Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

10 Buah yang Mengandung Zat Besi untuk Kebutuhan Harian

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Herzanindya Maulianti

Bagikan:

Buah yang mengandung zat besi mendukung hemoglobin dan kesehatan darah. Meski kadarnya lebih rendah dari sumber hewani, buah membantu memenuhi kebutuhan harian, terutama bila dikonsumsi bersama vitamin C untuk mengoptimalkan penyerapan.

Buah kering seperti aprikot, kurma, prune, dan kismis merupakan sumber zat besi padat nutrisi karena kadar airnya yang rendah. Memahami variasi buah tinggi zat besi dan cara konsumsi yang tepat efektif membantu mencukupi kebutuhan mineral harian melalui pola makan sehat.

Jenis Buah yang Mengandung Zat Besi Tinggi

Berdasarkan data USDA FoodData Central, berikut 10 buah yang mengandung zat besi terbaik. Zat besi dari buah adalah tipe non-heme dengan tingkat penyerapan 2-20%, lebih rendah dibanding sumber hewani yang mencapai 15-35%.

Buah

Zat Besi (per 100 g sajian)

Takaran Harian

Catatan

Aprikot Kering

2,66 mg

4-5 butir (30 g)

Tertinggi di kategori buah, dan kaya beta-karoten

Buah Tin Kering

2,03 mg

2-3 butir (30 g)

Mengandung kalsium dan serat tinggi

Kismis

1,88 mg

¼ cangkir (40 g)

Praktis, cocok dicampur yogurt atau oatmeal

Murbei

1,85 mg

½ cangkir (70 g)

Buah segar dengan zat besi tertinggi

Kurma

0,9–1,0 mg

2-3 butir (24 g)

Deglet Noor lebih tinggi dari Medjool

Prune

0,93 mg

4-5 butir (40 g)

Jus prune lebih pekat (3 mg per cangkir)

Bit

0,80 mg

1 buah sedang (100 g)

Kaya nitrat alami, dan sering dijadikan jus

Alpukat

0,55 mg

½ buah (75 g)

Kaya folat (120 mcg per buah)

Delima

0,30 mg

½ buah sedang (85 g)

Kaya antioksidan punicalagin

Semangka

0,24 mg

1 potong besar (300 g)

92% air untuk pendukung hidrasi

1. Aprikot Kering

Aprikot kering merupakan buah kaya zat besi tertinggi, mencapai 2,7 mg per 100 gram tergantung varietasnya. Kandungan beta-karotennya dikonversi menjadi vitamin A, yang membantu tubuh memobilisasi cadangan mineral ini dari hati untuk produksi darah.

Konsumsi 4 hingga 5 butir aprikot kering pada pagi hari. Untuk hasil maksimal dalam menyerap zat besi, padukan dengan buah yang kaya vitamin C seperti kiwi atau jeruk.

2. Prune

Prune mengandung 0,93 mg zat besi per 100 gram. Meski lebih rendah dari kismis, jus prune lebih pekat dengan 3 mg zat besi per cangkir (240 ml).

Kandungan sorbitol alaminya juga menjadikannya camilan sehat untuk melancarkan pencernaan. Konsumsi 4-5 butir harian memberikan 0,4 mg zat besi. Untuk asupan lebih tinggi, satu cangkir jus prune adalah pilihan praktis.

3. Kismis

Kismis memiliki kandungan zat besi yang lebih pekat dibandingkan anggur segar, yakni sekitar 1,9 mg per 100 gram. Kismis juga mengandung kalium, magnesium, tembaga, dan vitamin B kompleks yang mendukung pembentukan sel darah merah baru.

Konsumsi harian 30-40 gram atau seperempat cangkir kismis dapat memberikan 0,6-0,75 mg zat besi. Sebagai buah penambah zat besi yang praktis, kismis mudah dicampur ke dalam yogurt, oatmeal, atau dijadikan camilan sehat langsung.

4. Kurma

Kurma sebagai buah penambah zat besi dengan kandungan sekitar 1 mg per 100 gram. Meski kadarnya lebih rendah dibanding aprikot kering, kurma kaya akan magnesium, kalium, tembaga, dan mangan yang vital bagi kesehatan jantung dan sirkulasi darah.

