Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

Ciri-Ciri Diabetes pada Wanita, Bedakah dengan Pria?

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm • Ditulis oleh Herzanindya Maulianti •

Bagikan:

Mengetahui ciri-ciri diabetes pada wanita membantu mengurangi risiko diabetes sejak dini. Pasalnya, gejala diabetes pada wanita dan pria mungkin berbeda. Persentase diabetes di Indonesia juga meningkat dari 10,9% pada Riskesdas 2018 menjadi 11,7% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Mengenali gejala sejak dini penting guna menjaga kesehatan wanita dalam jangka panjang. Berikut ini gejala diabetes pada wanita, perbedaannya dengan pria, dan cara deteksi dini.

Apa itu Diabetes?

Diabetes adalah kondisi kronis yang terjadi saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau tubuh tidak mampu menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif (WHO, 2024). Akibatnya, kadar gula darah meningkat dan seiring waktu bisa merusak jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, hingga sistem saraf.

Pada wanita, diabetes juga meningkatkan risiko infeksi pada saluran kemih dan vagina serta gangguan menstruasi. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan reproduksi dan kesehatan wanita, termasuk meningkatkan risiko preeklamsia dan diabetes gestasional saat hamil. 

Ciri-Ciri Diabetes pada Wanita

Menurut International Diabetes Federation (2023), sekitar 1 dari 10 wanita dewasa di dunia hidup dengan diabetes. Berikut ini adalah ciri-ciri diabetes pada wanita yang penting Anda waspadai, termasuk beberapa gejala khas yang tidak dijumpai pada pria.

1. Menderita Infeksi Saluran Kemih

Wanita dengan penyakit diabetes lebih rentan terkena ISK, karena kadar gula tinggi di urine menjadi media pertumbuhan bakteri.

Gejalanya, meliputi urine keruh hingga sensasi terbakar atau nyeri saat buang air kecil. Jika tidak segera ditangani, ISK pada wanita berpotensi merambat ke ginjal.

2. Mengalami Infeksi Jamur di Bagian Vagina

Gejala diabetes pada wanita selanjutnya yaitu muncul infeksi jamur pada vagina. Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur Candida.

Infeksi jamur pada vagina dapat memicu gejala, meliputi keputihan tidak normal, gatal, nyeri, hingga rasa sakit saat berhubungan intim (Mayo Clinic, 2024).

3. Vagina Kering

Kekeringan vagina menjadi tanda penyakit diabetes pada wanita yang tidak banyak dibahas.

Kondisi ini muncul akibat neuropati diabetik atau kerusakan saraf akibat diabetes yang dapat mengganggu produksi lubrikasi alami. Sirkulasi darah ke area genital yang tersendat akibat kerusakan pembuluh darah kecil juga memicu gejala ini.

4. Penurunan Gairah Seksual

Tanpa disadari, penurunan gairah seksual juga termasuk ciri penyakit diabetes pada wanita.

Kombinasi neuropati diabetik dan gangguan sirkulasi darah di area genital bisa menurunkan rangsangan seksual pada wanita. Perubahan hormonal akibat diabetes juga berkontribusi menurunkan gairah seksual (libido) hingga menghambat orgasme.

5. Gangguan Menstruasi dan PCOS

Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat jadi sinyal awal resistensi insulin yang mendasari diabetes. 

Wanita dengan sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) memiliki risiko lebih tinggi mengembangkan diabetes tipe 2. Ini karena PCOS berkaitan erat dengan gangguan metabolisme glukosa dan resistensi insulin (CDC, 2024).

6. Gatal pada Kulit dan Lipatan Tubuh

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan kulit kering dan gatal, terutama di betis, telapak kaki, tangan, serta lipatan tubuh seperti selangkangan dan ketiak. Rasa gatal terus-menerus tanpa penyebab jelas patut dicurigai sebagai gejala diabetes.

Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Diabetes di Usia Muda yang Sering Tidak Disadari

Perbedaan Diabetes pada Wanita dan Pria

Meski ciri-ciri diabetes pada wanita memiliki gejala khas, penyebab dasarnya sama dengan pria, yakni faktor genetik, pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, dan obesitas.

Namun, diabetes pada wanita cenderung lebih sulit dikendalikan karena tiga faktor utama di bawah ini.

