Cara mengatasi vertigo perlu diketahui apabila kepala tiba-tiba terasa berputar, tubuh hilang keseimbangan, serta membuat Anda harus menghentikan aktivitas. Serangan yang datang mendadak tentu bisa menimbulkan rasa panik dan tidak nyaman.
Beruntungnya, sebagian besar kasus vertigo dapat diredakan di rumah. Ketahui pemicunya dan lakukan cara yang tepat untuk membantu meredakan gejala dengan cepat dan efektif.
Penyebab Vertigo
Vertigo terjadi ketika sistem keseimbangan tubuh mengalami gangguan, terutama di telinga bagian dalam atau otak. Gangguan tersebut membuat sinyal tentang posisi dan gerakan tubuh tidak diproses dengan tepat, sehingga muncul sensasi seperti berputar.
Berdasarkan lokasi gangguannya, vertigo terbagi dalam dua jenis, yakni vertigo perifer dan vertigo sentral. Vertigo perifer lebih sering terjadi akibat gangguan di telinga bagian dalam, sedangkan vertigo sentral berkaitan gangguan pada otak dan cenderung lebih jarang.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan atau memicu vertigo adalah sebagai berikut.
- Migrain. Dapat memicu vertigo, bahkan tanpa disertai sakit kepala hebat.
- Cedera kepala. Benturan dapat mengganggu sistem keseimbangan tubuh.
- Obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat antibiotik, obat antiinflamasi, dan obat kardiovaskular dapat memicu vertigo.
- Stroke. Gangguan aliran darah ke otak dapat menyebabkan vertigo sentral.
- Tekanan darah rendah. Penurunan tekanan darah, terutama ketika berdiri, dapat memicu keluhan pusing.
- Aritmia. Gangguan irama jantung dapat memengaruhi aliran darah ke otak.
- Kondisi tertentu. Diabetes, multiple sclerosis, infeksi, atau cedera otak juga bisa berkaitan dengan vertigo.
Apa Itu Vertigo?
Vertigo adalah sensasi berputar atau bergerak yang dirasakan pada diri sendiri atau lingkungan sekitar, meskipun tidak ada gerakan nyata yang terjadi.
Kondisi ini bukan penyakit, melainkan gejala dari gangguan pada sistem keseimbangan, baik di telinga bagian dalam atau otak. Vertigo bisa berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit dan sering disertai gangguan keseimbangan (Cleveland Clinic, 2023).
Perbedaan Vertigo dan Migrain
Vertigo dan migrain sama-sama bisa menyebabkan mual, pusing, serta gangguan aktivitas, tetapi keluhan utamanya berbeda.
Vertigo lebih khas dengan sensasi mirip Anda atau lingkungan sedang berputar, sedangkan migrain umumnya ditandai sakit kepala berdenyut yang bisa disertai sensitivitas terhadap cahaya dan suara.
Berikut ini adalah beberapa perbedaan vertigo dan migrain yang perlu Anda ketahui.
|
Aspek |
Vertigo |
Migrain |
|
Keluhan utama |
Sensasi diri atau lingkungan seperti berputar atau bergerak. |
Sakit kepala berdenyut sedang hingga berat. |
|
Keseimbangan |
Sering disertai kehilangan keseimbangan. |
Gangguan keseimbangan dapat terjadi, terutama pada migrain vestibular. |
|
Gejala penyerta |
Mual, muntah, dan telinga berdenging. |
Mual, sensitif terhadap cahaya dan suara, dan gangguan penglihatan. |
|
Pemicu |
Sering dipicu pergerakan kepala tiba-tiba. |
Stres, kelelahan, perubahan hormon. |
|
Durasi |
Umumnya berlangsung beberapa detik hingga menit. |
Dapat berlangsung selama beberapa jam. |
|
Pola kemunculan |
Dapat muncul tidak teratur. |
Sering muncul berulang dengan pola atau pemicu yang serupa. |
|
Sakit kepala |
Bukan gejala utama, meski dapat muncul pada kondisi tertentu. |
Merupakan gejala utama, tetapi pada migrain vestibular tidak selalu muncul. |
Baca Juga: Makanan Penyebab Vertigo yang Wajib Anda Ketahui
Cara Mengatasi Vertigo secara Mandiri
Saat vertigo kambuh, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurangi risiko jatuh dan memberi tubuh waktu untuk menstabilkan keseimbangan. Berikut ini adalah beberapa cara atasi vertigo sederhana untuk membantu meredakan serangan vertigo secara aman.
1. Segera Duduk atau Berbaring
Cara mengatasi vertigo yang utama adalah segeralah duduk atau berbaring di tempat aman hingga keluhan mereda. Hindari memaksakan diri berjalan karena vertigo bisa mengganggu keseimbangan dan meningkatkan risiko jatuh.
