Apabila si Kecil masih susah diajak sikat gigi, Anda bisa menggunakan Momami Baby Tooth & Gum. Tisu basah khusus gigi dan gusi bayi ini mengandung kombinasi xylitol dan еkѕtrаk chаmоmіlе untuk menghilangkan bakteri dan plak pada rongga mulut dan menenangkan gusi ketika gigi bayi mulai tumbuh.
Cukup lilitkan Momami Baby Tooth & Gum ke jari telunjuk Anda yang telah bersih, kemudian usapkan secara lembut ke seluruh permukaan gigi, gusi, dan lidah si Kecil. Setelah selesai tidak perlu dibilas air karena tisu ini sudah disterilisasi dan memiliki sertifikat food grade.
3. Momami Tooth Spray Grape

Beli Momami Tooth Spray Grape di Natural Farm
Momami Tooth Spray Grape lebih cocok digunakan sebagai pendamping untuk mendukung pertumbuhan gigi bayi yang sehat. Artinya, produk ini lebih pas diberikan pada saat kondisi gigi bersih, baik itu setelah menyikat gigi atau memakai tisu khusus gigi dan gusi.
Rasa anggur yang lembut membuat si Kecil lebih mudah menerima saat digunakan. Cukup semprotkan 2–3 kali langsung ke gigi dan gusi, lalu biarkan kandungan xylitol di dalamnya bekerja melindungi rongga mulut dari serangan bakteri.
Tooth spray ini hadir dalam kemasan yang praktis dan travel-friendly sehingga cocok untuk digunakan untuk memberikan perlindungan pada gigi si Kecil kapan dan di mana pun.
4. Motherlove Toothpaste Strawberry

Beli Motherlove Toothpaste Strawberry di Natural Farm
Motherlove Toothpaste Strawberry ialah pasta gigi bayi dan anak dengan kandungan bahan organik yang aman untuk si Kecil. Pasta gigi bebas fluoride ini mengandung xylitol untuk membantu melindungi gigi dari bakteri penyebab kerusakan.
Rasa stroberi alami membuat anak lebih tertarik untuk belajar menyikat gigi sejak dini. Pasta gigi ini bisa digunakan 2 kali sehari dengan jumlah kecil seukuran butir beras. Pastikan juga untuk menyikat gigi dan gusi selama 2–3 menit dengan gerakan melingkar supaya gigi si Kecil bersih sempurna.



