Kalori yang masuk dari makanan sehari-hari memang dibutuhkan sebagai energi untuk bisa menjalani aktivitas. Meski begitu, bila kalorinya berlebihan justru hal ini akan berujung pada masalah kesehatan. Pembakaran kalori sering dikira harus lewat olahraga berat. Padahal, ada beberapa cara membakar kalori lewat aktivitas harian yang bisa kamu lakukan.
Cara Membakar Kalori dari Aktivitas Harian
Membakar kalori nggak selalu harus dengan olahraga berat dan jadwal ketat, misal workout di gym atau lari dengan pace cepat dan jarak jauh. Aktivitas harian yang rutin kamu lakukan ternyata memiliki kontribusi besar terhadap pembakaran kalori di dalam tubuh.
Jika dilakukan secara konsisten, aktivitas ini bisa membantu menjaga berat badan dan bikin kamu tetap aktif tanpa terlalu membebani tubuh. Berikut ini beberapa cara membakar kalori tanpa perlu keluar rumah yang patut dimasukkan ke rutinitas harian.
1. Berjalan kaki
Jalan kaki adalah cara membakar kalori dengan cepat yang mudah dilakukan. Dengan jalan kaki 30 menit, tubuhmu bisa membakar sekitar 100–150 kalori, tergantung berat badan dan kecepatan jalan kaki yang dilakukan.
Manfaat jalan kaki akan lebih efektif bila kamu melakukannya secara rutin, minimal tiga kali seminggu. Tidak hanya bagus untuk menurunkan berat badan, berjalan kaki juga mampu mengurangi stres hingga menurunkan kolesterol jahat.
2. Naik turun tangga
Jika kamu menemukan tangga, gunakanlah tangga tersebut ketimbang menaiki eskalator atau lift. Kalori bisa terbakar secara efektif hanya dengan naik turun tangga. Dengan 10 menit naik turun tangga, tubuh bisa membakar sekitar 80–100 kalori.
Aktivitas ini memang melelahkan di awal. Namun, manfaatnya akan lebih terasa bila kamu sudah terbiasa, apalagi bila melakukannya dengan pace cepat.
3. Memasak
Buat kamu yang suka masak, patut sedikit berbangga. Kabar bagusnya, kegiatan satu ini mampu membakar kalori sebesar 75–110 kalori dengan 30 menit waktu memasak. Lalu, mengapa memasak jadi salah satu aktivitas yang memicu pembakaran kalori?
Tanpa disadari, memasak membuat kamu melakukan banyak aktivitas, seperti berdiri lama, memotong bahan masakan, berjalan bolak-balik, hingga mengangkat barang. Nggak cuma itu saja, mencuci piring setelahnya pun akan membakar kalorimu.
4. Berdiri lebih sering
Kebanyakan aktivitas harian orang modern dihabiskan untuk duduk dalam waktu lama. Akan tetapi, gaya hidup sedenter alias kurang gerak dapat meningkatkan risiko kondisi kronis, di antaranya obesitas, diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung.
Untuk mencegahnya, kamu bisa mencoba menyempatkan berdiri lebih sering setiap jamnya, kemudian diikuti dengan peregangan. Bahkan, dilansir dari Harvard Health, berdiri 30 menit untuk mengantre bisa membakar 28–41 kalori.
5. Membersihkan rumah
Menyapu, mengepel, atau mengelap perabot nggak hanya bikin rumah rapi, tetapi juga akan membantu membakar kalori tubuh. Aktivitas ini dapat membakar sekitar 20–80 kalori dalam 10 menit. Gerakan berulang saat membersihkan rumah melibatkan banyak otot.
6. Berbelanja
Belanja di pasar atau supermarket melibatkan banyak gerak tubuh, termasuk berjalan kaki, mendorong kereta belanja, dan membawa barang. Dalam 30 menit belanja, tubuh mampu membakar sekitar 85–130 kalori.
Bagi sebagian orang, aktivitas ini juga membantu pelepasan dopamin. Hormon bahagia ini tentunya dapat membantu meningkatkan suasana hati dan meredakan stres.
7. Olahraga
Cara terakhir yang efektif dalam membakar kalori adalah olahraga secara rutin, paling tidak selama 30 menit. Kamu dapat memilih olahraga membakar kalori dengan intensitas ringan hingga berat, sesuai tujuan latihan dan kemampuan tubuh.
Meski hanya olahraga kecil, seperti berenang, berjalan kaki, atau jogging, asalkan dilakukan secara konsisten sangat ampuh membakar kalori dan menjaga kesehatan tubuh.
Baca Juga: Angkat Beban Membakar Berapa Kalori? Ketahui Faktanya di Sini!
Apakah Ada Makanan yang Bisa Bakar Kalori Tubuh?
Tidak ada makanan satu pun yang secara langsung membakar kalori tanpa bantuan proses metabolisme. Namun, terdapat sejumlah jenis makanan yang bisa mendukung pembakaran kalori dengan cara meningkatkan metabolisme atau membuat tubuh bekerja lebih keras ketika mencerna. Efek inilah yang sering dikaitkan dengan istilah fat burner.
Contoh fat burner adalah makanan tinggi protein, cabai, dan teh hijau. Protein membutuhkan energi lebih besar saat dicerna sehingga membantu pembakaran kalori. Cabai mengandung capsaicin yang membantu tubuh menghasilkan panas, sedangkan teh hijau mengandung kafein dan katekin untuk merangsang tubuh memakai lemak sebagai bahan bakar.
Meski demikian, efeknya tetap terbatas dan perlu dikombinasikan dengan aktivitas fisik serta pola makan seimbang agar hasilnya lebih terasa.
Rekomendasi Suplemen untuk Dorong Pembakaran Kalori
Penggunaan suplemen bisa membantu cara membakar kalori dari aktivitas harian agar lebih optimal. Berikut ini adalah berbagai pilihan produk di Natural Farm yang membantu menjaga asupan nutrisi dan mendukung tujuan pembakaran kalori harianmu.
1. ISOPURE Zero Carb