Setelah keluhan Anda membaik, bangun perlahan dan lakukan pergerakan dengan hati-hati. Hindari aktivitas berisiko, seperti mengemudi, menaiki tangga, atau mengoperasikan mesin selama masih pusing.
2. Gerakkan Kepala Perlahan
Perubahan posisi kepala secara tiba-tiba berisiko memperburuk sensasi berputar, terutama pada vertigo yang dipicu oleh perubahan posisi. Oleh karena itu, usahakan menggerakkan kepala dan tubuh secara perlahan saat duduk, berdiri, atau berbaring.
Hindari membungkuk tiba-tiba atau menoleh terlalu cepat. Jika perlu mengambil sesuatu di bawah, lebih aman menekuk lutut daripada langsung membungkukkan kepala.
3. Cukupi Kebutuhan Cairan
Kurang cairan berisiko memperburuk rasa pusing pada sebagian orang. Usahakan minum sekitar 8 gelas air putih sehari,atau sesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.
Jika vertigo disertai muntah, perhatikan tanda-tanda kekurangan cairan, misal mulut kering atau urine berwarna lebih gelap. Jika Anda harus membatasi asupan cairan karena kondisi tertentu, lebih baik ikuti anjuran dokter.
4. Lakukan Manuver Epley
BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo), terjadi saat kristal kalsium kecil pada telinga bagian dalam bergeser ke tempat yang tidak seharusnya. Hal ini bisa mengganggu sistem keseimbangan tubuh dan memicu sensasi berputar, terlebih saat mengubah posisi kepala.
Jika vertigo disebabkan oleh BPPV, salah satu cara untuk membantu meredakan gejalanya adalah manuver Epley. Gerakan ini akan mengembalikan kristal kalsium yang bergeser ke posisi semula, terutama yang mengenai kanal posterior.
Sebelum melakukan manuver Epley sendiri, pastikan diagnosis BPPV dan sisi telinga yang terdampak sudah diketahui.
Cara melakukannya sebagai berikut.
- Duduk di tepi tempat tidur, lalu putar kepala 45 derajat ke kanan.
- Berbaring dengan kepala tetap menghadap kanan selama sekitar 30 detik.
- Putar kepala 90 derajat ke kiri dan tahan sekitar 30 detik.
- Miringkan tubuh ke kiri dengan kepala tetap menghadap ke bawah.
- Tunggu sekitar 30 detik, lalu duduk perlahan.
Studi Ranju et al. (2022) dalam Indian Journal Otolaryngol Head Neck Surgery menunjukkan manuver Epley yang dilakukan mandiri di rumah sama efektifnya dengan yang dilakukan langsung oleh dokter dalam mengatasi BPPV.
Keduanya menurunkan nystagmus (gerakan mata tidak terkendali) dari 8–10 detik menjadi 0 detik pada minggu ke-4. Serangan vertigo berkurang 83,8% pada Epley oleh dokter dan 72,7% pada Epley di rumah.
5. Coba Half Somersault Maneuver
Half Somersault Maneuver (HSM) dapat menjadi alternatif untuk BPPV kanal posterior dan dilakukan dengan beberapa perubahan posisi kepala dan tubuh. Gerakan ini juga biasanya lebih nyaman bagi sebagian pasien dibandingkan dengan gerakan Epley.
Anda bisa melakukannya dengan langkah-langkah berikut ini.
- Berlutut dan arahkan kepala ke atas.
- Condongkan kepala ke bawah hingga mendekati lutut.
- Putar kepala sekitar 45 derajat ke sisi telinga yang terdampak.
- Angkat kepala perlahan hingga sejajar dengan bahu.
- Kembali ke posisi duduk secara perlahan.
Studi Khaftari et al. (2021) di dalam Journal of International Advanced Otology menemukan gerakan Epley lebih efektif pada tindakan pertama (61% vs 35%), tetapi gerakan HSM lebih baik dalam mengurangi pusing sisa setelah terapi. Pada minggu pertama, skor pusing sisa HSM adalah 1,52 daripada 4,23 pada Epley.
6. Pertimbangkan Semont-Toupet Maneuver

Semont-Toupet (ST) merupakan manuver reposisi lain untuk BPPV kanal posterior. Karena melibatkan perubahan posisi tubuh, Anda harus mempelajari tekniknya dari dokter atau fisioterapis sebelum mencobanya sendiri di rumah.
Lakukan perlahan dengan langkah-langkah berikut ini.
- Duduk dengan kepala diputar sekitar 45 derajat menjauhi sisi yang terdampak.
- Berbaring ke sisi yang terdampak dengan kepala tetap pada posisinya.
- Pindahkan tubuh ke sisi berlawanan tanpa mengubah arah kepala.
