Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Sport

Cara Menghitung Massa Otot yang Ideal dan Akurat

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Herzanindya Maulianti

Bagikan:

Cara menghitung massa otot perlu kamu pahami karena kondisi tubuh tidak bisa dinilai hanya dari angka timbangan. Massa otot berpengaruh langsung ke metabolisme, energi harian, dan performa saat olahraga.

Massa otot ideal tiap orang itu beda-beda ya, tergantung umur, jenis kelamin, sesering apa kamu gerak, dan komposisi tubuhmu. Menurut studi dari Journal of Gerontology, massa otot bisa menyusut 3–8% tiap 10 tahun setelah usia 30, apalagi kalau kita jarang gerak dan kurang asupan protein.

Apa Itu Massa Otot?

Massa otot adalah total semua jaringan otot di tubuh kita, termasuk otot rangka, otot polos, dan otot jantung. Tapi, kalau di dunia kebugaran, yang kita maksud biasanya otot rangka, lho, karena otot ini yang bantu kita bergerak dan jaga postur.

Kerennya, semakin tinggi massa otot kita, metabolisme tubuh biasanya makin aktif! Ini karena otot butuh energi lebih banyak dibanding lemak.

Selain itu, menjaga massa otot ideal itu penting banget buat mendukung:

  • Kekuatan dan stabilitas sendi.
  • Performa olahraga yang konsisten.
  • Keseimbangan tubuh saat bertambah usia.
  • Pencegahan sarcopenia atau kondisi penurunan otot akibat penuaan.

Menurut studi di Journal of Cachexia, Sarcopenia and Muscle tahun 2022, kalau massa otot menurun di usia lanjut, fungsi fisik dan kualitas hidup juga ikut turun.

Massa Otot Ideal pada Pria dan Wanita

Apakah kamu tahu kalau persentase massa otot ideal antara cowok dan cewek itu beda? Ini karena adanya pengaruh hormon dan komposisi tubuh yang memang tidak sama.

Berdasarkan data dari Journal of Applied Physiology (Janssen et al., 2000) ini dia kisaran rata-rata massa otot ideal:

Kelompok

Persentase Massa Otot

Pria usia 18–35 tahun

40–44%

Pria usia 36–55 tahun

36–40%

Wanita usia 18–35 tahun

31–33%

Wanita usia 36–55 tahun

29–31%

Tapi ingat ya, angka ini bukan patokan mutlak. Kalau kamu atlet atau hobi latihan beban, persentase massa otot bisa banget lebih tinggi dari angka di atas.

Balik lagi, yang paling penting itu keseimbangan. Angka tinggi juga belum tentu oke kalau tidak dibarengi sama kondisi kesehatan yang fit secara keseluruhan.

Cara Menghitung Massa Otot

Ada beberapa cara mengukur massa otot yang bisa kita pakai, dari yang simpel banget sampai yang butuh pemeriksaan alat medis khusus.

1. Menggunakan Timbangan BIA

Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) adalah cara menghitung massa otot yang paling sering digunakan pada timbangan digital modern.

Cara kerjanya, timbangan ini mengirim arus listrik kecil ke badan kita. Fungsinya buat memperkirakan komposisi tubuhmu, misalnya:

  • Massa otot.
  • Lemak tubuh.
  • Kadar air tubuh.

Meski praktis, tapi inget ya, hasilnya bisa sedikit beda-beda tergantung kamu habis minum berapa banyak (hidrasi), kapan terakhir makan, atau habis olahraga apa.

2. Menggunakan Rumus Lean Body Mass

Nah, kita juga bisa hitung estimasi massa otot pakai yang namanya lean body mass atau massa bebas lemak. Gini nih rumusnya:

Rumus sederhananya:

Berat Badan × (1 − Persentase Lemak Tubuh)

Contoh:

Jika berat badan 70 kg dengan lemak tubuh 20%, maka:

70 kg x (1-0,20) = 56 kg

Artinya, estimasi massa bebas lemak sekitar 56 kg.

Tapi penting diingat ya, massa bebas lemak ini tidak cuma otot doang, isinya termasuk tulang sama cairan tubuh juga.

3. Skinfold Caliper

Cara menghitung massa otot satu ini pakai alat penjepit kecil buat mengukur tebal lipatan kulit di beberapa bagian badan. Tujuannya buat mengira-ngira berapa banyak sih persentase lemak tubuhmu.

Kalau lemaknya makin sedikit dan berat badanmu stabil, otomatis massa ototmu semakin tinggi estimasinya.

