“Apakah ibu hamil boleh makan udang?” Pertanyaan ini kerap muncul karena udang adalah hidangan laut (seafood) yang identik dengan kandungan merkuri, sehingga banyak bumil ragu mengonsumsinya selama fase kehamilan.
Tidak semua seafood berbahaya untuk kehamilan. Untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin, penting mengetahui kandungan, manfaat, serta aturan konsumsi udang yang aman.
Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Udang?
Ya, ibu hamil boleh untuk makan udang. Menurut Food and Drug Administration (FDA) dan Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat, udang termasuk seafood dengan kadar merkuri rendah dan masuk ke dalam daftar "Best Choices" yang aman dikonsumsi selama kehamilan (EPA-FDA Advice, 2025).
Alasan sebagian makanan laut tidak dianjurkan untuk ibu hamil adalah kandungan merkuri tingginya. Merkuri adalah logam beracun yang bisa menembus plasenta hingga mencapai janin, sehingga berpotensi mengganggu perkembangan otak dan sistem saraf.
Sebaliknya, FDA menyebut bahwa konsumsi seafood dari daftar rendah merkuri, termasuk udang, justru dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui untuk mendukung proses tumbuh kembang bayi.
Baca Juga: 10 Cara Menjaga Kesehatan Ibu Hamil agar Janin Tumbuh Optimal
Manfaat Udang untuk Ibu Hamil dan Janin
Selain lezat, ibu hamil makan udang bisa mendapatkan berbagai nutrisi penting yang mendukung tumbuh kembang janin yang sehat, mulai dari asam lemak omega-3, protein tanpa lemak, yodium, hingga kolin, zat besi, dan zinc. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Membantu Menurunkan Risiko Kelahiran Prematur
Asupan asam lemak omega-3 dari seafood berpotensi menurunkan risiko bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah (BBLR). Omega-3 juga berperan mendukung perkembangan otak, mata, dan kemampuan motorik bayi.
Hal ini sejalan dengan tinjauan di dalam Cochrane Library (2018) yang menyebutkan bahwa ibu hamil dengan asupan omega-3 memadai, baik itu dari makanan atau suplemen, berisiko lebih rendah mengalami kelahiran prematur dan kematian perinatal (kematian bayi di sekitar waktu kelahiran).
2. Menunjang Pertumbuhan Jaringan Ibu Hamil
Udang termasuk makanan tinggi protein tanpa lemak yang berperan dalam mengoptimalkan pertumbuhan jaringan rahim ibu selama kehamilan. Protein juga mendukung aliran darah ke payudara, sehingga membantu mempersiapkan proses menyusui.
3. Berperan dalam Perkembangan Otak dan Sistem Saraf Janin
Makan udang saat hamil mampu mencukupi kebutuhan yodium untuk mendukung proses produksi hormon tiroid. Jenis hormon ini berperan untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin di dalam kandungan.
Sebaliknya, kekurangan yodium dapat meningkatkan risiko keguguran, hipotiroidisme pada ibu hamil (kondisi ketika kelenjar tiroid tidak menghasilkan cukup hormon), stillbirth (bayi lahir mati), hingga gangguan perkembangan fisik dan mental pada bayi.
4. Menjaga Pembentukan Darah dan Sistem Imun
Zat besi untuk ibu hamil dapat membantu mendukung peningkatan produksi darah selama kehamilan. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia dan membuat ibu mudah lelah.
Kolin mendukung perkembangan otak janin, sedangkan zinc berperan mendukung proses pembelahan sel janin serta menjaga sistem imun ibu.
Risiko dan Bahaya Bumil Makan Udang