- Pertahankan posisi tersebut, lalu kembali duduk perlahan.
Penelitian dalam The Scientific World Journal (2012) menunjukkan manuver Semont-Toupet sama efektifnya dengan gerakan Epley untuk meredakan BPPV kanal posterior. Orang yang menjalani gerakan ST juga mengalami pusing rasa (dizziness) yang lebih ringan selama 3 hari pertama setelah tindakan.
7. Lakukan Brandt-Daroff Exercise
Brandt-Daroff Exercise adalah latihan yang bisa dilakukan sendiri di rumah untuk membantu mengurangi gejala BPPV dan melatih sistem keseimbangan. Gerakannya relatif sederhana, tetapi sensasi berputar dapat muncul selama latihan.
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
- Duduk tegak di sisi tempat tidur.
- Putar kepala 45 derajat ke kiri, lalu berbaring ke kanan.
- Tahan posisi ini sekitar 30 detik atau hingga pusing mereda.
- Kembali duduk dan ulangi ke sisi sebaliknya.
Namun, bukti keefektifan secara ilmiah dari Brandt-Daroff Exercise masih terbatas serta bisa dijadikan latihan alternatif. Tinjauan literatur European Archives of Oto-Rhino-Laryngology (2024) terhadap 10 uji klinis dengan 880 peserta menemukan bukti Brandt-Daroff masih terbatas dan tidak menunjukkan keunggulan dibandingkan Epley atau ST.
8. Lakukan Rehabilitasi Vestibular di Rumah
Rehabilitasi vestibular membantu melatih otak supaya kembali beradaptasi dengan gerakan dan memperbaiki keseimbangan. Beberapa latihan sederhana bisa Anda lakukan di rumah secara bertahap, sesuai dengan kemampuan tubuh.
Contoh latihan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.
- Gerakan kepala kanan-kiri. Duduk dan tatap ke satu titik, lalu gerakkan kepala ke kanan dan kiri selama 1 menit.
- Gerakan kepala atas-bawah. Tetap menatap satu titik sambil menggerakkan kepala ke atas dan bawah selama 1 menit.
- Putar kepala. Duduk tegak, lihat ke kiri selama 2–3 detik, lalu ke kanan. Ulangi 5–10 kali.
- Latihan berjalan. Setelah keseimbangan sudah cukup baik, berjalanlah lurus sambil menggerakkan kepala ke kanan dan kiri secara perlahan.
Mulai dengan posisi duduk, lalu tingkatkan ke posisi berdiri atau berjalan jika sudah terbiasa. Stanford Medicine menyarankan latihan dilakukan 3 kali sehari, dengan berjalan setiap hari, dan sebaiknya ada pendamping saat pertama kali berlatih untuk menjaga keamanan.
9. Tidur Cukup dan Kelola Stres
Cara mengatasi vertigo yang tak kalah penting yaitu dengan tidur 7–9 jam setiap malam dan pertahankan jadwal tidur yang konsisten. Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih mudah lelah dan pada sebagian orang dapat memicu atau memperburuk keluhan vertigo.
Kondisi stres juga bisa memperburuk gejala, terutama jika vertigo berkaitan dengan migrain vestibular. Luangkan waktu untuk relaksasi, misalnya dengan latihan pernapasan, meditasi, atau aktivitas ringan yang membantu tubuh lebih rileks.
10. Konsumsi Ginkgo Biloba dengan Pertimbangan
Ginkgo biloba bisa dijadikan cara mengatasi vertigo secara alami, karena dapat membantu mengurangi pusing dan vertigo. Meta-analisis terhadap 9 penelitian yang melibatkan 2.394 peserta menunjukkan bahwa konsumsi Ginkgo biloba dapat mengurangi tingkat keparahan vertigo dibandingkan kelompok pembanding (Frontiers in Neurology, 2026).
Meski demikian, penelitian ini melibatkan orang dewasa dengan penyakit serebrovaskular, neurodegeneratif, atau gangguan vestibular sentral, yang mengalami pusing, vertigo, atau gangguan keseimbangan. Hasil ini belum tentu berlaku untuk semua jenis vertigo.
Baca Juga: 6 Obat Vertigo Alami yang Paling Ampuh
Dukung Kesehatan Saraf dan Keseimbangan Tubuh
Selain menerapkan cara mengatasi vertigo di atas, mencukupi kebutuhan nutrisi membantu mendukung fungsi saraf dan keseimbangan tubuh. Natural Farm memiliki pilihan suplemen yang dapat melengkapi pola makan sehat dan kebutuhan nutrisi untuk sistem saraf Anda.