4. DEXA Scan

DEXA scan termasuk metode yang cukup akurat buat hitung massa otot dan komposisi tubuh. Pemeriksaan ini biasanya tersedia di fasilitas medis atau pusat kebugaran tertentu, tapi biayanya jelas lebih tinggi dibanding metode lain.

DEXA bisa membedakan distribusi otot, lemak, dan kepadatan tulang secara detail per segmen tubuh, jauh lebih informatif dibanding BIA biasa.

5. MRI dan CT Scan

MRI dan CT scan bisa kasih gambaran super detail soal jaringan tubuh, termasuk otot kita.

Tapi, metode ini lebih sering dipakai buat keperluan medis dan penelitian serius, bukan buat check-up kebugaran rutin kamu sehari-hari.

Tips Membangun Massa Otot yang Optimal

Bukan cuma sekadar tahu mengenai cara menghitung massa otot idealmu, tapi kamu juga wajib banget menjaganya dan membangunnya terus-terusan.

Ini nih beberapa tips simpel yang bisa bantu kamu bentuk massa otot maksimal:

1. Latihan Beban Secara Rutin

Resistance training adalah stimulasi utama untuk pertumbuhan otot melalui proses hipertrofi otot, di mana serat otot yang rusak akibat latihan diperbaiki menjadi lebih besar dan lebih kuat.

American College of Sports Medicine merekomendasikan latihan kekuatan minimal 2 kali seminggu untuk menjaga massa otot agar tidak menurun.

2. Penuhi Asupan Protein

Protein adalah bahan bakar utama buat recovery dan bikin jaringan otot baru setelah kamu latihan. Jadi, pastikan kamu penuhi kebutuhan protein harian dari makanan kayak dada ayam, telur, ikan, tahu, atau susu.

Kalau dari makanan doang masih kurang, whey protein bisa jadi solusi praktis buat nutupin kekurangan itu.

Bingung berapa sih kebutuhan protein harianmu? Coba deh langsung hitung pakai Kalkulator Protein dari Natural Farm! Gratis, hasilnya pun langsung keluar angkanya.

3. Tidur yang Cukup

Pertumbuhan otot tidak terjadi saat latihan, tapi saat kamu tidur. National Sleep Foundation merekomendasikan 7–9 jam tidur per malam untuk orang dewasa aktif.

Kalau kamu kurang tidur, recovery bakal terganggu, hormon kortisol naik, dan menghambat pertumbuhan otot meski latihan kamu sudah benar.

4. Konsisten dan Bertahap

Penambahan massa otot adalah hasil akumulasi, bukan sprint. Gak ada cara instan!

Kamu harus sabar dan konsisten jagain kualitas latihan, asupan makanan, sampai waktu istirahat biar hasilnya beneran kelihatan.

Baca Juga: 10 Cara Menambah Massa Otot dengan Mudah dan Cepat

Rekomendasi Whey Protein untuk Support Pembentukan Massa Otot

Nah, setelah kamu paham cara hitung massa otot dan tahu targetmu, sekarang waktunya fokus ke nutrisi biar progresnya makin optimal.

Sayang banget kan kalau sudah rajin nge-gym tapi asupan proteinnya kurang? Hasilnya malah stag dan jadi sia-sia deh usahamu selama ini.

Produk-produk ini siap membantu kamu mencukupi asupan protein, mendukung recovery, dan menjaga performa latihan biar tetap konsisten.

Perbandingan Produk

Attribute

ON Whey Gold Standard 5 lb

ON Creatine Powder

BSN Syntha 6 Isolate 4 lb

BSN Amino X 435 gr

Fungsi utama

Protein otot

Strength dan power

Recovery + protein

Recovery dan endurance

Waktu konsumsi

Setelah latihan

Kapan saja harian

Snack atau post-workout

Saat/sebelum latihan

Cocok untuk

Lean muscle

Advanced training

Bulking lean

Recovery tambahan

Kandungan utama

Whey isolate + BCAA

Creatine monohydrate

Protein isolate blend

BCAA + amino acid

Fokus hasil

Massa otot

Konsistensi progres

Recovery dan muscle gain

Mengurangi fatigue

1. Optimum Nutrition Whey Gold Standard 

Optimum Nutrition Whey Go

Beli Optimum Nutrition Whey Gold Standard di Natural Farm

Sering banget nih, kita salah kaprah. Pas lagi program menambah otot, kita cuma fokus sama angka timbangan yang naik. Padahal, kalau asupan proteinmu kurang, yang nambah itu malah lemak atau air, bukannya otot!

