Cara menjaga kesehatan sistem saraf adalah langkah penting yang harus diperhatikan sejak dini. Sistem saraf mengendalikan hampir seluruh fungsi tubuh, mulai dari koordinasi gerakan hingga kemampuan berpikir dan merespons rangsangan dari lingkungan sekitar.
Gangguan sistem saraf yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan sulit dipulihkan. Dengan memahami langkah-langkah tepat untuk merawat saraf, Anda bisa mencegah berbagai gangguan di kemudian hari.
Mengapa Kesehatan Sistem Saraf Penting?
Sistem saraf terdiri dari 2 bagian utama, yakni sistem saraf pusat yang mencakup otak dan dan sumsum tulang belakang serta sistem saraf tepi yang menghubungkan otak dengan seluruh organ dan anggota tubuh.
Secara umum, sistem saraf memiliki beberapa peran penting, seperti:
- pengiriman sinyal listrik antara otak dan organ,
- pengaturan gerak otot, serta
- pengendalian fungsi otonom, seperti detak jantung, tekanan darah, dan pencernaan.
Ketika fungsi ini terganggu, dampaknya dapat terasa langsung di berbagai aspek kesehatan.
World Health Organization menyebutkan bahwa masalah kesehatan pada sistem saraf atau gangguan neurologis merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, di mana bertanggung jawab atas lebih dari 11 juta kematian setiap tahunnya (WHO, 2025).
Tingginya angka kematian tersebut mempertegas akan pentingnya cara menjaga kesehatan sistem saraf sejak usia muda, tidak hanya ketika gejala kerusakan saraf sudah muncul.
Baca Juga: 5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Otak, Cegah Pikun Dini!
Ciri-Ciri Gangguan Sistem Saraf yang Perlu Diwaspadai
Mengenali tanda gangguan sistem saraf lebih awal membantu Anda mendapat penanganan yang tepat sebelum kondisi berkembang lebih parah.
Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala kerusakan saraf yang harus Anda waspadai.
- Kesemutan atau mati rasa di tangan, kaki, atau area tubuh tertentu yang berlangsung lama.
- Nyeri seperti terbakar atau tertusuk tanpa penyebab yang jelas.
- Kelemahan otot atau kesulitan menggerakkan anggota tubuh secara normal.
- Gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh saat berjalan atau beraktivitas.
- Penurunan kepekaan terhadap suhu, tekanan, atau sentuhan pada kulit.
- Gangguan fungsi otonom, seperti tensi darah tidak stabil atau susah buang air kecil.
Apabila Anda atau orang terdekat merasakan beberapa ciri-ciri tersebut secara bersamaan, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.
Cara Menjaga Kesehatan Sistem Saraf
Cara menjaga kesehatan sistem saraf dapat dilakukan dengan perubahan gaya hidup yang dilakukan secara konsisten. Berikut ini adalah langkah-langkah yang terbukti secara ilmiah untuk mendukung fungsi saraf yang optimal.
1. Penuhi kebutuhan vitamin B
Vitamin B memiliki peran krusial dalam cara menyehatkan saraf. Secara khusus, vitamin B1, B6, dan B12 berperan langsung di dalam proses pembentukan neurotransmiter (pembawa pesan antarsel) dan pemeliharaan selubung mielin yang melindungi serabut saraf.
Sumber vitamin B dapat Anda peroleh dari daging tanpa lemak, ikan, telur, produk susu, dan kacang-kacangan. Penuhi kebutuhan harian ini agar fungsi saraf tetap terjaga dengan baik.
|
Jenis Vitamin B |
Fungsi untuk Sistem Saraf |
Sumber Makanan |
|
Vitamin B1 (Tiamin) |
Mendukung produksi energi di sel saraf |
Hati, telur, kentang, sayuran hijau |
|
Vitamin B6 (Piridoksin) |
Mendukung sintesis neurotransmiter, seperti serotonin dan dopamin |
Daging merah, ikan, kentang, pisang |
|
Vitamin B12 (Kobalamin) |
Menjaga selubung mielin dan mencegah degenerasi selaput saraf |
Daging merah, ikan, telur, susu |
|
Vitamin B9 (Folat) |
Mendukung perkembangan sel saraf dan mencegah kerusakan DNA |