Untuk memaksimalkan manfaat zat besi, disarankan untuk memakan 2 hingga 3 buah kurma yang dipadukan dengan asupan kaya vitamin C, misalnya dari buah pepaya atau jambu biji.

5. Buah Tin Kering

Buah tin kering menyediakan 2-3 mg zat besi per 100 gram, serta kaya kalsium, magnesium, dan serat. Sebagai bagian dari diet Mediterania, buah yang mengandung zat besi ini mendukung kesehatan jantung dan sistem peredaran darah.

Anda bisa mengonsumsi buah tin kering 2-3 butir atau sekitar 30 gram per hari untuk mendapat asupan 0,6 mg zat besi.

6. Alpukat

Alpukat mengandung sekitar 0,6 mg zat besi per 100 gram. Meski kadarnya rendah, buah ini kaya asam folat (82 mcg atau 20% AKG per 100 gram) untuk produksi sel darah merah. Kandungan lemak sehatnya juga mengoptimalkan penyerapan vitamin A dan nutrisi larut lemak lainnya.

Alpukat adalah nutrisi ideal bagi ibu hamil karena kombinasi zat besi dan folatnya efektif memenuhi kebutuhan ganda. Setengah buah alpukat (75 gram) mengandung sekitar 0,4 mg zat besi dan 60 mcg folat.

7. Delima

Delima menyumbangkan sekitar 0,3 mg zat besi tiap 100 gram. Manfaat utamanya terletak pada sinergi vitamin A, C, E, dan antioksidan yang menjaga kesehatan pembuluh darah.

Keberadaan vitamin C dalam buah penambah darah ini berperan penting dalam mengoptimalkan penyerapan zat besi non-heme dari asupan makanan lain yang dikonsumsi secara bersamaan.

8. Murbei

Murbei menonjol sebagai salah satu pilihan buah yang mengandung zat besi yang tergolong tinggi, yakni mencapai 1,8 mg per 100 gram.

Keunggulan murbei tidak hanya terletak pada kandungan mineralnya yang melampaui rata-rata buah tropis lainnya, tetapi juga pada kekayaan vitamin C serta antioksidannya. Vitamin C di dalam murbei membantu tubuh menyerap zat besinya sendiri secara optimal.

9. Semangka

Walaupun kadar zat besinya hanya sekitar 0,24 mg per 100 gram, semangka tetap menjadi sumber asupan harian yang berharga karena volumenya yang besar saat dikonsumsi.

Kehadiran vitamin C dan likopen di dalamnya membantu proses penyerapan secara lebih optimal, ditambah lagi dengan kadar air 92% yang sangat baik untuk menjaga hidrasi dan kelancaran sirkulasi darah.

10. Buah Bit

Meskipun secara botani termasuk sayur-sayuran, buah bit kerap diolah layaknya buah-buahan dalam campuran smoothie maupun jus. Bit mentah mengandung sekitar 0,8 mg zat besi per 100 gram, disertai folat, vitamin C, kalium, dan mangan yang mendukung kesehatan darah secara keseluruhan.

Berdasarkan studi dalam Journal of Language and Health (2024), konsumsi jus buah bit dapat membantu menjaga stabilitas kadar hemoglobin, terutama bagi remaja putri yang mengalami anemia.

Baca Juga: 15 Makanan yang Mengandung Zat Besi Terbaik untuk Cegah Anemia

Apakah Zat Besi dari Buah Bagus untuk Tubuh?

Buah yang mengandung zat besi bermanfaat bagi tubuh, namun asupan dari sumber nabati ini memiliki daya serap lebih rendah dibandingkan zat besi heme hewani:

  • Zat besi heme (hewani): Tingkat penyerapan 15-35%.
  • Zat besi non-heme (nabati): Tingkat penyerapan 2-20%.

Sehingga, diperlukan konsumsi buah dalam volume lebih besar untuk menyamai manfaat zat besi dari sumber hewani.

Guna memaksimalkan manfaat zat besi dari buah, Anda dapat menerapkan strategi berikut:

  • Padukan dengan vitamin C: Konsumsi 25-250 mg vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi nabati hingga 2-5 kali lipat. Pilihan terbaik meliputi jeruk, kiwi, jambu biji, dan stroberi.
  • Hindari zat penghambat: Beri jeda 1-2 jam antara konsumsi buah dengan teh, kopi (tanin), atau susu (kalsium) yang dapat menghalangi penyerapan.
  • Pilih buah kering: Aprikot, kismis, dan prune memiliki konsentrasi zat besi lebih tinggi per gram karena kadar air yang berkurang.