Satu serving ON Gold Standard ini isinya 24g protein murni dari whey isolate dan BCAA. Ini penting banget karena langsung dorong sintesis protein otot dan bikin recovery setelah latihan jadi super cepat. Rasa Double Rich Chocolate-nya juga konsisten jadi favorit banyak orang karena gampang banget diminum tiap hari.

Keunggulan

Manfaat untuk Massa Otot

24g protein per serving

Membantu sintesis protein otot

Mengandung BCAA

Support recovery dan pemulihan otot

Rendah lemak dan gula

Cocok untuk lean muscle building

Cepat diserap

Ideal setelah workout

2. BSN Syntha 6 Isolate Strawberry

BSN Syntha 6 Isolate Strawberry 4 lb

Beli BSN Syntha 6 Isolate Strawberry di Natural Farm

Masalah utama pas lagi diet protein itu biasanya rasa yang kurang sreg bikin kita jadi gak konsisten, kan? Nah, Syntha-6 Isolate ini bisa jadi penyelamat karena rasanya lebih enak dan gak bikin bosen.

Karena isinya protein blend, penyerapannya di tubuh juga lebih stabil. Pas banget buat nemenin ngemil sehat atau diminum habis capek olahraga berat.

Cocok banget buat kamu yang lagi fokus menambah massa otot tapi tetap mau manjain lidah setiap hari!

Cocok Untuk

Alasan

Bulking lean muscle

Kalori dan protein lebih tinggi

Recovery setelah latihan berat

Membantu pemulihan otot

Pengganti snack tinggi protein

Lebih mengenyangkan

Yang cepat bosan whey biasa

Rasa lebih creamy dan nikmat

3. Optimum Nutrition Creatine Powder 300 gr

Optimum Nutrition Creatine Powder 300 gr

Beli Optimum Nutrition Creatine Powder 300 gr di Natural Farm

Seringnya kita cuma fokus hitung massa otot, padahal yang utamanya itu performa latihan. Kalau beban dan repetisi stagnan, pertumbuhan otot juga pasti melambat. Makanya, creatine di sini penting banget!

Creatine bukan jalan pintas! Dia bantu kamu biar bisa tambah repetisi dan recovery cepat saat latihan. Pertumbuhan otot baru muncul kalau latihanmu benar dan proteinmu cukup.

Buat kamu yang masih pemula dan baru mau coba pakai creatine, versi 300 gram ini cocok banget buat lihat gimana respons tubuhmu dulu.

Benefit Creatine

Dampaknya

Menambah power latihan

Beban latihan lebih optimal

Membantu volumisasi otot

Otot terlihat lebih penuh

Recovery energi lebih cepat

Latihan lebih konsisten

Micronized formula

Mudah larut diminum

4. Optimum Nutrition Creatine Powder 600 gr

Optimum Nutrition Creatine Powder 600 gr

Beli Optimum Nutrition Creatine Powder 600 gr di Natural Farm

Kalau kamu sudah serius naikin massa otot, mending langsung stok yang 600 gram. Lebih worth it buat jangka panjang.

Soalnya, creatine kerjanya butuh konsistensi berminggu-minggu, bukan instan. Otot gede didapat dari latihan progresif, recovery, protein cukup, dan tidur nyenyak.

Perbandingan

300 gr

600 gr

Cocok untuk

Pemula

Intermediate–advanced

Durasi penggunaan

Lebih singkat

Lebih hemat jangka panjang

Fokus

Trial penggunaan

Konsistensi progres

5. BSN Amino X Grape

BSN AMINO x Grape 435 gr

Beli BSN Amino X Grape di Natural Farm

Sering ngerasa badan loyo atau pegal lama habis olahraga? Itu tandanya hidrasi dan recovery kamu kurang maksimal.

BSN Amino X hadir buat bantu jaga daya tahan dan percepat pemulihan ototmu, apalagi pas lagi latihan intens!

Ingat, ini cuma tambahan, bukan pengganti protein utama, tapi bantu banget biar performa latihan stabil dan pegal-pegal berkurang.

Fungsi

Benefit

BCAA & amino acid

Membantu recovery otot

Support endurance

Latihan lebih tahan lama

Minim kalori

Cocok saat cutting

Rasa segar

Enak diminum saat workout

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Cara Menghitung Massa Otot

Massa otot ideal berapa?
Bagaimana cara mengukur massa otot?
Apakah 70% massa otot itu baik?
Adakah rumus untuk menghitung massa otot?

Kategori Artikel