Meskipun udang aman dikonsumsi saat hamil, pengolahan yang keliru dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi ibu dan janin.
Berikut ini beberapa risiko bumil makan seafood, termasuk udang, yang harus diwaspadai.
- Udang mentah atau setengah matang berisiko membawa bakteri, virus, dan parasit penyebab penyakit bawaan makanan.
- Konsumsi udang belum matang sempurna dapat memicu keracunan makanan pada ibu hamil.
- Udang mentah berisiko mengandung Listeria, bakteri yang berbahaya untuk janin.
- Kontaminasi silang di dapur (memakai talenan atau pisau yang sama untuk udang mentah dan bahan siap konsumsi) meningkatkan risiko infeksi.
Baca Juga: 5 Manfaat Omega-3 untuk Ibu Hamil dan Sumber Alaminya
Aturan Aman Makan Udang Saat Hamil
Boleh saja ibu hamil makan seafood, termasuk udang. Akan tetapi, selalu perhatikan tiga hal utama, yakni cara memilih udang segar, cara mengolah yang tepat, hingga batas porsi yang dianjurkan per minggu.
1. Cara Memilih Udang Segar
Kualitas udang mentah yang dibeli menentukan keamanannya ketika dikonsumsi. Berikut ini ciri-ciri udang segar yang penting Anda perhatikan di pasar atau supermarket.
- Mata: bening, hitam mengkilap, dan menonjol keluar (bukan cekung atau keruh).
- Cangkang: keras, mengkilap, dan menempel erat pada daging.
- Daging: kenyal saat ditekan dan kembali ke bentuk semula (tidak lembek atau berlendir).
- Warna: cerah dan merata sesuai jenisnya (tidak pucat kehijauan atau kehitaman).
- Sambungan kepala dan badan: menempel kuat atau tidak mudah terlepas.
- Aroma: khas laut yang segar dan bukan amis menyengat, asam.
- Bintik hitam: hindari udang dengan bintik hitam di kepala, ekor, atau ruas tubuh, yang bisa jadi tanda mulai membusuk.
Sebaiknya, beli udang di pasar, supermarket, atau toko seafood yang menyimpannya di atas es atau dalam rak pendingin.
2. Cara Mengolah Udang yang Aman
Bumil makan seafood, termasuk udang, harus selalu memastikan bahwa pengolahan benar untuk meminimalkan risiko infeksi bakteri dan parasit. Ikuti langkah-langkah berikut ini.
- Cuci udang di bawah air mengalir sebelum diolah.
- Buang saluran pencernaan di bagian punggung karena bisa mengandung kotoran.
- Masak udang hingga matang sempurna, yang ditandai warna daging berubah dari transparan menjadi merah muda pekat dan bertekstur padat.
- Suhu internal masak yang disarankan adalah 63 derajat Celsius untuk membunuh bakteri dan parasit (Mayo Clinic, 2023).
- Pilih metode memasak yang matang merata, seperti kukus, panggang, tumis, atau rebus. Hindari deep-fry di suhu terlalu tinggi, karena dapat membuat bagian dalam udang kurang matang.
- Gunakan talenan dan pisau berbeda buat udang mentah dan bahan siap konsumsi untuk mencegah kontaminasi silang.
- Jangan konsumsi udang yang sudah dimasak, tapi berbau amis tajam, asam, atau tengik.
3. Batas Konsumsi Udang per Minggu
Sesuai rekomendasi FDA-EPA Amerika Serikat, batas aman ibu hamil makan seafood, di dalam termasuk udang, adalah 227–340 gram atau sekitar 2–3 porsi per minggu.
Sebagai referensi, berikut ini adalah perbandingan kadar merkuri beberapa jenis seafood.
|
Kategori |
Contoh Seafood |
Anjuran untuk Ibu Hamil |
|
Rendah merkuri (Best Choices) |
Udang, salmon, nila, ikan patin, cumi, kerang, sarden, teri |
2–3 porsi (227–340 gram) per minggu |
|
Sedang (Good Choices) |
Kakap, halibut, mahi-mahi, tuna kaleng chunk light |
Maksimal 1 porsi per minggu |
|
Tinggi merkuri (Avoid) |
Hiu, ikan todak, king mackerel, tilefish, orange roughy, tuna bigeye |
Hindari selama kehamilan |
*) Sumber: EPA-FDA Advice about Eating Fish and Shellfish (2025)
Hitung Perkiraan Lahir Anda! Mau tahu perkiraan tanggal kelahiran si Kecil? Gunakan Kalkulator HPL dari Natural Farm untuk mempersiapkan momen persalinan dengan lebih baik.
Rekomendasi Multivitamin untuk Dukung Kesehatan Bumil & Janin
Selain memastikan bumil makan udang dengan cara aman, konsumsi suplemen multivitamin juga menjadi pelengkap untuk membantu mencukupi nutrisi ibu dan janin selama kehamilan.
1. Nutriwell Pregnancy Formula

Beli Nutriwell Pregnancy Formula di Natural Farm
Meski udang kaya akan omega-3, protein, yodium, kolin, zat besi, dan zinc, tidak semua ibu hamil bisa mengonsumsinya rutin, entah karena alergi atau bosan dengan menu yang sama.
Nutriwell Pregnancy Formula menjadi backup harian yang praktis dengan 11 vitamin dan 10 mineral per tablet, termasuk 800 mcg asam folat untuk memenuhi kebutuhan harian yang berperan penting dalam pembentukan tabung saraf janin sejak trimester pertama.
Baik untuk ibu yang ingin memastikan kebutuhan mikronutrien harian tetap tercukupi, tanpa perlu kombinasi banyak suplemen.
|
Nama Produk |
Nutriwell Pregnancy Formula |
|
Kandungan |
|
|
Cocok Untuk |
Wanita dewasa |
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 1 tablet salut selaput per hari |
2. Nordic Prenatal Fish Oil