1. Wellness Ginkgo Formula

Beli Wellness Ginkgo Formula 60 Capsules di Natural Farm
Vertigo mengganggu keseimbangan, jadi menjaga kesehatan sirkulasi darah dan fungsi otak sangat penting. Wellness Ginkgo Formula mengandung 60 mg ekstrak Ginkgo biloba, 20 IU vitamin E, dan 100 mg lecithin per kapsul untuk mendukung sirkulasi darah.
Sirkulasi darah yang lancar membantu nutrisi lebih mudah tersalurkan ke sel-sel tubuh serta suplai oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak pun turut membaik. Anda dapat memakai rutin 1 kapsul per hari untuk melancarkan sirkulasi darah dan menjaga fungsi kognitif.
Jadikan suplemen ini sebagai pelengkap pola makan bergizi hingga kebiasaan sehat, bukan pengganti penanganan vertigo. Konsultasikan terlebih dahulu jika Anda menggunakan obat pengencer darah.
2. Natures Plus Ginkgo Combo

Beli Natures Plus Ginkgo Combo 60 Capsules di Natural Farm
Jika Anda ingin melengkapi asupan nutrisi dengan kombinasi bahan yang beragam, Natures Plus Ginkgo Combo bisa menjadi pilihan. Setiap kapsul mengandung 120 mg Ginkgo biloba standar USA 24/6, 80 mg gotu kola, 90 mg capsicum, dan 50 IU vitamin E.
Ginkgo biloba dan Gotu kola dapat membantu mendukung sirkulasi darah serta fungsi otak, sedangkan vitamin E berperan sebagai antioksidan untuk melawan radikal bebas hingga mendukung pemanfaatan Ginkgo biloba yang optimal.
Jadikan suplemen ini sebagai pelengkap pola makan sehat untuk mengoptimalkan sirkulasi darah, bukan pengganti obat atau penanganan medis. Anda tetap harus melakukan cara mengatasi vertigo serta berkonsultasi ke dokter jika kondisinya memburuk.
3. Natures Health Vitamin D3 Complex

Beli Natures Health Vitamin D3 Complex 60 Softgels di Natural Farm
Keseimbangan tubuh juga terkait fungsi otot dan saraf yang optimal. Natures Health Vitamin D3 Complex menghadirkan 400 IU vitamin D3, 250 mg magnesium, dan 30 mg vitamin K2 dalam setiap softgel untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian.
Magnesium bisa membantu penyerapan kalsium dan tekanan darah yang stabil. Sementara itu, vitamin K2 membantu mengarahkan kalsium ke tulang dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah serta vitamin D3 mendukung fungsi otak.
Konsumsi 1 softgel sehari setelah makan untuk hasil yang lebih optimal. Suplemen ini hanya melengkapi pola makan sehat, bukan obat maupun pengganti diagnosis atau penanganan medis untuk vertigo.
4. Wellness Vitamin B12

Beli Wellness Vitamin B12 90 Tablets di Natural Farm
Jangan abaikan kebutuhan vitamin B12 ketika Anda ingin menjaga kesehatan sistem saraf. Wellness Vitamin B12 menyediakan 500 mcg Vitamin B12 (Cyanocobalamin) per tabletnya yang berperan dalam fungsi sel saraf dan pembentukan sel darah merah.
Asupan B12 yang cukup mendukung pembentukan selubung mielin, yang bertujuan dalam menghantarkan sinyal keseimbangan dari telinga ke otak.
Produk ini juga cocok menjadi pilihan praktis untuk melengkapi asupan B12, terutama saat kebutuhan dari makanan belum terpenuhi. Konsumsi 1 tablet sehari rutin setelah sarapan.
Konsumsi suplemen ini sebagai pelengkap pola makan bergizi, bukan sebagai obat vertigo atau pengganti pemeriksaan dan penanganan medis.
5. Herbana Relief Sari Jahe Merah

Beli Herbana Relief Sari Jahe Merah 60 Capsules di Natural Farm
Selain sensasi berputar, vertigo kadang disertai mual yang membuat aktivitas terasa makin tidak nyaman. Herbana Relief Sari Jahe Merah menghadirkan 390 mg ekstrak Zingiber officinale dengan gingerol dan shogaol 2% per kapsul.
Kandungan gingerol membantu menjaga kenyamanan pencernaan, meredakan mual, dan melancarkan peredaran darah ke otak. Suplemen ini praktis karena tersedia dalam kapsul, sehingga bisa dikonsumsi tanpa perlu menyiapkan minuman jahe terlebih dahulu.
Konsumsi 1 kapsul 3 kali sehari guna memelihara kesehatan tubuh. Produk herbal ini bisa melengkapi upaya menjaga kenyamanan tubuh, tetapi bukan obat vertigo dan tidak dapat menggantikan pemeriksaan medis bila keluhan berulang.