Cara Efektif Meningkatkan Asupan Zat Besi Harian

Mengandalkan buah kaya zat besi mungkin belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian, terutama bagi kelompok dengan kebutuhan tinggi. Berikut strategi yang dapat diterapkan:

  • Gabungkan zat besi heme (daging) dengan buah tinggi vitamin C untuk penyerapan optimal.
  • Batasi teh atau kopi setelah makan karena dapat menghambat penyerapan mineral.
  • Gunakan suplemen sebagai pelengkap jika kebutuhan nutrisi belum terpenuhi melalui diet harian.

Baca Juga: Kenali Penyebab Kekurangan Zat Besi dan Cara Mencegahnya

Rekomendasi Suplemen untuk Melengkapi Asupan Zat Besi

Rutin makan buah kaya zat besi sangat baik, namun kondisi seperti hamil, menstruasi berat, atau diet vegetarian sering kali membutuhkan asupan tambahan. Suplemen zat besi dapat menutup kekurangan nutrisi dengan dosis terukur dan penyerapan konsisten.

Berikut rekomendasi suplemen yang mengandung zat besi dari Natural Farm untuk kebutuhan Anda.

1. Nuvita Nutri Iron

Beli Nuvita Nutri Iron di Natural Farm

Meskipun telah rutin mengonsumsi buah yang mengandung zat besi, rasa lemas dan lesu terkadang masih muncul karena penyerapan iron non-heme dari buah cenderung terbatas. Dalam situasi tertentu, tubuh memerlukan asupan yang lebih fokus dan terukur untuk menjaga kesehatan darah.

Nuvita Nutri Iron hadir sebagai formulasi yang dirancang untuk membantu mencukupi kebutuhan zat besi harian serta mendukung pembentukan hemoglobin dalam tubuh.

Suplemen ini cocok bagi perempuan di usia produktif, remaja yang mengalami siklus bulanan, serta individu yang tengah berupaya menaikkan kadar hemoglobin sesuai petunjuk medis. Pastikan untuk konsultasi dengan tenaga medis sebelum menggunakan suplemen ini.

2. Natures Plus Iron

Beli Natures Plus Iron di Natural Farm

Apabila Anda menerapkan pola makan vegetarian atau membatasi konsumsi daging, mengandalkan buah tinggi zat besi saja sering kali belum cukup untuk memenuhi kebutuhan harian akibat rendahnya tingkat penyerapannya.

Natures Plus Iron hadir dengan kandungan zat besi yang dirancang untuk membantu menjaga kecukupan mineral harian, serta mendukung pembentukan sel darah merah dan fungsi hemoglobin yang optimal.

Produk ini merupakan pilihan praktis bagi mereka yang menjalani gaya hidup vegan, vegetarian, atau siapa saja yang ingin menambah cadangan zat besi melalui asupan berbasis nabati.

3. ChildLife Iron 118 ml

Beli ChildLife Iron 118 ml di Natural Farm

Bagi anak yang cenderung pemilih dalam hal makanan dan kurang mengonsumsi daging, pemenuhan kebutuhan zat besi harian sering kali menjadi tantangan, sekalipun asupan buah penambah zat besi sudah rutin diberikan.

Sebagai solusinya, ChildLife Iron tersedia dalam bentuk sediaan cair yang didesain agar lebih mudah dikonsumsi oleh anak-anak dibandingkan format tablet ataupun kapsul. Formulasi ini ditujukan untuk menyokong kecukupan kadar zat besi yang penting bagi fase pertumbuhan, perkembangan, serta kemampuan konsentrasi si kecil.

Sebelum memberikan suplemen kepada buah hati, pastikan Anda selalu berkonsultasi dengan dokter anak guna menentukan dosis yang tepat sesuai dengan umur serta berat badannya.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Buah yang Mengandung Zat Besi

Buah apa saja yang mengandung zat besi tinggi?
Apa ciri tubuh kekurangan zat besi?
Makan apa biar zat besi tinggi?

Kategori Artikel