Bayam, brokoli, buah citrus, kacang-kacangan |
*) Sumber: B Vitamins and the Brain: Mechanisms, Dose and Efficacy—A Review (Nutrients, 2016)
2. Rutin olahraga
Jenis olahraga aerobik dan latihan ketahanan dengan intensitas sedang secara rutin dapat meningkatkan fungsi kognitif pada orang berusia di atas 50 tahun (Northey et al., 2018)
Jadi, mulai kombinasikan jalan cepat, berenang, atau bersepeda dengan latihan ketahanan (resistance training) secara konsisten setiap hari untuk memberikan manfaat nyata untuk kesehatan sistem saraf Anda.
3. Jaga kualitas tidur
Tidur berkualitas mendukung pemulihan sinaps yang penting untuk menjaga fungsi kognitif jangka panjang (Tononi & Cirelli, 2020). Kurang tidur berkepanjangan dapat meningkatkan risiko kerusakan saraf dan menurunkan kemampuan konsentrasi.
Orang dewasa disarankan untuk tidur 7–9 jam per malam dengan jadwal tidur-bangun yang konsisten. Hindari penggunaan gadget paling tidak satu jam sebelum waktu tidur sebagai bagian dari sleep hygiene untuk membantu meningkatkan kualitas istirahat Anda.
4. Kelola stres dengan baik
Stres kronis akan meningkatkan kadar kortisol alias hormon stres. Paparan kortisol berlebih dalam jangka panjang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson (Knezevic et al., 2023).
Meditasi, latihan pernapasan dalam, atau yoga secara rutin membantu menurunkan respons stres. Luangkan setidaknya 10-15 menit per hari untuk aktivitas relaksasi. Konsistensi dalam mengelola stres jauh lebih efektif daripada melakukan sesekali saat merasa tertekan.
5. Hindari rokok dan alkohol berlebihan
Nikotin dari rokok dan alkohol berlebihan bersifat neurotoksik. Itu artinya, kedua hal ini dapat merusak selubung mielin dan mengganggu pengiriman sinyal saraf.
Konsumsi alkohol berlebih dalam jangka panjang dikaitkan dengan neuropati alkoholik, yaitu kondisi kerusakan saraf tepi yang menimbulkan kesemutan dan kelemahan otot (Tessitore et al., 2022). Rokok juga berisiko dalam meningkatkan stres oksidatif pada sel saraf.
Membatasi atau menghindari keduanya sama sekali merupakan langkah paling efektif untuk melindungi kesehatan sistem saraf Anda dalam jangka panjang.
6. Konsumsi makanan bergizi seimbang
Pola makan bergizi seimbang menjadi fondasi utama cara menjaga kesehatan saraf jangka panjang. Antioksidan, asam lemak omega-3, magnesium, dan zinc adalah beberapa nutrisi yang baik untuk melindungi sel saraf serta mendukung perbaikan sel saraf yang rusak.
Selain itu, hindari konsumsi makanan ultra-proses (UPF) yang cenderung tinggi kandungan gula dan garam. Konsumsi UPF yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia sebesar 1,37 kali dan penyakit Parkinson sebesar 1,76 kali dibanding konsumsi UPF yang rendah pada orang berusia 40–70 tahun (Gu et al., 2025).
7. Pertimbangkan konsumsi suplemen
Asupan dari makanan sehari-hari tidak selalu mencukupi kebutuhan nutrisi saraf, khususnya bagi Anda yang punya pola makan terbatas atau defisiensi gizi tertentu. Vitamin B kompleks sebagai suplemen saraf bisa jadi pelengkap untuk mendukung fungsi saraf secara optimal.
Sebuah meta-analisis sistematis menunjukkan bahwa penggunaan suplemen vitamin B bisa membantu mempertahankan dan memperlambat penurunan fungsi kognitif, khususnya bila dikonsumsi lebih dari 12 bulan (Wang et al., 2022).
Baca Juga: Vitamin Neurotropik: Fungsi, Manfaat, & Waktu Konsumsi
Pilihan Produk Vitamin B untuk Dukung Kesehatan Saraf
Memenuhi kebutuhan vitamin B harian secara konsisten dari makanan sehari-hari saja tidak selalu mudah dilakukan. Natural Farm menyediakan beberapa pilihan suplemen vitamin B terbaik yang diformulasikan untuk mendukung fungsi saraf Anda.
1. Nutriwell Vitamin B Complex