  • Fluktuasi hormon reproduksi. Perubahan estrogen dan progesteron selama siklus menstruasi, kehamilan, dan menopause bisa membuat sensitivitas insulin naik-turun.
  • Efek kontrasepsi hormonal. Pil KB dapat menurunkan respons tubuh pada insulin. Wanita dengan risiko diabetes atau riwayat diabetes gestasional perlu berkonsultasi terkait pilihan kontrasepsi dengan dokter.
  • Kaitan erat dengan PCOS. Kadar androgen tinggi (hiperandrogenisme) yang khas pada PCOS meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada wanita. Wanita diabetes juga lebih rentan mengalami PCOS (Gambinari & Pelusi, 2018).

Pentingnya Deteksi Dini Diabetes pada Wanita

ciri-ciri gula darah tinggi pada wanita

Mengenali gejala diabetes pada wanita sedari awal memberi Anda tiga keuntungan penting.

  • Diagnosis lebih cepat. Pemeriksaan medis dini memungkinkan dokter menentukan tipe diabetes dan menyusun rencana pengobatan sebelum kondisi memburuk.
  • Kontrol gula darah lebih optimal. Perubahan pola makan, olahraga, atau obat jauh lebih efektif saat kadar gula belum kronis.
  • Cegah komplikasi jangka panjang. Diabetes tidak terkontrol berisiko menyebabkan neuropati, kerusakan ginjal, gangguan penglihatan, hingga penyakit jantung.

Cek risiko Anda atau orang terdekat dengan Skrining Pre-Diabetes di Natural Farm. Hanya butuh beberapa menit untuk mengetahui apakah perlu tes darah lebih lanjut.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan apabila Anda mengalami dua atau lebih gejala di atas secara terus-menerus selama lebih dari dua minggu, terutama jika memiliki faktor risiko berikut.

  • Riwayat keluarga (orang tua atau saudara kandung) dengan diabetes.
  • Berat badan berlebih atau obesitas (IMT ≥25 kg/m²).
  • Riwayat diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya.
  • Usia di atas 40 tahun.
  • Tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi.

Pemeriksaan awal bisa berupa tes gula darah puasa atau HbA1c, yang tersedia di fasilitas kesehatan terdekat. Semakin cepat diagnosis diabetes ditegakkan, tentunya semakin luas pilihan penanganan yang tersedia.

Cara Menurunkan Risiko Diabetes pada Wanita

Selain mengenali gejala di atas, tindakan pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan hanya menunggu diagnosis. 

Berikut ini adalah beberapa pencegahan diabetes yang bisa Anda mulai hari ini.

  • Kurangi gula tambahan. WHO merekomendasikan batas maksimal 25 gram atau sekitar 6 sendok teh per hari.
  • Aktivitas fisik rutin. Minimal 150 menit per minggu bisa dipecah menjadi 30 menit jalan cepat, senam, atau berenang selama 5 hari.
  • Jaga berat badan ideal. Target Indeks Massa Tubuh (IMT) pada kisaran 18,5–24,9 kg/m².
  • Cek gula darah berkala. Minimal setahun sekali bila berusia di atas 35 tahun atau memiliki faktor risiko.
  • Kelola stres dan tidur cukup. Kadar kortisol berlebih serta tidur kurang dari 7 jam dapat mempengaruhi sensitivitas insulin.

Baca Juga: 6 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Wajib Diwaspadai

Rekomendasi Suplemen Pelengkap Nutrisi untuk Diabetes di Natural Farm

Setelah menerapkan pola makan, aktivitas fisik, dan skrining rutin, sebagian wanita dengan diabetes memilih menambahkan suplemen sebagai pelengkap, terlebih untuk zat gizi yang sulit dipenuhi hanya dari makanan sehari-hari, seperti chromium dan alpha lipoic acid.

Perlu digarisbawahi bahwa suplemen ini bukan pengganti obat diabetes dan tidak ditujukan untuk mengendalikan gula darah secara langsung. Konsultasi dengan dokter terlebih dulu, terutama jika sedang menjalani pengobatan. 

