Kalori tempe sering menjadi pertanyaan bagi orang yang sedang mengatur pola makan, menjaga berat badan, atau meningkatkan asupan protein harian. Secara umum, kalori tempe dalam 100 gram sekitar 192 kalori, tetapi angka ini dapat berubah tergantung metode memasaknya.
Sebagai contoh, kalori tempe goreng bisa meningkat hingga 280–350 kalori karena penyerapan minyak selama proses penggorengan. Pahami kalori tempe berdasarkan cara pengolahannya agar kamu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan harian!
Berapa Kalori Tempe?
Rata-rata 1 potong tempe (sekitar 25 gram) mengandung sekitar 45–50 kalori. Namun, jumlah kalori ini dapat berubah tergantung pada ukuran potongan, metode memasak, serta penggunaan minyak atau tepung saat pengolahan.
Berikut adalah perkiraan kalori tempe berdasarkan cara memasaknya:
|
Metode Masak |
Porsi |
Kalori |
|
Tempe Mentah |
100 gram |
192 kalori |
|
Tempe Rebus / Kukus |
100 gram |
193 kalori |
|
Tempe Panggang (Tanpa Minyak) |
100 gram |
200 kalori |
|
Tempe Goreng Biasa |
100 gram |
280–300 kalori |
|
Tempe Goreng Tepung |
100 gram |
320–350 kalori |
Kalori tempe goreng berkisar 280–300 kalori per 100 gram, lebih tinggi dari kalori tempe rebus atau kukus yang hanya 193 kalori. Alternatif lain bisa memilih kalori tempe panggang, karena kalorinya lebih rendah sekitar 200 kalori.
Untuk diet, tempe rebus atau panggang lebih dianjurkan guna mengurangi asupan kalori yang didominasi minyak. Penggorengan dengan air fryer bisa jadi alternatif.
Baca Juga: Kalori Tempe Goreng Tepung: Besaran, Manfaat, Risiko, dan Tips Sehat Perlu Anda Ketahui
Kandungan Nutrisi dalam Tempe
Selain mengetahui kalori tempe, penting juga memahami kandungan nutrisi tempe. Sebagai makanan fermentasi berbahan dasar kedelai, tempe diproses menggunakan jamur Rhizopus oligosporus.
Proses fermentasi ini membantu meningkatkan ketersediaan nutrisi sehingga protein dalam tempe lebih mudah dicerna oleh tubuh.
Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia dan USDA FoodData Central, dalam 100 gram tempe terkandung beberapa nutrisi berikut ini.
- Protein: 19–20 gram
- Lemak: 10–11 gram
- Karbohidrat: 8–9 gram
- Serat: 1,4 gram
- Mineral: Kalsium, zat besi, dan magnesium
Kombinasi nutrisi ini menjadikan tempe sebagai salah satu sumber protein nabati yang cukup padat gizi.
Manfaat Tempe untuk Kesehatan Tubuh
Mengonsumsi tempe secara rutin tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Tempe mengandung protein, vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif seperti isoflavon yang berperan sebagai antioksidan.
Bagi banyak orang yang sedang mengatur pola makan, memahami tempe berapa kalori sekaligus mengetahui manfaat nutrisinya dapat membantu menyusun menu diet defisit kalori yang lebih baik. Berikut beberapa manfaat tempe untuk kesehatan tubuh:
1. Sumber Protein Nabati Berkualitas
Tempe mengandung protein yang cukup tinggi sehingga sering dijadikan alternatif sumber protein bagi vegetarian atau orang yang mengurangi konsumsi daging. Protein dapat membantu memperbaiki jaringan tubuh, hingga mendukung proses metabolisme agar tubuh dapat bekerja secara optimal.
2. Mendukung Kesehatan Jantung dan Kolesterol
Penelitian dalam Journal of Nutrition (2019) menunjukkan bahwa protein kedelai bisa bantu turunkan kadar kolesterol LDL hingga 3–4% pada orang dewasa.Isoflavon di dalam tempe berperan sebagai antioksidan yang membantu nurunin kolesterol jahat.
Hal ini penting banget lho buat jaga performa jantung dan pembuluh darah kamu waktu lagi olahraga intensitas tinggi.
3. Baik untuk Pencernaan
Sebagai makanan fermentasi, tempe mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan mikrobiota usus. Dengan pencernaan yang sehat, penyerapan nutrisi dari makanan lain yang kamu konsumsi pun bisa lebih optimal.
4. Mendukung Energi untuk Aktivitas
Karena mengandung protein, karbohidrat, dan lemak sehat, tempe dapat menjadi sumber energi yang baik untuk aktivitas sehari-hari maupun olahraga. Kombinasi makronutrien ini menghasilkan energi yang stabil dan awet, mencegah ‘lapar mata’ atau drop energi mendadak.
5. Mendukung Pertumbuhan Massa Otot
Setiap 100 gram tempe mengandung sekitar 20 gram protein, yang sangat membantu dalam pemulihan otot pascalatihan. Makanya, tempe sering jadi andalan di menu sehari-hari karena bisa bantu seimbangin kebutuhan protein sama kalori tempe yang kita makan.
Baca Juga: Panduan Cara Menghitung TDEE agar Tak Keliru!
Dukungan Protein Tambahan untuk Aktivitas dan Olahraga
Untuk memenuhi kebutuhan protein harian yang lebih tinggi, terutama saat bulking, pemulihan pascaolahraga, atau sebagai solusi praktis, kamu bisa gabungkan protein tempe dengan suplemen protein tambahan.
Berikut beberapa produk suplemen protein berkualitas di Natural Farm yang dapat menjadi pilihan:
1. BSN Syntha 6 Vanilla