ISOPURE Zero Carb cocok untuk kamu yang ingin meningkatkan asupan protein tanpa ada tambahan kalori dari karbohidrat, gula, dan lemak. Protein berperan penting dalam proses pembakaran kalori karena tubuh membutuhkan energi lebih besar untuk mencernanya.
Tiap sajian ISOPURE Zero Carb mengandung sekitar 25 gram protein whey isolate dengan nol karbohidrat. Minuman susu protein ini juga rendah kalori, cuma 100 kalori per penyajian. Produk ini bisa kamu konsumsi setelah menjalani olahraga atau sebagai pengganti camilan tinggi kalori di sela-sela waktu makan.
2. Optimum Nutrition Casein

Optimum Nutrition Casein mengandung 100% protein kasein yang dicerna secara perlahan. Karakter ini membantu tubuh tetap merasa kenyang lebih lama sehingga akan mencegah ngemil berlebihan dan mendukung pembakaran kalori saat istirahat.
Dalam satu sajian, susu ini mengandung 24 gram protein yang berasal dari micellar casein protein. Casein ideal dikonsumsi malam hari sebelum tidur atau saat jeda makan panjang. Dengan tekstur lebih kental dan varian rasa Chocolate Supreme yang creamy, suplemen dari Optimum Nutrition ini membantumu mengontrol kalori tanpa merasa cepat lapar.
3. BSN Syntha 6 Isolate

BSN Syntha 6 Isolate menawarkan kombinasi protein berkualitas tinggi dengan kadar gula dan lemak rendah. Setiap sajian mengandung 25 gram protein dengan teknologi ISOLAST yang menggabungkan keunggulan protein dengan penyerapan cepat dan lambat.
Kombinasi protein ini akan membantu mempertahankan massa otot saat kamu fokus pada pembakaran kalori. Otot yang terjaga membantu metabolisme tetap aktif. Dengan minum secara rutin, BSN Syntha 6 Isolate memberikan manfaat sebagai berikut.
- Memenuhi jumlah protein harian yang dibutuhkan oleh tubuh.
- Membantu memperbaiki sel-sel otot yang rusak selama proses latihan.
- Membantu membentuk otot baru.
- Menjaga ketahanan pada saat latihan.
4. Wellness Starch Blocker

Wellness Starch Blocker adalah salah satu suplemen fat burner yang diformulasikan untuk membantu mengontrol penyerapan karbohidrat dari makanan. Suplemen ini mengandung white kidney bean extract yang dapat mengurangi pemecahan karbohidrat supaya tidak menjadi gula. Dengan begitu, asupan kalori dari karbohidrat dapat ditekan.
Produk dari Wellness ini juga mengombinasikan Garcinia cambogia, Fenugreek Seed, dan Vanadium, yang bekerja sinergis untuk membantu menurunkan berat badan. Minum 1–2 tablet per hari 5–10 menit sebelum makan. Kombinasikan dengan aktivitas harian, starch blocker membantu menjaga pembakaran kalori tetap seimbang.
5. Natures Health Slim Assur

Natures Health Slim Assur adalah fat burner yang mengandung Clarinol, conjugated linoleic acid (CLA) yang membantu mengurangi timbunan lemak, menurunkan berat badan, serta memperbaiki bentuk tubuh. Clarinol merupakan produk CLA dengan standarisasi tertinggi (80%) yang manfaatnya lebih baik daripada CLA biasa.
Untuk mengoptimalkan manfaat CLA, produk ini juga memiliki kandungan lain, di antaranya chromium picolinate, L-carnitine, magnesium, dan kalium yang meningkatkan metabolisme glukosa dan menghancurkan lemak. Ekstrak Garcinia cambogia di dalamnya juga mampu mengendalikan nafsu makan untuk mengontrol asupan kalori harian.