1. Nuvita Nutri Diacare

nuvita nutri diacare

Beli Nuvita Nutri Diacare 30 Kaplet di Natural Farm

Menjaga kesehatan ketika hidup dengan diabetes butuh perhatian ekstra pada pola makan, aktivitas fisik, pemantauan gula darah, hingga pemenuhan nutrisi yang sesuai. Nuvita Nutri Diacare dapat menjadi pilihan suplemen pendamping yang mengandung ekstrak kayu manis, Chromium Picolinate, Alpha Lipoic Acid (ALA), dan L-Glutamine. 

Kombinasi bahan-bahan tersebut membantu mendukung pemenuhan nutrisi dan kesehatan metabolisme tubuh, termasuk membantu mendukung fungsi normal metabolisme glukosa.

Untuk wanita dengan diabetes, konsumsi suplemen harus tetap disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan anjuran tenaga medis. Suplemen juga tidak bisa menggantikan obat maupun terapi diabetes yang telah diresepkan.

Nama Produk

Nuvita Nutri Diacare 30 Kaplet

Kandungan

  • Chromium (Chromium Picolinate) 200 mcg
  • L-Glutamine 100 mg
  • L-Alanine 75 mg
  • Alpha Lipoic Acid 100 mg
  • Cinnamomum cassia cortex extract 50 mg

Cocok Untuk

Wanita dengan diabetes tipe 2 atau pra-diabetes yang sudah menjalani pola makan terkontrol dan mencari tambahan mikronutrien di luar obat dokter.

Manfaat Suplemen

Membantu memelihara kesehatan pada penderita diabetes.

Anjuran Konsumsi

Konsumsi 1 kaplet salut selaput per hari.

2. Nutriwell Diabcare

nutriwell diabcare

Beli Nutriwell Diabcare 30 Capsules di Natural Farm

Menjaga kadar gula darah terkendali adalah bagian penting dari upaya mempertahankan kesehatan dan mengurangi risiko komplikasi diabetes pada wanita.

Nutriwell Diabcare dapat menjadi pilihan suplemen pendamping yang mengkombinasikan Gymnema sylvestre (gymnema), kayu manis, klabet (fenugreek), dan pare (bitter melon), serta dilengkapi chromium, zinc, selenium, asam folat, dan vitamin C. 

Kandungan Alpha Lipoic Acid (ALA) di dalamnya juga berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari stres oksidatif dan mendukung kesehatan saraf. 

Dengan kombinasi nutrisi tersebut, Nutriwell Diabcare mampu melengkapi upaya menjaga kesehatan metabolisme dan pengelolaan diabetes sehari-hari. Konsumsi sesuai petunjuk dan konsultasikan dengan dokter, terutama saat sedang menjalani pengobatan diabetes.

Nama Produk

Nutriwell Diabcare 30 Capsules

Kandungan

  • Magnesium (Magnesium Oxide) 30 mg
  • Zinc (Zinc Oxide) 5 mg
  • Selenium (Sodium Selenate) 70 mcg
  • Chromium (Chromium Chloride) 60 mcg
  • Chromium (Chromium Picolinate) 60 mcg
  • Alpha Lipoic Acid 50 mg
  • Gymnema sylvestre folium extract 100 mg
  • Momordica charantia Linn fructus extract 25 mg
  • Trigonella foenum-graecum L semen extract 10 mg
  • Cinnamomum cassia (L) D. Don cortex extract 50 mg
  • Aloe barbadensis Mill extract 2,5 mg
  • Folic Acid 250 mcg
  • Vitamin C (Calcium Ascorbate) 150 mg

Cocok Untuk

Wanita dengan diabetes yang mencari suplemen dengan cakupan nutrisi lebih luas, terdiri dari ekstrak herbal dan mikronutrien dasar dalam satu kapsul.

Manfaat Suplemen

Membantu memelihara kesehatan pada penderita diabetes.

Anjuran Konsumsi

Konsumsi 1 kapsul per hari.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Ciri-Ciri Diabetes pada Wanita

Gejala awal diabetes pada wanita seperti apa?
Bagaimana ciri-ciri gula darah tinggi pada wanita?
Bagaimana cara mengetahui seseorang mengidap diabetes?
Di mana letak rasa gatal karena penyakit diabetes?

Kategori Artikel