Beli BSN Syntha 6 Vanilla di Natural Farm
Biar kebutuhan protein harianmu terpenuhi, apalagi kalau kamu aktif olahraga atau lagi fokus membangun massa otot, coba deh kombinasikan tempe dengan sumber protein lain.
BSN Syntha-6 mengandung berbagai sumber protein kayak whey protein concentrate, whey protein isolate, hydrolyzed whey protein concentrate, calcium caseinate, micellar casein, dan milk protein isolate. Nah, kombinasi ini bantu kasih asupan asam amino pelan-pelan, jadi badanmu bisa pakai proteinnya lebih maksimal seharian.
Produk ini teksturnya juga creamy banget dan rasanya mirip milkshake, jadi gampang diminum buat tambahan protein harian tanpa kerasa kayak minuman suplemen biasa. Cocok banget kalau kamu lagi mau ngepasin asupan protein sama kalori tempe di menu makanmu sehari-hari.
|
Informasi Produk |
Detail |
|
Jenis protein |
Multi-source protein |
|
Protein per sajian |
22 gram |
|
Keunggulan |
Rendah kalori, lemak, dan karbohidrat |
|
Cocok untuk |
Menambah asupan protein harian |
|
Waktu konsumsi |
Setelah olahraga atau snack protein |
2. Optimum Nutrition Gold Standard Plant Protein Vanilla

Beli Optimum Nutrition Gold Standard Plant Protein Vanilla di Natural Farm
Bagi kamu yang lebih memilih protein berbasis nabati seperti tempe, suplemen plant protein bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai dengan pola makanmu.
Optimum Nutrition Gold Standard Plant Protein menggunakan kombinasi protein dari kacang polong dan beras. Hal ini membantu mendukung pembentukan dan pemulihan otot setelah aktivitas fisik.
Mengombinasikan sumber protein alami seperti tempe dengan plant protein tambahan dapat membantu menjaga keseimbangan nutrisi tubuh. Dengan cara ini, kamu tetap bisa mendapatkan manfaat protein tanpa harus meningkatkan kalori tempe dan total kalori harian secara berlebihan.
|
Informasi Produk |
Detail |
|
Jenis protein |
Plant-based protein |
|
Sumber protein |
Kacang polong & beras |
|
Protein per sajian |
±24 gram |
|
Keunggulan |
Alternatif protein nabati |
|
Cocok untuk |
Vegetarian / vegan |
3. BSN Syntha 6 Isolate Chocolate

Beli BSN Syntha 6 Isolate Chocolate di Natural Farm
Kalau kamu lagi nyari protein yang lemak dan karbohidratnya lebih sedikit, whey protein isolate sering jadi pilihan yang lebih ringan tapi proteinnya tetap tinggi.
BSN Syntha 6 Isolate menggunakan kombinasi whey protein isolate dan milk protein isolate yang dikenal lebih cepat diserap oleh tubuh. Gampang banget diserap tubuh, jadi pas buat diminum setelah olahraga biar otot cepat pulih!
Buat kamu yang sering makan tempe sebagai sumber protein, nambahin protein isolate bisa membantu menaikkan kualitas protein yang masuk, apalagi pas badan butuh pulih lebih cepat setelah olahraga atau kegiatan fisik lainnya.
|
Informasi Produk |
Detail |
|
Jenis protein |
Whey isolate blend |
|
Protein per sajian |
±25 gram |
|
Keunggulan |
Lemak dan karbohidrat lebih rendah |
|
Cocok untuk |
Recovery setelah latihan |
|
Waktu konsumsi |
Post workout |
4. Optimum Nutrition Whey Gold Standard Double Rich Chocolate

Beli Optimum Nutrition Whey Gold Standard Double Rich Chocolate di Natural Farm
Whey protein merupakan salah satu sumber protein yang paling hits di dunia fitness, karena memiliki tingkat penyerapan yang cepat.
Optimum Nutrition Gold Standard 100% Whey mengandung whey protein berkualitas tinggi serta asam amino esensial yang membantu mendukung proses sintesis protein otot. Biasanya, protein ini diminum setelah olahraga buat membantu pemulihan dan menjaga massa otot.
Mengkombinasikan makanan berprotein tinggi seperti tempe dengan whey protein, tubuh dapat memperoleh asupan protein yang lebih optimal untuk mendukung aktivitas fisik.
|
Informasi Produk |
Detail |
|
Jenis protein |
Whey protein |
|
Protein per sajian |
±24 gram |
|
Keunggulan |
Cepat diserap tubuh |
|
Kandungan |
BCAA & asam amino esensial |
|
Cocok untuk |
Pemulihan otot |
5. ISOPURE Infusions Mixed Berry

Beli ISOPURE Infusions Mixed Berry di Natural Farm
Tidak semua orang suka tekstur protein shake yang kental. Buat kamu yang ingin minuman protein yang lebih ringan dan menyegarkan, ISOPURE Infusions bisa jadi pilihan yang menarik.
Produk ini menggunakan whey protein isolate yang diformulasikan jadi minuman rasa buah segar dan ringan. Karena teksturnya kayak minuman buah, produk ini lebih gampang diminum, apalagi setelah selesai olahraga.
Mengkombinasikan pola makan sehat dengan minuman protein kayak Isopure Infusions bisa membantu penuhi kebutuhan protein harian mu dengan lebih gampang!
|
Informasi Produk |
Detail |
|
Jenis protein |
Whey isolate |
|
Protein per sajian |
±20 gram |
|
Rasa |
Mixed berry |
|
Karakter minuman |
Ringan & menyegarkan |
|
Cocok untuk |
Setelah olahraga |