Beli Nordic Prenatal Fish Oil di Natural Farm
Rekomendasi konsumsi seafood untuk ibu hamil adalah 227–340 gram per minggu. Apabila target ini susah dicapai karena mual di trimester pertama atau tidak suka rasa amis, Nordic Prenatal Fish Oil bisa menjadi sumber alternatif omega-3 EPA dan DHA yang konsisten.
Setiap satu softgel mengandung 1.000 mg minyak ikan hasil pemurnian standar Nordic, plus vitamin D3 dan vitamin E untuk mendukung penyerapan optimal.
Kombinasi EPA dan DHA berperan mendukung perkembangan otak, mata, dan sistem saraf janin. Manfaat yang sama Anda dapat dari makan udang atau ikan berlemak secara rutin.
|
Nama Produk |
Nordic Prenatal Fish Oil |
|
Kandungan |
|
|
Cocok Untuk |
Wanita dewasa |
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 2 softgel per hari sesudah makan |
3. Nutriwell Cal Mag Zinc + Vitamin D3

Beli Nutriwell Cal Mag Zinc + Vitamin D3 di Natural Farm
Ibu hamil dengan alergi seafood atau yang tidak suka udang tetap harus memenuhi asupan zinc, mineral untuk mendukung pembelahan sel janin dan sistem imun ibu hamil. Nutriwell Cal Mag Zinc + Vitamin D3 menjawab kebutuhan ini sekaligus melengkapi 3 mineral lain yang meningkat drastis selama kehamilan.
Formulanya mengandung 360 mg kalsium dan 400 IU vitamin D3 yang mampu mendukung pembentukan tulang janin, 210 mg magnesium untuk membantu meredakan kram otot yang umum dialami trimester akhir, plus 10 mg zinc untuk membantu melengkapi asupan harian yang sulit terpenuhi hanya dari makanan sehari-hari.
|
Nama Produk |
Nutriwell Cal Mag Zinc + Vitamin D3 |
|
Kandungan |
|
|
Cocok Untuk |
Wanita dewasa |
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 1 tablet salut selaput per hari |
4. Wellness Folic Acid Combo

Beli Wellness Folic Acid Combo di Natural Farm
Meski udang mengandung kolin yang mendukung pembentukan tabung saraf janin, nutrisi utama yang wajib dipenuhi untuk tujuan ini adalah asam folat (vitamin B9). Rekomendasi asam folat untuk ibu hamil adalah 400–800 mcg per hari.
Wellness Folic Acid Combo menggabungkan asam folat dengan vitamin B6 dan B12 untuk dukungan yang lebih menyeluruh. Vitamin B12 mendukung pembentukan sel darah merah dan vitamin B6 membantu mengurangi rasa mual di trimester pertama. Cocok dikonsumsi sejak program hamil hingga akhir masa menyusui.
|
Nama Produk |
Wellness Folic Acid Combo |
|
Kandungan |
|
|
Cocok Untuk |
Wanita dewasa |
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 1 kapsul per hari setelah makan di pagi hari |
5. Nuvita Nutri Calcium

Beli Nuvita Nutri Calcium di Natural Farm
Selain zinc dari udang, ibu hamil juga membutuhkan asupan kalsium yang meningkat drastis untuk mendukung pembentukan tulang dan gigi janin serta menjaga kepadatan tulang ibu.
Kekurangan kalsium ketika hamil berisiko membuat tubuh mengambil cadangan kalsium dari tulang ibu, sehingga dapat meningkatkan risiko masalah tulang di kemudian hari.
Nuvita Nutri Calcium menyediakan 1.200 mg kalsium tiap 3 kaplet, yang mendekati total dari kebutuhan harian ibu hamil dalam satu kemasan praktis. Cocok untuk ibu hamil yang jarang mengonsumsi susu, keju, atau ikan bertulang lunak, seperti sarden.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri Calcium |
|
Kandungan |
1200 mg Calcium (Tricalcium Phosphate) per 3 kaplet |
|
Cocok Untuk |
Wanita dewasa |
|
Manfaat Suplemen |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Konsumsi 3 kaplet salut selaput per hari |
*) Disclaimer: Suplemen adalah pelengkap pola makan sehat, bukan pengganti asupan gizi dari makanan sehari-hari. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun selama kehamilan, karena bisa berpengaruh pada kondisi ibu dan janin.