Beli Nutriwell Vitamin B Complex 60 Tablets di Natural Farm
Kelelahan berlebih, sulit berkonsentrasi, atau tangan sering kesemutan bisa menjadi tanda tubuh kekurangan vitamin B. Nutriwell Vitamin B Complex mengandung kombinasi lengkap vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12 dalam satu tablet praktis.
Kandungan ini membantu memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks, yang terkadang tidak selalu terpenuhi dari asupan makanan sehari-hari.
Cocok untuk Anda yang aktif beraktivitas dan membutuhkan asupan vitamin B yang teratur setiap hari. Konsumsi sesuai dosis pada kemasan atau anjuran tenaga kesehatan.
|
Nama Produk |
Nutriwell Vitamin B Complex 60 Tablets |
|
Kandungan Utama |
|
|
Manfaat |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dewasa, 1 kali sehari 1 tablet salut selaput |
|
No. Registrasi BPOM |
SI235041321 |
2. Nuvita Nutri B Complex

Beli Nuvita Nutri B Complex 30 Kaplet di Natural Farm
Nuvita Nutri B Complex menyediakan 8 jenis vitamin B esensial dalam 1 kaplet yang mudah diserap oleh tubuh. Bentuk kaplet salut selaput yang licin dan mudah ditelan juga membuat suplemen ini praktis untuk digunakan secara rutin.
Suplemen dari Nuvita ini bisa menjadi pilihan bagus untuk Anda yang aktif berolahraga atau punya tingkat aktivitas tinggi setiap hari. Perlu diingat bahwa suplemen ini bukan pengganti makanan bergizi seimbang dan dianjurkan dikonsumsi sesuai petunjuk pada kemasan.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri B Complex 30 Kaplet |
|
Kandungan Utama |
|
|
Manfaat |
Membantu memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks. |
|
Anjuran Konsumsi |
Dewasa, 1 kali sehari 1 kaplet salut selaput |
|
No. Registrasi BPOM |
SD235055541 |
3. Nuvita Nutri B12

Beli Nuvita Nutri B12 60 Tablet di Natural Farm
Vitamin B12 adalah nutrisi yang sering kurang tercukupi kebutuhannya pada orang dengan pola makan vegetarian atau yang memiliki gangguan penyerapan nutrisi. Nuvita Nutri B12 hadir dalam dosis 500 mcg Vitamin B12 (Cyanocobalamin) per 1 tablet untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12 harian Anda secara efisien.
Vitamin B12 mampu memelihara selubung mielin yang melindungi serabut saraf, sehingga dapat membantu mendukung fungsi saraf yang sehat. Konsultasi dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu sebelum mengonsumsi suplemen ini.
|
Nama Produk |
Nuvita Nutri B12 60 Tablet |
|
Kandungan Utama |
500 mcg Vitamin B12 (Cyanocobalamin) |
|
Manfaat |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dewasa, 1 kali sehari 1 tablet salut selaput |
|
No. Registrasi BPOM |
SD255051311 |
4. Wellness Mega B Complex

Beli Wellness Mega B Complex 30 Tablets di Natural Farm
Wellness Mega B Complex diformulasikan dari sumber berkualitas tinggi serta mengandung spektrum lengkap vitamin B dengan dosis lebih tinggi. Suplemen vitamin B kompleks ini juga dilengkapi dengan Choline, Inositol, dan PABA untuk mendukung kesehatan sistem saraf.
Produk suplemen dari Wellness ini dihasilkan dari bahan alami tanpa mengandung pewarna dan pengawet. Pakai sesuai dosis yang dianjurkan dan konsultasi dengan dokter bila perlu.
|
Nama Produk |
Wellness Mega B Complex 30 Tablets |
|
Kandungan Utama |
|
|
Manfaat |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dewasa, 1 kali sehari 1 tablet |
|
No. Registrasi BPOM |
SI094530091 |
5. Wellness Vitamin B12

Beli Wellness Vitamin B12 90 Tablets di Natural Farm
Wellness Vitamin B12 mengandung 500 mcg Vitamin B12 (Cyanocobalamin) per tablet guna memenuhi kebutuhan harian Anda. Produk ini direkomendasikan untuk orang yang asupan vitamin B12-nya tidak terpenuhi dari makanan, seperti vegan dan vegetarian.
Vitamin B12 membantu menjaga sel darah merah yang sehat, mendukung fungsi saraf, dan mencegah anemia yang dapat memperburuk gangguan sistem saraf.
Praktis dikonsumsi setiap pagi sebagai bagian dari rutinitas menjaga kesehatan saraf Anda. Produk ini tidak dimaksudkan untuk mengobati penyakit apa pun. Konsultasi dengan dokter untuk mendukung kebutuhan medis spesifik Anda.
|
Nama Produk |
Wellness Vitamin B12 90 Tablets |
|
Kandungan Utama |
500 mcg Vitamin B12 (Cyanocobalamin) |
|
Manfaat |
|
|
Anjuran Konsumsi |
Dewasa, 1 kali sehari 1 tablet salut selaput (dianjurkan pagi setelah sarapan) |
|
No. Registrasi BPOM |
SI255076661 |



